Anda di halaman 1dari 3

Ilyushin IL-96 Series, Produk Gagal kah?

Pernah mendengar kiprah pesawat keluaran Rusia, pabrikan Ilyushin? Kiprah ataupun
produksinya memang tidak sebesar Boeing atau Airbus. Tetapi pesawat ini patut
diperhitungkan untuk dibandingkan dengan varian sekelasnya, bila saja dunia penerbangan
melihatnya lebih dekat.
Pesawat IL-96-300 merupakan pesawat penumpang Rusia dengan desain baru malaui
penambahan sejumlah teknologi dan mesin baru yang dikembangkan dari pesawat IL-86,
pendahulunya yang kurang kompetitif. Pesawat yang pengembangan serta pembuatannya
dimulai pada tahun 1980-an ini terbang pertama kali pada 28 September 1988. Dibuat dalam
dua prototipe yang digunakan sebagai uji di darat pada area dimana IL-86 menempuh program
sertifikasi 1200 jam . Pesawat yang bermarkas di Leningradsky Avenue, Moscow ini, telah
sukses melalui uji sertifikasi oleh otoritas penerbangan Rusia pada tanggal 29 Desember
1992. Hingga pada tahun berikutnya IL-96-300 dioperasikan oleh maskapai penerbangan
Aeroflot.
Walau dikembangkan dari tipe pesawat pendahulunya, IL-96-300 dilengkapi dengan peralatan
teknologi baru mengikuti trend pasar pesawat penumpang berteknologi lainnya. Termasuk
diantaranya tiga control Sistem fly by wire, 6 monitor Electronic Flight Instrument System
(EFIS) dengan 6 warna berbeda. Di bagian konstruksi, IL-96-300 dibangun dengan
menggunakan konstruksi komposit (termasuk flaps dan lantai dek utama) serta winglet. Pada
bagian engine, pilihan jatuh pada turbofans PS-90 yang didesain untuk memenuhi batas
kebisingan Stage 3 yang merupakan standar International Civil Aviation Organzation (ICAO)
dimana IL-86 tidak memenuhinya. Sementara bagian lower deck airstair yang ada pada Il-86
tidak disertakan pada varian IL-96-300 ini.
Pesawat Il-96-300 selanjutnya terus dikembangkan untuk menjadi basis dari pesawat Il-96M
dan Il-96 T (versi kargo Il-96) yang dilengkapi mesin berbeda yaitu Pratt & Whitney PW2337 dan sistem avionik digital Collins. IL-96 juga memiliki satu varian lain, Il-96-400 yang
memiliki badan (fuselage) berbasis IL-96M/T, tetapi masih menggunakan sismtem avionik
dan mesin Rusia (Aviadvigatel PS-90A1).
Ilyushin IL-96 juga digunakan sebagai pesawat kepresidenan Rusia, dimana 2 pesawat
dioperasikan dalam kepentingan VIP dan dioperasikan oleh Rossiya Ailines. Namun hasil
penjualannya tidak cukup membanggakan karena masih kalah bersaing dengan varian-varian
sejenis dari perusahaan manufaktur sekelas Boeing 777, Airbus A330 dan A340. Sehingga
banyak orang berspekulasi bahwa Ilyushin masih belum mampu bertarung di pasar pesawat
wide body.

Hingga pada tanggal 11 Agustus 2009 yang lalu, pemerintah Rusia mengumumkan bahwa
produksi pesawat ini akan dihentikan. Namun, sampai saat ini belum ada informasi jelas
perihal penghentian produksi pesawat ini. Ilyushin turut disertakan bergabung ke dalam
United Aircraft Corporation yakni perusahaan saham Rusia terbuka bersama dengan mayoritas
saham milik Pemerintah Rusia yang mengkonsolidasi perusahaan konstruksi pesawat terbang
swasta Rusia dan milik negara dan aset bergerak dalam bidang manufaktur, desain dan
penjualan militer, sipil, transportasi , dan pesawat tak berawak. Di dalam unit korporasi itu
juga terdapat produsen pesawat terbang lainnya seperti Sukhoi, Tupolev, Mikoyan dan Irkut.
Ilyushin tidak hanya memprodusi pesawat penumpang, tapi juga turut andil mengembangkan
industri pesawat kargo dan militer di rusia. Di Indonesia sendiri belum ada airline yang
mengoperasikan pesawat produksi Ilyushin. Namun kiprahnya terdengar ketika sebuah tragedi
saat kecelakaan Sukhoi Super Jet di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat lalu. Saat itu salah satu
variannya Ilyushin 76 sekelas Hercules membawa 2 helikopter untuk membantu proses
evakuasi.
Ditulis oleh:
Indra Furwita S.
Mahasiswa Teknik Penerbangan (semester VIII),
Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta
Contact:
HP
: +62 813 471 63673
Email : ifs_indra@yahoo.com
No Rek: BRI a.n.Indra Furwita Soaleh ( 700 10 1000 590 509 )

Spesifikasi Teknis Ilyushin IL-96-300.

Dimensions (external)
wing span (m)
length (overall) (m)
height (overall) (m)
wing area (m2)
sweepback angle at 1/4-chord line (degree)
fuselage diameter (m)

57,66
55,345
17,55
350
30
6,08

Engines
engine type
number of engines (pcs)
max take-off thrust (International Standard Atmosphere, =0)
(kg)
bypass ratio
ICAO standards compliance

PS-90A by-pass turbojet


engine
4
4 16000
4,4
App.16, Ch.3

Weights and Volumes


max take-off weight (t)
max payload (t)
max fuel tanks capacity (liter)

250
40
152620
Performance

cruise speed (km/h)


range with max passenger capacity (km)
range with max fuel capacity (km)
flight altitude (m)
take-off run (m)
landing run (m)

850-870
11500
13500
9000-12000
2340
860
Seats

flight crew
passengers in

3
single class version 300
two classes version 263
three classes version 237
Service Life

calendar
flights
flight hours

20 years
12000
60000