Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Di zaman modern seperti sekarang ini, teknologi sudah berkembang pesat.
Salah satunya teknologi di bidang medis yang menggunakan ilmu fisika dalam
penerapannya. Pemanfaatan teknologi berbasis ilmu fisika dapat meningkatkan
efisiensi serta efektifitas dalam dunia kesehatan.
B. Rumusan masalah
1. Apa definisi dari thermometer ?
2. Apa saja keunggulan thermometer digital ?
3. Apa saja kekurangan thermometer digital ?
4. Apa saja spesifikasi thermometer digital ?
5. Bagaimana cara penggunaan thermometer digital ?
6. Apa petunjuk umum penggunaan thermometer digital ?
7. Bagaimana prinsip kerja thermometer digital ?
8. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam penggunaan thermometer
digital ?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui definisi dari thermometer
2. Untuk mengetahui keunggulan thermometer digital
3. Untuk mengetahui kekurangan thermometer digital
4. Untuk mengetahui spesifikasi thermometer digital
5. Untuk mengetahui cara penggunaan thermometer digital
6. Untuk mengetahui petunjuk umum penggunaan thermometer digital
7. Untuk mengetahui prinsip kerja thermometer digital
8. Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam
penggunaan thermometer digital
1

BAB II
PEMBAHASAN

A. Definisi
Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun
perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti panas
dan meter yang berarti untuk mengukur.
Disebut termometer digital karena langsung menunjukkan suhu tubuh dalam bentuk
angka digital sebagai penunjuk suhu tidak sebagimana pada temometer menggunakan
2

cairan atau air raksa. Termometer ini menggunakan sensor panas elektrik untuk
mengukur suhu tubuh. Cara menggunakan termometer ini ada beberapa cara : diletakkan
di mulut, di ketiak ataupun di rectum. Fungsi termometer digital termometer merupakan
salah satu alat ukur yang berfungsi untuk mengetahui suhu objek (benda/tubuh).
B. Keunggulan

Memiliki stik/tip feksibel yang lunak

Pembacaan suhu yang cepat bisa 30 -60 detik

Akurasi lebih baik

Memiliki memori pembacaan sebelumnya dan Mudah digunakan.

C. Kekurangan

Harga lebih mahal dari termometer air raksa


Hasil dipengaruhi oleh keadaan baterai, apabila baterai hampir habis mungkin
hasilnya tidak akurat.

D. Spesifikasi Termometer Digital


Range Temperatur

: 32.0-44.00C

Resolusi

: 0.10C

Waktu Pembacaan

: Kurang dari 1 Menit

E. Cara Penggunaan
1. Tekan tombol on/off, Pada layar baca LCD akan menunjukkan angka 188.8 ini
menandakan termometer bekerja dengan baik dan daya baterai penuh. Sesaat setelah
itu akan menampilkan nilai pembacaan suhu sebelumnya, kemudian menampilkan
37.00C dan kemudian menampilkan LO0C. Flash0C, jika suhu disekitar lebih tinggi
3

dari 320C, pada display akan langsung menunjukkan pembacaan suhu sekitar dan
mulai mengukur suhu.
2. Jika pembacaan suhu lebih tinggi dari 44.0 0C pada Layar LCD akan menampilkan
H0C. Jika pembacaan suhu di bawah dari 32.0 0C, Layar LCD akan menampilkan
LO0C.
3. Bisa Ukur Rongga Mulut, Ketiak, Rektal/anus
F. Petunjuk Umum Menggunakan Termometer Digital
Sebelum itu untuk diketahui termometer mengandung merkuri semacam termometer
analog atau air raksa tidak dianjurkan karena risiko pecah dan terpapar merkuri. Suhu
anak bisa diukur dari anus, telinga, mulut, atau ketiak. Bisa diukur dengan sebuah kaca
atau termometer digital. Gunakan termometer yang berbeda ketika kita ingin mengukur
di rectal/rectum dengan untuk mengukur suhu di mulut.
Setiap kali selesai digunakan, bersihkan ujung termometer dengan menghapusnya
dengan alcohol atau sabun dan air hangat. Untuk alasan keamanan, jangan biarkan anak
anda sendirian ketika sedang diukur suhu tubuhnya.

1. Pengukuran suhu pada ketiak.


Suhu ketiak diukur dengan meletakkan sebuah kaca atau termometer digital
pada ketiak anak sampai bunyi tut-tut atau selama sekitar 1 menit. Suhu ketiak
setidaknya sedikit akurat karena ketiak lebih dingin dibandingkan anus, telinga, atau
mulut
2. Pengukuran suhu pada mulut.
Suhu mulut diukur dengan meletakkan termometer digital di bawah lidah
anak selama sampai bunyi tut-tut atau selama 30-60 detik. Suhu mulut menghasilkan
hasil yang dapat dipercaya tetapi sulit dilakukan pada anak yang lebih kecil, yang

umumnya tidak dapat menjaga mulutnya tertutup rapat di sekitar termometer untuk
mendapatkan hasil yang tepat.
3. Pengukuran suhu pada anus/rectum
Suhu anus lebih tepat, dimana, lebih dekat ke suhu tubuh dalam sebenarnya
pada anak. Untuk mengukur suhu anus, sebuah termometer dengan dilapisi jeli
petroleum sekitar tonjolan harus dimasukkan pelan-pelan sekitar sampai 1 inci
(sekitar 1 sampai 2 cm) ke dalam anus anak pada saat anak tengkurap. Anak
harus dijaga supaya diam. Termometer harus diletakkan di tempat selama sampai
bunyi tut-tut atau selama 30-60 detik sebelum diangkat dan diambil untuk dibaca.
G. Prinsip Kerja Termometer Digital
Termometer digital, biasanya menggunakan termokopel sebagai sensornya untuk
membaca perubahan nilai tahanan. Secara sederhana termokopel berupa dua buah kabel
dari jenis logam yg berbeda yang ujungnya, hanya ujungnya saja, disatukan (dilas). Titik
penyatuan ini disebut hot junction. Prinsip kerjanya memanfaatkan karakteristik
hubungan antara tegangan (volt) dengan temperatur. Setiap jenis logam, pada temperatur
tertentu memiliki tegangan tertentu pula. Pada temperatur yang sama, logam a memiliki
tegangan yang berbeda dengan logam b, terjadilah beda tegangan (kecil sekali, milivolt)
yang dapat dideteksi. Jadi dari input temperatur lingkungan setelah melalui termokopel
terdeteksi sebagai perbedaan tegangan (volt). Beda tegangan ini kemudian dikonversikan
kembali nilai arusnya melalui pengkomparasian dengan nilai acuan dan nilai offset di
bagian komparator, fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam
satuan volt kemudian dijadikan besaran temperatur yang ditampilkan melalui
layar/monitor berupa seven segmen yang menunjukkan temperatur yang dideteksi oleh
termokopel.
Termo-digital
Termokopel ini macam-macam, tergantung jenis logam yang digunakan. Jenis logam
akan menentukan rentang temperatur yang bisa diukur (termokopel suhu badan
(temperatur rendah) berbeda dengan termokopel untuk mengukur temperatur tungku
bakar (temperatur tinggi)), juga sensitivitasnya.

H. Hal-hal yang perlu diperhatikan


Sebelum penggunaan alat thermometer digital, terlebih dahulu harus dilakukan
kalibrasi untuk menjaga nilai akurasi dari suhu yang akan diukur. Proses kalibrasi bisa
dilakukan secara manual ataupun otomatis.
Untuk proses kalibrasi manual dilakukan dengan menyetting ofsetnya untuk pemanas
suhu pada angka nol. Sementara untuk kalibrasi otomatis Kalibrasi otomatis terdiri atas
suhu pemanas serta checker untuk gain di dalam sistem rangkaian komparatornya.
Teknik pembacaan thermometer digital dilakukan langsung dari nilai display, yakni
dengan cara memperhatikan garis segmen yang ada pada alat.

BAB III
PENUTUP

A. Simpulan
Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur),
ataupun perubahan suhu. Disebut termometer digital karena langsung menunjukkan
suhu tubuh dalam bentuk angka digital sebagai penunjuk suhu tidak sebagimana
pada temometer menggunakan cairan atau air raksa. Termometer ini menggunakan
sensor panas elektrik untuk mengukur suhu tubuh. Cara menggunakan termometer
ini ada beberapa cara : diletakkan di mulut, di ketiak ataupun di rectum.
B. Saran
6

1. Lebih memahami konsep dasar fisika untuk medis.


2. Dapat menggunakan alat medis tersebut dengan baik sesuai fungsinya.

Anda mungkin juga menyukai