Anda di halaman 1dari 13

NAMA

: FAIZAL AKBAR

KELAS

: X-2

JAGAT RAYA
A. Pengertian-pengertian :
Jagat raya adalah ruang yang maha luas, yang tak dapat diketahui atau dibayangkan
luasnya, namun memiliki batas-batas, berbentuk, melengkung, dan dalam keadaan
memuai.
> Jagat raya dipenuhi oleh bintang-bintang dan kabut-kabut yang memberi medan
gravitasi, di mana cahaya dibelokkan dari arah lurus.
> Jagat raya disebut "kontinum dengan empat dimensi", tidak memuat eter
seperti asumsi teori lama, tapi terdiri atas dua bahan pokok, yaitu cahaya dan materi.
> Gaya Repulsi Kosmis adalah gaya dimana benda-benda bersifat saling menarik
dengan kekuatan yang berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya, tetapi juga
mempunyai sifat saling menolak dengan kekuatan yang berbanding lurus dengan
jaraknya.
B. Paham-paham mengenai jagat raya dan alam semesta
1. Paham Antroposentris (anthropos = manusia, centrum = pusat) adalah anggapan
yang menyatakan bahwa manusia sebagai pusat segalanya.
2. Paham Geosentris (geo = bumi, centrum = pusat) adalah anggapan yang
menyatakan bahwa bumi adlaah pusat alam semesta.
3. Paham Heliosentris (helios = matahari, centrum = pusat) adalah anggapan bahwa
pusat jagat raya adalah matahari. Pandangan ini dianggap revolusioner pada
masanya dan menggantikan kedudukan paham geosentris.
C. Teori Terbentuknya Jagat Raya
a. Teori Ledakan Besar (The Big Bang Theory)
Jagat raya berawal dari adanya suatu massa yang sangat besar dengan berat jenis
besar pula yang mengalami ledakan yang sangat dahsyat karena danya reaksi pada
inti massa. Akibat ledakan itu, bagian-bagian dari massa tersebut berserakan
terpental menjauhi pusat ledakan. Setelah milyaran tahun kemudian, bagianbagian yang terpental itu membentuk kelompok-kelompok yang kita kenal sebagai
galaksi-galaksi.
b. Teori Mengembang dan Memampat (The Oscillating Theory)
Jagat raya terbentuk karena adanya suatu siklus materi yang diawali dengan masa
ekspansi/mengembang yang disebabkan oleh adanya reaksi inti hidrogen, pada
tahap ini terbentuk galaksi, tahap ini diperkirakan berlangsung selama 30 milyar
tahun. Lalu galaksi-galaksi dan bintang yang telah terbentuk akan meredup,
kemudian mempat yang didahului dengan keluarnya pancaran panas yang sangat
tinggi. setelah memampat, maka mengembang, kemudian memampat lagi.
c. Teori Keadaan Tetap

Dikemukakan oleh Fred Hoyle dan beberapa ahli fisika lainnya. Bahwa jagat raya
tidak hanya bersifat sama dalam ruang angkasa -asas kosmologi- tetapi juga tak
berubah dalam waktu -asas kosmologi yang sempurna.
D. Galaksi Dalam Jagat Raya
Galaksi adalah kumpulan bintang yang membentuk suatu sistem yang terdiri atas satu
atau lebih benda angkasa yang berukuran besar dan dikelilingi oleh benda-benda
angkasa lainnya sebagai anggotanya yang bergerak mengelilinya secara teratur
Di dalam ilmu astronomi, galaksi diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri atas
bintang-bintang, gas dan debu yang amat luas, yang anggotanya mempunyai gaya
tarik menarik (gravitasi)
1. Ciri-ciri galaksi adalah sbb :
Galaksi mempunyai cahaya sendiri, bukan cahaya pantulan
Galaksi-galaksi lain dapat terlihat berada di luar galaksi Bimasakti
Jarak antara galaksi yang satu dengan galaksi yang lain sejauh jutaan
tahun cahaya
Galaksi mempunyai bentuk-bentuk tertentu, misalnya spiral, elips, dan
tidak beraturan
2. Galaksi dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :
a. Galaksi Spiral.
Galaksi Jenis ini berbentuk seperti roda atau kincir, dengan lengan-lengan
berbentuk spiral keluar dari pusat yang terang (jumlahnya kira-kira 60%).
b. Galaksi Spiral Berpalang.
Lengan-lengan spiral galaksi jenis ini keluar dari bagian ujung suatu pusat
yang berbentuk memanjang. Kira-kira 18% dari jumlah galaksi merupakan
galaksi spiral
c. Galaksi Elips.
Galaksi jenis ini berbentuk elips, mulai dari berbentuk bulat hingga
berbentuk sangat lonjong (jumlahnya kira-kira 18%)
d. Galaksi Tak Beraturan.
Sekitar 4% dari jumlah galaksi di alam semesta berbentuk tak beraturan
atau tidak memiliki bentuk tertentu.
E. Nebula
Nebula adalah kabut atau awan debu dan gas yang bercahaya dalam suatu kumpulan
sangat luas, ada 2 macam nebula, nebula gas dan nebula spiral.
nebula spiral adalah galaksi yang juga seperti Bima Sakti, terdiri atas ratusan
juta sampai milayaran bintang, dan berada amat jauh dari kita, jauh di luar
Bima Sakti.

F. Rasi Bintang

Rasi bintang atau Konstelasi Bintang adalah kelompok bintang-bintang yang


membentuk pola tertentu dan letaknya berdekatan, contoh : bintang alfa, beta,
gamma, dan delta.
G. Bintang (The Star)
Bintang adalah benda angkasa berbentuk bulat yang mempunyai cahata sendiri.
TATA SURYA
A. Pengertian
Tata surya adalah suatu sistem di jagat raya yang terdiri atas matahari sebagai
pusatnya dan planet-planet (termasuk planet Bumi), satelit-satelit alam (misalnya
bulan), asteroid, komet, meteor, debu, kabut, dan benda-benda lainnya sebagai
anggotanya yang beredar mengelilingi pusatnya, yakni matahari pada orbit atau garis
edarnya masing-masing.
B. Teori Terjadinya Tata Surya
a. Teori Nebula (Kant and Laplace)
>Menurut Imanuel Kant : Tata surya berasal dari nebula, yaitu gas atau kabut
tipis yang sangat luas dan bersuhu tinggi yang berputar sangat lambat. Perputaran
yang sangat lambar ini menyebabkan terbentuknya konsentrasi materi yang
mempunyai berat jenis tinggi yang disebut inti massa. Inti massa yang terbesar
terbentuk di tengah, dan yang kecil terbentuk di sekitarnya. Lalu, karena proses
pendinginan, inti-inti massa yang lebih kecil berubah menjadi planet-planet,
sedangkan yang paling besar masih tetap dalam keadaan berpijar dan bersuhu
tinggi yang disebut Matahari.
> Menurut Pierre Simon Laplace : Tata surya berasal dari bola gas yang bersuhu
tinggi dan berputar sangat cepat. Karena perputaran yang sangat cepat ini,
terlepaslah bagian-bagian dari bola gas tersebut dalam ukuran dan jangka waktu
yang berbeda-beda, kemudian bagian-bagian itu mendingin membentuk planet,
sedangkan bola gas asal dinamakan matahari.
b. Teori Planetesimal (Moulton dan Chamberlain)
Tata surya berasal dari adanya bahan-bahan padat kecil yang disebut planetesimal
yang mengelilingi inti berwujud gas bersuhu tinggi. Gabungan bahan-bahan padat
kecil itu kemudian membentuk planet-planet, sedangkan inti massa yang bersifat
gas dan bersuhu tinggi membentuk matahari.
c.

Teori Pasang Surut (Jeans and Jeffreys)


Tata surya pada awalnya hanya matahari saja tanpa mempunyai anggota. Planetplanet dan anggota lainnya terbentuk karena adanya bagian dari matahari yang
tertarik dan terlepas oleh pengaruh gravitasi bintang yang melintas ke dekat
matahari. Bagian yang terlepas itu berbentuk sepetti cerutu panjang (bagian
tengah besar dan kedua ujungnya mengecil) yang terus berputar mengelilingi
matahari, sehingga lama-kelamaan mendingin membentuk bulatan-bulatan yang
disebut planet.

d. Teori Bintang Kembar (Lyttleton)


Pada awalnya matahari merupakan bintang kembar yang satu dengan lainnya
mengelilingi. Lalu, pada suatu waktu, melintas bintang lainnya dan menabrak
salah satu bintang kembar itu dan menghancurkannya menjadi bagian-bagian kecil
yang terus berputar dan mendingin menjadi planet-planet yang mengelilingi
bintang yang tidak hancur, yaitu matahari.
e. Teori Awan Debu (Weizsaecker dan Kuiper, F.L Whippel dan Hannes Alven)
> Menurut Weizsaecker dan Kuiper : Tata surya berasal dari awan yang sangat
luas yang terdiri atas debu dan gas (hidrogen dan helium). Ketidakteraturan dalam
awan tersebut menyebabkan terjadinya penyusutan karena gaya tarik menarik dan
gerakan berputar yang sangat cepan dan teratur, sehingga terbentuklah piringan
seperti cakram. Inti cakram yang menggelembung menjadi matahari, sedangkan
bagian pinggirnya berubah menjadi planet-planet.
> Menurut F.L Whippel dan Hannes Alven : Tata surya berawal dari matahari
yang berputar dengan cepat dengan piringan gas di sekelilingnya yang kemudian
membentuk planet-planet yang beredar mengelilingi matahari.
f. Hipotesis Peledakan Bintang (Fred Hoyle)
Kemungkinan matahari memiliki kawan sebuah bintang dan pada mulanya
berevolusi satu sama lain. Ada juga diantaranya yang memadat dan mungkin
terjerat ke dalam orbit matahari.
g.

Hipotesis Kuiper (Gerard P. Kuiper)


2 pusat yang memadat berkembang dalam suatu awan antar bintang yang
mengandung gas hidrogen. Pusat yang satu lebih besar daripada pusat yang
lainnya, kemudian memadat menjadi bintang tunggal, yaitu matahari. Selanjutnya,
kabut menyelimuti pusat yang lebih kecil yang disebabkan oleh adanya gaya tarik
dari massa yang lebih besar, menyebabkan awan yang lebih kecil terpecah
menjadi awan-awan kecil yang disebut protoplanet, dan setelah waktu yang lama,
menjadi planet-planet yang sekarang ini.

C. Struktur Tata Surya:


Matahari (The Sun)
Planet-Planet (The Planets)
Bulan (The Moon) dan satelit alam lainnya
Asteroid
Komet

a. Matahari (The Sun) sebagai pusat tata surya


Matahari mempunyari garis tengah sekitar 1.392.000 km atau sekitar 109kali
garis tengah bumi. Massa atau berat totalnya sekitar 332.000 kali bumi,
columenya diperkirakan 1.300.000 kali bumi, dan temperatur di
permukaannya sekitar 6.000 C, sedangkan di pusatnya sekitar 15.000.000

Dr. Bethe (1938) : dalam keadaan panas dan tekanan yang sangat tinggu,
atom-atom di dalam tubuh matahari akan kehilangan elektron-elektronnya
sehingga menjadi inti atom yang bergerak ke berbagai arah dengan kecepatan
yang sangat tinggi dan menimbulkan tumbukan antarinti atom yang
menyebabkan penghancuran sebagian massanya (Massa Defect) dan berubah
menjadi energi panas dan cahaya yang dipancarkan ke berbagai arah.

Struktur Matahari
Atmosfer Matahari
Terdiri atas 2 lapisan, yaitu kromosfer dan korona.
> Kromosfer merupakan lapisan atmosfer matahari bagian bawah yang
terdiri atas gas yang renggang berwarna merah dengan ketebalan sekitar
10.000 km. Lapisan ini sangat dinamis karena sering muncul tonjolan
cahaya berbentuk lidah api yang memancar sampai ketinggian +200.000
km, yang disebut Prominensa (Protuberans).
> Korona adalah lapisan atmosfer matahari bagian atas yang terdiri atas
gas yang sangat renggang berwarna putih/kuning kebiruan dan mempunyai
ketebalan mencapai ribuan kilometer.
Fotosfer Matahari
> Merupakan lapisan berupa bulatan berwarna perak kekuningan yang
terdiri atas gas padat bersuhu tinggi.
> Di sekililing umbra biasanya terdapat lingkaran yang lebih terang
disebut penumbra.
> Dibagian ini sering terlihat adanya bintik/noda hitam yang disebut
sebagai Sun Spots.
> Perbedaan waktu rotasi di ekuator dan kutub matahari disebabkan oleh
materi dari matahari yang terdiri atas gas yang berbeda tingkat
keregangannya (densitas)
Barisfer atau Inti Matahari
> berdiameter sekitar 500.000 km dan temperatur sekitar 15.000.000 C.
Pada bagian ini terjadi reaksi inti beranting putar yang menyebabkan
terjadinya sintesa hidrogen menjadi helium dengan karbon sebagai
katalisatornya

Bagian-Bagian Matahari:
Fotosfer
Limb, bagian tepi dari cakram matahari
Granulasi, adalah bagian perumakaan yang lebih muncul dari bagian
dalam matahari. berukurang 300-1.300 km dari tepi ke tepi, dan
bertahan sampai 10 menit.
Kromosfer
Korona

Angin Matahari, adalah suatu aliran partikel-partikel subatomis


bergerak ke dalam ruang angkasa dengan kecepatan 350-800km/detik
dan merupakan perluasan bagi korona.
Prominensa, adalah awan-awan hidrogen yang sangat besar dengan
tinggi kira-kira 200.000 km
Flare, adalah gangguan pada bagian bawah korona yang terlihat
sebagai kilatan-kilatan cahaya yang cemerlang
Spikula, adalah kelompok-kelompok pancaran hidrogen, dengan
ketinggian 8.000-10.000 km. Spikula berasal dari kromosfer. Setiap
Spikulad apat bertahan sampai 15 menit.

Pergerakan Matahari
Rotasi Matahari adalah gerakan matahari berputar pada sumbunya yang
berlangsung sekitar 25,5 hari di bagian ekuator dan sekitar 27 hari di bagian
kutub matahari untuk satu kali putaran. Revolusi Matahari adalah gerakan
matahari beserta anggota-anggotanya mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti.
b. Planet-planet (The planets)
Kata planet berasan dari bahasa Yunani yaitu planetai, yang berarti
pengembara. Planet adalah benda angkasa yang tidak mempunyai cahaya
sendiri, berbentuk bulatan, dan beredar mengelilingi bintang (Matahari).
Sebagian mempunyai pengiring/pengikut yang disebut satelit yang beredar
mengelilingi planet. Sebuah benda langit bisa disebut planet apabila
memenuhi tiga syarat, yakni :
1. Mengorbit matahari;
2. Berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat;
dan
3. Memiliki jalur orbit yang jelas dan "bersih" (tidak ada benda langit lain
pada orbit tersebut).
Klasifikasi Planet-planet :
Berdasarkan massanya :

Planet bermassa besar (Superior Planet) terdiri atas Jupiter, Saturnus,


Uranus, dan Neptunus.
Planet bermassa kecil (Inferior Planet) terdiri atas Merkurius, Venus,
Bumi, dan Mars.

Berdasarkan Jaraknya ke Matahari :

Planet dalam (Interior Planet) adalah planet yang jarak rata-ratanya ke


matahari lebih pendek daripada jarak rata-rata Planet Bumi ke
Matahari, terdiri atas Planet Merkurius dan Venus.
Sudut yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan Bumi-Matahari
dengan suatu planet disebut elongasi. Elongasi planet dalam (Interior
planet) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu elongasi barat (suatu

planet berada di sebelah barat matahari dilihat dari bumi) dan elongasi
timur (suatu planet berada di sebelah timur matahari dilihat dari bumi)
Planet luar (Eksterior Planet) adalah planet-planet yang jarak rataratanya ke matahari lebih panjang daripada jarak rata-rata Planet Bumi
ke Matahari, terdiri atas Planet Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan
Neptunus.
Dilihat dari bumi, sudut elongasinya sekitar 0-180 derajat. Bila
mencapai 180derajat, berarti sedang berada dalam kedudukan oposisi,
yaitu kedudukan suatu planet berlawanan arah dengan posisi matahari
dilihat dari bumi, berarti planet tersebut berada pada jarak paling
dekat dengan bumi.
Bila 0derajat, berarti sedang berada dalam kedudukan konjungsi, yaitu
suatu kedudukan planet yang berada dalam posisi searah dengan
matahari dilihat dari bumi, berarti planet tersebut berada pada jarak
paling jauh dengan bumi.

Planet-planet yang menjadi anggota tata surya


1. Merkurius
> paling dekat ke matahari, jarak rata-ratanya sekitar 57,8 juta km,
> suhu pada siang hari mencapai 400 C, malam hari mencapai -200 C
> karna perbedaan suhu yang ekstrim, maka planet ini tidak mempunyai
atmosfer.
> garis tengahnya hanya 4.850 km
> beredar mengelilingi matahari dalam suatu orbit eliptis (lonjong)
> periode revolusi : +/- 88 hari
> periode rotasi : +/- 59 hari

2. Venus
> paling dekat dengan bumi, jaraknya sekitar 42 juta km
> disebut bintang kejora saat elongasi barat, dan bintang senja saat elongasi
timus
> jarak rata-rata ke matahari sekitar 108 juta km
> diselubungi atmosfer yang sangat tebal, terdiri atas gas karbondioksida
dan sulfat

> suhu pada siang hari mencapai 477 C, malam hari suhunya tetap tinggi
karna panas yang diterima tertahan atmosfer
> diameternya : +/- 12.140 km
> periode rotasi : +/- 244 hari (arah sesuai jarum jam)
> periode revolusi : +/- 255 hari
3. Bumi
> jarak rata-ratanya ke matahari : +/- 150 juta km
> periode revolusi : +/- 365,25 hari
> periode rotasi : +/- 23 jam 56 menit
> mempunyai satu satelit alam : Bulan
> diameter : +/- 12.756 km
4. Mars
> jarak rata-rata ke matahari : +/- 228 juta km
> periode revolusi : +/- 687 hari
> periode rotasi : +/- 24 jam 37 menit
> diameter planet : +/- 6.790 km
> diselimuti lapisan atmosfer yang tipis
> mempunyai 2 satelit alam, yakni Phobos dan Deimos
5. Jupiter
> diameter planet : +/- 142.600 km
> jarak rata-rata ke matahari : +/- 778 juta km
> periode rotasi : +/- 9 jam 50 menit
> periode revolusi : +/- 11,9 tahun
> mempunyai 13 satelit alam, yang paling besar ukurannya yaitu
Ganimedes, Calisto, Galilea, Io, dan Europa
6. Saturnus
> diameter planet : 120.200 km
> periode rotasi : +/- 10 jam 18 menit

> periode revolusi : +/- 29,5 tahun


> mempunyai 3 cincin tipis yang arahnya selalu sejajar dengan ekuatornya,
yaitu Cincin Luar (diameter 273.600 km), Cincin Tengah (diameter 152.000
km), dan Cincin Dalam (diameter 160.000 km)
> antara Cintin dalam dengan permukaan saturnus dipisahkan oleh ruang
kosong yang berjarak sekitar 11.265 km.
> atmosfernya terdiri atas hidrogen, helium, metana, dan amoniak.
> mempunyai 11 satelit alam, diantaranya Titan Rhea, Thetys, dan Diones
7. Uranus
> diameter planet : +/- 49.000 km
> periode rotasi : +/- 10 jam 49 menit
> periode revolusi : +/- 84 tahun
> sumbu rotasi searah dengan arah datangnya sinar matahari
> atmosfernya dipenuhi hidrogen, helium, dan metana
> mempunyai 5 satelit alam, yaitu Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan
Oberon.
> jarak rata-rata ke matahari : +/- 2.870 juta km
> mempunyai cincin yang ketebalannya +/- 1 meter
8. Neptunus
> diameter planet : +/- 50.200 km
> jarak rata-rata ke matahari : +/- 4.497 juta km
> periode rotasi : +/- 15 jam 48 menit
> periode revolusi : +/- 164,8 tahun
> mempunyai 2 satelit alam, yaitu Triton dan Nereid
> mempunyai 2 cincin utama dan 2 cincin redup, lebarnya +/- 15 km.
c. Komet
komet merupakan anggota tata surya yang terdiri atas pecahan benda angkasa,
es dan gas yang membeku, strukturnya terdiri atas kepala (selubung gas
disebut koma) dan ekor komet (dapat mempunyai panjang sampai ribuan
kilometer yang arahnya selalu menjauhi matahari).
Klasifikasi komet

1. Komet berekor panjang, yaitu komet yang garis lintasannya sangat jauh
melalui daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa, sehingga
berkesempatan menyerap gas-gas di daerahyang dilaluinya, ketika
mendekati matahari komet tersebut melepaskan gas sehingga membentuk
koma & ekor yang sangat panjang.
2. Komet berekor pendek, yaitu komet yang garis lintasannya sangat pendek
sehingga kurang mempunyai kesempatan untuk menyerap gas di daerah
yang dilaluinya, ketika mendekati matahari komet tersebut melepaskan gas
yang sangat sedikit sehingga hanya membentuk koma dan ekor yang
sangat pendek bahkan hampir tak berekor
d. Asteroid
Asteroid/Planetoid adalah benda-benda langit berukuran kecil yang bergerak
mengelilingi matahari, ditemukan antara Orbit Mars dan Jupiter
e. Meteor dan Meteorit
Meteor adalah benda angkasa berupa pecahan batuan yang jatuh masuk ke
dalam atmosfer bumi. Meteor yang tidak habis terbakar di atmosfer bumi dan
sampai ke permukaan bumi disebut Meteorit. Berdasarkan jenis kandungan
unsurnya, dibedakan menjadi :
1. Meteorit batu : adalah meteorit yang kandungan materinya sebagian besar
terdiri atas kalsium dan magnesium
2. Meteorit Logam : adalah meteorit yang kandungan materinya sebagian
besar terdiri atas ferum dan nikel
f.

Bulan
Bulan adalah benda angkasa berbentuk bulat yang beredar mengelilingi bumi
dalam suatu lintasan garis edar tertentu (orbit), oleh karena itu disebut sebagai
satelit alami bumi.
> Diameter bulan +/- 3.476 km
> Parak rata-rata ke bumi : +/- 384.000 km
> Periode Rotasi : +/- 27,3 hari/satu bulan sideris (peredaran bulan
mengelilingi bumi dalam suatu lingkaran penuh/360derajat)
> Periode Revolusi : +/- 27,3 hari
> Suhu pada siang hari mencapai 100 C, malam hari mencapai -150 C
> Fase Bulan adalah perubahan sudut yang dibentuk oleh garis yang
menghubungkan antara matahari, bumi, dan bulan, yang menyebabkan
terjadinya perubahan tampak bulan dilihat dari bumi.

GERHANA

Apabila dalam peredarannya, baik bumi maupun bulan berada dalam suatu garis lurus
dengan matahari maka memungkinkan terjadinya gerhana matahari/gerhana bulan
a. Gerhana Matahari
Gerhana matahari adalah gerhana yang terjadi akibat bayang-bayang bulan mengenai
bumi, artinya cahaya matahari yang menuju bumi pada siang hari terhalang oleh
bulatan bulan, karena diameter bulan lebih kecil dari permukaan bumi, maka hanya
terjadi +/- 7 menit.
> ada 3 macam gerhana matahari, yaitu : Gerhana Total, Gerhana Parsial, Gerhana
Matahari Cincin (Gelang)
b. Gerhana Bulan
Gerhana bulan adalah gerhana yang terjadi akibat bayang-bayang bumi mengenai
bulan, artinya cahaya matahari yang menuju bulan pada malam hari terhalang oleh
bulatan bumi. Karena diameter bumi lebih besar dari bulan, maka seluruh bulatan
bulan tertutup oleh bulatan bumi, sehingga akan berlangsung selama +/- 1 jam 40
menit.

NAMA

: FAIZAL AKBAR

KELAS

: X-2

SHORT STORY
A Bad Smell

It was a warm, sunny day. She put a hat on to keep the sun out of her eyes. She
needed to visit her bank. She walked down to the corner. There were four buildings at the
intersection. One was her bank. Opposite the bank was a fast food restaurant. The other two
buildings were a dry cleaner and an office building.
Before she arrived at the corner, she could smell the fried chicken. The restaurant was
open seven days a week, and the odor of fried chicken was in the neighborhood daily. She
was a vegetarian.
She used to eat meat and fish. But that was before she found a dead cat in her
dumpster one day. Of course, she had smelled the dead cat before she opened the dumpster
lid. Everyone knows the smell of dead flesh. She knew that something in the dumpster was
dead, but she didn't know what.
Just in case it was a human (some people dump their babies into dumpsters), she
opened the lid. She saw the cat. Flies covered most of it. They were enjoying their meal. She
loved cats. She had two of her own.
A week later at a restaurant, she ordered a hamburger. While she was eating it, she
suddenly thought about the dead cat. She spit out the hamburger. That was the day she
became a vegetarian.

Bau yang Tidak Sedap


Hari itu adalah hari yang hangat dan cerah. Wanita itu memakai topi untuk melindungi
matanya dari sinar matahari. Dia perlu datang ke bank. Dia berjalan ke sudut jalan. Ada
empat buah bangunan di persimpangan. Salah satu bangunannya adalah gedung bank. Di
depan bank itu ada restoran cepat saji. Dua bangunan lainnya adalah tempat cuci pakaian dan
gedung kantor.
Sebelum dia tiba di sudut persimpangan jalan, dia bisa mencium bau ayam goreng.
Restorannya sedang buka selama seminggu, dan bau ayam gorengnya setiap hari dapat
tercium. Dia adalah seorang vegetarian.
Dia dulu suka makan daging dan ikan. Tapi semenjak dia menemukan seekor bangkai kucing
tempat sampahnya. Semua orang tahu baunya bangkai. Dia tahu bahwa sesuatu mati di dalam
tempat sampah, tapi dia tidak tahu apa itu..
Kalau-kalau itu adalah manusia (sebagian orang membuang bayi mereka ke tempat sampah),
dia buka tutup tempat sampahnya. Dia melihat bangkai kucing itu. Bangkainya dikerubuti
banyak lalat. Lalat-lalat itu menikmati santapan mereka. Wanita itu sangat suka kucing. Dia
sendiri

memiliki

dua

ekor

kucing.

Satu minggu kemudiaan di restoran, dia memesan sebuah hamburger. Saat dia memakannya,
tiba-tiba dia memikirkan bangkai kucing itu. Dia memuntahkan hamburgernya. Itu lah hari
saat dia menjadi seorang vegertarian