Anda di halaman 1dari 5

AKUNTANSI KEUNGAN LANJUTAN

KONSINYASI

KOMISI II
ANGGOTA:
1.
2.
3.
4.

YOGA DARMAWAN I PUTU


ARI DEWANTO I GEDE
ANGGI PRAMISWARI DEWA AYU
ANDINI PERMATA SARI

(1315351009)
(1315351039)
(1315351053)
(1315351159)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS UDAYANA
TAHUN AJARAN 2014/2015

DAFTAR ISI
1

HALAMAN JUDUL.......1
DAFTAR ISI........2
PEMBAHASAN..3
1.1 Sifat Konsinyasi.....3
1.2 Operasi Konsinyasi3
1.3 Akuntansi untuk Konsinyasi..4
DAFTAR PUSTAKA..................6

BAB I
PEMBAHASAN
2

1.1 Sifat Konsinyasi


Ditilik dari sudut hokum, penyerahan barang ini disebut sebagai penitipan, dimana pihak
konsinyi memegang barang ini untuk dijual seperti yang dirinci dalam persetujuan yang dibuat
antara konsiyor dan konsinyi.
Konsinyor lebih menyukai bentuk konsinyasi penyerahan barang-barangnya kepada agen penjual
karean alas an-alasan sebagai berikut :
1.

Konsinyasi mungkin merupakan satu-satunya cara yang memungkinkan produsen atau


distributor memperoleh daerah pemsaran yang lebih luas.

2.

Konsinyor dapat memperoleh spesialis penjualan.

3.

Harga jual barang eceran konsinyasi dapat dikendalikan oleh pihak konsinyor yang masih
menjadi pemilik barang ini.
Kon simyi lebih menyukai barang konsinyasi daripada membelinya karena alas an-alasan
sebagai berikut:

1.

Pihak konsinyi terlepas dari risiko kegagagaln menjual barang itu atau risiko penjualan dengan
rugi.

2.

Risiko kerusakan fisik dan fluktuasi harga dapat dihindari.

3.

Kebutuhan modal kerja berkurang, krena penetapan harga pokok persediaan barang konsinyasi
dilakukan oleh pihak konsiyor.
1.2 Operasi Konsinyasi
Dalam penyerahan barang atas dasar konsinyasi, harus disusun kontrak (atau persetuyjuan
tertulis ) yang menunjukkan sifat hubungan antara pihak yang menyerahkan dan pihak yang
menerima barang. Hak dan kewajiban pihak konsinyi ditetapkan dan ditentukan oleh undangundang penitipan dan kegenan seperti yang dimodifikasi oleh Uniform Commercial Code. Halhal yang terpenting adalah sebagai berikut :

Hak pihak konsinyi :

1.

Pihak konsinyi berhak memperoleh penggantian atas pengeluaran yang dibutuhkan berkaitan
dengan barang konsinyasi dan juga berhak memperoleh imbalan atas penjualan barang konsiyasi.

2.

Pihak konsinyi berhak menawarkan garansi biasa atau barang konsinyasi yang dijual, dan
sementara itu pihak konsiyor terikat pada sayrat pembelian garansi seperti ini.
Kewajiban pihak konsinyi :

1.

Pihak konsinyi harus melindungi barang-barang pihak pemilik dengan cara yang baik dan sesuai
dengan sifat barang dan kondisi konsinyasi.

2.

Pihak konsinyi harus menjual barang konsinyasi dengan harga yang telah ditentukan, atau jika
tidak ada ketentuan tidak mengenai harga ia harus menjualnya dengan harga yang memuaskan
kepentinagn pihak pemilik.

3.

Pihak konsinyi harus memisahkan barang konsinyasi dari barang dagangan lainnya

4.

Pihak konsinyi harus mengirimkan laporan berkala mengenai kemajuan penjualan barang
konsinyasi.
1.3 Operasi untuk Konsinyasi
Factor-faktor yang membedakan konsinyasi dari penjualan biasa harus ditetapkan dalam
mencatat penyerahan barang konsinyasi dan transaksinya yang timbul kemudian. Bprosedur
akuntansi yang biasanya diikuti oleh pihak konsinyi dan pihak konsinyor tergantung pada apakah
:

1.

Transasksi konsinyasi harus diikhtisarkan terpisah dan laba atas masing-masing konsinyasi
harus dihitung terpisah dari laba atas penjualan biasa.

2.

Transasksi konsinyasi harus disatukan denganh transaksi lain pihak konsinyi, tanpa pemisahan
antara labaatas penjualan konsinyasi dan laba atas penjualan biasa.
Akuntansi untuk konsinyasi yang telah selesai
Catatan pihak konsinyi jika laba konsinyasi ditetapkan sendiri :

1.

Penyerahan barang kepada pihak konsinyi

2.

Beban pihak konsiyor ditetapkan pada konsinyasi

3.

Beban pihak konsinyi ditetapkan pada konsinyasi

4.

Penjualan oleh pihak konsinyi

5.

5.komisi atau laba yang masih harus diterima bagi konsinyi

6.

Pengiriman uang kas dan perkiraan penjualan konsinyasi oleh pihak konsinyi
4

Catatan pihak konsinyi jika laba konsinyasi tidak ditetapkan sendiri


1.

Penyerahan barang kepada pihak konsinyi

2.

Beban pihak konsinyor ditetapkan pada konsinyasi

3.

Beban pihak konsinyi ditetapkan pada konsinyasi

4.

Penjualan oleh pihak konsinyi

5.

Komisi atau laba yang masih harus diterima bagi pihak konsinyi

6.

Pengiriman uang kas dan perkiraan penjualan konsinyasi oleh pihak konsinyi
Catatan pihak konsinyor jika laba konsinyasi ditetapkan sendiri :

1.

Penyerahan barang kepada pihak konsinyi

2.

Beban pihak konsinyor yang ditetapkan pada pihak konsinyasi

3.

Beban pihak konsinyi yang ditetapkan pada pihak konsinyasi

4.

Penjualan oleh pihak konsinyi

5.

Pembebanan komisi oleh pihak konsinyi

6.

Pengiriman uang kas dan perkiraan penjualan konsinyasi oleh pihak konsinyi.
Catatan pihak konsinyor jika laba konsinyasi ditetapkan tersedia :

1.

Penyerahan barang kepada pihak konsinyi

2.

Beban pihak konsinyor yang ditetapkan pada pihak konsinyasi

3.

Beban pihak konsinyi yang ditetapkan pada pihak konsinyasi

4.

Penjualan oleh pihak konsinyi

5.

Pembebanan komisi oleh pihak konsinyi

6.

Pengiriman uang kas dan perkiraan penjualan konsinyasi oleh pihak konsinyi.
Akuntansi Untuk Konsinyasi yang tidak Diselesaikan dengan Tuntas

1.

Catatan pihak konsinyi jika laba konsinyasi tidak ditetapkan sendiri

2.

Catatan pihak konsinyi jika laba konsinyi ditetapkan sendiri

3.

Catatan pihak konsinyor jika laba konsinyasi tidak ditetapkan sendiri

DAFTAR PUSTAKA
1. http://briaklau22.blogspot.com/2011/08/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_26.html
5