Anda di halaman 1dari 2

Sliding Rate

Untuk sliding rate, angsuran pokok diperhitungkan tetap atau sama setiap angsuran.
Sedangkan bunga yang diperhitungkan menurun sejalan berkurangnya sisa kredit. Dengan
demikian total angsuran pokok dan bunga adalah semakin menurun selama periode angsuran.
Gambar angsuran total dengan bunga motode sliding
Total Angsuran

Angsuran Bunga
Angsuran Pokok

Jangka waktu kredit


Rumus: untuk menentukan angsuran pokok adalah:
a=

M
n

keterangan:
a = Anguran pokok
M = Plafon kredit
N = Perode kredit
Untuk menentukan angsuran bunga bisa digunakan perhitungan sebagau untuk:
b1 = M x i
b2 = (M - a) x i
b3 = (M (a x 2)) x i
b4 = (M (a x 3)) x i
jadi:
bn = (M (a x (a x 3))) x i
dengan menggunakan contoh diatas maka dapat ditentukan angsuran pokok dan bunga
sebagai berikut:

Angsuran pokok (a) = Rp 600.000.000/36 bulan = Rp 16.666.666,67


Angsuran bunga1 = Rp 600.000.000 x 0,02 = Rp 12.000.000
Angsuran bunga 2 = (Rp 600.000.000 Rp 16.666.666,67) x 0,02 = Rp 11.666.666,67
Angsuran bunga 3 = (Rp 600.000.000 (16.666.666,67 x 2)) x 0,02 = Rp 11.333.333,33
Angsuran bunga 4 = dan seterusnya
Dengan demikian total angsuran pokok dan bunga per bulan adalah sebagai berikut:
Angsuran pokok dan bunga 1 = Rp 16.666.666,67 + 12 .000.000 = Rp 28.666.666,67
Angsuran pokok dan bunga 2 = Rp 16.666.666,67 + 11.666.666,67 = Rp 28.333.333,34
Angsuran pokok dan bunga 3 = Rp 16.666.666,67 + 11.333.333,33 = Rp 28.000.000,00
Angsuran pokok dan bunga 4 = Rp 16.666.666,67 + .......................
Dengan demikian angsuran total dengan pendekatan sliding rate adalah menurun selama
periode kredit.
Konversi Bunga Sliding ke Flat
Untuk melakukan konversi sliding ke flat dapat menggunkan rumus:

Suku bunga flat =

Total angsuran selama periode kredit


1
Pokok Kredit
x 100
Jangka waktu kredit