Anda di halaman 1dari 28

PERSPEKTIF DAN LANSKAP

KEWIRAUSAHAAN

PRESENTED BY
Agustin

Haniah

Siska Alfiani Sigit Prayogo


Ade Safitri Shalahudin Al Ayubi
Dwi Sita

CIRI UMUM
Kesetiaan
Terperinci
Nasib
Uang
Sosial

Mimpi
Ketegasan
Pekerja Keras
Ketetapan Hati
Dedikasi

WATAK
UMUM

Berorientasikan
masa depan

Pengambil Resiko

Berorientasikan
tugas dan hasil

Keorisinilan
Percaya Diri

Kepemimpinan

SIKAP MENTAL

Berani mengambil resiko


Sense of Business
Visioner
Open Mind
Positive Thinking
Kreatif & Inovatif

INTERPERSONAL
SKILL
Change management
Stress management
Time management
Creative thinking processes
Goal setting and life purposes
Accelerated learning
techniques

INTERPERSONAL
SKILL
Communication skill

Relationship skill
Motivation skill
Leadership skill
Self marketing skill
Negotiation skill
Presentation skill
Public speaking skill

KEWIRAUSAHAAN DICIRIKAN OLEH INTERAKSI DARI


KEMAMPUAN-KEMAMPUAN BERIKUT:
Inner control
Menyusun perencanaan dan
tujuan
Mengambil resiko
Inovatif
Menjalin hubungan dengan
orang lain
Mandiri

Wirausaha sukses adalah seseorang


yang tidak takut gagal

1) Mengenal dan
2) Mengambil
3) Keuntungan dari
4) Kesempatan
5) Banyak akal
6) Kreatif
7) Pengkhayal
8) Pemikir mandiri
9) Pekerja keras
10)Bersikap optimis
11)Penemu sesuatu yang baru
12)Pengambil resiko
13)Pemimpin

KAR
AKT
ERI
STI
K
UTA
MA
WIR
AUS
AHA
ABA
D
21:

SISI LAIN KEWIRAUSAHAAN


Wirausaha berhadapan
dengan
Risiko Stres Wirausaha
Ego Wirausaha
Memulai atau membeli bisnis melibatkan risiko.
Semakin tinggi profit, semakin besar pula risiko
yang dihadapi seorang wirausaha.
SEORANG WIRAUSAHA
CENDERUNG UNTUK MENGEVALUASI
RISIKO SECARA HATI-HATI

WIRAUSAHA
BERHADAPAN
DENGAN
RISIKO

TIPOLOGI GAYA WIRAUSAHA

Tingkat risiko finansial tidak dapat


secara lengkap diterangkan oleh
profit opportunity.

Bagaimana
para wirausaha
mengambil
risiko dalam
menjalankan
usahanya

Tingkat risiko finansial tidak


dapat
secara
lengkap
diterangkan
oleh
profit
opportunity.

Risiko kewirausahaan jauh lebih


kompleks dari risiko ekonomi versus
pengembaliannya yang sederhana.

TIPOLOGI GAYA WIRAUSAHA


TINGKAT RISIKO FINASIAL PERSONAL
RENDAH

TINGGI

RENDAH

Menghindari
resiko
Mengambil
Kegiatan

Menerima
resiko
Mengambil
Kegiatan

TINGGI

TINGKAT MOTIF KEUNTUNGAN

TINGKAT RESIKO FINANSIAL PERSONAL

Menghindari
resiko
Mengambil
Keuntungan

Menerima
resiko
Mengambil
Keuntungan

4 TIPE RESIKO YANG DIHADAPI WIRAUSAHA

FINANSIAL

BATHINIYAH
PHYSIC

RESIKO
WIRAUSAHA

KARIR

KELUARGA
DAN
MASYARAKAT

RESIKO FINANSIAL
Sejumlah uang atau sumberdaya
akan hilang jika gagal usaha.
Wirausaha
harus
menandai
(memisahkan) obligasi pribadi pada
obligasi
perusahaannya
agar
terhindar dari resiko kehilangan
tabungan, rumah, property, dan
salary.

FAMILY DAN SOSIAL


RISK
Apakah seorang wirausaha akan dapat
menemukan pekerjaan atau kembali
ke pekerjaan lamanya jika usaha yang
dikelolanya gagal?
Hal ini merupakan perhatian para
pengelola usaha yang telah memiliki
organisasi kerja yang aman (establish)
dengan salary tinggi dan paket benefit
yang baik.

RESIKO KARIR
Memulai bisnis menggunakan banyak
tenaga dan waktu. Konsekuensinya,
komitmen terhadap yang lain terabaikan.

Waktu
untuk
keluarga
(istri/suami/anak) lebih sedikit. Akibat
psikologis telah terbukti amat keras
terhadap mereka.
Teman lama dapat berkurang/ lenyap
perlahan-lahan
karena
kehilangan
kebersamaan.

RESIKO PSIKIS
Resiko terbesar adalah
kesejahteraan / kesehatan.

terhadap

Uang dapat bertambah, rumah baru


dapat dibangun, suami/istri dan teman
dapat
selalu
beradaptasi.
Tetapi
beberapa
wirausaha
yang
telah
menderita
tidak
dapat
kembali
berbahagia dengan segera.
Akibat psikologis telah terbukti amat
keras terhadap mereka.

STRESS

Secara umum, stress adalah fungsi dari


perdebatan antara harapan seseorang
dengan
kemampuannya
dalam
menemukan permintaan.

4
Resiko
wirausaha

Interaksi
dengan pihak
eksternal.

Pemicu Stress
Wirausaha.

4 Penyebab
Stress

Kesendirian

Membenamkan
bisnis.

diri

dalam

Persoalan Masyarakat
Kebutuhan untuk berprestasi

WIRAUSAHA SUKSES
Ia selalu menghasilkan cukup
banyak
uang
untuk
dapat
berpartisipasi dalam berbagai
kegiatan meskipun dalam waktu
luang.
Tetapi mereka tidak dapat
melakukan penjelajahan luar
biasa (fishing trip) atau liburan.

KESENDIRIA
N

Pekerjaan menyita
banyak waktu

Wirausaha selalu
dikelilingi
oleh
orang-orang
lain
(customer
dsb),
mereka terisolasi
dari orang-orang
yang dapat diajak
berbicara
secara
pribadi (rahasia).

Partisipasi dalam
kegiatan
sosial
terbatas jika tidak
memberikan manfaat
pada bisnisnya

Wirausaha harus bergantung dan


bekerja
bersama
partner
bisnis,
pekerja, customer, bankers, dan para
profesional.

Beberapa
pengalaman
terjadi
frustasi, kecewa, dan jengkel dalam
berinteraksi bersama mereka.
Masalah : pekerja yang tidak
semangat
dan
harus
ditentukan
standarnya, konflik yang tidak dapat
didamaikan, dan beberapa partnership
yang tidak dapat dipecahkan.

People
problem

KEBUTUHAN
BERPRESTASI
Banyak beberapa wirausaha tidak
merasa
nyaman
dengan
pekerjaannya, tidak peduli sebaik
apapun
pekerjaan
yang
telah
dikerjakannya.
Keyakinannya : jika mereka berhenti
atau berjalan lambat, beberapa
pesaing akan datang dari belakang
dan apapun yang telah mereka
bangun akan hancur berantakan.

DEAL DENGAN
STRESS
Tidak semua stress itu buruk.
Jika stress dapat dikuasai
atau dibatasi, maka dapat
meningkatkan personal efisiensi.

WIRAUSAHA DAPAT
BERTEMPUR DENGAN
STRESS MELALUI : Networking

Meloloskan diri dari semua hal


(melalui istirahat, kegiatan selingan,
dan pembaharuan diri).
Berkomunikasi dengan pekerja.

Menemukan kenyamanan diluar


perusahaan (melihat perspektif lain
selain rutinitas di perusahaan)
Pendelegasian pekerjaan.

EGO
WIRAUSAHA :

Resiko dan stress yang dihadapi


wirausaha dapat menimbulkan efek
negatif; ego yang membumbung.
Ego yang berimplikasi merusak
wirausaha :
1. Kebutuhan
memaksakan
control.
2. Rasa tidak percaya
3. Menolak keinginan untuk sukses
4. Optimisme yang tidak realistis