Anda di halaman 1dari 15

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Nama Sekolah

: SMP ..........................................

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas/Semester

: VIII / Satu

Materi Pokok

: Persamaan Kuadrat

Alokasi Waktu

: 4 x 5 JP (12 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,

konseptual,

prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,


seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
No
1

Kompetensi Dasar
1.1 Menghargai dan menghayati
ajaran agama yang dianutnya

Indikator
1.1.1 Berdoa dengan khusuk dan mengucapkan kalimat
pujian kepada Tuhan YME atas nikmat yang
diterima.
1.1.2 Serius dan bersemangat dalam mengikuti
pembelajaran matematika sebagai bentuk rasa

syukur kepada Tuhan YME.


1.1.3 Belajar Belajar sungguh-sungguh untuk meraih
kesuksesan.
2

2.1 Menunjukkan sikap logis,


2.1.1 Mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk
kritis, analitik, konsisten dan
belajar
teliti, bertanggungjawab,
2.1.2 Memeriksa ulang kebenaran pekerjaan selagi
responsif dan tidak mudah
masih ada waktu.
menyerah dalam memecahkan
masalah.
2.1.3 Segera mempersiapkan diri untuk mengikuti
pelajaran matematika
2.1.4 Segera merespon pertanyaan/tugas yang diberikan
dengan mencoba menjawab pertanyaan /mengerjakan tugas yang diberikan
2.2.1 Suka bertanya kepada teman/guru selama proses
pembelajaran
2.2 Memiliki rasa ingin tahu,
percaya diri, dan ketertarikan 2.2.2 Suka mengamati suatu fenomena yang
berhubungan dengan persamaan kuadrat
pada matematika serta
memiliki rasa percaya pada
daya dan kegunaan matematika
yang terbentuk melalui
pengalaman belajar

3.3 Menentukan nilai persamaan


kuadratdengan satu variable
yang tidak diketahui.

3.3.1 Menyebutkan pengertian persamaan kuadrat


3.3.2 Menyebutkan contoh persamaan kuadrat
3.3.3 Menuliskan bentuk umum persamaan kuadrat
3.3.4 Menentukan akar persamaan kuadrat dengan
faktorisasai sifat distributive 2jp
3.3.5 Menentukan akar persamaan kuadrat dengan
faktorisasai selisih dua kuadrat 1jp
3.3.6 Menentukan akar persamaan kuadrat yang
berbentuk ax2 + bx + c = 0, a = 1, dengan
memfaktorkan 2jp
3.3.7 Menentukan akar persamaan kuadrat yang

berbentuk ax2 + bx + c = 0, a 1, dengan


memfaktorkan 2 jp
3.3.8 Menentukan akar persamaan kuadrat dengan cara
melengkapkan kuadrat sempurna 1 jp
3.3.9 Menentukan diskriminan (D) pada persamaan
kuadrat 2 jp
3.3.10 Menentukan akar persamaan kuadrat dengan cara
rumus kuadratik. 2 jp
3.3.11 Menyusun persamaan kuadrat baru yang nilai
akar-akar persamaan kuadratnya diketahui 2jp

3.3.12 Menyelesaikan masalah persamaan kuadrat


yang berkaitan dengan kehidupan nyata 4 jp

C. Tujuan Pembelajaran
1. Pertemuan I (40 menit x 1 JP )
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menyebutkan pengertian persamaan kuadrat
b. Menyebutkan contoh persamaan kuadrat
2. Pertemuan II (40 menit x 2 JP )
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menuliskan bentuk umum persamaan kuadrat.
b. Menentukan akar persamaan kuadrat dengan faktorisasai sifat distributive
3. Pertemuan III (40 menit x 1 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menentukan akar persamaan kuadrat dengan faktorisasai selisih dua kuadrat.
4. Pertemuan IV (40 menit x 2 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menentukan akar persamaan kuadrat yang berbentuk ax2 + bx + c = 0, a = 1, dengan
5. Pertemuan V ( 40 menit x 2 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :

a. Menentukan akar persamaan kuadrat yang berbentuk ax2 + bx + c = 0, a 1, dengan


memfaktorkan.
6. Pertemuan VI ( 40 menit x 2 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menentukan akar persamaan kuadrat dengan cara melengkapkan kuadrat sempurna.
7. Pertemuan VII ( 40 menit x 1 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menentukan diskriminan (D) pada persamaan kuadrat.
8. Pertemuan VIII ( 40 menit x 1 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menentukan akar persamaan kuadrat dengan cara rumus kuadratik.
9. Pertemuan IX ( 40 menit x 2 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menyusun persamaan kuadrat baru yang nilai akar-akar persamaan kuadratnya
diketahui.
10. Pertemuan IX ( 40 menit x 2 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menyelesaikan masalah persamaan kuadrat yang berkaitan dengan kehidupan nyata.
11. Pertemuan XI ( 40 menit x 2 JP)
Melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan
peserta didik dapat :
a. Menyelesaikan masalah persamaan kuadrat yang berkaitan dengan kehidupan nyata.
12. Pertemuan XII (40 menit x 2 JP)
Peserta didik dapat mengerjakan soal ulangan dengan tertib, benar dan tepat.
D. Materi Ajar
1.

Fakta

2.
3.

Konsep
Prinsip

Masalah konseptual yang berkaitan dengan persamaan kuadrat dalam


kehidupan nyata.
Persamaan kuadrat.
a. Bentuk umum persamaan kuadrat adalah ax2 + bx + c = 0, dimana
a 0 dan a, b, c R .
b. Pembuat nol dari persamaan di atas merupakan penyelesaian
persamaan kuadrat.
c. Cara menentukan penyelesaian persamaan kuadrat ada 3 cara yaitu
memfaktorkan, melengkapkan kuadrat sempurna, dan rumus kuadrat
(rumus abc)

d. Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya p dan q


adalah (x p)(x q) = 0
e. Rumus jumlah akar-akar persamaan kuadrat:
f. Rumus jumlah akar-akar persamaan kuadrat:

x1 x 2
x1 .x 2

b
a

c
a

g. Diskriminan: D = b2 4ac
Jenis akar:

Jika D > 0, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real


berlainan. Bila D merupakan kuadrat sempurna, maka persamaan
kuadrat memiliki dua akar real yang rasional dan bila tidak maka
kedua akarnya irasional.

Jika D = 0, maka persamaan kuadrat memiliki dua akar real yang


sama.

Jika D < 0, maka persamaan kuadrat memiliki akar-akar yang


tidak real (bilangan kompleks)
4.

Prosedur

1.

4.

Langkah-langkah menentukan akar persamaan kuadrat dengan


memfaktorkan.
Langkah-langkah menetukan akar persamaan kuadrat dengan
melengkapkan kuadrat sempurna
Langkah-langkah menentukan akar persamaan kuadrat dengan
rumus abc
Langkah-langkah menyusun persamaan kuadrat yang akar-

5.

akarnya diketahui
Langkah-langkah menyelesaikan permasalahan persamaan kuadrat

2.
3.

yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.


E. Media Pembelajaran
Buku bahan materi ajar kurikulum 2013, Slide Show (PPT)
F. Metode Pembelajaran
Pendekatan Saintifik
Pertemuan
Ke I
II
III
IV

Metode
Pembelajaran koperatif (cooperative learning)
menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah
(problem-based learning)
The power of two
Diskusi, Think Pair Share
The Power of Two

V
VI
VII
VIII
G. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan I

Think Talk Write


Diskusi
Jigsaw
-

Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Awal
1. Guru memberi salam
mengajak siswa berdoa

Inti

Keterangan
dan Menanamkan sikap spiritual

2. Guru menanyakan kabar siswa


dan
mulai
mengecek
kebersihan kelas, melihat
siswa yang tidak hadir dengan
mengatakan
hari
ini
semuanya hadir bukan
3. Guru memberikan sedikit
gambaran kegiatan sehari-hari
yang berhubungan dengan
himpunan.
4. memberikan
masalah
di
kehidupan
sehari-hari
(tantangan) yang berkaitan
dengan materi himpunan dan
siswa
memikirkan
jawabannya,
5. Guru
menyimpan
pembahasannya untuk dibahas
di akhir-akhir jam pelajaran.
1. Melalui contoh yang telah
diberikan
diawal,
guru
menjelaskan
pengertian
himpunan dan menyebutkan
anggota-anggotanya bersama
siswa
2. Melalui contoh tersebut, guru
menyuruh
siswa
mengelompokkan
setiap
anggotanya dalam bentuk
gambar-gambar didalam buku
masing-masing dan memilih
beberapa
siswa
untuk
menjelaskan gambarnya.
3. Guru memfasilitasi siswa
untuk memahami tentang
bagaimana cara menyajikan
himpunan
dalam
bentuk
Diagram Venn.
4. Guru membagi kelas menjadi
4-5 orang /kelompok dan
menugaskan siswa untuk
mencari sebanyak-banyaknya
himpunan yang bisa dibuat
berdasarkan semua anggota
kelas dengan sebelumnya guru
sudah memberikan sebuah
contoh
dengan
mengelompokkan
semua
anggota
dalam
suatu
himpunan anggota kelas.
5. Guru
menyuruh
setiap
kelompok memilihkan masing
- masing 1 contoh kemudian

Waktu
20 menit

- Mempertajam kepekaan siswa


terhadap kondisi kelas
- Menanamkan sikap peduli
terhadap sesama teman dan
lingkungan kelas
Pembelajaran Kontekstual

PBL
(hal ini dimaksudkan agar siswa
mengetahui sendiri manfaat dari
belajar himpunan).
(Orientasi peserta didik pada
masalah)
Siswa diberikan waktu untuk
memikirkan jawaban
- Mengkomunkasikan
- Mengasosiasikan
- Menanya

20 menit

Menanya
Mengasosiasikan
Kontekstual

- Menanya

- Mengamati
- Menanya
- Mengkomunikasikan
- Mengeksplorasi
- Pembelajaran Kooperatif
(Mengorganisasikan peserta
didik untuk belajar)

30 menit

- Mengkomunikasikan
30 menit
- (contoh yang dipilih, dirasa
paling susah untuk dibuat

Pertemuan V

Kegiatan Deskripsi Kegiatan


Awal
1. Guru memberi salam dan berdoa bersama siswa
2. Guru menanyakan kabar siswa, mengecek kehadiran siswa dan
mengkondisikan siswa.
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan metode pembelajaran yang
digunakan yaitu metode Think-Talk-Write dengan media LAS dalam
pembelajaran
4. Guru mengajak siswa mengingat materi tentang himpunan yang
telah dipelajari sebelumnya
Inti
Think
1. Guru menguraikan garis besar materi tentang operasi himpunan.
Mengamati:
2. Guru meminta siswa untuk membaca dan memahami materi tentang
operasi himpunan dalam buku siswa.
3. Guru membagikan LAS untuk siswa
4. Guru menginstruksikan siswa untuk mengamati dan memahami LAS
yang dibagikan.

Penutup

Talk
5. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, dengan tiap
kelompok terdiri dari 4 orang.
Menanya:
6. Siswa berdiskusi dengan teman satu kelompok tentang permsalahan
yang disajikan dalam LAS
7. Guru memberikan arahan dan bimbingan pada siswa dalam
mengerjakan soal yang ada dalam LAS bersama teman satu kelompok.
Mencoba:
8. Guru memberi kesempatan kepada 3 kelompok untuk
mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas (kelompok pertama
membahas irisan, kelompok kedua gabungan dan kelompok ketiga
komplemen)
Megasosiasikan:
9. Guru bersama siswa menganalisis hasil diskusi yang dipresentasikan di
depan
10.
Siswa dipersilakan untuk menanggapi ataupun bertanya berkaitan
dengan hasil diskusi yang dipresentasikan di depan.
Write
Mengkomunikasikan:
11. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan konsep irisan,
gabungan, dan komplemen dari LAS yang sudah dikerjakan.
12. Siswa menuliskan kesimpulan dalam selembar kertas yang telah
disediakan dalam LAS.
1. Bersama-sama dengan siswa, menyimpulkan kembali konsepkonsep yang telah berhasil ditemukan yaitu irisan, gabungan,dan
komplemen
2. Memberikan siswa tugas rumah berupa soal-soal yang berkaitan
dengan irisan, gabungan, dan komplemen.
3. Menutup pembelajaran dengan mengucapkan terimakasih dan
salam

Waktu
10 menit

10 menit
10
menit

25 menit

30 menit

15 menit

10 menit

10 menit

H. Penilaian
1. Teknik : Pengamatan dan catatan hasil diskusi
2. Prosedur :
No.
1.

2.

Aspek yang dinilai


Sikap
a. Terlibat aktif dalam pembelajaran
b. Menunjukan kerjasama dalam
kegiatan kelompok.
c. Toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda
Pengetahuan
a. Memahami konsep himpunan bagian
dan himpunan kuasa
b. Menentukan himpunan bagian dan
himpunan kuasa
c. Memecahkan masalah yang
mengandung konsep hipunan bagian
dan himpunan kuasa

Teknik penilaian
Pengamatan

Waktu Penilaian
Selama Proses
Diskusi

Pengamatan dan
tes

Penyelesain tugas
kelompok dan kuis

I. Instrumen Penilaian
1. Lembar Pengamatan Sikap
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/ Semester : VII/ I
Tahun Pelajaran : 2014/2015
Waktu Pengamatan : Selama proses pembelajaran
Petunjuk Penilaian :
Berilah tanda contreng ( ) pada kolom penilaian yang sesuai dengan pengamatan yang
terjadi selama proses pembelajaran himpunan
Keterangan aspek yang dinilai :
a. 1 = Terlibat aktif dalam pembelajaran
b. 2 = Menunjukan kerjasama dalam kegiatan kelompok.
c. 3 = Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda
Keterangan Kolom Penilaian :
a. BT (Belum Tampak) jika sama sekali tidak ada usaha menunjukkan aspek yang
dinilai
b. MT (mulai tampak) jika sudah ada usaha yang menunjukkan aspek yang dinilai
tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (mulai berkembang) jika sudah ada usaha yang menunjukkan aspek yang dinilai
yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (membudayakan) jika ada usaha yang menunjukkan aspek yang dinilai secara
terus menerus dan ajeg/konsisten

Tabel Penilaian
Nama

No.

Anggota
Kelompok

BT

MT

Aspek yang dinilai


2
M
M
BT MT
B
K

3
BT

MT

M
B

Norma Penilaian :
Skor maksimal per aspek

:4

Jumlah aspek

:3

Pedoman Penskoran setiap aspek :


Penilaian
BT
MT
MB
Skor
1
2
3
4
2. Penilaian Pengetahuan
Instrumen Penilaian Kuis
1.
Berapa banyaknya himpunan bagian dari :
a. {a, l, b, u, m} b. {p, i, c, t, u, r, e}
2.
Diberikan A = {kerbau,kambing,sapi}
a. Hitung banyak himpunan-himpunan bagian dari A.
b. Tentukan himpunan-himpunan bagian dari A
c. Hitung banyak himpunan bagian dari A yang terdiri atas 2 anggota

3.

MK

Diketahui dua buah himpunan yaitu A={1, 2, 3, 4, 5} dan B={1, 3, 5, 2, 4}. Apakah
kedua himpuanan tersebut sama ( A = B) ? Jelaskan !

Pedoman Penskoran Kuis


No
1. a.
b.
2.
a.
b.

3.

Alternatif Jawaban
{a, l, b, u, m}, jumlah himpunan bagian adalah 25 =32
{p, i, c, t, u, r, e}, jumlah himpunan bagian adalah 26 =64
n= 3 maka banyak himpunan bagian dari B adalah 23=8
Himpunan-himpunan bagian dari B adalah : ,{kambing},
{kerbau},{sapi},{kambing,kerbau},{kambing,sapi},
{kerbau,sapi}, {kerbau,kambing,sapi}
c. dari butir b maka banyak himpunan bagian dari B yang terdiri
atas 2 anggota adalah 3
Ya, A = B
Karena setiap anggota A merupakan anggota B, dan setia anggota B

Nilai
10
10
5
10
5
5
5

MK

No

Alternatif Jawaban

Nilai

merupakan anggota A
Jumlah maksimum
Nilai maksimum ( jumlah * 2 )

50
100

Instrumrn Penilaian Ulangan Harian


1. Di

antara

kumpulan

di

bawah

ini,

manakah

yang

merupakan

himpunan,jelaskan!
a. kumpulan nama planet dalam tata surya.
b. kumpulan hewan berkaki empat.
c. kumpulan makanan yang manis.
d. kumpulan makanan yang lezat.
e. kumpulan anak berkulit gelap.
2. P adalah himpunan bilangan genap yang kurang dari 25.
a. Sebutkan anggota-anggota dari P dalam tanda kurung kurawal.
b. Nyatakan P dengan notasi pembentuk himpunan.
c. Tentukan n(P).
3. Diantara himpunan-himpunan berikut, manakah yang merupakan
himpunan kosong?Jelaskan!
a. himpunan bilangan genap di antara 6 dan 8.
b. himpunan bilangan cacah yanh kurang dari 0.
c. himpunan nama bulan yang berjumlah 32 hari.
4. Tentukan himpuan semesta untuk setiap himpunan berikut.
a. A = {Jakarta, Serang, Bandung, Semarang,Yogyakarta, Surabaya}
b. B = {2,4,6,8}
c. C = {Yupiter, Saturnus, Uranus,Neptunus}
5. Diketahui himpunan-himpunan yang didefinisikan sebagai berikut:
A = { x | 10 x 30, x bila Asli yang habis dibagi 3}
B = { x | 6 x 30, x Bilangan Prima }
C = { x | 22 x 28, x B }
Tentukan:
a. ( A B ) - ( A C )
b. A ( B - C )Jika A B, maka A (B A) =
6. Buktikan bahwa:
a.
b. A + B

A jika dan hanya jika A

Pedoman Penskoran Ulangan Harian


No.
1

ALternatif jawaban

a. kumpulan
nama
planet
dalam
tata
surya.
Keanggotaannya dapat ditentukan dengan jelas, maka
kumpulan nama planet dalam tata surya merupakan
himpunan.
b. kumpulan hewan berkaki empat. Keanggotaannya jelas
dan ini adalah himpunan.
c. kumpulan makanan yang manis. Keanggotaannya dapat
ditentukan dengan jelas yaitu makanan yang berasa
manis seperti kue tart, kue bolu,dodol dan permen.Ini
adalah himpunan.
d. kumpulan makanan yang lezat. Pengertian lezat tidak
jelas
batasanya,
misalnya
rasa
(pahit,asam,manis,asin).Dengan
demikian,kumpulan
makanan yang lezat bukan himpunan.
e. kumpulan anak berkulit gelap. warna kulit gelap tidak
jelas, apakah hitam atau sawo matang.Dengan
demikian kumpulan anak berkulit gelap bukan
himpunan
a. P = {2,4,6,8,10,12,14,16,18,20,22,24}
b. P = {x|x<25, x bilangan genap}
c. n (P) = 12
a. Himpuann bilangan genap diantara 6 dan 8. Urutan
bilangan genap = 2,4,6,8,10,... Diantara 6 dan 8 tidak
terdapat bilangan genap melainkan angka7 yaitu
bilngan ganjil. Jadi himpunan tersebut adalah himpunan
kosong.
b. Himpunan bilangan cacah yang kurang dari 0. Bilangan
cacah yang terkecil adalah 0. Tidak ada bilangan cacah
yang kurang dari 0. Jadi, himpunan bilangan cacah yang
kurang dari 0 merupakan himpunan kosong.
c. Himpunan nama bulan yang berjumlah hari 32. Jumlah
hari dalam sebulan adalah 28,28,30, atau 31. Tidak ada
bulan yang memiliki jumlah hari 32.Jadi, himpunan
nama bulan yang berjumlah 32 hari merupakan
himpunan kosong.
a. A = {Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta,
Surabaya} Himpunan Semesta dari A dapat berupa:
1) {Nama kota di Pulau Jawa}
2) { Nama ibukota propinsi di Pulau Jawa}
b. b. B = {2,4,6,8} Himpunan semesta dari B dapat
berupa:
1) {Bilangan asli}
2) { Bilangan genap yang kurang dari 10}

Skor
1
2

1
2
1
2

1
2

1
2

1
2
2
6

c. C = {Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus} Himpunan


semesta dari C dapat berupa:
1) {Nama planet dalam tata surya}
2) {Nama planet yang berukuran lebih besar daripada
Bumi
Gunakan definisi operasi pengurangan dan irisan
Diketahui:A = { 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30 }
B = { 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29 }
C = { 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28 }
Jawab:
a. ( A B ) = { 3}
( A C ) = { 0, 3, 6, 9 }
( A B ) + ( A C ) = { 0, 6, 9 }
b. B + C = { -10, -9, -8, -7, -6, -5, -4, -3, -2 -1, 0, 1, 3, 4, 6,
8, 9, 10 }
A (B + C) = { 0, 3, 6, 9 }

a. Harus dibuktikan bahwa A + B A B


Ambil sembarang x A + B
Maka x A atau x B dan x A B
Jadi x A B ( ingat bahwa semua anggota A B
adalah x A atau x B dan x A B
Sehingga terbukti bahwa A + B A B
b. Harus dibuktikan bahwa A + B A jika dan hanya jika B
A.
Andaikan bahwa A B akan dibuktikan A + B A
Ambil sembarang x A + B
maka x A atau x B dan
x A B
Karena A B maka x B
atau x B dan x A B
atau x B dan x A B
Sehingga x B
Jadi A + B B, hal ini bertentangan dengan A + B A
Oleh karena itu pemisalan kita salah, yang benar
seharusnya
A + B A jika dan hanya jika B A.

Nilai Maksimum

5
5

10

10

100

Yogyakarta, 20 Desember 2014

Mengetahui,
Dosen Pengampu

Suparni,M.Pd
NIP : 197104172008012007

Mahasiswa,

)
NIM :