Anda di halaman 1dari 2

HEMATOTHORAX

Definisi: Terakumulasinya darah pada rongga toraks akibat trauma


tumpul atau tembus pada dada.

Sumber perdarahan umumnya berasal dari A. interkostalis atau A.


mamaria interna. Perlu diingat bahwa rongga hemitoraks dapat
menampung 3 liter cairan, sehingga pasien hematotoraks dapat syok
berat (kegagalan sirkulasi) tanpa terlihat adanya perdarahan yang
nyata, oleh karena perdarahan masif yang terjadi terkumpul di dalam
rongga toraks.

Penampakan

klinis

yang

ditemukan

sesuai

dengan

besarnya

perdarahan atau jumlah darah yang terakumulasi. Perhatikan adanya


tanda dan gejala instabilitas hemodinamik dan depresi pernapasan
Pemeriksaan

Ro toraks (yang boleh dilakukan bila keadaan pasien stabil)

Terlihat bayangan difus radio-opak pada seluruh lapangan paru

Bayangan air-fluid level hanya pada hematopneumotoraks

Indikasi Operasi
Adanya perdarahan masif (setelah pemasangan WSD):

Ditemukan jumlah darah inisial > 750 cc, pada pemasangan WSD <
4 jam setelah kejadian trauma.

Perdarahan 3-5 cc/kgBB/jam dalam 3 jam berturut-turut

Perdarahan 5-8 cc/kgBB/jam dalam 2 jam berturut-turut

Perdarahan > 8cc/kgBB/jam dalam 1 jam

Bila berat badan dianggap sebagai 60 kg, maka indikasi operasi, bila
produksi WSD:

200 cc/jam dalam 3 jam berturut-turut

300 cc/jam dalam 2 jam berturut-turut

500 cc dalam 1 jam

Penatalaksanaan
Tujuan:

Evakuasi darah dan pengembangan paru secepatnya.

Penanganan hemodinamik segera untuk menghindari kegagalan


sirkulasi.

Tindakan Bedah : WSD (pada 90% kasus) atau operasi torakotomi cito
(eksplorasi) untuk menghentikan perdarahan
Water Sealed Drainage
Fungsi WSD sebagai alat:
1.

Diagnostik

2.

Terapeutik

3.

Follow-up

Tujuan:
1.

Evakuasi darah/udara

2.

Pengembangan paru maksimal

3.

Monitoring

Indikasi pemasangan:

Pneumotoraks

Hematotoraks

Empiema

Effusi pleura lainnya

Pasca operasi toraks

Monitoring perdarahan, kebocoran paru atau bronkhus, dsb.

Tindakan :

Lokasi di antara garis aksilaris anterior dan posterior pada sela iga V
atau VI.

Pemasangan dengan teknik digital tanpa penggunaan trokard.

Indikasi pencabutan WSD :


1.

Tercapai kondisi: produksi < 50 cc/hari selama 3 hari berturut-turut,


dan undulasi negatif atau minimal, dan pengembangan paru maksimal.

2.

Fungsi WSD tidak efektif lagi (misal: adanya sumbatan, clot pada
selang, dsb.)