Anda di halaman 1dari 3

1.

Alat yang digunakan dalam praktikum osmoregulasi


No
1

Alat
DO Meter

2
3

pH Meter
Refraktometer

Termometer

Kegunaan
Mengukur Oksigen
Terlarut
Mengkur pH Air
Mengukur Salinitas
Air
Mengukur Suhu
Air

Metode Analisis
Potensiometrik /
Titrimetrik
Potensiometrik
Potensiometrik
Pemuaian Air
Raksa/ Alkohol

2. Prosedur Praktikum Osmoregulasi


Aklimasi Ikan

Persiapan Alat dan Bahan

Air di Aerasi

Akuarium disiapkan

Akuarium diisi Air

Timbang Garam dengan


Berat Sesuai Konsentrasi
yang Diinginkan

Larutkan Garam pada


Media Percobaan

Timbang 3 ekor ikan dan


masukkan kedalam
akuarium

Ikan di Amati

Sub Lethal
Jumlah
Mukosa

Buka tutup
operculum

Kualitas Air
Tingkah
Laku

Lethal
Survival
Rate

Pertumbuhan
Pertumbuhan
Mutlak

Pertumbuhan
Harian

Pengamatan Sub lethal


Tabel 1. Pengamatan Jumlah Mukosa
Kela
s

1
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

2
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

Hari Ke3
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

4
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

5
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

2
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

Hari Ke3
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

4
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

5
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

2
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

Hari Ke3
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

4
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

5
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

A
B
C
Kel
Tabel 2. Buka Tutup Operkulum
Kela
s

1
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

A
B
C
Kel
Tabel 3. Tingkah Laku Ikan
Kela
s
A
B

1
Konsentrasi (ppt)
0
2
4
6
8

C
Kel
Pada pengamatan buka tutup operkulum, data setiap lab dalam 1 kelas di rata-ratakan. Pada pengamatan tingkah laku ikan dan jumlah mukosa,
data diambil dari modus (nilai terbanyak) dari setiap perlakuan di lab.. data yang disajikan merupakan data angkatan. Laporan dikumpul pada
hari jumat 04 november 2015.