Anda di halaman 1dari 3

MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT

SEKOLAH STAF DAN KOMANDO

KETENTUAN PEMBUATAN KARYA TULIS MILITER (ESSAI)


SELEKSI TK II/1 CASIS DIKREG SESKOAD TA 2015
1.
Umum.
Pembuatan karya tulis militer dalam pelaksanaan seleksi Tk II/1
adalah pembuatan tulisan dalam bentuk essai. Pengerjaanya harus dilakukan dengan
cara mengekspresikan pikiran penulis secara naratif yang disusun kedalam tiga bagian
mencakup pendahuluan, isi dan penutup. Penulisan tidak dituntut mengikuti format
tertentu, namun diharapkan dibuat kedalam bentuk tulisan essai dengan judul yang lugas,
dan umumnya berisi suatu gagasan konstruktif untuk menjawab permasalahan dan
mencapai sasaran. Penulis bebas untuk menjawab permasalahan dan dapat memilih,
menghubungkan, serta menyampaikan gagasan dengan menggunakan kata-katanya
sendiri secara sederhana dan mudah dimengerti.
2.
Ketentuan penulisan Karya Tulis Militer (Essai).
Agar dapat dicapai
kesamaan dalam pemahaman oleh Casis pada penulisan karya tulis militer berbentuk
essai, perlu memperhatikan beberapa hal, sebagai berikut :
a.

Penjelasan susunan dan rumusan isi bagian- bagian essai terdiri dari :
1)
Cover memuat judul essai ditulis dengan huruf besar ditengah
halaman;
2)
Judul essai adalah rumusan kalimat yang mencerminkan kandungan
isi tulisan dinyatakan secara lugas, singkat, jelas dan mudah dipahami.
Bagian judul suatu rumusan kalimat yang didapat dari Topik dalam
Kerangka Acuan/Terms of Reference (TOR) yang telah ditentukan;
3)

Bagian Pendahuluan, meliputi :


a)
Latar belakang memuat topik umum;
b)
Mengidentifikasi fokus atau tujuan essai;
c)
Outline ruang lingkup, yaitu poin yang akan dibahas di tubuh;
dan
d)
Mengidentifikasi apa yang penulis pelajari, argumen atau
sudut pandang penulis.

4)

Bagian Inti/ Body/ Tubuh, meliputi :


a)
Data/Fakta;
b)
Tubuh essai merupakan serangkaian paragraf dengan masingmasing kalimat yang logis. Kalimat topik dan struktur paragraf yang
benar adalah penting;

2
c)

d)

Paragraf yang efektif memiliki tiga kualitas penting :


(1)
Unity : dimana fokus pada satu ide utama;
(2)
Pembangunan : yang terjadi ketika ide diuraikan
didalam paragraf. Elaborasi dapat diambil dari bukti yang
dikumpulkan dari penelitian untuk mendukung titik yang ada
dalam paragraf; dan
(3)
Coherence : segala sesuatu saling berhubungan
meliputi kalimat topik dan kalimat pendukung, paragraf tubuh,
dan kalimat penutup.
Pembahasan, yang berisi :
(1)
Menjawab permasalahan yang dirumuskan dengan cara
menganalisis, membandingkan, menarik kesimpulan, dan/atau
berpikir secara kritis terhadap suatu materi sekaligus
keterampilan penulis membuat alasan dalam sebuah
pemecahan;
(2)
Jawaban harus sesuai/relevan/konsisten dengan
kerangka analisis yang ditetapkan; dan
(3)
Disertai dengan fakta dan data untuk memperkuat
jawaban/pertanyaan/argumentasi menggunakan referensi yang
sesuai.

5)

Bagian Penutup, meliputi :


a)
Kesimpulan.
Menuliskan kesimpulan yang merupakan
rangkuman dari poin-poin yang telah dikemukakan dan memberikan
perspektif akhir kepada pembaca serta menegaskan kembali tesis;
dan
b)
Saran. Menyampaikan saran berupa ide atau gagasan yang
tidak dapat dilakukan karena keterbatasan penulis.

6)

Tata cara penulisan:


a)
Para penulis dituntut untuk mengorganisasikan dan
menyatakan jawabannya menurut kata-kata (kalimat) sendiri dan
ditulis sesuai dengan tata bahasa Indonesia baku. Jawaban tersebut
dapat berbentuk mengingat kembali, menyusun, mengorganisasikan
atau memadukan pengetahuan yang telah dipelajarinya dalam
rangkaian kalimat atau kata-kata yang tersusun secara baik.
Jawaban diberikan secara terbuka dengan cara menjelaskan,
menguraikan, mendiskusikan, membandingkan, memberikan alasan
atau bentuk lain yang sejenis;
b)
Penulis
diharapkan
mampu
mendemonstrasikan
kecakapannya untuk:
(1)
menyebutkan pengetahuan faktual;
(2)
menilai pengetahuan faktual;
(3)
menyusun ide-idenya; dan
(4)
mengemukakan ide-ide secara logis dan koheren.

3
c)
Penulis diharapkan mampu menunjukan kemampuan
mengintegrasikan berbagai buah pikiran dan sumber informasi
kedalam suatu pola berpikir tertentu, yang disertai pemecahan
masalah yang diberikan dalam kerangka acuan (TOR). Kemampuan
yang ditujukan dengan jelas melalui pemilihan kata, penyusunan
kalimat, penggunaan tanda baca, penyusunan paragraf dan susunan
rangkaian paragraph dalam suatu keutuhan pikiran;
d)
Pastikan penulisan menggunakan kata atau ungkapan yang
tidak menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian;
e)
Pedomani panduan umum, petunjuk awal, dan petunjuk setiap
permasalahan dan sasaran yang ingin dicapai sesuai;
f)
Penulisan Essai minimal 1500 kata (minimal 10 halaman);
g)
Mencantumkan setiap kutipan sebagai catatan perut dan
dilampirkan dalam daftar referensi yang digunakan; dan
h)
Alokasi waktu pengerjaan Essai selama 5 jam.
7)

Lampiran.
a)
Alur pikir atau pola pikir; dan
b)
Referensi/Daftar Pustaka.
1)
Diperbolehkan membawa berbagai referensi sesuai
kebutuhan ke dalam ruangan ujian dengan catatan dalam
rangka mendukung penyelesaian pembuatan karya tulis militer
dalam bentuk Essai; dan
2)
Referensi yang dapat digunakan, seperti buku, jurnal,
surat kabar, dan/atau majalah.