Anda di halaman 1dari 8

ModulPraktikum

INOKULASI MIKROBA

Oleh :
Tim PraktikumMikrobiologiPerikanan

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN


UNIVERSITAS PADJADJARAN
JATINANGOR
2015

1. KompetensidariMateri
Setelah melaksanakan kegiatan praktikum, semua praktikan diharapkan dapat memahami
dan memiliki kemampuan untuk melakukan proses inokulasi mikroba.
2. WaktuPelaksanaan
Waktu yang digunakanuntukpelaksanaankegiatanpraktikumadalahselama2 jam
3. Pendahuluan
Mikroba berukuran sangat kecil sehingga sulit untuk diamati tanpa menggunakan
peralatan bantu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempelajari mikroba adalah
dengan melakukan inokulasi mikroba tersebut. Inokulasi adalah penanaman mikroba dalam
media buatan.

Bila proses inokulasi dilakukan secara benar, mikroba akan tumbuh dan

berkembang sehingga mudah untuk diamati.


Selain untuk mempelajari mikroba, inokulasi juga berperan dalam peremajaan maupun
perbanyakan mikroba. Keberhasilan inokulasi berpengaruh positif terhadap koleksi mikroba
maupun pemanfaatan mikroba.
Inokulasi mikroba dapat dilakukan pada media kaldu atau media padat.

Inokulasi

mikroba dengan media padat dapat dilakukan pada agar miring, tegak dan lempeng. Pada media
agar lempeng, proses inokulasi dapat dilakukan dengan menggunakan metode gores (streak
method), tuang(pour plate) dan hapus (swab method)
Pemilihan dan penentuan media inokulasi yang akan digunakan tergantung dari tujuan
inokulasi itu sendiri.

Untuk kebutuhan produksi digunakan media kaldu sebagai media

inokulasi, sedangkan untuk tujuan peremajaan atau identifikasi mikroba digunakan media padat.
4. Prinsip yang mendasari
Adapun prinsip utama yang mendasari praktikum inokulasi mikroba adalah mikroba akant
umbuh pada media kultur yang sesuai.
5. TujuanPraktikum
Setelah mengikuti praktikum mengenai inokulasi mikroba, mahasiswa memahami dan
mampu melakukan inokulasi mikroba.

6. Alat yang Digunakan


Adapun peralatan utama yang dibutuhkan dalam proses inokulasi mikroba antara lain
adalah :
a) TabungReaksi
b) Cawan Petri
c) Ose
d) Lampu Bunsen
e) Inkubator
7. Bahan yang Digunakan
Bahan utama yang digunakan dalam proses inokulasi mikroba adalah ikan.
8. ProsedurKerja
Adapun prosedur kerja yang harus dilakukan oleh praktikan adalah sebagai berikut :
1) Siapkan tabung reaksi yang berisi media kultur agar steril
2) Gunakan spidol untuk membagi cawan petri menjadi empat kuadran dengan cara
menulis di bagian bawah cawan petri.

3) Sediakan ikan sebagai sumber mikroba.


4) Lakukan inokulasi biakan mikroba pada kuadaran tersebut dengan menggunakan
metode gores.

5) Inkubasi cawan petri dalam incubator pada suhu 370C selama 24 jam.
6) Lakukan pengamatan dan sajikan dalam bentuk dokumentasi dan deskripsi.

9.Hasil dan Pembahasan


9.1. Hasil
Data yang telah diperoleh selama kegiatan praktikum inokulasi disajikan dalam table
berikut ini.
LokasiMikroba : .
Media Inokulasi

Insang

Kulit

Dokumentasi

Deskripsi

Saluran Pencernaan

Daging

9.2. Pembahasan
Buat pembahasan mengenai kegiatan praktikum inokulasi mikroba yang Anda kerjakan.
Kesimpulan apa yang Anda dapatkan? (Bila tidak memadai, Anda dapat menambahkannya
dengan kertas lain)

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

............................................................................................
............................................................................................................................................................
..............

...

...

...

.....
10. Pendalaman
Untuk meningkatkan pemahaman praktikan mengenai inokulasi mikroba, berikut ini
diberikan beberapa pertanyaan berkaitan dengan materi praktikum yang harus dijawab oleh
setiap praktikan :

1) Jenis mikroba apa saja (bakteri, jamur atau kamir/ragi) yang tumbuh pada media kultur
Anda ? Jelaskan mengapa Anda berkesimpulan demikian.

..
2) Apakah pada media kultur tersebut mungkin tumbuh virus? Jelaskan jawaban Anda.

..
3) Jelaskan mengapa terjadi kondisi seperti dijelaskan pada jawaban pertanyaan nomor 1

4) Jelaskan tujuan utama inokulasi mikroba pada media agar tegak, agar miring dan agar
lempeng.