Anda di halaman 1dari 5

Algoritma

Bantuan Hidup Jantung Lanjut


Untuk

Takikardia

Takikardia
Dengan nadi

*Catatan: jika
pasien tidak
stabil lihat kotak
4.

Bebaskan dan berikan bantuan ABC jika diperlukan


Beri oksigen.
Monitor EKG (untuk irama), tekanan darah, dan oksimetri
Cari penyebab yang reversibel dan atasi.

Pasang jalur IV
Buat EKG 12
sandapan
(apabila ada)
atau rhythm strip
Apakah QRS
sempit (<12
detik)?

stabil?

Tanda-tanda tidak stabil


termasuk status
kejiwaan, nyeri data,
hipertensi, atau tanda
syok lainnya
Catatan: gejala terkait
dengan frekuensi nadi
jarang jika frekuensi nadi
<150/min

Lebar (> 0.12 detik)

QRS sempit*:
Apakah irama
teratur?
teratur

tidak
stabil

stabil Apakah pasien

sempit

tidak teratur

Gejala menetap

12

Lakukan segera
kardioversi
singkronisasi
Sediakan jalur IV dan
beri sedasi jika pasien
sadar; jangan
menunda kardioversi
Pertimbangkan
konsultasi dokter ahli
Jika nadi menghilang
lihat Algoritme Henti
Jantung

QRS lebar*:
Apakah irama teratur?
Konsultasi kepada ahli

teratur

tidak teratur

teratur

tidak teratur

11

Lakukan
manuver
vagal
Beri
adenosine 6
mg IV bolus,
jika tidak ada
perubahan
beri 12 mg IV;
dapat diulang
sekali lagi 12
mg IV.

8
Terjadi
konversi?
Catatan :
pertimbangkan
konsultasi dengan
ahli

konversi

teratur

13

Takikardi QRS
sempit tidak
teratur
Mungkin
fibrilasi atrial
atau atrial
flutter atau
MAT (Multifocal
atrial takikardi)
Pertimbangka
n konsultasi
dokter ahli
Kontrol denyut
jantung
(seperti
diltiazem,
blockers,
gunakan
blockers
dengan hatihati pada
penyakit paru
atau gagal
jantung
kongestif)
tidak konversi

Jika takikardi
ventrikel atau
irama tak
tentu
Amiodarone
150 mg IV
setiap 10
menit diulangi
apabila
diperlukan
sampai dosis
maksimal 2.2
g/24 jam.
Siapkan untuk
kardioversi
sinkroniassi
elektif
Apabila SVT
dengan
aberrancy
Berikan
adenosin (lihat
kotak 7)

tidak teratur

14
Jika fibrillasi atrial
dengan aberrancy
Lihat takikardi QRS
sempit (kotak 11)

Jika pre-excited fibrilasi


atrial (AF + WPW)

Konsultasi dengan ahli


sangat diperlukan
Hindari AV nodal blocking
agents (contoh
adenosine, digoxin,
diltiazem, verapamil)
Pertimbangkan
antiarrhythmics (contoh
amiodarone 150 mg IV
setiap 10 menit)

Apabila VT polimorfik
berulang, konsultasi
dengan ahli
Apabila torsades de
pointes, beri magnesium
(dosis dengan 1-2 g setiap 5
60 menit kemudian diinfus)

konversi

tidak konversi

10

Apabila terjadi
konversi
kemungkinan SVT
(reentry
supraventricular
takikardi) :
Observasi utk
rekurensi
Jika rekurensi
dengan adenosine
atau berikan AV
nodal blocking
degan masa kerja
lebih lama (Contoh
diltiazem,
blockers)
Selama evaluasi

Atasi faktor-faktor :

-Amankan, evaluasi jalan


nafas dan jalar pembuluh
darah
-Konsultasi dengan ahli
-Persiapkan untuk
kardioversi

-Hypovolemia
-Hypoxia
-Hydrogen ion (acidosis)
-Hipo-/ hiperkalemia
-Hipoglikemia
-Hipotermia

Apabila tidak konversi


kemungkinan atrial flutter,
actopic atrial takikardi,
atau junctional tachcardia
:
Beri obat untuk kontrol
denyut jantung (contoh
diltiazem, blockers;
gunakan blockers
dengan hati-hati pada
penyakit paru/ gagal
jantung)
Tangani penyebab
dasarnya
Konsultasi dengan ahli

-Toksin
-Tamponade jantung
-Tension pneumothorax
-Trombosis (koroner atau
paru)
-Trauma (hipovolemia)

Terima Kasih