Anda di halaman 1dari 2

Setelah Cakra Muladhara bersih, Kundalini menuju naik membersihkan Cakra

Swadhistana, setelah Cakra ini bersih Kundalini naik membersihkan Cakra Manipura
dan seterusnya sampai pada Cakra Sahasrara. Tujuan Utama kebangkitan Kundalini
adalah untuk membersihkan Karma negatif yang melekat pada tubuh kita. Bila
energi Kundalini telah mencapai Cakra Sahasrara ini adalah sesuatu yang sangat
diharapkan karena Penyatuan Kundalini (Hyang Nini Bagawati) dengan Sanghyang
Siwa merupakan berkah dari Maha Agung hingga kita mencapai kesadaran yang
Agung ( kesadaran Somia/Budhi)
Kundalini Yoga
Kundalini Yoga terdiri dari perkataan sansekertha yaitu Kundalini dan Yoga,
maksudnya menjalankan yoga dengan bantuan menaikkan energi Kundalini Shakti.
Yoga berasal dari suku kata Yuj yang artinya Menghubungkan atau Menyatukan.
Jadi Yoga adalah suatu proses untuk menghubungkan atau menyatukan diri
kehadapan Tuhan YME . Yoga itu sendiri hanyalah suatu jalan atau proses untuk
mencapai penyatuan diri individu dengan diri yang agung. Dalam masa proses inilah
para penekun spiritual menjalani berbagai macam jalan ada yang menjalani dengan
Hatta Yoga, Karma Yoga, Jnana Yoga, Raja Yoga ataupun Bhakti Yoga. Masing
masing jalan Yoga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan
biasanya keempat jalan Yoga ini sifatnya saling mendukung sulit dalam praktekan
dipisahkan. Dan menurut pandangan saya bahwa untuk dapat menjalankan yoga
dengan baik semuanya harus didasari semangat yang suci serta pengetahuan
spiritual yang cukup. Seperti yang di katakan dalam Siwa Samhita
hanya jnana (pengetahuan spiritual) itu sajalah satu satunya yang abadi tanpa
awal dan akhir,dimana tak ada benda-benda (substansi)lain yang nyata:Perbedaan
yang kita lihat di dunia ini adalah hasil dari kondisi indra-indra dimana bila yang ini
(indra-indra)berhenti,maka yang tinggal hanyalah jnana itu sendiri,tak ada yang
lainnya
Pengetahuan ibaratnya seperti cahaya matahari yang menerangi kegelapan,
menerangi kebodohan sehingga yang palsu dan benar dapat diketahui dengan jelas.
Banyak orang yang dalam menjalani jalan spiritual tanpa pengetahuan yang cukup
mereka hanya mendapatkan sesuatu secara instant dan tidak sedikit malah
dijadikan seperti kerbau yang dicocok hidungnya,menurut saja. Bahkan banyak yang
terpelajar dibingungkan karena lebih mengutamakan hasil dan menuruti
keinginannya untuk cepet menguasai apa yang menjadi tujuannya. Untuk mendapat
gelar sarjana seseorang harus memiliki Ijazah SD,SMP dan SMA dst, kecuali
membeli
Ijazah
palsu.
Seorang yogi harus bergerak dengan penuh semangat suci menuju Tuhan apakah
dengan mencari di dalam diri ataupun keluar, semua jalan ini adalah sama hanya
saja bila perjalanan spiritual menuju keluar akan lebih banyak menemui rintangan.
Inilah Yoganya, suatu proses pencarian kebenaran, namun perlu diingat bagi yang
menjalani dengan meditasi cendrung pencarian menuju ke dalam diri dan yang
melakukan persembahyangan ketempat-tempat suci,melakukan tirta yatra, berziarah
dan sejenisnya lebih bersifat keluar.Kedua jalan ini nampaknya terpisah, dipisahkan
oleh keyakinan dan keegoan,padahal kedua jalan ini adalah satu adanya. Keegoan
seorang meditasi mengkalim bahwa Tuhan hanya dapat dicapai dengan meditasi

Tuhan tidak perlu dicari jauh-jauh Dia ada pada setiap diri manusia ,meraka ini lebih
banyak menjalankan bhakti berdasar raja yoga dan hatta yoga, demikian juga yang
bersifat keluar bahwa Tuhan itu berkedudukan di setiap tempat suci yang mereka
yakini,mereka berjalan di jalan bhakti yoga dan.karma yoga Dan banyak lagi cara
mereka mencari Tuhan sesuai keyakinan mereka masing-masing. Dari melihat
perbedaan jalan yang mereka tempuh tentunya mereka itu telah menemukan apa
yang dicari dan diyakini. Kalau saja disadari bahwa kedua jalan itu sesungguhnya
saling mendukung, masing-masing jalan mempunyai keunggulan dan
kelemahannya. Sebaiknya di seimbangkan itulah menurut pandangan saya.
Pencarian Tuhan apakah dengan meditasi atau sembahyang itu adalah sama, yaitu
sama-sama dalam proses pencarian.Jadi saya kurang sependapat bahwa Tuhan
mencari kita, tuhan memang ada dimana-mana termasuk ada di dalam diri.
Walaupun kesannya dekat yaitu berada di dalam diri namun dalam prakteknya
terasa sangat jauh sekali sangat sulit sekali, jadi perjalanan kedalam ataupun keluar
prosesnya sama saja. Rasanya Beliau sangat berada jauh sekali sulit dicapai.
Perjalanan Yoga terletak pada nilai perjuangannya, sejauh mana kita mampu
mengatasi halangan apakah dari dalam atau luar diri, bukan terletak pada hasil yang
didapat. Sehingga Rshi Patanjali mengatakan sangat sulitlah berjalan dijalan ini
(yoga) seperti berjalan dimata pisau yg sangat tajam, salah atau terpeleset sedikit
terlukalah jadinya juga berjalan untuk menemui Beliau seperti melakukan proyek
Maha karya, segala halangan dan rintangan harus mampu kita lewati hanya dengan
keteguhan,disiplin dan rajin berlatih. Begitu jauh kita meninggalkan Beliau untuk
mendekatinya adalah sesuatu yang membutuhkan energi Extra. Energi yang
mendorong terwujudnya tujuan Yoga yaitu Energi Kundalini. Energi adalah kekuatan,
power, shakti,daya atau apapun istilah semuanya ini telah ada dalam diri kita dan
juga diluar diri kita. Energi besar yang tertidur didalam diri yang berwujud ular
melingkar 3,5 lingkaran dengan kepalanya menghadap ke bawah melingkari Linga
swayambhu Siwa. Bila energi Kundalini mampu dibangkitkan,energi inilah yang akan
mendorong sesorang mencapai tujuan hidupnya atau tujuan Yoga-nya.
Kenaikan energi Kundalini akan membersihkan tiap cakra yang dilewati kemudian
mengaktifkan cakra-cakranya dan bisa jadi berbagai siddhipun akan dirasakan
walaupun sifatnya masih sekejap saja. Kenaikan Kundalini akan sangat membantu
terutama untuk meningkatan kesadaran diri serta daya vitalitas tubuh juga
ditingkatkan misalnya untuk membantu penyembuhan diri sendiri atau bahkan jadi
penyembuh Kundalini. Namun yang perlu diperhatikan bukan hanya manfaatnya
yang sangat berguna itu, bagi saya malah bagaimana cara kita menangani setiap
permasalahan yang ditimbulkan oleh kenaikan Kundalini itu. Karena kundalini
kenaikannya akan membersihkan dan membuka simpul-simpul cakra, karena
kundalini hanyalah sebatas energi jadi energi ini akan main dobrak saja, sehingga
perlulah kita mengetahui pengetahuan dan tekhnik mengarahkannya sehingga tidak
terjadi hal yang diinginkan. Banyak penekun spiritual telah jatuh sakit karenaNya
tanpa disadarinya bahwa penyebabnya adalah Kundalini (syndrome kundalini).