Anda di halaman 1dari 8

SISTEM GEOMETRI

POINCARE MODEL

Oleh

KELOMPOK 3
Kelas VI F

UNIVERSITAS NEGERI MANADO


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN MATEMATIKA
2015

A. Biografi Henri Poincare


Henri Poincare lahir di Cite Ducale,Nancy,Meurthe-et-Moselle.Ayahnya bernama Leon
Poincar danibunya bernama Eugnie Launois. Ayahnya seorangprofesor di bidang obatobatan di Nancy. Pada tahun1862 Henri masuk Universitas Lyce, Nancy (sekarangberganti
nama yang Lyce Henri Poincar sebagai tandakehormatan pada Poincare). Ia menghabiskan
sebelastahun di Lyce dan selama itu, ia menjadi salah satusiswa terbaik di setiap mata
pelajaran.Pada tahun 1873, Poincar masuk ke cole Polytechnique dan lulus padatahun
1875. Sementara ia tidak berhasil di cole Polytechnique, ia mencobauntuk belajar piano.
Poincar gemar membaca dan ia mempunyai memori yangluar biasa.Setelah lulus dari cole
Polytechnique, Poincar melanjutkan studi di coledes Lombong. Setelah menyelesaikan
studi di cole des Lombong, Poincarmenghabiskan waktu sebagai insinyur pertambangan di
Vesoul. Sambil bekerjaia menyelesaikan doktornya. Setelah menerima doktor, Poincar
diangkat untukmengajar matematika di Universitas Caen. Dia mengajar di sana selama
duatahun sebelum ia menduduki jabatan di Fakultas Sains di Paris pada tahun 1881.Pada
1886 Poincar dinominasikan untuk jurusan fisika dan matematika di Sorbonne. Dia
mengajar tentang optik, listrik, matematika listrik, astronomi,termodinamika, dan cahaya.
Kontribusinya di berbagai disiplin cabang, seperti: matematika, mekanik,mekanik cairan,
teori relativitas dan falsafah sains. Sebelum usia 30 diamengembangkan konsep fungsi
automorphic.Poincar meninggal pada usia 58 tahun. Pemakamannya dihadiri olehbanyak
orang penting dari bidang sains dan politik, seperti: Presiden Senat dansebagian besar
anggota departemen, delegasi dari Akademi Perancis, danbanyak lembaga publik lainnya.
Sang Pangeran Monako pun hadir, Bei dari Tunis diwakili oleh dua orang anak-anak, dan
Pangeran Roland Bonaparte sebagaiPresiden Paris Geografis Masyarakat.

B. POINCARE MODEL
Model ini dikembangkan oleh matematikawan Perancis, yaitu HenryPoincare (18541912). Model Poincare ini juga disebut model disk poincare atau model disk konformal.
Sebenarnya model ini hampir sama dengan model Kleinyaitu sama-sama menggunakan
bagian dalam lingkaran sebagai bidang hiperboliknya dengan titik-titiknya direpresentasikan
dengan titik titik interior lingkaran euclid . Hanya saja di model Poincare ini, garis
direpresentasikan berbeda. Pertama, semua tali busur terbuka yang melalui pusat lingkaran
(dengan kata lain semua diameter terbuka dari ) merepresentasikan garis.Kedua, garis
lainnya direpresentasikan oleh busur terbuka lingkaran ortogonal . Misalkan adalah
lingkaran ortogonal ke (di setiap titik potong dan , jari-jari kedua lingkaran saling tegak
lurus). Maka perpotongan lingkaran dengan interior lingkaran membentuk sebuah busur
m, yang manaberdasarkan definisi merepresentasikan garis dalam model Poincare.
Sehinggadapat disebut garis poincare atau garis-P, atau diameter terbuka dari atau busur
sirkuler terbuka m ortogonal ke (lihat gambar 27).

Sebuah titik interior terletak pada garis poincare jika ia terletak pada garis tersebut
menurut pengertian Euclid. Dengan cara yang sama, relasi "antara" memiliki pengertian yang
sama dengan di geometri Euclid yaitu untuk A, B dan C pada busur terbuka yang berasal dari
lingkaran ortogonal dengan pusat P, B terletak diantara A dan C jika
dan

PC
.

PB
diantara

PA

Di dalam model poincare, interpretasi kekongruenan ruas garis tergolongrumit, karena


didasarkan pada cara pengukuran panjang ruas garis yang manahal ini berbeda dengan cara
yang digunakan di geometri euclid pada biasanya.
Definisi :
Misalkan A dan B adalah titik-titik dalam lingkaran dan misalkan P dan Q adalah ujungujung garis-P yang melalui A dan B.Perbandingan silang (AB, PQ) didefinisikan sebagai :

( AB , PQ )=

Dengan

AP

BQ

( AP)

adalah panjang euclid dari ruas garis euclid AP.

Selanjutnya panjang poincare d ( AB) didefinisikan sebagai :


AB , PQ
log
d ( AB )=
Oleh karena itu dapat diintrepetasikan bahwa ruas garis poincare AB dan CDdikatakan
kongruen-poincare jika d ( AB )=d (CD)
Kekongruenan sudut memiliki arti yang sama dengan di geometri euclid seperti biasanya.
Jika dua busur lengkung berarah berpotongan di titik A,besarnya derajat sudut yang
dibentuknya adalah besarnya derajat sudut antarasinar garis singgungnya di A (lihat gambar
28). Atau jika salah satu busurlengkung berarahnya memotong sebuah sinar garis biasa di A,
besarnya derajatsudut yang dibentuknya adalah besarnya sudut antara sinar garis singgung
dansinar garis di A (lihat gambar 29).

Dua garis poincare dikatakan sejajar jika dan hanya jika keduanya tidak memiliki titik
persekutuan. Pada gambar 30 memperlihatkan dua garis sejajar poincare dengan garis tegak
lurus bersama. Pada gambar tersebut memperlihatkan bagaimana
bagian garis tegak lurus PO.

menjauh dari pada

Sinar garis terbatas sejajar dalam model poincare diilustrasikan seperti pada gambar 31.
Misalkan adalah diameter terbuka A) (B, sinar garis adalah busur lengkung yang bertemu

AB

di titik A dan B dan menyinggung ke garis ini di titik-titik tersebut.

Ilustrasi segiempat Lambert dapat ditunjukkan pada gambar 32. Dapat dilihat bahwa sudut
keempat dari segiempat Lambert merupakan sudut lancip. Dengan mencerminkan segiempat
lambert ini pada salah satu sisi lurusnya maka akan diperoleh segiempat seperti pada gambar
33. Segiempat tersebut disebut segiempat Saccheri.

C. MODEL SETENGAH BIDANG POINCARE


Model setengah-bidang poincare mengggunakan setengah dari bidangeuclid sebagai bidang
hiperboliknya dengan pembatasnya adalah garis euclid tertentu misalnya garis euclid
Sedangkan garis sendiri tidak termasuk dalam bidang hiperboliknya. Dalam model ini, titiktitik hiperboliknya direpreentasikan oleh titik-titik yang terletak pada setengah bidang euclid
yang digunakan sebagai bidang hiperboliknya sedangkan garis hiperboliknya berupa setengah
lingkaran ortogonal yang berpusat di atau sinar garis tegak lurus ( lihat gambar 34).

Misalkan P dan Q adalah dua titik pada bidang hiperbolik ini. Jika sebuah garis unik melalui
kedua titik ini ada sebuah setengah lingkaran dan jika garis ini memotong garis pada titik A
dan B dan jarak
antara titik P dan Q dapatditentukan dengan menggunakan rumus
AP

)
( BQ

BP

dimana,

AQ

log
d ( PQ )=

AP

dst, menunjukkan jarak Euclid dari titik P ke titik A.

Sedangkan untuk jarak titik P' dan Q' pada gambar 34 dimana P' dan Q' terletak pada sinar
garis dan mendekati garis batas di sebuah titik euclid A' maka jarakP' dan Q' bisa dinyatakan
dalam bentuk persamaan berikut :

P' A'

Q' A'

, dengan

log
d ( P ' Q ' ) =

P'A '

adalah jarak titik P' dan A' secara euclid.

Lingkaran pada model ini didefinisikan sama dengan lingkaran pada geometrieuclid yaitu
himpunan semua titik-titik yang berjarak sama dari sebuah titik tertentu.Asumsikan ada tiga
titik P,Q, dan R dalam model bidang hiperbolik. Jika salah satu konstruksi sinar Euclid PQ
dan PR yang bersinggungan dengan garis PQ dan PR di titik P. Ukuran sudut hiperbolik,
QPR sama dengan ukuran

QPR pada bidang Euclid. Hal ini dikarenakan bahwa

model setengah-bidang poincare adalah konformal yang berarti bahwa sudut hiperbolik pada
model ini tepat sama dengan sudut euclid dibawah kondisi yang disebutkan sebelumnya.

D. SUMBER
1. Buku Euclidean and non euclidean 3rd edition
2. www.scribd.com/poincaremodel