Anda di halaman 1dari 11

MARKETING MIX

Produc
t

Price

Place

Produk-produk yang dimiliki BPRS Mitra Harmoni Bandung dan perbandingannya dengan
produk-produk yang dimiliki BPR Konvensional Nusamba Tanjungsari tersedia pada tabel
berikut ini A. PRODUCT.docx

BPRS Mitra Harmoni menawarkan berbagai macam produk dengan tingkat bagi hasil dan
keuntungan-keuntungan lain yang dapat menarik konsumen yang disajikan pada tabel
berikut : B. PRICE.docx

BPRS Mitra Harmoni Bandung merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Sentra Modal Harmoni yang
bergerak di bidang BPR Syariah. BPRS Mitra Harmoni memiliki cabang di beberapa kota besar di Indonesia,
seperti Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Malang. Kota Bandung dipilih sebagai salah satu kota tempat berdirinya
BPRS Mitra Harmoni karena kota Bandung merupakan salah satu tempat yang memiliki pelanggan yang
potensial untuk mempromosikan produk-produk yang dimiliki oleh BPRS Mitra Harmoni.

MARKETING MIX
Strategi jemput bola ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk menabung yaitu
dengan cara melakukan penyetoran yang dijemput ke rumah nasabah, artinya pelayanan itu
Promot seerhana, cepat, tidak bertele-tele dan aksesnya didekatkan
ion Strategi promosi door-to-door dilakukan untuk menawarkan jasa pembiayaan ke UKM

Process

People

Sumber daya manusia yang dimiliki BPRS Mitra Harmoni Bandung


berjumlah 16 orang yang terdiri dari 2 orang direksi, 2 orang komisaris,
dan 2 orang Dewan Pengawas Syariah.
Berikut struktur organisasi pada BPRS Mitra Harmoni Bandung. Struktur Organisasi.docx

MARKETING MIX

Physical
Evidence

Bukti berdirinya BPRS Mitra


Harmoni Kota Bandung
berdasarkan Kep 013/KM.13/1990
Tanggal 18 januari 1990. BPRS
Mitra Harmoni Bandung didirikan
pada tanggal 26 September
2011, belum terdapat
penghargaan yang diperoleh oleh
BPRS Mitra Harmoni Bandung.

FATWA NO.7 TENTANG PEMBIAYAAN


MUDHARABAH
Ketentuan Pembiayaan :
1. Pembiayaan Mudharabah adalah pembiayaan yang disalurkan oleh LKS kepada pihak lain untuk suatu usaha yang produktif.
Pada BPRS Mitra Harmoni terdapat beberapa jenis pembiayaan yaitu pembiayaan iB cash roll yang digunakan untuk
pembiayaan renovasi rumah, pembiayaan iB auto yang berlaku untuk pembiayaan motor dan mobil, pembiayaan harum untuk
modal usaha dan lain-lain.
2. Dalam pembiayaan ini LKS sebagai shahibul maal (pemilik dana) membiayai 100 % kebutuhan suatu proyek (usaha),
sedangkan pengusaha (nasabah) bertindak sebagai mudharib atau pengelola usaha.
3. Jangka waktu usaha, tata cara pengembalian dana, dan pembagian keuntungan ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua
belah pihak (LKS dengan pengusaha). Pada BPRS Mitra Harmoni, tahap ini sudah dijelaskan di tabel sebelumnya.
4. Mudharib boleh melakukan berbagai macam usaha yang telah disepakati bersama dan sesuai dengan syariah; dan LKS tidak
ikut serta dalam managemen perusahaan atau proyek tetapi mempunyai hak untuk melakukan pembinaan dan pengawasan.
5. Jumlah dana pembiayaan harus dinyatakan dengan jelas dalam bentuk tunai dan bukan piutang.

FATWA NO.7 TENTANG PEMBIAYAAN


MUDHARABAH
1.

LKS sebagai penyedia dana menanggung semua kerugian akibat dari mudharabah kecuali jika
mudharib (nasabah) melakukan kesalahan yang disengaja, lalai, atau menyalahi perjanjian.

2. Pada prinsipnya, dalam pembiayaan mudharabah tidak ada jaminan, namun agar mudharib tidak
melakukan penyimpangan, LKS dapat meminta jaminan dari mudharib atau pihak ketiga. Jaminan ini
hanya dapat dicairkan apabila mudharib terbukti melakukan pelanggaran terhadap hal-hal yang telah
disepakati bersama dalam akad.
3. Kriteria pengusaha, prosedur pembiayaan, dan mekanisme pembagian keuntungan diatur oleh LKS
dengan memperhatikan fatwa DSN.
4. Biaya operasional dibebankan kepada mudharib. Pada BPRS Mitra Harmoni
5. Dalam hal penyandang dana (LKS) tidak melakukan kewajiban atau melakukan pelanggaran terhadap
kesepakatan, mudharib berhak mendapat ganti rugi atau biaya yang telah dikeluarkan.

SIKLUS AKUNTANSI
1) Pengakuan
) Pengakuan pendapatan pada BPRS Mitra Harmoni Bandung dilakukan berdasarkan metode
acrual basis dan cash basis. Pengakuan pendapatan diakui menggunakan metode acrual basis,
sedangkan pendapatan bagi hasil diakui menggunakan metode cash basis.
) Sesuai dengan PSAK No. 59, pengakuan pembiayaan mudharabah adalah sebagai berikut :
a. Pembiayaan mudharabah diakui pada saat pembayaran kas atau penyerahan aktiva non kas
kepada pengelola dana; dan
b. Pembiayaan mudharabah yang diberikan secara bertahap diakui pada setiap tahap pembayaran
atau penyerahan.
Pada BPRS Mitra Harmoni, pembiayaan diakui pada saat pembayaran kas dan pembiayaan
yang dilakukan secara bertahap diakui pada setiap tahap pembayaran.

SIKLUS AKUNTANSI
2) Pengukuran
Sesuai dengan PSAK No. 59, pengukuran pembiayaan mudharabah adalah sebagai berikut :
a. Pembiayaan mudharabah dalam bentuk kas diukur sejumlah uang yang diberikan bank pada
saat pembayaran;
b. Pembiayaan mudharabah dalam bentuk aktiva non kas :
-. Diukur sebesar nilai wajar aktiva non kas pada saat penyerahan dan
-. Selisih antara nilai wajar dan nilai buku aktiva non kas diakui sebagai keuntungan atau
kerugian dan
c. Beban yang terjadi sehubungan dengan mudharabah tidak dapat diakui sebagai pembiayaan
mudharabah kecuali telah disepakati bersama

SIKLUS AKUNTANSI
3) Penilaian
Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor: 13/14/PBI/2011 Penilaian yang dilakukan
oleh BPRS Mitra Harmoni terkait dengan analisis kelayakan usaha dengan memperhatikan
paling kurang faktor 5C (Character, Capital, Capacity, Condition of economy dan Collateral);
dan/atau penilaian terhadap aspek prospek usaha, kinerja, dan kemampuan membayar.
BPRS Mitra Harmoni juga melakukan pemantauan dan pengambilan langkah-langkah antisipasi
untuk mencegah terjadinya kegagalan usaha, yaitu dengan melakukan kunjungan serta
wawancara kepada nasabah binaan selama satu bulan sekali.

SIKLUS AKUNTANSI
4) Penyajian
Menurut PAPSI 2013, akun-akun yang berkaitan dengan transaksi pembiayaan mudharabah disajikan sebagai
berikut :
1. Pembiayaan mudharabah disajikan sebesar saldo pembiayaan mudharabah nasabah kepada bank. Pembiayaan
mudharabah yang diakhiri sebelum jatuh tempo atau sudah berakhir dan belum diselesaikan oleh nasabah tetap
disajikan sebagai bagian dari pembiayaan mudharabah;
2. Piutang bagi hasil disajikan sebagai bagian dari aset lainnya pada saat nasabah tergolong performing, sedangkan
apabila nasabah tergolong non-performing maka piutang bagi hasil disajikan pada rekening administratif;
3. Cadangan kerugian penurunan nilai pembiayaan mudharabah disajikan sebagai pos lawan (contra account)
pembiayaan mudharabah.
BPRS Mitra Harmoni melakukan penyajian transaksi pembiayaan mudharabah sesuai dengan ketentuan PAPSI
yang berlaku.

SIKLUS AKUNTANSI
5) Pengungkapan
Berdasarkan PAPSI 2013 (h.5.4-5) hal-hal yang harus diungkapkan terkait transaksi pembiayaan mudharabah antara lain:
1. Rincian jumlah pembiayaan mudharabah berdasarkan sifat akad (mudharabah mutlaqah atau mudharabah muqayadah), jenis
penggunaan dan sector ekonomi.
2. Klasifikasi pembiayaan mudharabah menurut jangka waktu (masa akad), kualitas pembiayaan, valuta, cadangan kerugian penurunan
nilai dan tingkat bagi hasil rata-rata.
3. Jumlah dan persentase pembiayaan mudharabah yang diberikan kepada pihak-pihak berelasi.
4. Jumlah pembiayaan mudharabah yang telah direstrukturisasi dan informasi lain tentang pembiayaan mudharabah yang
direstrukturisasi selama periode berjalan.
5. Kebijakan manajemen dalam pelaksanaan pengendalian risiko portofolio pembiayaan Mudharabah.
6. Besarnya pembiayaan mudharabah bermasalah dan cadangan kerugian penurunan nilai untuk setiap sector ekonomi.
7. Kebijakan dan metode yang dipergunakan dalam penanganan mudharabah bermasalah.
8. Ikhtisar pembiayaan mudharabah yang dihapus buku yang menunjukkan saldo awal, penghapusan selama tahun berjalan, penerimaan
atas pembiayaan mudharabah yang telah dihapusbukukan dan pembiayaan mudharabah yang telah dihapus-tagih dan saldo akhir
pembiayaan mudharabah yang dihapus buku.