Anda di halaman 1dari 17

Pelestarian Sumber Daya HAYATI

Endang Yuniastuti

menyebabkan tekanan pada kemampuan alam


E
untuk memproduksi bahan makanan.
Memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan
lingkungan
dan pangan dengan berbagai tantangan seperti dalam hal :

1. Makanan, membuat produk baru, teknik baru proses makanan,


2. Memperbaiki cita rasa,kualitas,produksi vitamin,makanan
tambahan.
3. Tanaman pangan (Pertanian/ Kehutanan), dng tujuan
memperpendek periode
kematangan produk, meningkatkan ketahanan thd cekaman,
penyakit & hama,
herbisida, meningkatkan hasil, menciptakan var baru,
menciptakan teknik baru bercocock tanam, perbaikan nutrisi
tanaman,
mengontrol hama & gulma, meningkatkan kesuburan dng cara
biologis.
3. Hewan, meningkatkan ketahanan thd penyakit, meninkatkan
metode diagnose,
meningkatkan produktivitas dan ketahanan hewan, meningkatkan
efisiensi pakan,
memperbaiki sumber daya genetik, meningkatkan produk daging,
telur dan susu,
memperbaiki kesehatan hewan.

EY

KTT Pangan Dunia November 1996 di Roma


para pemimpin pemerintahan berkumpul untuk
berdiskusi pada suatu forum yang oleh FAO
disebut masalah yg paling mendasar dr manusia
Adalah ketidakamanan pangan.
Para pemimpin mendapat informasi ttg data statistik
yg mengkwatirkan mengenai perkiraan pertumbuha
penduduk dunia & kebutuhan pangannya.
Penduduk bumi akan bertambah 1,5 % per tahun
Pada tahun 2010 penduduk bumi mencapai 7 milyar.
Pada tahun 2000 separuh (50%) dr penduduk tingga
Angka tersebut diperkirakan akan menjadi 75% pad
Penduduk di 88 negara menderita kekurangan makanan. 800 juta orang
terhitung 200 juta anak menderita kelaparan. Persediaan biji-bijian
hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dunia selama 48 hari.
Berdasarkan informasi tersebut pertanyaan yang muncul
pada para pemimpin adalah Apa yang dapat dilakukan

memastikan bahwa akan cukup tersedia pangan


untuk setiap orang dimasa yang akan datang .

EY

KEANEKARAGAMAN HAYATI
sumber variabilitas genetik yg dpt dimanfaatkan
a pemulia tanaman, yaitu :
ar-kultivar primitif atau land races ,
h kultivar yg digunakan sebelum pemuliaan modern.
ar-kultivar modern, meliputi galur-galur murni,
a ataupun populasi-populasi yg dikembangkan
emulia tanaman dng menggunakan prinsip pemuliaan
han genetik yang diketahui.
enetik, meliputi materi genetik hasil pemuliaan tanaman
n mutasi buatan yg mempunyai nilai utk program pemuliaa
-relatif bersifat gulma & kompleks tanaman relatif gulma
ing merupakan hasil evolusi di wilayah-wilayah yg secara k
pertukaran gen-gen secara alami.
-relatif liar yg meliputi spesies liar yang terjadi di alam,
ngkin membawa gen berguna utk pertumbuhan, gen resist
ma & penyakit, gen yg berguna secara biokimia, atau gen
anan terhadap cekaman (kekeringan, keracunan besi, asam
berat, dan lain-lain).

uhan butir-butir di atas yg disebut VARIABILITAS


K yang sering dinamakan sebagai PLASMA
(germ plasm)

EY

kan kumpulan totalitas gen-gen & materi genetik


ul atau tidak terkumpul yg berguna & dipakai
ber atau dasar pengembangan suatu tanaman
tas genetik memiliki arti yg sangat penting dlm merakit
arietas baru dalam program pemuliaan tanaman,
sumber gen untuk karakter tertentu.

etiap anggota jenis memiliki variasi yg terbentuk krn:


perkawinan
si jenis itu sendiri dengan kondisi lingkungannya.

ndividu penyebarannya tdk merata krn adanya keterbatas


ier .

an Tanaman membutuhkan adanya variasi genetik

EY

n sifat tanaman selain dilakukan secara


an di lapangan juga dapat dilakukan
modifikasi genetik melalui rekayasa genetik.
n teknologi transformasi memberikan
baru bagi pemulia tanaman untuk memperoleh
k gen baru yang lebih luas.
yang dihasilkan dari menyisipkan gen ke dalam tanaman
anaman transgenik.
embentuk tan trasngenik, gen yg ditransfer ke dlm
uatu tanaman haruslah gen yang bermanfaat yang belum
oleh tanaman dan bisa berasal dari spesies lain seperti ba
u tanaman lain.
kayasa genetika dapat digunakan sebagai mitra dan pelen
mulia tanaman yang sudah mapan & banyak digunakan se
genetik memiliki potensi sebagi teknologi yang ramah ling
mbantu mengatasi masalah pembangunan pertanian yg td
an bila dilakukan secara konvensional.

KERUSAKAN PLASMA
NUTFAH

EY

Alam mengalami perubahan dpt disebabkan faktor:


manusia, iklim, kejadian alam sendiri.
Faktor perubahan alam tsb berpengaruh thd SDA
Manusia memegang peranan yg sangat penting krn
selain bertindak sbg konsumen, manusia berperan akt
proses produksi, pemeliharaan, shg dpt menyebabkan
Akibatnya banyak terjadi erosi sumber daya genetik.
* Penggunaan tanaman untuk tujuan industri sering dilak
sec. besar-besaran tanpa memperhatikan peremajaann
* Peledakan penduduk juga menyebabkan perluasan daer
shg mengakibatkan penggusuran tempat tumbuh plasm
* Eksploitasi SDA yg berlebihan, mis tebang hutan yg tdk
ekosistem yg ada, menyebabkan populasi hewan & tum
bahkan akan musnah.
* Eksploitasi hutan tidak memperhatikan kelestraian plasm
shg banyak jenis tanaman yg mengalami erosi genetik.
* Kebijakan pemerintah yg tanpa disengaja menyebabkan
variabilitas genetik yang ada di alam.

Misalnya:
Kebijakan pemerintah mengenai penyebaran
varietas unggul nasional tanpa memperhatikan
spesifikasi wilayah.

EY

Hal ini berniat baik, ttp krn tanpa memperhatikan ekosistem


masing-masing wilayah Indonesia yg tdk homogen, maka
menyebabkan kehancuran bbrp varietas lokal yg ada.
Varietas lokal yg ada lama-lama akan menjadi tersingkir
bahkan hilang
padahal varietas lokal memiliki gen-gen yg kemungkinan
besar
ragaman
dlm suatu pertanaman dpt menyebabkan keaneka
nantinya shg
akanbila
berperanan
dalam serangan
program pemuliaan.
penyakit,
terjadi suatu
tdk semua var ta

g.
g tak kalah penting & tanpa disadari menyebabkan berkura
as genetik adalah anggapan bahan pangan pokok Indonesi
beras.
lumnya penduduk wilayah timur Indonesia biasa makan m
lain nasi (sagu, jagung, singkong atau lainnya), ttp stlh dik
wah dan penanaman padi, maka penduduk mulai mengk
bagai bahan pokok makanannya.

EY

rusakan diatas ada kekuatiran yg muncul


pemuliaan tanaman dng jalan rekayasa genetik.
n rekayasa genetik telah membantu pemulia
menghasilkan suatu jenis baru, ternyata
berapa hal yg perlu diperhatikan agar tdk
bulkan bahaya baru.
transgenik menimbulkan kekuatiran sebagian masyarak
n transgenik tidak aman (kemanan pangan & keamanan
, shg akan mengganggu, merugikan, dan membahayakan
aragaman hayati, lingkungan serta kesehatan manusia.
. disebabkan krn adanya anggapan bahwa tan transgenik d
dahkan gen ke kerabat liar, shg timbul suatu gulma super y
kibatkan kematian serangga yang menguntungkan, menyeb
keracunan atau juga bisa mengakibatkan bakteri dlm perut
n terhadap antibiotik.

dilakukan evaluasi & kajian yg mendalam segala aspek yg


kan akibat tanaman transgenik tersebut.

Karakteristik fenotipe tan transgenik perlu diketahui EY


utk mengetahui apakah tan tsb memiliki daya
kompetisi yg tinggi & karakter yg bersifat merusak
serta mendominasi habitat alam.
Atau apakah tan tsb memiliki karakter yg sama dng
tanaman nontransgenik.
Sec alami tan yg memiliki potensi sifat menjadi gulma
antara lain:
memiliki daya tahan hidup tanpa bantuan
manusia,mempunyai
sifat dormansi & bersifat non shattering.
Sedangkan tanaman transgenik adlh hasil pemindahan
satu gen donor
ke var tan yg sdh dibudidayakan melalui teknologi
rekayasa genetik
Tanaman transgenik yg berasal dr tan yg sdh
dibudidayakan sec substansial
adalah sepadan dengan tanaman aslinya, shg
diperkirakan tdk merusak
habitat alam atau gulma super.

EY

tiran timbulnya gulma super


nya biotipe serangga hama atau ras penyakit baru
ak pada hewan atau organisme bukan sasaran.
ak negatif pada manusia.

an pangan merupakan salah satu kondisi yang penting


butuhkan oleh manusia. Pangan yang aman, bermutu,
,beragam &tersedia cukup utk memenuhi kebutuhannya.

an pangan bagi manusia dilihat dr


menimbulkan keracunan,
menimbulkan alergi,
enimbulkan kematian bakteri
tubuh manusia tahan antibiotik

KEBIJAKAN PEMERINTAH
DI BIDANG PERTANIAN DAN PANGAN

EY

PP yg berkaitan langsung dng pelestarian


nutfha antara lain :
No. 12 tahun 1992 tetang sistem budidaya tanaman
No. 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup
No. 44 tahun 1995 tentang pembenihan tanaman
upakan induk dari UU No. 12 tahun 1992.

No 12 tahun 1992 memiliki pasal yang menyatakan bahwa petani


untuk menanam apa saja dan hal tersebut dilindungi oleh pemeri

itu ada UU yang berkaitan dengan upaya pelestarian, salah satun


No 5 tahun 1994 pasal 16 tentang sistem budidaya pertanian dan
No 23 tahun 1997.

No 12 th 1992 Bab I pasal 1 butir 2 dinyatakan bahwa plasma nutf


substansi yang terdapat dalam kelompok makhluk hidup &mrpka
r sifat keturunan yg dpt dimanfaatkan &dikembangkan atau dirak
ptakan jenis unggul atau kultivar baru.

EY

o 12 th 1992 Bab III pasal 9 dlm butir 2 - 5


t bahwa pencarian & pengumpulan plasma
ilakukan oleh pemerintah & bila dilakukan oleh
gan atau badan hukum hrs mendapat izin &
jut diatur dalam PP No 44 tahun 1995.

4 thn 1995 Bab I pasal 3 - 7 memuat bahwa plasma nutfah


oleh negara dan dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat,
ya bahwa segala kegiatan yg langsung meupun tdk langsun
ayakan plasma nutfah dilarang.

UU ini termuat bahwa pemerintah berperanan membentuk


nutfah, mencari tanaman langka utk dilestarikan, menetap
tertentu sebagai habitat yang tidak boleh diganggu/dirusa
at kebun koleksi sebagai tempat penyimpanan.

EY

keluarkannya PP No 44 tahun 1995 adalah untuk


matkan plasma nutfah dari kepunahan, menunjang
erbenihan, menunjang program pemuliaan tanamanan
bagi keuntungan secara merata antara pihak yang terkait.

23 th 1997 Bab I pasal 1 memuat tentang difinisi lingkung

rtujuan agar tdk terjadi kerancuan makna & juga memuat


pengelolaan lingkungan hidup yang terpadu yang meliputi
penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemulihan
gawasan lingkungan hidup.

t 3 disebutkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan d


wawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terenc
madukan lingkungan hidup dan sumber daya.

EY

Tahun 1992 para pemimpin dunia dlm rangka menghadiri


KTT Bumi (Earth Summit) atau UNCED (United Nations
Conference on Envonment and Development) di Rio de Jan
Sepakat menandatangani suatu konvensi ttg keanekaraga
hayati atau CBD (Convention on Biological Diversity).

Di Indonesia ratifikasi CBD berjalan lancar dan dalam wak


singkat pemerintah telah mengusulkan RUU ratifikasi CBD
dan mendapat respon yang positif.
Selanjutnya dibentuk Pansus dan kemudian menjadi UU N

EY

ya UU RI No 5 th 1994 ttg pengesahan

ation Convention on Biological Diversity,

na pada pasal 15 memuat ttg akses pada sumber daya


ang antara lain memuat sebagai berikut :

Mengakui hak berdaulat Negara atas sumber daya alamny


kewenangan menentukan akses kepada sumber daya gene

berisi bahwa setiap pihak wajib untuk menciptakan kondis


erlancar akses ke sumber daya genetik.

berisi bahwa akses pd sumber daya genetik wajib didasark


menyediakan sumber daya tersebut yang diinformasikan se
ditentukan berberda oleh pihak pemiliknya.

EY
an untuk tanaman transgenik yang dihasilkan
kan suatu keputusan Menteri Pertanian
pts/HK.330/1997 mengenai ketentuan keamanan
oduk hasil bioteknologi pertanian hasil rekayasa
GBPHRG).
alam keputusan Menteri Pertanian tersebut masih ada
aspek yang belum tercakup, misalnya aspek keamanan pan
ab itu surat keputusan tersebut telah direvisi menjadi
n Bersama antara Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan
ebunan, Menteri Kesehatan dan Menteri Pangan &Horti
keamanaan pangan.
utusan bersama telah ditandatangani tgl 29 September 19
Kpts/OT.210/9/99;790.a/Kpts.IX/1999;1145A/Menkes/S
99;015A/NmenegPHOR/09/1999 yang memuat tentang
an hayati dan keamanan pangan produk pertanian hasil rek
PPHRG).
n ini dimaksudkan utk mengatur &mengawasi keamanan h
anaan pangan, pemanfaatan PPHRG agar tdk mengganggu
n &membahayakan kesehatan manusia, keanekaragaman h
hewan, ikan dan tumbuhan serta lingkungan.