Anda di halaman 1dari 5

No

1.

Tanggal / jam

Diagnosa Keperawatan
Dx 2 : gangguan pola tidur
b.d faktor eksternal (suhu
lingkungan sekitar)

Tujuan & Kriteria Hasil


Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 3x24 jam
diharapkan TTV dalam batas
normal dengan kriteria hasil :

Rencana Tindakan
NIC : Sleep Enhancement
1.1Determinasi efek-efek
medikasi terhadap pola
tidur

Rasional

KH :
- jumlah jam tidur dalam batas
normal 6-8 jam perhari
- pola tidur, kualitas dalam batas
normal
- mampu mengidentifikasi hal-hal
yang meningkatkan tidur
NOC
Comfort level
KH

1.2 Jelaskan pentingnya


tidur yang adekuat

1.2 Tidur yang adekuat dapat


memenuhi kebutuhan tidur
klien.

1.3 Ciptakan lingkungan


yang nyaman

1.3 Lingkungan yang nyaman


dapat meningkatkan kebutuhan
tidur

1.4 Monitor waktu makan


dan minum dengan waktu
tidur

1.4 Agar Kebutuhan waktu tidur


dapat terpenuhi dan tidak
bersamaan dengan waktu
makan dan minum.

1.1 membantu dalam memilih


intervensi selanjutnya

1.5 Monitor kebutuhan


1.5 Kebutuhan tidur pasien dalam
tidur pasien setiap hari
batas normal dan terpenuhi.
dan jam
1.6 Kolaborasi pemberian
obat tidur

1.6 Dapat memberikan efek tidur


pada klien

No
5.

Tanggal / jam

Diagnosa Keperawatan
Dx 5. Intoleransi Aktifitas
berhubungan
dengan
keidakseimbangan antara
suplai
oksigen
dan
kebutuhan (penurunan atau
terbatasnya curah jantung)

Tujuan & Kriteria Hasil


Tujuan:
Setelah
dilakukan
tindakan
keperawatan selama 3x24 jam
diharapkan klien menunjukkan
peningkatan yang dapat diukur
dalam toleransi aktivitas
Kriteria Hasil:
Mengidentifikasi faktor yang
mempengaruhi toleransi aktivitas
dan penurunannya dengan efek
negatif.

Rencana Tindakan
5.1 Kaji Toleransi pasien
terhadap
aktivitas
menggunakan parameter
berikut : frekuensi nadi 20
permenit diatas frekuensi
istrahat
:
catat
peningkatan TD. Dispnue
atau nyeri dada : kelelaha
berat dan kelemahan:
berkeringat : pusing atau
pingsan

Rasional
5.1
Parameter
menunjukkan
respon fisiologis pasien terhadap
setres aktivitas dan indikator
derajat pengaruh kelebihan kerja
jantung.

5.2 Kaji kesiapan untuk


meningkatkan
aktivitas
contoh
:
penurunan
kelelahan / kelemahan,
TD stabil atau frekuensi
nadi,
peningkatan
perhatian pada aktivitas
dan perawatan diri.

5.2 Stabilitas fisiologis pada


istirahat
penting
untuk
menunjukkan tingkat aktivitas
individual.

5.3 Dorong memajukan 5.3 Konsumsi oksigen miokardia


aktivitas atau toleransi selama berbagai aktivitas dapat
perawatan diri.
meningkatkan jumlah oksigen
yang ada. Kemajuan aktivitas
bertahap mencegah peningkatan
tiba tiba pada kerja jantung.
5.4
Berikan
bantuan 5.4 Tekhnik penghematan energi
sesuai kebutuhan dan menurunkan penggunaan energi

anjurkan
penggunaan dan sehingga dan sehingga
kursi mandi, menyikan membantu keseimbangan suplai
gigi atau rambut dengan dan kebutuhan oksigen.
duduk dsb.
5.5 Dorong pasien untuk 5.5 Seperti jadwal meningkatkan
berpartisipasi
dalam toleransi
terhadap
kemajuan
memilih periode aktivitas aktivitas
dan
mencegah
kelemahan.
No
6

Tanggal / jam

Diagnosa Keperawatan
Dx.6 Anxietas
berhubungan dengan
kronisitas penyakit.

Tujuan & Kriteria Hasil


Rencana Tindakan
Tujuan :
6.1 Identifikasi
atau
Setelah dilakukan tindakan
evaluasi
persepsi
keperawatan 3x24 jam
pengobatan
yang
diharapkan klien dapat
ditunjukkan
oleh
menyatakan kesadaran perasaan
situasi.
anxietas
6.2 Pantau respon fisik
Kriteria Hasil
contoh
palpitas,
1. Melaporkan
penurunan
tachicardi, gerakkan
terkontrol
berulang, gelisah.
2. Menunjukkan relaksasi
6.3 Berikan
tindakkan
3. Menunjukkan prilaku untuk
kenyamanan (contoh :
menangani stress
mandi,
gosokkan
punggung, perubahan
posisi)
6.4 Kordinasikan waktu
istrahat dan aktivitas
saat senggang, tepat
untuk
kondisi
jantung.

Rasional
6.1. Alat untuk mendefinisikan
lingkup masalah dan pilihan
intervensi
6.2. Membantu
menentukan
derajat cemas sesuai status
jantung. Penggunaan evaluasi
seirama dengan repon verbal
dan non verbal
6.3. Membantu
perhatian
mengarahkan kembali dan
meningkatkan
relaksasi,
meningkatkan
kemampuan
koping.
6.4. Memberikan masa kontrol
pasien
untuk
menangani
beberapa aspek pengobatan
(contoh
:
aktivitas
perawatgan, waktu pribadi)
menurunkan
kelemahan,

6.5 Anjurkan
pasien
meningkatakan energi.
melakukan
tekhnik 6.5. Memberikan arti kehgilangan
relaksasi. Contoh :
respon anxietas, menurunkan
Nafas
dalam,
perhatian,
meningkatkan
bimbingan imajinasi,
relaksasi,
meningkatkan
relaksai progesif
koping.
No

Tanggal / jam

Diagnosa Keperawatan
Dx.3 Nyeri berhubungan
dengan iskemia jaringan
miokard,
peregangan
atrium kiri.

Tujuan & Kriteria Hasil


Rencana Tindakan
Tujuan :
3.1 Amati laporan nyeri
Setelah melakukan tindakkan
dada dan bandingkan
keperawatan selama 3x24 jam di
dengan
episode
harapkan klien dapat melaporkan
sebelumnya. Gunakan
nyeri hilang terkontrol.
skala nyeri (0-10)
Kriterian Hasil :
untuk
rentang
1. Dapat menyatakan metode
intensitas.
Catat
yang membuat nyeri hilang
ekspresi verbal atau
non verbal nyeri,
respon
otomatis
terhadap
nyeri
(berkeringat, TD dan
nadi,
peningkatan
atau
penurunan
frekuensi pernafasan)
3.2 Evaluasi
respon
terhadap obat
3.3 Berikan lingkungan
istirahat dan batasi
aktivitas
sesuai
kebutuhan.
3.4 Anjurkan
pasien
berespon terhadapat

3.1

3.2

3.3

3.4

Rasional
Perbedaan
gejala
untuk
mengidentifikasi
penyebab
nyeri. Prilaku dan perubahan
tanda
vital
membantu
menentukan derajat adanya
ketidaknyamana
pasien
khususnya
bila
pasien
menolak adanya nyeri.
Penggunaan trapi obat dan
dosis, catat nyeri yang tidak
hilang atau menurun dengan
nitrat menunjukkan MVP,
berhunungan dengan nyeri
dada yang tidak khas/non
angina.
Aktivitas yang meningkatkan
kebutuhan oksigen miokard
( contoh: Kerja tiba-tiba,
stress, makan banyak, terpajan
dingin) dapat mencetuskan
nyeri dada
Penghentian
aktivitas
menurunkan
kebutuhan

angina ( contoh :
oksigen dan kerja jantung dan
berhentia
aktivitas
sering menghentikan angina.
yang menyebabkan 3.5 Obat
diberikan
untuk
angina, istrahat, dan
meningkatkan
sirkulasi
minum obat anti
miokardia
(Vasodilator)
angina yang tepat )
menurunkan
angina
3.5 Berikan Vasodilator
sehubungan dengan iskemia
contoh, nitrogliserin,
miokardia.
nifedipin (prokardia)
sesuai indikasi