Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH PENGANTAR PASAR MODAL

EMISI SURAT BERHARGA

DISUSUN OLEH :
AKUNTANSI E /SEMESTER 4

NO

NAMA

NIM

WAHYUYUN ISTIGHFAR

13440544

SUWINDHA IDHASTARI

13440568

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO


Kampus : Jl. Budi Utomo No. 10
Telp. (0352) 481124 Fax. (0352) 461796
PONOROGO - 63471

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 1

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah
memberikan

rahmat

dan

hidayahNya

sehingga

penulis

dapat

menyelesaikan makalah yang berjudul Emisi Surat Berharga,semoga


dengan dibuatnya makalah ini pembaca dapat memahami dan mengerti
hal hal yang berkaitan dengan emisi surat berharga.
Berbagai sumber referensi dasar dan esensial yang relevan dari
buku pengantar pasar modal lainnya memang sengaja dipilih dan
digunakan untuk memperkuat pembahasan , agar mudah dipahami dan
dapat memenuhi harapan pembaca.
Penulis

menyadari

bahwa

makalah

ini

masih

mempunyai

kekurangan baik dari segi teknis maupun isi, oleh karena itu penulis
mengharapkan

kritik

dan

saran

yang

bersifat

membangun

demi

pembuatan makalah selanjutnya. Oleh karena itu, penulis berharap agar


makalah ini dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran dan berguna
bagi pembacanya.

Ponorogo,
2015

Penulis

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 1

April

DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR............................................................................

DAFTAR ISI.......................................................................................

ii

BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang...............................................................

1.2 .......................................................Rumusan Masalah


2
1.3 Tujuan...........................................................................

BAB II : PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Emisi........................................................

2.2 Instrumen yang dapat diemisikan di pasar modal.....

2.3..................................... Tipe Emisi Surat Berharga


......................................................................................4
2.4......................................................Peran penjamin emisi
......................................................................................6
2.5...............................................Jenis-jenis penjamin emisi
....................................................................................10
BAB III : PENUTUP
3.1 Kesimpulan...................................................................
..................................................................................12
3.2 Saran............................................................................
..................................................................................12
DAFTAR PUSTAKA

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 2

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Emisi adalah issue yaitu penerbitan surat berharga untuk dijual oleh suatu perusahaan
kepada umum. Investasi khususnya pada efek (surat berharga), tentunya
investor harus berfikir rasional dalam menghadapi perdagangan di pasar
modal. Pasar modal merupakan suatu pasar (tempat berupa gedung)
yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi, dan
jenis

surat

berharga

lainnya

dengan

memakai

jasa

perantara

perdagangan efek Sunariah (2004:4). Efek yang sering diperjual belikan


dalam pasar modal adalah saham. Harga saham di bursa efek akan
ditentukan

oleh

kekuatan

permintaan

dan

penawaran.

Pada

saat

permintaan saham meningkat, maka harga saham tersebut akan


cenderung meningkat.Sebaliknya, pada saat banyak orang menjual
saham,

maka

harga

saham tersebut

cenderung

akan

mengalami

penurunan Anoraga (2003:58)


Salah satu faktor yang mendukung kepercayaan pemodal adalah
persepsi mereka akan kewajaran harga sekuritas (saham). Keadaan
seperti itu, pasar modal dikatakan efisien secara informasional. Pasar
modal dikatakan efisien secara informasional apabila harga sekuritassekuritasnya mencerminkan semua informasi yang relevan. Semakin
cepat dan tepat informasi sampai kepada calon pemodal dan dicerminkan
pada harga saham, maka pasar modal yang bersangkutan semakin
efisien.
Kinerja keuangan perusahaan merupakan salah satu faktor yang
dilihat oleh calon investor untuk menentukan investasi saham. Bagi
sebuah perusahaan, menjaga dan meningkatkan kinerja keuangan adalah
suatu keharusan agar saham tersebut tetap eksis dan tetap diminati oleh
investor dan pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 1

perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan


perusahaan kepada masyarakat.

1.2 Rumusan Masalah


1.
2.
3.
4.
5.

Apa yang disebut dengan Emisi?


Apa saja instrumen yang dapat diemisikan di pasar modal?
Apa saja tipe emisi surat berharga?
Bagaimana peranan penjamin emisi di pasar modal?
Apa saja jenis-jenis penjamin emisi?

1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui apa yang disebut dengan emisi.
2. Untuk mengetahui dan mengerti apa saja instrumen yang dapat
diemisikan di pasar modal.
3. Untuk mengetahui tipe emisi surat berharga.
4. Untuk mengetahui peranan penjamin emisi di pasar modal.
5. Untuk mengetahui jenis-jenis penjamin emisi.

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 2

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Emisi
Emisi adalah issue yaitu penerbitan surat berharga untuk dijual oleh suatu perusahaan
kepada umum
2.2 Instrumen yang dapat diemisikan di pasar modal
Salah satu alternative sumber pembiayaan bagi perusahaan adalah
pemanfaatan pasar modal baik pasar modal dalam negri maupun luar
negri. Jika dilihat dan jenis instrumen yang diterbitkan oleh para emiten,
pasar modal menyediakan alternatif

yang berfariasi dari instrument

hutang sampai instrument equitas. Sifat instrument yang diterbitkan di


pasar modal dapat dilihat dengan peraga di bawah ini.

Sifat

Jenis

Keterangan

Equity

Saham denngan berbagai variasinya

Pulic Offering

Debt

Obligasi, Notes, dan jenis surat -

Private Placement
Pulic Offering

Derivatives

surat hutang lainnya


Convertible bonds

Private Placement
Dikaitkan

Exchange bonds

instrument Equity

Opsi

dan Debts

Waran
Depository Receipts
2.3 Tipe Emisi Surat Berharga
Pada umumnya dilihat dari cara penawaran efek, ada 2 cara
perusahaan melakukan emisi surat berharga di pasar modal yaitu : Public
Issue dan Private Placement
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 3

Tipe Emisi Surat


Berharga
Private Placement
(Penawara
Terbatas)

Public Issue
( Penawaran
Umum )

Penawaran terbatas ( private Placement)


Penawaran efek dilakukan dengan cara bernegoisasi secara langsung
antara perusahaan dan calon investor. Pada kasus di Indonesia,
penawaran dilakukan kepada kurang dari 100 pihak dan dijual kepada
kurang 50 pihak. Dalam hubungnanya dengan private placement ini
keterlibatan

Bapepam

tidak

diperlukan

dan

perusahaan

yang

bersangkutan tidak perlu mengajukan regristation statement kepada


Bapepam. Emisi surat berharga tipe ini mempunyai keuntungan sebagai
berikut :

Biaya panawaran terbatas relative lebih murah yaitu biaya emisi


private placement relatif lebih kecil dibandingkan denga public
issue

Kontrak

sekuritas

dirancang

sesuai

kebutuhan

perusahaan.

Contohnya pada kasus utang, hubungan antara debitur dan kreditur


bersifat tertutup dibandingkan dengan penawaran umum (public
issue).

Investor dapat lebih lunak melakukan negoisasi dengan

perusahaan yang melakukan penawaran.

Waktu Kontrak flekibel, dapat dinegosiasikan kembali. Pada kasus


dimana perusahaan melakukan emisi efek dapat dinegosiasikan
kembali.

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 4

Disamping adanya beberapa keuntungan tersebut di atas, private


placement mempunyai kelemahan yaitu : pada pasar semacam ini baik
debitur maupun kreditur menghadapi sejumlahn risiko sebagai berikut :

Penanam modal sulit menemukan pasar jika ingin menjual kembali


sahamnya.

Sebelum kontrak dibuat diperlukan penyeledikan terlebih dahulu


terhadap perusahaan yang bersangkutan.

Bagi emiten, pembayaran deviden akan lebih tinggi dibandingkan


tingkat deviden pada emisi umum

Penawaran Umum ( Public Issue )


Adalah cara yang pada umumnya dilakukan untuk menawarkan
surat berharga di pasar modal. Penawaran tersebut dilakukan secara
umum pada pasar surat berharga. Penawaran umum ( Public Issue) harus
mendapatkan ijin dari badan yang mempunyai otoritas yang berwenang.
Persyaratan perijinan tersebut haru lengkap, sebelum perusahaan
melakukan penawaran di pasar modal. Setelah peraturan yang ada
terpenuhi kemudian emisi dapat dilakukan emiten. Peraturan tersebut
berbeda dari satu negara ke negara lain, dan dari pasar modal ke pasar
modal yang lain. Pada umumnya penanam modal mempunyai cukup
informasi

proses

emisi

yang

akan

membantu

dalam

pembuatan

keputusan. Prospektus memberi informasi secara detail, mengenai


kondisi keuangan emiten serta hal hal lain yang dipandang perlu untuk
membentuk transparasi perusahaan yang akan go public. Emisi surat
berharga dilakukan oleh penjamin emisi di pasar terbuka. Penjamin emisis
memainkan peran yang sangat penting dalam emisi umum. Hal tersebut
memperjelas gambaran kita bahwa penawaran umum ( public Issue )
cukup rumit dan membutuhkan biaya yang amat mahal dibandigkan
private placement.
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 5

Ada dua tipe Public Issue

General cash offer merupakan emisi umum yang ditawarkan


pada masyarakat di pasar modal. Penawaran pertama disebut Initial
Public Offering (IPO).

Bukti Right (Right Issue) adalah hak istimewa bagi pemegang


saham untuk memperoleh saham ekstra.

2.4 Peran penjamin emisi:


Penjamin Emisi (Underwriter) adalah pihak yang telah a) mengadakan
kontrak untuk pembeli efek dari emiten, pihak pengendali yang
mempunyai afiliasi dengan emiten, atau penjamin emisi lainnya untuk
penawaran umum, b) mengadakan kontrak dengan emiten atau pihak
pengendali yang mempunyai afiliasi dengan emiten, untuk menawarkan
atau menjual efek melalui suatu penawaran.
penjamin emisi ini merupakan lembaga yang mempunyai peran
kunci pada setiap emisi efek di pasar modal. Mereka memberi nasihat
serta hal hal yang perlu diperhatikan emiten serta bagaimana dan
kapan saat yang tepat melakukan penawaran. Dalam menjalankan
fungsinya, para penjamin emisi senantiasa menjaga citra baik dirinya
sebagai professional dan dituntut untuk memiliki integritas yang tinggi
dimata masyarakat. Penjamin emisi akan menolak perusahaan yang
mencoba menyediakan informasi yang dapat menyesatkan kepada
masyarakat. Mengingat apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 6

informasi dalam prospektus akan mengakibatkan kerugian bagi para


pemodal, segala kesalahan penyajian informasi yang telah disampaikan
kepada masyarakat maka penjamin emsi ikut bertanggungjawab atas
kesalahan tersebut.
Dalam melaksanakan fungsinya, para penjamin emisi melakukan
kegiatan antara lain sebagai berikut :
1 Membantu

emiten

dalam

rangka

mempersiapkan

penyataan

pendaftaran berikut dokumen pendukungnya.


2 Memberi konsultasi dibidang keuangan seperti jumlah dan jenis efek
yang akan diterbitkan, bursa yang dipilih untuk mencatatkan saham,
penentuan jadwal emisi, penunjukkan lembaga penunjang lain,
metode pendistribusian dan sebagainya.
3 Melakukan penjaminan terhadap efek yang diemisikan.
4 Melakukan evaluasi terhadap kondisi perusahaan

antara

lain

keuangan, manajemen, pemasaran, produksi, berikut proapeknya.


5 Menentukan harga saham bersama-sama emiten
Dengan melihat fungsinya tersebut, seberapa tingkat kesuksesan
suatu emisi efek suatu perusahaan sangat tergantung pada kemampuan
dan pengalaman penjamin emisi. Fungsi penjamin emisi ini adalah:
mengkoordinir

persiapan

yang

diperlukan

bersama

emiten

dalam

penyusunan dokumen pendaftaran, dokumen pendukung dan prospektus.


Selain itu penjamin emisi efek akan menjamin penawaran efek di pasar
modal. Memperhatikan fungsi tersebut, keahlian dan kemampuan dalam
menyusun strategi emisi suatu saham sangat dipelukan, ini berarti
perusahaan penjamin emisi harus mempunyai sumber daya manusia
yang berkeahlian. Disamping itu, telah mempunyai pengalaman yang
cukup memadai merupakan bagian tak terpisahkan dari keahliannya
sebagai seorang profesional.
Ditinjau dari segi bobot dan tanggungjawabnya sebagai penjamin
emisi kepada emiten, dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : (1) Penjamin
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 7

Emisi dengan kesanggupan penuh (full commitment underwriting), (2)


Penjamin emisi dengan kesanggupan terbaik (best effort underwrinting),
Penjamin emisi dengan kesanggupan siaga (stand by commitment).
Uraian lengkap ketiga bentuk penjamin tersebut diuraikan dalam subbab
berikut ini:
1 Penjamin Emisi dengan Kesanggupan Penih (PEKP)
Bentuk penjamin emisi dengan kesanggupan penuh terjadi apabila
penjamin emisi memeperkirakan bahwa penawaran sekuritas , mampu
diserap secara keseluruhan oleh pasar. Penjamin emisi yakin dan
optimistik mampu mengatasi para pesaing di pasar. Biasanya, penjamin
dalam bentuk ini dengan latar belakang goodwill perusahaan favorit dan
menunjukkan kinerja yang baik. Subsatasi yang melingkupi pada saat
penawaran sekuritas menunjukkan emiten sebagai leader market bagi
emisi sekurits saat itu. Dengan sendirinya emisi para pesaing akan dapat
diatasi dengan baik. Segala sesuatu yang berkaitan dengan proses emisi
tersebut beanar-benar telah dipertimbangkan dalam studi kelayakan
yang menunjukkan keunggulan emiten.
Penjaminan emisi dengan kesanggupan penuh adalah bentuk
komitmen penjamin emisi untuk mengikatkan diri membeli seluruh efek
dan menawarkannya kepada masyarakat. Emiten sepakat memberikan
tanggung jawab kepada penjamin emisi untuk mengambil alih risiko
penawaran efek dengan cara memberikan jaminan kepada emiten bahwa
penjamin emsi membeli seluruhnya efek yang ditawarkan dan kemudian
menjualnya kembali kepada masyarakat dengan harga yang lebih tinggi
daripada harga yang dibayarkan kepada emiten. Dengan demikian, kalau
sebagian atau seluruh efek tersebut tidak laku terjual, maka risiko
sepenuhnya adalah menjadi beban penjamin emisi.
Suatu contoh, PT Bumi Daya Securities adalah perusahaan yang
bergerak dibidang penjamin emisi, PT Bumi Daya Secirities tersebut
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 8

memberikan jaminan emiten kepada eimiten PT Indofood, sebuah


perusaahn consumer goods yang akan go public di Bursa Efek Jakarta,
sebayak satu juta lembar saham dengan harga Rp. 10.000,-

setiap

lembar saham. PT Bumi Daya Secirities kemudian melakukan penawaran


umum kepada

masyarakat dengan harga

perusahaan PT Bumi Daya Secirities

Rp. 10.200,-

. Apabila

berhasil menjual seluruh saham,

maka akan memperoleh keuntungan sebesar Rp. 200,- per lembar


saham. Tetapi kalau gagal / tidak berhasil, maka PT Bumi Daya Secirities
tetap harus membayar Rp. 10.000,- perlembar sesuai dengan tanggal
yang ditentukan dalam kontrak perjanjian. Sistem seperti ini banyak
dianut di Amerika Serikat
2 Penjamin Emisi dengan Kesanggupan Terbaik ( PEKT )
Dalam sistem penjaminan ini , pihak emiten dan penjamin emisi
dihadapkan pada situasi pasar yang mengharuskan sikap konservatif,
mengingat kemungkinan daya serap masyarakat terahadap efek tersebut
sangat rendah. Disisi lain, pihak emiten segera membutuhkan dana untuk
mebiayai operasi perusahaan atau tujuan emisi yang lainnya. Tentu saja,
pertimbangan semacam ini sudah diperhitungkan melalui studi kelayakan
yang disusun oleh kedua belah pihak. Penjamin emisi tidak berani
mengambil resiko untuk melakukan penjaminan dengan kesanggupan
penuh mengingat kondisi pasar tidak memungkinkan untuk memasarkan
sekuritas tersebut. Sebagai contoh, pada suatu periode penawaran emisi
sekuritas diperkirakan ada beberapa emiten yang juga akan melakukan
penawaran umum sekuritas (saham), dan diperkirakan goodwill emiten
kurang mampu bersaing dengan emiten pesaing (terutama perusahaan
besar, seperti BNI 1946). Dalam keadaan semacam ini, penjamin emisi
dapat menawarkan alternatif bentuk penjaminan yang lain, yaitu
penjaminan emisi dengan kesanggupan terbaik.
Bentuk pinjaman ini, menempatkan para penjamin emisi hanya
berperan sebagai agen dari emiten saja. Penjamin emisi tidak memberi
jaminan untuk membayar sisa efek yang tidak laku terjual, melainkan
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6

Page 9

hanya menjualkan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, kalau ada bagian yang
tidak laku terjual, maka efek ini akan dikembalikan kepada emiten.
Penjamin emisi hanya akan membayar sebesar harga efek yang laku
terjual. Dalam penjamin emisi dengan kesanggupan terbaik dikenal dua
alternatif model yaitu :
a All or None Offering
Dalam penjaminan emisi ini dapat ditentukan bahwa penawaran
akan dibatalkan apabila tidak terjual seluruhnya. Emiten biasanya
melakukan

pendekatan

ini,

apabilaemiten

merasa

bahwa

penawaran tidak ekonomis untuk dilanjutkan kecuali jumlah modal


yang diperlukan dari hasil penjualan efek tersebut dapat diperoleh.
Tidak ada satupun pembeli yang permohonannya dipenuhi sampai
emiten menetapkan bahwa seluruh efek telah dipasarkan dengan
sukses.
b Minimun-Maximum
Model ini, memberikan kesempatan kepada penjamin emisi bahwa
penawaran efek akan dibatalkan apabila tidak tercapai batas batas
minimum. Sebelas batas minimum tercapai penjamin emisi akan
melanjutkan

sampai

batas

maksimum.

Dengan

demikian,

permohonan pembelian akan terpenuhi apabila batas minimum


terlampaui.
3 Penjamin Emisi dengan Ksanggupan Siaga ( PEKS)
Penjamin emisi ini, bertanggungjawab untuk menawarkan

dan

menjual suatu emisi efek, disamping itu menyanggupi untuk membeli


sisa efek yang tidak laku terjual dengan suatu tingkat harga tertentu
yang sesuai dengan syarat yang diperjanjikan.

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6 Page 10

2.5 Jenis-jenis penjamin emisi


Penjamin emisi tidak mungkin bekerja sendiri dalam suatu emisi efek di
pasar modal. Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan antara lain : (1)
Penjamin emisi tidak mempunyai modal yang cukup untuk melakukan
penjaminan emisi, (2) Penjamin emisi ingin membagi resiko dengan
penjamin emisi yang lain. Dengan alasan tersebut, penjamin emisi harus
bekerja sama dengan penjamin emisi lainnya dalam satu kelompok atau
sindikasi penjamin emisi.
Dengan melihat fungsi dan tanggungjawabnya masing-masing dalam
suatu sindikasi, para penjamin emisi dibedakan menjadi 3 yaitu:
1. Penjamin Utama Emisi (Lead Underwrite )
2. Penjamin Pelaksana Emisi (Managing Underwriter)
3. Penjamin Peserta Emisi (Co Underwriter)
Penjamin Utama Emisi, Penjamin utama emisi ini membuat kontrak
dengan emiten dalam suatu perjanjian. Dalam perjanjian ini penjamin
utama emisi memberikan jaminan penjualan efek dan pembayaran
seluruh nilai efek kepada emiten.

Apabila penjamin utama emisi lebih

dari satu, maka jaminan tersebut diberikan secara bersama-sama. Jadi,


penjamin utama emisi tipe ini yang bertanggung jawab atas seluruh
penyelenggraan suatu penawaran umum.
Penjamin Pelaksana Emisi, Penjamin pelaksana emisi ini yang akan
mengkoordinir pengelolaan serta penyelenggaraan emisi efek. Didalam
pelaksanaannya penjamin pelaksana emisi mempunyai tanggungjawab
antara lain membentuk suatu kelompok penjamin, menetapkan bagian
penjamin masing- masing penjamin emisi, menstabilkan harga setelah
pasar perdana mengalokasi penjatahan dalam hal melebihi penawaran
(over supplay)

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6 Page 11

Penjamin

Peserta

Emisi.

Penjamin

peserta

emisi

ini

tidak

bertanggungjawab secara langsung kepada emiten. Sebab penjamin


peserta emisi membuat kontrak dengan penjamin emisi utama dalam
suatu perjanjian untuk melakukan penjualan dan pembayaran sesuai
engan porsi yang diambilnya. Kemudian jumlah efek yang menjadi
bagiannya, ditawarkan langsung kapada para klien, sedangkan selebinya
disalurkan melalui agen-agen penjual yang terdiri dari para anggota
bursa : dealer, dan broker.
Dalam

kegiatan

penjamin

emisi,

para

penjamin

peserta

emisi

memperoleh jasa penjaminan ( underwriting fee) yang besarnya dihitung


dari nilai penawaran dalam pasar perdana.
Penetapan harga oleh penjamin emisi :
Harga saham perdana dipengaruhi oleh biaya emisi di pasar modal
yang meliputi biaya administrasi, pencatatan awal, biaya untuk mengikuti
peraturan pasar, biaya penerbitan prospectus untuk publikasi, public
expose dan fee akuntan. Para emiten dengan bantuan pihak penjamin
emisi mencoba untuk menyakinkan bahwa penetapan harga cukup tinggi
untuk menutup biaya-biaya tersebut. Disamping itu, juga punya alasan
yang menarik yang dapat diterima oleh para penanam modal.
Harga saham dengan pendekatan ini ditentukan oleh penjamin emisi
setelah mempertimbangkan sejumlah faktor . penetapan harga saham
perdana pada kenyataannya adalah hal yang sangat sulit., sebagai
contoh : kurangnya pengalaman penjamin emisi, permintaan dan
penawaran merupakan fakta-fakta yang seringkali muncul dan tidak ada
ketentuan umum sebagai pedoman peneapan harga perdana,. Meskipun
sejumlah penelitian mencoba menemukan kesalahan penetapan harga
perdana, dalam banyak kasus ditemukan, bahwa harga saham perdana
dibawah harga pasar (underpriced), yang pada gilirannya para penanam
modal akan tertarik untuk membeli. Harga akhirnya kuat pada suatu titik
Emisi Surat Berharga / Kelompok 6 Page 12

keseimbangan tertentu antara kekuatan permintaan dan penawaran.


Sistem tersebut, diterapkan di USA. Kelemahan dari pendekatan ini
bahwa penjamin emisi mencoba untuk menarik penanam modal dengan
menetapkan harga surat berharga yang cenderung turun
( underpricing).

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6 Page 13

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Saham biasa merupakan salah satu jenis sekuritas yang paling
banyak diemisikan di lantai lantai bursa dunia. Jadi, banyak peraturan
dibuat untuk melakukan emisi saham biasa tersebut. Pemodal biasanya
paling tertarik terhadap saham biasa. Emisi saham merupakan aktivitas
ini. Pemerintah diwakili oleh lembaga tertentu, misalnya Bapepam untuk
di Indonesia, SEC di AS, untuk mengawasi pelaksanaan semua peraturan
yang berlaku. Emisi saham sangat dinamis sebagai akibat pengaruh
karena teknologi tinggi dalam bidang informasi. Tetapi, penjamin emisi
mempunyai peranan yang sangat vital dalam operasi pasar modal. (1)
dealer

dalam

kasus

ini

adalah

penjamin

emisi

yang

membantu

mempercepat pertukaran jual beli saham di pasar modal, (2) memberikan


informasi yang paling baik terhadap pemodal tentang harga saham atau
perdagangan saham, (3) menciptakan ketertiban operasi perdagangan di
pasar modal dengan wajar.
3.3 Saran
Demikian makalah Akuntansi Kas dan Bank ini kami buat, semoga
bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi semua Mahasiswa atau
pembaca umumnya. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam
pembuatan makalah ini, maka kami mengharap kritik da saran yang
bersifat membangun dari pembaca.

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6 Page 14

DAFTAR PUSTAKA

Sunariya,2004.Pengetahuan Pasar Modal. Penerbit Akademi


Manajemen

perusahaan YKPN. Yogyakarta.

Emisi Surat Berharga / Kelompok 6 Page 15