Anda di halaman 1dari 2

TUGAS EKONOMI PUBLIK I

Nama : Ari Darma Yanto

NIM

: 135020100111034

Kelas : AD

PENGERTIAN BARANG PUBLIK


Publik berasal dari bahasa latin Publicus yang artinya kedewasaan, dalam pengertian
tentang pelajaran ini adalah membawa ide kepada masyarakat (Webster, 1942, p 2005). Publik
(Public) dalam bahasa inggris artinya milik bangsa, negara atau komunitas dalam jumlah yang
besar (Webster, 1942, p 2005) atau dipertahankan atau digunakan oleh masyarakat/komunitas
secara keseluruhan (Webster, 1942, p 895).
Barang publik adalah barang yang apabila dikonsumsi oleh individu tertentu tidak akan
mengurangi konsumsi orang lain akan barang tersebut. Ada juga yang disebut dengan barang
publik sempurna (pure public goods), adalah barang yang harus disediakan dalam jumlah dan
kualitas yang sama terhadap seluruh anggota masyarakat. Barang publik hampir sama dengan
barang kolektif. Bedanya, barang publik adalah untuk masyarakat secara umum (keseluruhan),
sementara barang kolektif dimiliki oleh satu bagian dari masyarakat (satu komunitas yang lebih
kecil) dan hanya berhak digunakan secara umum oleh komunitas tersebut.
CONTOH BARANG PUBLIK
Merupakan contoh barang publik Exludable. Kita ambil saja pasar aluminium. Kita
mengingat kembali, bahwa kurva penawaran dan kurva permintaan mengandung informasiinformasi penting tentang biaya dan keuntungan (cost and benefit). Kurva permintaan aluminium
mencerminkan nilai aluminium bagi para pembelinya, dan nilai itu dihitung berdasarkan harga
yang mau mereka bayarkan. Pada setiap kuantitas, ketinggian kurva permintaan menunjukkan
kesediaan membayar para konsumen marginal. Dengan kata lain, kurva-kurva tersebut
menunjukkan biaya yang dipikul produsen marginal. Dengan kata lain, kurva tersebut
menunjukkan nilai atas unit terakhir aluminium yang dijual.

Jika sama sekali tidak ada intervensi pemerintah, maka harga aluminium akan bergerak
secara bebas menyesuaikan diri dalam rangka menyeimbangkan permintaan dan penawarannya.
Kuantitas yang diproduksi dan dikonsumsi pada ekuilibrium pasar dapat dikatakan efisien,
karena kuantitas tersebut memaksimalkan surplus produsen dan surplus konsumen. Dalam
kondisi tersebut, pasar mampu mengalokasikan segenap sumber daya sedemikian rupa, sehingga
memaksimalkan nilai total konsumen yang membeli dan memakai aluminium minus biaya total
produsen yang membuat dan menjual aluminium tersebut.
EKSTERNALIITAS NEGATIF
Dalam melangsungkan kegiatan produksinya, pabrik-pabrik aluminium menimbulkan
polusi. Untuk setiap aluminium yang mereka produksi, sejumlah asap kotor yang mengotori
atmosfer tersembur dari tanur pabrik-pabrik tersebut. Karena asap itu membahayakan kesehatan
siapa saja yang menghirupnya, maka asap itu merupakan eksternalitas negatif dalam produksi
aluminium.
EKSTERNALITAS POSITIF
Negara akan meningkatkan jumlah produksi aluminium yang membuat tingkat produksi
semakin tinggi. Hal ini akan menyebabkan semakin tingginya penggunaan alumunium terhadap
barang-barang kebutuhan pribadi. Harga aluminium yang ekonomis, dalam pengertian murahnya
biaya proses pembuatan, pemasangan, dan perawatan. Hal tersebut akan membuat konsumen
untuk lebih meilih barang tersebut.
CARA MENGATASI EKTERNALITAS NEGATIF
Dalam menangani pencemaran udara yang dilakukan oleh para pabrik-pabrik besar, maka
salah satu solusi yang dapat dilalukan adalah dengan menggunakan metode Menara Semprot
(Spray Tower) yang diletakkan pada cerobong asap pabrik. Semprot menara atau ruang semprot
adalah teknologi pengendalian polusi udara yang cukup baik. Hal ini lambat laun akan
mengurangi dampak negatif dari cerobong asap.