Anda di halaman 1dari 5

PENGERTIAN PENELITIAN HUKUM

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Ardian Rizky Pradana


Denny Monoarfa
Fuad Buchari
Hotbin M. Manurung
I Gede Surya Artha
I Komang Yudhiartawan
Pratama Ardiansyah
Syahreza Hardyawan

Disusun oleh :
Kelompok Renvooi
NPM
NPM
NPM
NPM
NPM
NPM
NPM
NPM

1406656560
1406656655
1406656850
1406656876
1406656882
1406656895
1406657241
1406657456

1. Soerjono Soekanto
Penelitian hukum merupakan suatu kegiatan ilmiah, yang didasarkan
pada metode, sistematika dan pemikiran tertentu yang bertujuan untuk
mempelajari sesuatu atau beberapa gejala hukum tertentu, dengan jalan
menganalisisnya. Di samping itu, juga diadakan pemeriksaan yang
mendalam terhadap faktor hukum tersebut, untuk kemudian
mengusahakan suatu pemecahan atas permasalahan-permasalahan yang
timbul di dalam gejala yang bersangkutan.
- Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, Cetakan III,
Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia UI Press, 2007, hal. 43
2. Soetandyo Wigyosubroto :
Penelitian hukum (yuridis normatif) atau penelitian hukum doktrinal
(doctrinal research) adalah penelitian yang menganalisis norma-norma
hukum yang bersumber pada hukum sebagaimana yang dimuat dalam
peraturan
perundang-undangan
atau
dalam
konvensi-konvensi
internasional (law as it is written in the books) maupun hukum
sebagaimana yang diputuskan oleh hukum melalui proses peradilan (law
as it is decided by the judge through judicial process), yang salah satu
jenisnya adalah berupa usaha penemuan asas-asas dan dasar falsafah
(dogma atau doktrin) hukum positif.
- Sutandyo Wignjosoebroto, Hukum, Paradigma, Metode dan
Dinamika Masalahnya, Jakarta : ELSAM & HUMA, 2002, hal.
147-160
3. Soetandyo Wigyosubroto :
Penelitian hukum adalah seluruh upaya untuk mencari dan menemukan
jawaban yang benar (right answer) dan/atau jawaban yang tidak sekalikali keliru (true answer) mengenai suatu permasalahan. Untuk menjawab
segala macam permasalahan hukum diperlukan hasil penelitian yang

cermat, berkehandalan, dan sahih untuk menjelaskan dan menjawab


permasalahan yang ada.
- Soetandyo Wignyosoebrot dalam Zainuddin Ali, Metode Penelitian
Hukum, Edisi 1, Cetakan 3, Jakarta : Sinar Grafika, 2011, hal.
4. T. Muhammad Radhie :
Penelitian dalam ilmu hukum adalah keseluruhan aktivitas berdasarkan
disiplin ilmiah untuk mengumpulkan, mengklasifikasi, menganalisis dan
menginterpretasi fakta serta hubungan di lapangan hukum dan di lapangan
lain-lain yang relevan bagi kehidupan hukum dan berdasarkan
pengetahuan yang diperoleh dapat dikembangkan prinsip-prinsip ilmu
pengetahuan dan cara-cara ilmiah untuk menanggapi berbagai fakta dan
hubungan tersebut.
- T.M. Radhie dalam Zainuddin Ali, Metode Penelitian Hukum,
Edisi 1, Cetakan 3, Jakarta : Sinar Grafika, 2011, hal.
5. J. Myron Jacobstein and Roy M. Mersky :
Legal research is the process of identifying and retrieving information
necessary to support legal decision-making. In its broadest sense, legal
research includes each step of a course of action that begins with an
analysis of the facts of a problem and concludes with the application and
communication of the results of the investigation."
- J. Myron Jacobstein and Roy M. Mersky, Fundamentals of Legal
Research, 8th ed.. Foundation Press, 2002, p. 1.
6. Jacobstein & Mersky menyebutkan legal research adalah :
"...seeking to find those authorities in the primary sourcee of the law that
are applicable to particcular situation, the search is always first for
mandatory primary sources that is, constitutional of statutory provisions
of the legislature, and court decisions of the jurisdication involved... When
in the legal search process primary authorities cannot be located the
searcher will seek for secondary authorities"
[ penelitian hukum adalah mencari sumber hukum yang tepat yang dapat
diterapkan pada situasi hukum tertentu, yang mana pencarian tersebut
pertama kali selalu mengacu pada sumber primer yaitu konstitusi atau
hukum yang dihasilkan badan legislatif dan putusan pengadilan dalam
jurisdiksi yang terkait, dan jika tak dapat ditemukan maka dapat
dipergunakan sumber hukum sekunder]
- Jacobstein & Mersky dalam Johni Ibrahim, Teori dan Metodologi
Penelitian Hukum Normatif, Cetakan III, Malang : Bayumedia
Publishing, 2007, hal 32
7. Morris L. Cohen :

Legal research, in a nutshells the process of finding the law that governs
activities in human society. It involves locating both the rules are enforced
by the state and commentaries which explain or analyse these rules.
(Penelitian hukum, sebagai proses penemuan hukum singkat yang
mengatur kegiatan dalam sosial masyarakat. Hal ini meliputi aturan yang
diterapkan oleh negara dan komentar yang menjelaskan atau menganalisis
undang-undang).
- Morris L. Cohen & Kent C.Olson, Legal Research, St. Paul Minn:
West Publishing Co, 1992, p.1
8. Peter Mahmud Marzuki :
Penelitian hukum sebagai suatu proses untuk menemukan aturan hukum,
prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawa isu
hukum yang dihadapi.
- Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Cetakan II, Jakarta :
Kencana, 2008, hal. 29
9. Ade Saptomo
Hakikat penelitian hukum adalah suatu upaya untuk mencari dan
menemukan pengetahuan yang benar tentang hukum yaitu pengetahuan
yang dapat dipakai untuk menjawab secara benar sesuatu masalah hukum,
yang mancakup unsur-unsur penelitian ilmiah berupa : (1) Kegiatan itu
merupakan kegiatan ilmiah atau cara ilmiah; (2) Didasarkan pada metode,
sistematika dan pemikiran tertentu atau berdasarkan data; (3) Bertujuan
untuk mempelajari gejala hukum atau tujuan tertentu; (4) Adanya upaya
untuk memecahkan masalah dalam gejala hokum atau adanya kegunaan
penelitian hukum dan; (5) Adanya analisis terhadap gejala hukum.
- Ade Saptomo, Metode Penelitian Hukum Sosiologis dan Normatif,
Padang : Fakultas Hukum Dan Pascasarjana UNAND, 2006,
hlm.16
10. Kurnia Warman
Penelitian hukum adalah penelitian yang diawali oleh adanya suatu
permasalahan hukum yang terjadi, baik dalam proses pembuatan hukum
(law making process), pelaksanaan hukum di tengah-tengah masyarakat
(law enforcement, implementation of the law), maupun dalam penyelesaian
sengketa (disputes settlement), termasuk juga penelitian hukum di
masyarakat (law in society), yang diperoleh melalui berbagai pengetahuan
yang berasal dari pengamatan, pengalaman, bahan-bahan bacaan dan pola
tingkah laku masyarakat.
- Kurnia Warman, Penulisan Proposal Penelitian Ilmu Hukum,
Jurnal Ilmu Hukum MENARA YURIDIS Fakultas Hukum UMSB,
Vol.1 No.1., 2010, hal.23
(dikutip dari :
3

http://notariskhairulnas.blogspot.co.id/2014/02/metode-penelitianilmu-hukum.html)
11. Terry Hutchinson :
the Australian Law Deans definition of research as encompassing:
(1) doctrinal research research which provides a systematic exposition
of the rules governing a particular legal category, analyses the
relationship between rules, explains areas of difficulty and, perhaps,
predicts future developments; (2) reform - oriented research research
which intensively evaluates the adequacy of existing rules and which
recommends changes to any rules found wanting; and (3) theoretical
research research which fosters a more complete understanding of the
conceptual bases of legal principles and of the combined effects of a range
of rules and procedures that touch on a particular area of activity; (4)
fundamental Research research designed to secure a deeper
understanding of law as a social phenomenon, including research on the
historical, philosophical, linguistic, economic, social or political
implications of law.
[ definisi penelitian (hukum) dalam Dean Hukum Australia mencakup
(1) penelitian doktrinal penelitian yang penelitian yang menyediakan
eksposisi sistematis peraturan yang mengatur kategori hukum tertentu,
menganalisis hubungan antara aturan, menjelaskan hambatan-hambatan
dan, mungkin, memprediksi perkembangan masa depan ; (2) reformasi
berorientasi penelitian - ' penelitian yang intensif mengevaluasi kecukupan
aturan yang ada dan yang merekomendasikan perubahan aturan yang ingin
ditemukan; dan (3) penelitian teoritis - ' penelitian yang meningkatkan
pemahaman yang lebih lengkap dari basis konseptual prinsip-prinsip
hukum dan efek gabungan dari berbagai aturan dan prosedur yang
menyentuh pada daerah tertentu dari aktivitas; (4) penelitian dasar penelitian yang dirancang untuk menjamin pemahaman yang lebih
mendalam tentang hukum sebagai fenomena sosial, termasuk penelitian
tentang implikasi historis, filosofis, linguistik, ekonomi, sosial atau politik
hukum.]
- Terry Hutchinson, Critique and Comment - Developing Legal
Research Skills: Expanding the Paradigm, Melbourne University
Law Review (Australia), Volume 32, Number 3, 2008, p. 1065
- diunduh dari www.law.unimelb.edu.au/files/dmfile/32_3_9.pdf
12. Bambang Sunggono :
Suatu kegiatan ilmiah yang didasarkan pada metode sistematika dan
pemikiran tertentu yang bertujuan untuk mempelajari satu atau beberapa
gejala hukum tertentu dengan jalan menganalisisnya kecuali itu maka juga
diadakan pemeriksaan yang mendalam terhadap fakta hukum tersebut

untuk kemudian mengusahakan suatu pemecahan atas permasalahanpermasalahan yang timbul di dalam gejala bersangkutan.
- Bambang Sunggono, SH. MS., Metodologi Penelitian Hukum,
Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2005.
13. Erwin Pollack
Pollack memberikan pengertian penelitian hukum dengan menekankan
pada aspek praktis yaitu untuk menemukan hukum yang dapat
dipergunakan untuk menyelesaikan suatu peristiwa konkrit dengan
mengatakan :
Penelitian hukum sebagai suatu penelitian untuk menemukan inkonkrito,
yang meliputi berbagai kegiatan untuk menemukan apakah yang
merupakan hukum yang layak untuk diterapkan secara inkonkrito untuk
menyelesaikan perkara tertentu.
- Erwin Pollack dalam Soejono, SH, Metode Penelitian Hukum,
Cetakan Kedua, Jakarta : Rineka Cipta, 2003, hal. 110.
14. Badan Pengembangan Hukum Nasional :
Penelitian Hukum sebenarnya berasal dari dua kata yaitu penelitian dan
hukum. Penelitian hukum adalah suatu proses untuk memperoleh data dan
informasi tentang Norma atau lkaedah hukum, bila suatu materi hukum
telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan aspek aspek
hukum/kebutuhan hukum masyarakat tentang suatu materi yang belum
diatur kemudian ingin untuk diatur sebagai ius constituendum.
- BPHN, Pengkajian Hukum tentang Kedudukan dan Peranan
Penelitian Hukum Dalam Proses Pembentukan Peraturan
Perundang-undangan, tahun 1999, hal 17 dikutip dalam Jurnal
Rechtsvinding Media Pembinaan Hukum Nasional, Volume 1,
Nomor 1, April 2012
15. Black Law Dictionary:
Penelitian hukum (legal research) diberikan pengertian sebagai:
(1) The finding and assembling of authorities that bear on a question of
law; (2) The field of study concerned with the effective marshaling of
authorities that bear on a question of law;
[Penelitian yang dilakukan untuk : (1) Menemukan dan mengumpulkan
bahan hukum autoritatif (mempunyai otoritas) mengenai isu hukum
tertentu; (2) Bidang studi yang berkaitan dengan menyusun berlakunya
bahan hukum autoritatif (mempunyai otoritas) mengenai suatu isu hukum
tertentu.]
- Bryan A. Garner (editor), Black's Law Dictionary, Eighth Edition,
Thomson West, St.Paul, 2004
16.