Anda di halaman 1dari 7

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN

POKJA SANITASI KABUPATEN OGAN ILIR

Pengelolaan Persampahan berbasis


Masyarakat
pada Kecamatan Indralaya Kabupaten
Ogan Ilir
Judul Proposal
Pengelolaan Persampahan berbasis Masyarakat Kecamatan Inderalaya
Kabupaten Ogan Ilir, dalam Rangka Peningkatan Kesadaran Tentang
Pentingnya Sanitasi yang Sehat

Latar Belakang

Sampah saat ini sudah menjadi masalah suatu kota, dampak buruk yang
ditimbulkannya sangat komplek di antaranya:
Dapat menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan,
Menurunnya nilai estetika suatu daerah/kota,
Sulitnya mencari lahan untuk lokasi TPA,
Tingginya biaya operasi dan pemeliharaan pengelolaan sampah (mulai dari
sumber, pengumpulan, transfer & transport sampai ke TPA),
Menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang sudah sadar akan penting
kebersihan dan lingkungan sehat dengan adanya sampah yang berserakan
dan lokasi TPA yang tidak terkelola sebagaimana seharusnya.
Selain dampak buruk, sampah juga mempunyai keuntungan yang bisa
dimanfaatkan :
Sampah dapat diolah menjadi bahan yang dapat dipergunakan lagi, seperti
merubah sampah organik menjadi pupuk organik,
Kelangkaan pupuk anorganik sementara pupuk
organik semakin dicari dan punya nilai ekonomi
yang cukup tinggi,
Pupuk
organik
dari
bahan
baku
sampah
mengandung unsur hara yang cukup esensial bagi
pertanian, dan
Dengan
mengacu
kepada
keberadaan
kondisi
sebagaimana tersebut sehingga perlu penanganan
yang cermat terhadap masalah sampah ini. Salah
satu di antaranya adalah pengelolaan sampah

|Page

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN


POKJA SANITASI KABUPATEN OGAN ILIR

berbasis masyarakat di setiap kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir yang mana
hal ini sebagai langkah awal dalam menyongsong kebijakan baru pengelolaan
sampah kota di mana sampah harus dikurangi mulai dari sumbernya dan
sampah harus diolah untuk dimanfaatkan, sebagaimana diamanatkan dalam
Rancangan UndangUndang tentang Pengelolaan Sampah.

Maksud & Tujuan


Maksud
Agar Mendorong masyarajat di sekitar kecamatan inderalaya ini sadar agar kurang
baik penumpukan sampah yang ada di lingkungan mereka khususnya serta dapat
mengurangi timbulan sampah.

Tujuan
Tujuan dari kegiatan yang diusulkan adalah sebagai berikut :
Terwujudnya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah,
Terbukanya tambahan lapangan kerja baru,
Bertambahnya pendapatan masyarakat yang mengelola sampah menjadi
bahan pupuk organik dan nilai jual barang bekas (Recycle),
Berubahnya perilaku masyarakat dari tidak peduli tentang sampah menjadi
peduli sesuatu yang bernilai ekonomis (dibentuknya bank sampah),
Bertambahnya usia teknis tempat pembuangan/pemusnahan akhir (TPA),
Berkurangnya timbulan volume sampah harian, terutama dari sumber rumah
tangga (domestik)
Terciptanya kondisi lingkungan yang sehat dan teratur .

Fakta Obyek
Grafik berikut ini menunjukkan
Kabupaten Ogan Ilir :

persentase

pengolahan

persampahan

di

|Page

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN


POKJA SANITASI KABUPATEN OGAN ILIR

Keberadaan layanan persampahan di Kabupaten Ogan Ilir ini tidak terlepas dari
kebiasaan perilaku masyarakat. Belum adanya kesadaran
memelihara
kebersihan telah menjadi penyebab makin buruknya kondisi persampahan.
Kurangnya sarana, terutama penampung sampah, seperti bak sampah dan
transfer depo yang minim menjadi penyebab sampah yang berserakan.
Timbulan sampah penduduk Kabupaten Ogan Ilir perhari sebanyak 1042 m 3
perhari sampah organik dan non-organik dengan daya angkut dari Pemerintah
Sumber : Dokumen SSA dan CSS Kabupaten Madiun 2007
Kabupaten hanya sebesar 62 m3 perhari. Sementara pelayanan hanya
mencakup 3% dari jumlah penduduk. Sebenarnya pengkomposan
(composting) telah dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat tapi hanya
sedikit yang terdata hanya 6 kelompok masyarakat , seperti di Dekat TPA Palem
Raya dan TPA Tanjung Raja. Namun demikian karena minimnya pembinaan dan
keberadaan sarana-prasarananya maka program yang cukup bagus tersebut
menjadi tersendat-sendat karena keterbatasan dana. Sedangkan penggalian
dana dari masyarakat masih sangat terbatas, belum bisa dijadikan sebagai
pendukung biaya operasi dan pemeliharaan pelayanan persampahan.

Lingkup Kegiatan
Program

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang diusulkan oleh Pokja P2KH


Kabupaten Ogan Ilir akan meningkatkan secara lebih optimal peranan
masyarakat dalam mereduksi sampah dari sumbernya.
Lingkup Kegiatan mencakup;
1. Pengadaan sarana pengelolaan sampah di lingkungan rumah tangga di
kecamatan Indralaya ;
Pengumpul sampah,
Pengangkut sampah,
Pengelolah sampah.
2. Sosialisasi/kampanye rencana program pengelolaan dan manajemen sektor
persampahan bagi masyarakat,
3. Peningkatan SDM masyarakat pengolah sampah
4. Pendanaan pembangunan sarana fisik pengolahan sampah (bangunan
pengolah dan lain sebagainya)
5. Pengadaan biaya operasional & pemeliharaan :
Sarana penunjang dan peralatan
Fasilitas kegiatan pendukung lainnya
Spesifikasi (Keunikan) Program;
Pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini mempunyai spesifikasi program,
yaitu;

|Page

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN


POKJA SANITASI KABUPATEN OGAN ILIR

Program yang diusulkan ini merupakan bagian dari program yang lebih
besar yaitu TERWUJUDNYA MASYARAKAT OGAN ILIR YANG LEBIH
MAJU,
MANDIRI
DAN
BERKUALITAS
MENUJU
SEJAHTERA
BERLANDASKAN IMAN, TAQWA, MORAL DAN ETIKA
Meningkatkan peranan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga
dari sumbernya,
pemberdayaan untuk masyarakat di Kecamatan Indralaya.

Indikasi Keluaran
(Outputs)
Keluaran (outputs) program CSR ini di antaranya
adalah; (Outputs)
1. Pengadaan sarana pengumpul sampah terdiri atas; 5 (ouptputs)
unit gerobak sampah, 2
unit sepeda motor gerobak roda 3, 50 unit tong sampah pemilah, 5 unit
tempat sampah terpilah untuk rumah tangga, 5 unit tempat sampah terpilah
di tempat umum, 2 unit gerobak sampah terpilah, 1 unit gerobak sampah
bermotor terpilah, 6 unit Penyediaan sarana pembuangan sampah (Tempat
sampah terpilah u/ Sekolah)/ SD-SLTP-SLTA.
2. Sarana pengolahan sampah ; 40 unit komposter aerobic, 1 unit komposter
komunal.
3. Kegiatan sosialisasi ; 1 paket penyuluhan dan pelatihan di Kecamatan
Indralaya.

Pengelolaan Program
Perencanaan;
Proses perencanaan atas usulan program CSR penataan pengelolaan sampah
berbasis masyarakat dilakukan oleh Pokja Sanitasi Kota dengan sinergi
dukungan; Kelompok / LSM lingkungan Lokal, kader lingkungan, Karang
Taruna, organisasi PKK, LPM kelurahan dan SKPD terkait.
Pelaksanaan;
Proyek akan dilaksanakan oleh institusi yang akan ditunjuk oleh pemangku
kepentingan (stake holder) pembangunan sanitasi kota, dengan pemilahan
berdasarkan jenis kegiatannya adalah sebagaimana tabel berikut di samping ini;
Jenis Kegiatan
Pekerjaan perencanaan
Kegiatan sosialisasi
Kegiatan Pelaksanaan

Institusi Terlibat
SKPD terkait, LSM lokal
SKPD terkait, LSM lokal
Forum Komunitas Hijau
(Masyarakat
Lingkungan )

Pengawasan;
Kegiatan pengawasan akan dilakukan berdasarkan kepada sistem pengawasan
proyek yang lazim digunakan, LAKIP, atau lainnya yang lebih praktis.

|Page

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN


POKJA SANITASI KABUPATEN OGAN ILIR

Pengawasan tersebut akan dilakukan secara bersama-sama dalam satu Tim


Pengawasan yang terdiri atas komponen pemangku kepentingan (stake-holder)
di antaranya terdiri atas;
Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, melalui Pokja Program Pengembangan Kota
Hijau (P2KH),
Perguruan Tinggi setempat (Universitas Sriwijaya),
LSM / Kelompok Masyarakat Kelurahan, Karang Taruna, organisasi PKK,
Perwakilan dari Pihak Pemberi Dana (PT. Arwana Citra Keramik)
Keberadaan organisasi dan kelompok masyarakat, seperti LPM (Lembaga
Pemberdayaan Masyarakat), Kelompok Tani, Organisasi PKK dan Karang Taruna
serta Forum Komunitas Hijau bersinergi dengan organisasi pemerintahan
merupakan potensi yang memadai dalam pelaksanaan pengawasan dan
pemanfaatan program.

Penerima Manfaat
Dalam pembangunan penataan pengelolaan sampah kecamatan berbasis
masyarakat diperoleh manfaat terhadap seluruh pemangku kepentingan
sebagaimana tabel berikut;
Matriks Indikasi Manfaat terhadap Pemangku Kepentingan (Stake
Holder)
Unsur
Pemangku
Kepentingan
Korporasi
Pemberi Hibah
CSR (Perusahaan)

Masyarakat
secara umum
Pemerintah
Kabupaten
LSM/ organisasi
local dan
Perguruan tinggi

Indikasi Manfaat Konkrit yang akan Diperoleh


Promosi produk atau corporate image selama satu
tahun, pada;
Kegiatan
sosialisasi,
berupa
pemasangan
logo
perusahaan pada brosur, spanduk kegiatan sosialisasi,
Pemasangan logo perusahaan pada sarana dan
prasarana kegiatan,
Pemasangan papan-nama perusahan pada setiap lokasi
pengolahan sampah yang strategis dan banyak
dikunjungi orang,
Meningkatkan pendapatan dari pengolahan sumber
sampah,
Kondisi permukiman lebih nyaman dan sehat
Mendapatkan bantuan CSR
Memperoleh lesson-learn atau transfer-knowhow dalam
mengembangkan pemberdayaan kelompok masyarakat

Rencana Usulan Biaya


BiayaAnggaran
5

|Page

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN


POKJA SANITASI KABUPATEN OGAN ILIR

Program Pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini membutuhan dukungan


dana sebagai berikut;

Jadwal Program
Meskipun secara jadwal terlihat 4 (empat) bulan tetapi secara total komulatif
untuk menyelesaikan pekerjaan ini bisa berkisar selama 14 (empat belas) bulan.
Rencana umum jadwal program sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut :

No

Urian Kegiatan

1
2

Pengadaan gerobak sampah


Pengadaan sepeda motor
gerobak roda 3
Pengadaan tong sampah pemilah
Pengadaan komposter aerobic
Pengadaan komposter komunal
Pengadaan Tempat Sampah
Terpilah untuk Rumah Tangga.
Pengadaan Tempat Sampah
terpilah ditempat umum/jalan
Pengadaan Gerobag Sampah
terpilah
Pengadaan Gerobag Sampah
bermotor terpilah
Penyediaan sarana pembuangan
sampah (Tempat sampah terpilah
u/ Sekolah)./ SD-SLTP-SLTA
Penyuluhan

3
4
5
6
7
8
9
10

11

W
b

BulanBulanBulanBulan1
2
3
4
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1
1
2
1
1
1
1
1
1
1

|Page

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN


POKJA SANITASI KABUPATEN OGAN ILIR

12

Pelatihan
Jumlah

Catatan :
W/B

1
4

= Waktu dalam bulan

|Page