Anda di halaman 1dari 5

Profil Perusahaan

Nama Usaha

: Amelia Offset

Alamat Usaha

: Jln. Cut Nyak Dien, No. 93, RT 39, 30 Ilir, Palembang

Nama Pemilik

: Suparto

Tahun Berdiri

: 1998

Bidang Usaha

: Percetakan

Sejarah Singkat :
Amelia Offset merupakan perusahaan percetakan di Palembang yang sudah berdiri
sejak tahun 1998. Pemilik Amelia Offset, Bapak Suparto, sebelumnya bekerja di sebuah
percetakan sebagai seorang operator mesin. Melihat peluang bisnis dalam usaha percetakan,
Bapak Suparto tertarik untuk membuka sendiri usaha percetakan. Dengan modal yang
diperolehnya dari menjual rumahnya serta pengalamannya bekerja di usaha percetakan,
Bapak Suparto pun mendirikan sebuah percetakan yang kemudian diberi nama Amelia
Offset. Awalnya, Bapak Suparto sendiri yang menjadi operator mesin dalam usahanya,
dibantu oleh dua orang pegawainya. Karena saat itu Amelia Offset masih baru dibuka, Amelia
Offset pun hanya menerima pesanan dari kerabat dan teman saja. Lalu nama Amelia Offset
mulai dikenal dari mulut ke mulut, sehingga kini pelanggan Amelia Offset pun cukup banyak.
Seiring berjalannya kegiatan usaha ini, kini Bapak Suparto pun mempekerjakan lima orang
pegawai dengan pembagian tugas satu orang sebagai operator mesin, satu orang sebagai
penerima pesanan, satu orang kasir, dan dua orang membantu proses pembuatan pesanan.
Amelia Offset kini menerima semakin banyak jenis cetakan, seperti buku nota, undangan,
kop surat, kantong belanja, buku yasin, amplop, pamflet, kartu nama, dan pesanan sesuai
keinginan pelanggan (custom). Dalam sebulan omzet Amelia Offset adalah sebesar
Rp20.000.000,00.
Permasalahan:
Permasalahan yang disampaikan pemilik adalah:

Ketersediaan informasi mengenai persediaan bahan baku yang belum memadai.


Dalam menjalankan kegiatan usaha pada Amelia Offset, pemilik memiliki kesulitan
saat ingin mengetahui ketersediaan sisa barang yang dimiliki untuk memenuhi
pesanan. Hal ini tentu membuat pemilik kesulitan dalam menangani jumlah pesanan
yang secara terus menerus berdatangan. Persediaan bahan baku yang dimiliki oleh

Amelia Offset berupa: berbagai jenis kertas (HVS, jasmine, nice carbon, flexy, PVC,
dll), tinta printer, lem, pita, dan plastik. Persediaan tersebut didapat melalui pesanan
yang dilakukan kepada agen penjual diluar kota yang telah memiliki kerja sama
sebelumnya. Alasan Amelia Offset memilih agen penjual luar kota adalah karena
selisih harga yang cukup besar dengan agen penjual di Palembang dan ada beberapa
jenis kertas yang tidak tersedia di Palembang. Dalam melakukan pesanan bahan baku
sampai diterimanya bahan baku, pemilik memerlukan jangka waktu yang sekitar 7
hari. Pada saat bahan baku habis, maka pesanan dari konsumen belum dapat diproses.
Hal ini tentu merugikan dari sisi pelayanan yang diberikan untuk memenuhi kepuasan
konsumen. Dalam beberapa kasus, Amelia Offset harus kehilangan/menolak
konsumen dikarenakan tidak tersedianya bahan baku ditempat.
Dalam hal ini, keputusan utama yang harus di ambil oleh Amelia Offset adalah apa
saja yang harus dibeli, kapan harus membeli persediaan dan berapa banyak yang
harus dibeli. Informasi yang dibutuhkan untuk dapat mengambil keputusan ini adalah
laporan status persediaan yang dimiliki Amelia Offset. Dengan menggunakan sistem
informasi ini diharapkan Amelia Offset tidak lagi kehilangan pelanggan dan dapat
meningkatkan omzetnya.
Estimasi keuntungan yang seharusnya dapat diterima adalah sebagai berikut.
-Konsumen tidak jadi memesan (estimasi selama satu bulan):
Jenis Pesanan
Kop Surat
Buku Nota Bon
Kwitansi

Jumlah
2 rim
20
20
Total

Harga Satuan
Rp 110.000,00
Rp 7.500,00
Rp 15.000,00

Keuntungan yang
Seharusnya Diterima
Rp 220.000,00
Rp 150.000,00
Rp 300.000,00
Rp 670.000,00

Manfaat Sistem
Sebelum

3.477.500
Perubahan :

Penjualan (estimasi dalam satu minggu)


1 Buku Nota Bon (Kuantitas Tidak Cukup)
Harga Jual
Hasil penjualan yang seharusnya didapat
Hasil penjualan atas ketersediaan barang
Hasil penjualan yang hilang
2

Total
10
0

7500

95

7500

Kop Surat (Kuantitas Tidak Cukup)


Harga Jual

Hasil penjualan atas ketersediaan barang

20

2.200.000
19

11000
0

Hasil penjualan yang hilang

Penjualan (estimasi satu minggu)


1 Buku Nota Bon
Harga Jual
Hasil penjualan

Total
10
0

7500

20

11000
0

750.000
750.000

Harga Jual
Hasil Penjualan

2.200.000
2.200.000

2.090.000
110.000

Kwitansi (Kuantitas Tidak Cukup)


Harga Jual
Hasil penjualan yang seharusnya didapat
Hasil penjualan yang hilang

700
%

2 Kop Surat
11000
0 2.200.000

Hasil penjualan yang seharusnya didapat

3
.

750.000
750.000
712.500
37.500

4.375.
000

Sesudah

50
45
5

15000
15000

750.000
675.000
75.000

3 Kwitansi
Harga Jual
Hasil Penjualan

Pesanan yang berpotensial untuk


dijual lebih banyak:

50

15000

750.000
750.000

1 Buku Nota Bon


2 Kwitansi

50
20

7500
15000

375.000
300.000

Kurang jelasnya informasi mengenai pesanan pelanggan, terutama untuk


pesanan yang dibuat berdasarkan keinginan pelanggan (custom).
Dalam menjalankan usahanya, Suparto mempekerjakan enam orang pegawai di mana
salah satunya bertugas untuk menerima pesanan dari pelanggan. Saat menerima
pesanan, pegawai hanya mencatat pesanan di nota dan kertas yang nantinya akan
disatukan dengan nota. Saat melakukan pencatatan ini, pegawai biasanya mencatat
pesanan secara garis besar saja. Setelah itu, pesanan akan dikerjakan berdasarkan
catatan tersebut. Hal ini akan menyulitkan Amelia Offset saat akan mengerjakan
pesanan, terutama untuk pesanan khusus (undangan) yang dibuat sesuai keinginan
pelanggan, karena informasi mengenai pesanan kurang jelas. Hal ini tentu merugikan
Amelia Offset karena rawan akan kesalahan pencetakan pesanan. Dalam beberapa
kasus, Amelia Offset bahkan harus menderita kerugian karena harus mencetak ulang
seluruh pesanan pelanggan karena kesalahan pencetakan.

Estimasi kerugian yang pernah terjadi karena kesalahan pencetakan adalah


sebagai berikut.
Keuntungan yang

Jenis Pesanan

Jumlah

Harga Satuan

Kartu Undangan

200

Rp 3.000,00

Seharusnya Diterima
Rp 600.000,00

300

Rp 3.500,00

Rp 1.050.000,00

100

Rp 750,00

Rp 75.000,00

Pernikahan dan
Amplop (salah
mencetak nama)
Papper Bag (salah
mencantumkan alamat
toko)
Kartu Nama (salah
mencantumkan nomor
telepon)
Total

Rp 1.725.000,00