Anda di halaman 1dari 5

HPV berkisar 20-30 % populasi dunia

Penularan Skin to skin


Menyebabkan cutaneus warts dan
gental warts

kelompok yang menjalani sirkumsisi


(kelompok intervensi) memiliki insidensi
yang lebih rendah terhadap infeksi HPV
dibandingkan dengan kelompok yang
tidak disirkumsisi (kelompok kontrol)
Insidensi yang lebih rendah pada
kelompok yang dilakukan sirkumsisi
segera
(kelompok
intervensi)
dibandingkan dengan kelompok yang
sirkumsisinya ditunda (kelompok kontrol).

Serwadda, et al (2010) meneliti efek sirkumsisi


terhadap HR-HPV pada laki-laki dengan HIV
positifsirkumsisi pada laki-laki yang terinfeksi HIV
secara signifikan mengurangi insiden dan prevalensi
multiple infeksi HPV high risk (onkogenik) dan infeksi
HPV low risk (non onkogenik).19
Hernandez, et al (2008) meneliti hubungan
sirkumsisi terhadap infeksi HPV pada laki-laki yang
tidak di sirkumsisi terjadi peningkatan risiko infeksi
HPV high risk (onkogenik) namun tidak menemukan
peningkatan
risiko
infeksi
HPV
lowh
risk
(nononkogenik).

Sirkumsisi pada
laki-laki mengurangi
infeksi human papillomavirus risiko tinggi
(HR-HPV) pada sulkus koronal dan uretra
penis
Tobian, et al
(2011) efek sirkumsisi
terhadap tempat anatomi terkena HRHPV prevalensi HR-HPV pada sulkus
koronal
maupun batang penis pada
kelompok
intervensi
lebih
rendah
dibandingkan kelompok kontrol

Mekanisme Infeksi Pada Area


Penis
Daerah di bawah kulup (foreskin) yang hangat,
dan lingkungan yang lembab memungkinkan
beberapa patogen untuk bertahan dan
bereplikasi

terutama
ketika
kondisi
kebersihan yang buruk didaerah genital
Permukaan mukosa bagian dalam kulup (inner
foreskin) keratin yang tipis, tidak seperti
batang penis dan permukaan luar kulup (outer
foreskin) lebih rentan terhadap trauma
minor dan lecet memfasilitasi masuknya
patogen.