Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok bahasan

: Penyakit Sistem Pernapasan

Sub pokok bahasan

: PNEUMONIA

Sasaran

: Pasien dan Keluarga pasien di ruang Cosmas

Waktu

: 30 Oktober 2015

Tempat

: Ruang Cosmas Rumah Sakit Santo Yusup

A. Tujuan Intruksional
Setelah penyuluhan pasien mampu mengubah pola perilaku sehingga dapat mencegah
terjadinya pneumonia.

B. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit pasien mampu memahami:
1. Menjelaskan pengertian Pneumonia dengan benar.
2. Menjelaskan penyebab Pneumonia dengan benar.
3. Menjelaskan macam-macam Pneumonia dengan benar
4. Menyebutkan tanda dan gejala Pneumonia dengan benar.
5. Menyebutkan komplikasi Pneumonia dengan benar.
6. Menjelaskan penanganan pada Pneumonia dengan benar.
C. Materi penyuluhan
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengertian Pneumonia
Faktor penyebab Pneumonia
Macam-macam Pneumonia
Tanda dan gejala Pneumonia
Komplikasi Pneumonia
Penanganan/ Pengobatan Pneumonia

D. Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya jawab
E. Media
1.

Leaflet

2.

Materi SAP

F. Kegiatan Penyuluhan :
No

Komunikator

Komunikan

waktu

Pre Interaksi
1

Memberi salam dan memperkenalkan diri

Menjawab salam

Menjelaskan tujuan penyuluhan dan tema

Mendengarkan

penyuluhan
3

Apersepsi dengan memberi pertanyaan awal tentang

2 menit
Menjawab pertanyaan

kondisi pneumonia
Isi
4

Menjelaskan materi penyuluhan

Mendengarkan

Memberikan kesempatan kepada komunikan untuk

Mengajukan

bertanya tentang materi yang disampaikan

pertanyaan

Penutup
Memberikan pertanyaan akhir sebagai evaluasi

Menjawab

Menyimpulkan bersama-sama hasil kegiatan

Mendengarkan

penyuluhan
8

10 menit

Menutup penyuluhan dan mengucapkan salam

Menjawab salam

3 menit

G. Evaluasi

Bentuk : tanya jawab

Jenis : lisan

Daftar pertanyaan :
1. Jelaskan pengertian Pneumonia?
2. Sebutkan macam-macam Pneumonia?
3. Sebutkan 1 penyebab dari masing-masing jenis Pneumonia?
4. Sebutkan tanda dan gejala Pneumonia?
5. Sebutkan komplikasi Pneumonia?
6. Jelaskan cara Penanganan Pneumonia?
Jawaban :

1. Pengertian
Pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus
respiratorius dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan
pertukaran gas setempat.
2. Macam-macam Pneumonia
Berdasarkan tempat letak anatomisnya, pneumonia dapat diklasifikasikan menjadi
empat, yaitu :
a

Pneumonia lobaris
Seluruh lobus mengalami konsolidasi, eksudat terutama terdapat intra alveolar.
Pneumococcus dan Klebsiella merupakan organism penyebab tersering.

Pneumonia nekrotisasi
Disebabkan oleh jamur dan infeksi tuberkel. Granuloma dapat mengalami nekrosis
kaseosa dan membentuk kavitas.

Pneumonia lobular/bronkopneumonia
Adanya penyebaran daerah infeksi yang bebercak dengan diameter sekitar 3 sampai
4 cm yang mengelilingi. Staphylococcus dan Streptococcus adalah penyebab infeksi
tersering.

Pneumona interstitial
Adanya peradangan interstitial yang disertai penimbunan infiltrate dalam dinding
alveolus, walaupun rongga alveolar bebas dari eksudat dan tidak ada konsolidasi.
disebabkan oleh virus atau mikoplasma.

3. Penyebab
a. Pneumonia bakterial
Staphiloccocus aureus menyebakan pneumonia stapilokokus
b. Pneumonia atipikal
Mycoplasma pneumonia

4. Tanda dan Gejala Diare


a. Pneumonia bacterial
Tanda dan gejala awitan pneumonia pneumococus bersifat mendadak, disertai
menggigil, demam, nyeri pleuritik, batuk, dan sputum yang berwarna seperti karat.
Ronki basah dan gesekan pleura dapat terdengar diatas jaringan yang terserang,
pernafasan cuping hidung, penggunaan otot-otot aksesoris pernafasan
b. Pneumonia virus
Tanda dan gejala sama seperti gejala influenza, yaitu demam, batuk kering, sakit
kepala, nyeri otot dan kelemahan, nadi cepat, dan bersambungan (bounding)
c. Pneumonia aspirasi
Tanda dan gejala adalah produksi sputum berbau busuk, dispneu berat, hipoksemia,
takikardi, demam, tanda infeksi sekunder
d. Pneumonia mikoplasma
Tanda dan gejala adalah nadi meningkat, sakit kepala, demam, faringitis.

5. Komplikasi
a. abses paru
b. efusi pleural
c. empiema
d. gagal nafas,
e. Endokarditis
f. meningitis
g. pneumonia interstitial menahun,
h. atelektasis
i. rusaknya jalan nafas,
6. Penanganan
1. Terapi oksigen
2. Cairan infus
3. Antibiotik :
-

Penicillin G: untuk infeksi pneumonia staphylococcus.

Amantadine, rimantadine: untuk infeksi pneumonia virus

Eritromisin, tetrasiklin, derivat tetrasiklin: untuk infeksi pneumonia mikroplasma.