Anda di halaman 1dari 4

Female Transvaginal Ultrasound Exam

Hana Zahra Aisyah


081411733001
Teknobiomedik Fak. Sains dan Teknologi
Pemeriksaan USG Transvaginal (melalui vagina) adalah suatu metode
pencitraan pada organ genitalia wanita dimana sebuah pemindai
(transduser/probe) dimasukkan ke dalam vagina. Pemindai dimasukkan ke
dalam rongga vagina untuk melihat struktur pelvis, sementara gambaran
ultrasound terlihat di monitor.
Indikasi dilakukannya USG Transvaginal antara lain adalah untuk
mengevaluasi wanita dengan masalah infertilitas, memastikan terjadinya
kehamilan atau adanya fetus di dalam uterus (IUP) saat hasil dari USG
Transabdominal tidak mencukupi, untuk mengevaluasi penyebab
pendarahan yang abnormal, malformasi kongenital pada uterus (rahim)
dan ovarium, kemungkinan tumor dan infeksi, serta untuk mengevaluasi
nyeri akut pada organ genital.
Sebelum memulai USG Transvaginal, dilakukan USG Transabdominal saat
kandung kemih pasien penuh. Setelah itu, pasien diminta untuk
mengosongkan kandung kemihnya. Prosedur selanjutnya adalah
memposisikan pasien dan mempersiapkan alat berupa transduser/probe
yang dibungkus dengan melapisi probe dengan latex dan memastikan
bahwa tidak ada gelembung udara di dalamnya. Setelah itu pemeriksaan
dapat mulai dilakukan.
Tampak sagital dari pemeriksaan ini dapat dilihat dengan mengarahkan
indikator pada transduser ke langit-langit. Maka terlihat anterior dan
inferior rahim dari kandung kemih. Lalu dapat dievaluasi keberadaan
cairan pada pelvis.

Setelah itu dilakukan pemeriksaan tampak melintang. Pada pemeriksaan


ini, indikator probe diarahkan 90 derajat searah jarum jam dari posisi
sagital pada kanan pasien. Dari pemeriksaan ini dapat dilihat tuba fallopi,
endometrium, kandung kemih, dan cornual flares.

Dengan tidak mengubah posisi transduser dari orientasi melintang,


arahkan ujung probe ke seluruh adneksa kanan pasien. Arahkan ke arah
anterior dan posterior sampai ovarium kanan terlihat.

Untuk melihat ovarium kanan pada bidang sagital, ubah kembali probe ke
bidang melintang (transverse) dan arahkan menuju ke ovarium kiri tanpa
mengubah bidang horizontal dari probe.

Adapun keuntungan dilakukannya USG Transvaginal antara lain dapat


mengevaluasi dengan lebih jelas mengenai perkembangan kehamilan
pada masa-masa awal kehamilan, pada pasien penderita obesitas, pasien
dengan arah rahim abnormal, dan keadaan-keadaan lainnya. Kerugiannya
antara lain rasa tidak nyaman yang mungkin dirasakan oleh pasien.