Anda di halaman 1dari 3

Membuat Aplikasi Superposisi Fungsi Gelombang

Abstak
Telah dilakukan praktikum untuk membuat aplikasi fungsi gelombang dengan menggunakan bahasa
pemrograman VBA tampilan bahasa pemrograman menggunakan userform sedengkan tampilan gerak
menggunakan grafik yang sudah ada dalam aplikasi Excel. Persamaan gelomban gyang digunakan yaitu
y1=Asin(2ft+kx), sedangkan superposisi gelombang Y=Y1+Y2. Hasil yang diperoleh pada animasi
superposisi gelombang bisa saling menguatkan atau saling melemahkan tergantung dari beda fase antara
kedua gelombang. untuk beda fase 180 derajat menghasilkan bentuk gelombang yang datar

Kata kunci: gelombang , superposisi, sinusoidal, waktu

I.

Pendahuluan

Ketika dua gelombang atau lebih datang


secara bersamaan pada tempat yang sama,
resultan gangguan adalah jumlah gangguan
dari masing-masing gelombang. Prinsip ini
dapat diaplikasikan pada semua jenis
gelombang termasuk gelombang bunyi,
gelombang permukaan air dan gelombang
elektromagnetik seperti cahaya. Kita akan
mempraktekkan prinsip ini untuk menemukan
rumus gelombang stasioner pada tali.
Anda telah mengetahui bahwa jika salah
satu ujung tali digetarkan harmonik naik-turun
maka gelombang sinusoidal akan merambat
sepanjang tali. Apa yang terjadi ketika
gelombang telah sampai pada ujung lainnya.
Gelombang datang ini akan dipantulkan
sehingga terjadilah gelombang pantul. Dengan
demikian pada setiap titik sepanjang tali,
bertemu dua gelombang yaitu gelombang
datang dan gelombang pantul, yang keduanya
memiliki amplitudo dan frekuensi yang sama.
Superposisi
kedua
gelombang
yang
berlawanan arah inilah yang menghasilkan
gelombang stasioner. (Gelombang stasioner
sering disebut juga sebagai gelombang berdiri
atau gelombang diam).
Berdasarkan eksperimen bahwa dua atau
lebih gelombang dapat melintasi ruang yang
sama, tanpa adanya ketergantungan di antara
gelombang-gelombang tersebut terhadap satu
sama lain. Jika dua gelombang atau lebih
merambat dalam medium yang sama dan pada
waktu yang sama, akan menyebabkan
simpangan dari partikel dalam medium.
Simpangan resultan merupakan jumlah aljabar
dari simpangan (positif dan negatif) dari
masing-masing gelombang. Hal ini disebut
prinsip superposisi. Pada superposisi dua
gelombang atau lebih akan menghasilkan
sebuah gelombang berdiri. Simpangan yang
dihasilkan bisa saling menguatkan atau saling

melemahkan, tergantung pada


gelombang-gelombang tersebut.

beda

fase

Jika beda fase antara gelombanggelombang yang mengalami superposisi adalah


1/2, maka hasilnya saling melemahkan.
Apabila panjang gelombang dan amplitudo
gelombang-gelombang tersebut sama, maka
simpangan hasil superposisinya nol. Tetapi,
apabila
gelombang-gelombang
yang
mengalami superposisi berfase sama, maka
simpangan hasil superposisi itu saling
menguatkan. Jika panjang gelombang dan
amplitudo gelombang-gelombang itu sama,
maka simpangan resultan adalah sebuah
gelombang berdiri dengan amplitudo kedua
gelombang. Misalkan, simpangan getaran di
suatu titik disebabkan oleh gelombang satu dan
dua, yaitu y1 dan y2. Kedua gelombang
mempunyai amplitudo A dan frekuensi sudut
yaitu yang sama dan merambat dari titik
yang sama dengan arah sama pula.Persamaan
superposisi dua gelombang tersebut dapat
diturunkan persamaannya sebagai berikut.
y1 = Asint : y2 = Asin (t + D)
Kedua gelombang di atas memiliki
perbedaan sudut fase sebesar .
Persamaan simpangan gelombang hasil
superposisi kedua gelombang tersebut adalah :
y = y1 + y2 = Asin t + Asin (t + )

Gambar 1. Superposisi dua gelombang y1 dan y2


yang memiliki amplitudo berbeda.

Perpaduan dua buah gelombang atau


superposisi terjadi pula ketika gelombang datang
dan gelombang pada sebuah tali yang bergetar
secara
terus-menerus
dijumlahkan.
Kedua
gelombang yang memiliki amplitudo dan frekuensi
sama serta berlawanan arah tersebut akan
menghasilkan sebuah superposisi gelombang yang
disebut gelombang stasioner atau gelombang diam.

III. Data
Tampilan input dari program membuat
aplikasi superposisi fungsi gelombang terdiri
dari 4 input data berupa variabel waktu
maksimum, amplitodu, frekuensi dan kappa.
tampilan program seperti pada gambar
dibawah ini

II. Metode
Metode yang digunakan dalam membuat
animasi gelombang sinusoidal dengan VBA
excel menggunakan Struktur perulangan for
seperti dalam flowchart berikut :
Star
y, y1, y2, A1, A2, f1, f2,
k1, k2 as double

Gambar 3. Input data Program superposisi fungsi


gelombang userform pertama

A1, A2, f1, f2 k1,k2

reset

Cancel

Play

i= 1 to t

j= 1 to 25 step 0,1
y1 = A1 * Sin(j * k1 - 2 * Pi * f1 * i)
y2 = A2 * Sin(j * k2 - 2 * Pi * f2 * i)
y = y1 + y2
t, y1, y2, y

End

Gambar 2. Flowchart gelombang sinusoidal

Gambar 3. Input data Program superposisi fungsi


gelombang userform kedua

Hasil program gelombang sinusoidal


dengan waktu maksimal 100 s, dengan variabel
gelombang seperti pada tabel berikut:
Gelombang 1 Gelombang 2
Amplitudo
1
1
Frekuensi
100
600
kappa
1
1
Waktu
0.4
Gambar 1. Input data program superposisi

gelombang diwakili oleh bilangan gelombang


k (k

), sedangkan untuk periode diwakili

oleh frekuensi ( T

1
). bila suatu gelombang
f

memiliki fase yang sama maka gelombang


akan saling menguatkan dan apabila berbeda
fase sebesar 180o maka gelombang yang
dihasilkan akan rata (garis).

V. Kesimpulan
1.
2.
Gambar 4. Superposisi dua buah gelombang

IV. Analisis
Pada praktikum animasi superposisi
fungsi
gelombang
sinusoidal
dengan
menggunakan vba fungsi gelombang yang
dipakai adalah gelombang sinus. dari florwhart
yang dibuat terlihat bahwa fungsi perulangan
terdiri dari dua yaitu perulangan pertama
adalah untuk mengulangi nilai dari waktu (t)
sedangkan yang kedua merupakan perulangan
untuk bilangan gelombang (x) dengan delta
0.1. dari perogram yang dibuat diperoleh
perulangan 250 kali nilai x untuk setiap nilai t.
nilai
frekuensi
pada
program
akan
mempengaruhi panjang gelombang yang
terlihat pada saat menjalankan program
semakin besar frekuensi maka kecepatan
gelombang yang teramati semakin besar.
Nilai dari kappa (k) dalam program akan
mempengaruhi bentuk dari gelombang yang
dihasilkan untuk nilai yang besar akan
memberikan tampilan gelombang yang tidak
lagi sinusoidal melainkan bentuk lamba
berfariasi. untuk k yang kecel maka amlitudo
gelombang cenderung stabil.
Fungsi gelombang dipengaruhi
oleh dua buah besaran yang berubah-ubah
yaitu jarak dan waktu. Untuk panjang

semakin tinggi frekuensi maka kecepatan


rambat gelombang akan semakin besar
superposisi gelombang bisa saling
menguakan atau saling melemahkan. hal
ini tergantung dari beda fase antara kedua
gelombang. apabila sama akan saling
menguakan dan sebaliknya akan saling
melemahkan

VI. Referensi
1. http://su.wikipedia.org/wiki/Gelombang_si
nus
2. http://perpustakaancyber.blogspot.com
3.