Anda di halaman 1dari 51

Korosi

Reaksi antara logam dengan lingkungan


(degradasi)
Manusia

lingkungan
korosi

Logam

Pengertian Korosi
Reaksi antara logam dengan lingkungan korosif
Korosi aqueous (lar.air), reaksi logam dengan air
yang mengandung ion-ion atau gas terlarut
Oksidasi pada suhu tinggi, reaksi logam dengan
oksigen
Korosi suhu tinggi, reaksi logam dengan gas
seperti hidrogen dan sulfida
Kebalikan proses ekstraksi metalurgi atau
kembalinya energi awal untuk mencapai senyawa
yang stabil

Korosi Aqueous
Reaksi elektrokimia antara logam dengan
lingkungan
Reaksi oksidasi dan reduksi
Ada perbedaan potensial antara daerah
anoda dan katoda
Ada arus yang mengalir dari anoda ke
katoda

Elektrokimia korosi
Reaksi oksidasi : loss of electron is
Oxidation (LEO)
Fe Fe 2+ + 2e
Reaksi reduksi: gain of electron is reduction
(GER
Cu 2+ + 2e Cu

Reaksi Korosi
Proses kimia
Fe + O2 + H2O
Fe(OH)3
Elektrokimia transfer elektron
Katodik :
O2 + H2O + 2e 2OH
Anodik:
Fe
Fe 2+
+ 2e

Contoh korosi

Syarat terjadinya Korosi


Cathode : daerah terjadinya proses reduksi
Anode : daerah terjadinya proses oksidasi
Matallic path: daerah di permukaan logam
tempat terjadinya proses korosi
Electrolyte path: larutan yang kontak
dengan permukaan logam

Korosi besi dalam lar asam

H+

e
Fe

H2
A

Fe 2+

Reaksi anodik
Reaksi oksidasi, yang melibatkan proses
pelarutan logam atau oksidasi air menjadi
gas oksigen
Contoh :
> Fe Fe 2+ + 2e
> Zn Zn 2+ + 2e

> H2O O2 +2 H + + 2e

Reaksi katodik
Secara umum, di katodik melibatkan dua proses
reduksi, yaitu reduksi ion hidrogen menjadi gas
hidrogen dan reduksi gas oksigen menjadi ion
hidroksil
Reduksi hidrogen terjadi di lingkungan asam:
2H + + 2e H 2
Reaksi ini melibatkan dua tahap
H + + e H (ads)
2H(ads) H2 (g)
Atau H + + H(ads) H2(g)

Lingkungan alkali
Reduksi di lingkungan alkali : Reaksi
tahap pertama tidak terjadi, tetapi atom
H(ads) berasl dari kation logam
Na + + e Na
Na + H2O Na + + OH - + H (ads)
selanjtnya atom H(ads) membentuk gas H2

Reduksi Oksigen
Reduksi oksigen terlarut terjadi di lingkungan
alkali dan netral. Tahapan reduksi adalah difusi
molekul oksigen diikuti adsorpsi oksigen
O2 2 atom O
O + H2O + 2e 2OH
Reaksi lebih mudah melalui hidrogen peroksida
sebagai molekul antara tanpa memerlukan
dikomposisi ikatan oksigen

Latihan tuliskan reaksi korosi


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Fe dalam larutan asam


Zn dalam air teraerasi
Fe dalam larutan CuSO4 1,0M
Fe dalam larutan NaOH
Al dalam larutan NaOH
Fe dalam larutan asam sulfat

Potensial logam

+
+
+
+
+
+
+
+

Potensial Korosi
Reaksi Kesetimbangan
Fe 2+ + 2e
= Fe
Potensial Kesetimbangan (E0)
E 0 = - Go/nF
Pers. Nernst
E = E0 (RT/nF) ln (aFe/a Fe2+)
Besarnya Pot.Kstb = Pot. Standar
Jika E0 naik, maka sukar terkorosi
(stabil)

Potensial Standar
Fe 2+ + 2e Fe
E

E0

Fe

2+

/Fe

-0,44V/SHE

Elektroda Standar Hidrogen

Potensial Sel
Contoh Sel galvani dengan notasi sel
Zn/ZnSO4 // CuSO4/Cu
E 0 = 1,10 Volt
V

Cu 2+ Cu

Zn
Zn 2+

Zn/ZnSO4 // CuSO4/Cu

Berdasrkan notasi sel


E sel = E kanan E kiri
Eo sel = EoCatodik Eoanodik
Eo sel = EoReduksi EoOksidasi
Eo sel = Eo Cu2+/Cu Eo Zn2+/Zn
Eo sel = 0,337 - (-0,763) = 1,10 Volt/SHE

Tabel Potensial Standar

Reaksi katodik(reduksi) Eo V
Au 3+ + 3e = Au
1,498
Cl 2 + 2e = Cl 1,358
O2 + 4H+ + 4e = 2H2O 1,229
Pt 3+ + 3e = Pt
1,200
O2 + H2O + 4e = 4OH- 0,820
Ag + + e = Ag
0,799
O2 + H2O + 4e = 4OH- 0,401
Cu 2+ + 2e = Cu
0,337
2H+ + 2e = H2
0,000
Pb+2 + 2e = Pb
-0,126
Fe 2+ + 2e = Fe
-0,44
Zn 2+ + 2e = Zn
- 0,763
2H2O + 2e = H2 + 2OH- -0,828
Al +3 +3 e = Al
-1,662
Mg 2+ + 2e = Mg
- 2,363
K+ +e=K
- 2,925

Latihan
Hitung potensial korosi reaksi berikut
> Fe dalam air (pH =7)
> Fe dalam lar HCl
> Zn di udara lembab
> Fe dalam larutan Zn 2+ (1M)
> Fe dalam larutan Mg 2+ (1M)

Sel korosi
Korosi merupakan suatu reaksi yang melibatkan
transfer elektron dari anoda menuju katodik
Anoda mengalami proses oksidasi dan katodik
mengalami proses reduksi
Logam adalah material yang mengalami korosi
terdapat daerah anodik dan daerah katodik
Sel korosi merupakan sel galvani , yaitu anodik
sebagi kutup negatif dan katodik sebagi kutub
positip

Jenis Sel Korosi


Sel korosi dapat terjadi akibat adanya beda
potensial pada suatu logam di lingkungan
tertentu .
Sel korosi dapat terbentuk akibat adanya
beda potensial yang diakibatkan adanya
perbedaan logam atau elektroda dan
perbedaan lingkungan

Sel konsentrasi
Sel Konsentrasi merupakan transfer materi
dari satu bagian (anodik) ke bagian yang lain
(katodik)
Sel konsentrasi : perbedaan konsentrasi oksigen
terlarut di permukaan logam atau antara
kedua larutan yang mempunyai konsentrasi
oksigen berbeda terdapat elektroda yang
mempunyai komposisi sama.
Contohnya, di permukaan logam terdapat
kotoran atau tanah.

Sel konsentrasi : dua buah logam besi dicelupkan


dalam larutan elektrolit dl konsentrasi berbeda.
Misal: plat logam besi dicelupkan daam larutan
NaCl 1,0 M dan plat logam besi yang lain
dicelupkan dalam larutan NaCl 0,1 M dan
dihubungkan dengan jembatan garam
Sel korosi : perbedaan suhu antara kedua larutan
yang dicelupkan logam yang sama, logam yang
tercelup di kedua larutan yang mempunyai
perbedaan suhu Logam pada larutan dengan
suhu yang lebih tinggi akan bersifat anodic dan
logam larutan dengan suhu rendah bersifat katodik.

Sel galvanik korosi galvanik


Sel galvanic terjadi akibat dua logam yang
beebeda saling bersinggungan atau kontak.
Logam dengan potensial reduksi lebih rendah
akan bersifat anodic dan logam dengan potensial
reduksi lebih tinggi bersifat katodik.
Sebagai contoh . logam tembaga dan seng
disatukan berada dalam suatu elektrolit maka
logam seng akan bersifat anodic dan akan
terkorosi lebih parah dibandingkan logam
tembaga

TERMODINAMIKA KOROSI
Suatu sistem kesetimbangan , mempunyai
harga perbubahan energi bebas ( G) = 0
Proses korosi atau reaksi korosi merupakan
suatu proses alam yang berlangsung secara
spontan atau G < 0 ( bernilai negatif)
Go = Ho T So

G dan E
Untuk reaksi yang spontan , G = negatif (-) dan
hubungan dengan E :
G = - nFEsel,
Karena reaksi korosi berlangsung spontan (G) <0
atau bernilai negatif, harga E adalah positip.
Pada kondisi standar: Go = - nFEo sel
Untuk reaksi ; Fe = Fe 2+ + 2e E0 = 0,44Volt,
maka besarnya energi yang terlibat
Go = - nFEo sel ,
Go = - 2 965000 (0,44 ) = ---Joule.

Cu 2+ + H2 = Cu + 2H+

Pers Nernst
Untuk reaksi Fe + 2H+ = Fe 2+ + H2
Menurut pers. Nernst
E = E0 RT/nF ln K
Pada T : 25 0C dan P 1atm. 2,303 RT/F =
0,0591, RT/nF = 0,0591/n
E = E0 0,0591/n log K
Untuk reaksi Fe dalam asam;
K = [Fe 2+][pH2] / [Fe][H+]2
E = E0 0,0591/n log [Fe 2+][pH2] / [Fe][H+]2

Contoh reaksi
Fe daalam larutan asam (H+)
Fe + 2H+ = Fe 2+ + H2
E0 = E0 Cat E0 An = Eo H+/H2 Eo Fe2+/Fe
Eo = 0,0 (-0,44) = 0,44 Volt/SHE
E = E0 0,0591/2 log (a Fe2+.pH2)/(aFe.aH+2)
= 0,44 - 0,0591/2log (a Fe2+/a H+ 2)
= 0,44 0,0591/2 log a Fe2+ - 0,0591 pH

Latihan
Tentukan besarnya potensial korosi
a. Fe dalam larutan HCl 0,1M
b. Fe dalam larutan HCl 1M
c. Fe dalam larutan HCl 10M
2. Hitung E sel pada sel berikut dengan
notasi
a. Fe/Fe 2+ (1,0M)// Ni 2+ (0,5M)/Ni
b. Zn/Zn 2+ (0,1M)// Pb 2+ (1,0M) /Pb
c. Al/Al 3+(0,5M) // Cu2+ (1,0M)/Cu

Pengukuran Potensial Logam /


Korosi
Volt

Elektroda Ref

Struktur/logam

Jenis elektroda:
kalomel, perak, CSE, seng

Pengukuran Pot Struktur

Hasil Pengukuran
Potensial terukur : - 0, 985 V/CSE
CSE : Coper Sulfate Electrode
Potensial kesetimbangan untuk logam besi Fe = 0, 44 V/SHE (standard hydrogen electrode)
CSE Vs SHE = +0, 318 V/SHE
Potensial kesetimbangan Fe /CSE = - 0,44
0,318 V = -0,758V/CSE
Kriteria proteksi korosi untuk Fe = - 0,850V/CSE
Jadi kondisi logam Fe : aman atau terproteksi atau
belum terkorosi

Elektroda Standar
Hg/HgSO4 0,615 volt

Cu/CuSO4
Hg/Hg2Cl2
Ag/AgCl

0,318 volt
0,241 volt
0,222 volt

SHE

0,00 volt

Zn

- 0,782 volt

Latihan
Ubahlah potensial logam dari standar SHE
ke standar CuSO4/Cu, AgCl/Ag,
Hg2Cl2/Hg
1. logam Cu
2. logam Fe
3. logam Ni
4. logam Zn
5. logam Al

Diagram E-pH
Diagram E-pH merupakan diagram fasa
isotermal yang menggambarkan
kesetimbangan logam- ion- oksida dengan
mengalurkan potensial (E) terhadap pH
Diagram E-pH dihasilkan berdasarkan
perhitungan menurut pers. Nernst atau data
termodinamika
Contoh, diagram E-pH sistem Fe-H2O

DIAGRAM E-PH
(SISTEM Fe-H2O)
Diagram E-pH : diagram potensial
sel logam terhadap pH larutan.
Pada diagram E-pH utk besi dalam
sistem air :
Fe dalam asam (pH <7) dan E
> -0,44 V/SHE) terkorosi
Fe dalam basa terpasifkan
Harga E standar = -0,44
V/SHE
Fe Imun pada E < -0,44 V?SHE

2H2O + 2e H2 + 2OH

E = E0 0,0591/2 log PH2. (OH-)2 / (H2 O)2


E = E0 0,0591/2 log (OH-)2
E = E0 0,0591 log (OH-)
E = E0 + 0,0591 pOH
E = E0 + 0,0591 (14 pH)
E = E0 0,0591 pH + 0,78

O2 + 2H+ + 2e = H2O

E = E0 0,0591/2 log [H2O]/[PO2. (H+)2 ]


E = E0 0,0591/2 log 1/ [H+)2
E = E0 + 0,0591/2 log (H+)2
E = E0 + 0,0591 log(H+)
E = E0 0,0591 pH

Fe

2+

+ 2e = Fe

E = E0 0,0591/2 log [Fe]/[Fe 2+]


E = E0 0,0591/2 log 1/1
E = E0 0,0591/2 .0
E = E0
E = - 0,44 Volt/SHE

Fe2O3 + 6H+ +2e =2Fe 2+ + 3H2O


E = E0 0,0591/2 log [H2O][Fe 2+]2 /[Fe2O3] [H+]2
E = E0 0,0591/2 log [1][Fe 2+]2 /[1] [H+]2
E = E0 0,0591/2 log [Fe 2+]2 /[H+]2
E = E0 0,0591/2 log [Fe 2+]2 + 0,0591/2log[H+]2
E = E0 2. 0,0591/2 log[Fe 2+]+ 2. 0,0591/2 log [H+]
E = E0 0,0591log [Fe 2+] - 0,0591 pH

Diagram E-pH
Sistem Al-H2O

Sistem Al H2O & Fe H2O


Daerah pasif, Al rentang pH 5-9 dengan nilai potensial
setengah sel akan terbentuk senyawa Al2O3.3H2O yang akan
melapisi logam sehingga bersifat anti korosi. Fe daerah
pasif akan terbentuk Fe(OH)-3.
Daerah korosi, pada Al daerah ini akan terbentuk ion-ion
yang stabil yaitu Al3+ dan AlO2- yang memungkinkan logam
Al lebih peka terhadap serangan korosi. Untuk logam Fe
daerah korosi terbentuk Fe2+ dan Fe3+ pada rentang pH asam
dan pada pH sangat basa terbentuk HFeO2-.
Daerah immun, pada daerah ini kondisi logam Al dan Fe
aman terhadap serangan korosi.

Penggunaan Diagram E-pH


Untuk memprediksi kondisi logam pada pH
lingkungan dan E logam diketahui
Untuk memprediksi metode pengendalian
logam di lingk. Air
Memprediksi reaksi kimia yang terjadi pada
daerah kesetimbangan logam
Memprediksi produk korosi di lingkungan
pelarut air
Menghitung energi yang terjadi pada reaksi
korosi

Proteksi korosi berdasarkan


diagram E-pH untuk fe-H2O
Menurunkan potensial logam samapi daerah imun
dengan menghubungkan logam dengan logam yang
potensialnya lebih negatif disebut metode Proteksi
katodik
Menaikan pH lingkungan dari kondisi asam menjadi
basa dengan menambahkan kapur atau soda
Menaikkan potensial logam samapi daerah pasif --.
Proteksi anodik
Mengubah lingkungan dari kondisi aktif (korosi)
pasif dengan menambahkan inhibitor (kalium kromat,
boraks, benzoat, Na.nitrit)

Tugas
Tuliskan reaksi korosi pada
1. Fe dalam NaCl pada pH 7
2. Al dalam larutan NaOH
3. Fe dalam larutan NiSO4
4. Fe dalam larutan HCl
5. Fe dalam larutan K2CrO4
Hitung potensial sel korosidari sel
1. Fe/Fe 2+(0,1M)// H+ (0,001M)/H2,Pt
2. Ni dalam air teraerasi (pH 7)
3. Fe dalam Ni 2+ (0,1M)
4. Mg/Mg 2+ (0,1M)//Ni 2+(1M)/Ni

Lanjutan
Tentukan kondisi logam besi (Fe) di
lingkungan air
1. pH =3,0 potensialnnya : -0,542 V/CSE
2. pH = 4 potensial logam = ,106V/Ag/AgCl
3. pH = 8 potensial logam 0,975 V/kalomel
4. pH = 14 potensial logam -0,348V/CSE
5. pH =10, potensial logam = -0, 765V/CSE
6. pH = 7, potensial logam = -0,398V/CSE