Anda di halaman 1dari 3

SATUAN ACARA PENYULUHAN

D IAR E
Topik

: Diare

Sub Topik

: Pencegahan dan Pertolongan Pertama Diare

Hari/Tanggal

: Senin, 20 Januari 2003

Waktu / Jam

: 30 Menit / 10.00 10.30 WIB

Tempat

: Puskesmas Wiyung

Peserta

: Pengunjung Puskesmas Wiyung

Penyuluh

: Siswanto

I.

TUJUAN UMUM

Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan Pengunjung Puskesmas Wiyung mampu


mengetahui cara cara pencegahan dan penanganan diare dan dapat diaplikan dalam
kehidupan sehari hari.
II. TUJUAN KHUSUS
Serelah diberikan penyuluhan selama 30 menit Pengunjung Puskesmas Wiyung
mampu :
Menjelaskan pengertian Diare
Menjelaskan tentang penyebab diare
Menjelaskan tentang bahaya diare
Menjelaskan cara menangani diare
Menyebutkan nutrisi bagi penderita diare
Menjelaskan cara pencegahan diare
III. MATERI
1. Pengertian Diare
2. Penyebab Diare
3. Cara Penanganan diare
4. Nutrisi bagi penderita diare
5. Pencegahan diare
IV. METODA
Ceramah Dan Tanya Jawab

V. MEDIA
Poster, Alat Peraga
B. EVALUASI :
Dilakukan setelah ceramah diberikan dengan mengacu pada tujuan

yang telah

ditetapkan
1.

MATERI PENYULUHAN DIARE

1. PENGERTIAN DIARE
Diare adalah berak cair yang melebih dari kebiasaan sehari hari. Diare sangat
bebahaya karena terjadi kehilangan cairan. Keadaan ini

diumpamakan seperti

tanaman yang kekurangan cairan, sehingga lama - kelamaan akan layu dan mati.
Begitu juga dengan manusia, bila terjadi diare maka tubuh akan kehilangan cairan
dan apabila keadaan ini tidak ditangani maka dapat menyebabkan kematian.
2. PENYEBAB DIARE
Diare disebabkan oleh masuknya kuman kedalam tubuh melaui perantara hewan,
kuman yang berada dalam makanan, air, melalui tubuh (tidak mencucui tangan waktu
makan) Penyebab lainnya dalah :
Kondisi psikologis yang tidak stabil
Makanan yang merangsang peristaltic usus
Makanan pedas dll.
3. CARA PENANGANAN DIARE
Diare menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit sehingga pednerita harsu diberi
cairan sebanyak munghkin untuk mengganti cairan yang hilang. Sebagai pertolongan
pertama, diberi cairan rumah tangga seperti air tajin, air sayur, air matang, teh.
Disamping itu, harus diberi cairan elektrolit berupa oralit. Jika tidak ada oralit, bias
menggunakan larutan gula garam. Cara pembuatannya sebagai berikut : satu sendok
the munjung gula pasir, seperempat sendok the mujung garan, dilarutkan dalam satu
gelas air matang ( 200 cc). Selanjutnya penderita diberi minum
4. NUTRISI BAGI PENDERITA DIARE
Kondisi persitaltik usus yang tidak memungkinkan, maka perlu diberi makanan yang
lunak untuk membantu peristaltic usus. Bagi bayi yang masih menyusui, ASI tetap
diberikan dan Pasi di encerkan.

5. PENCEGAHAN DIARE

Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan

Menutup makanan dan minuman

Mencuci makanan/ sayuran

Selalu minum air yang sudah dimasak

Menjaga kebersihan diri

Menjaga kebersihan lingkungan : Rumah, aluran air, sampah di buang pada


tempatnya dan ditutup

Makan makanan yang sehat / bergisi

Bila telah dialkukan upaya pertolongan pertama naum diare masih terus berlangsung
segera bawa penderita ke pusat pelayanan kesehatan terdekat

Anda mungkin juga menyukai