Anda di halaman 1dari 14

ASPEK ET

IK DAN A
GAMA
PADA TR
ANSPLAN
TASI
HATI
Tutorial C3

Definisi
0 Donor organ atau lebih sering disebut

transplantasi adalah pemindahan suatu jaringan


atau organ manusia tertentu dari suatu tempat ke
tempat lain pada tubuhnya sendiri atau tubuh
orang lain dengan persyaratan dan kondisi
tertentu
0 Donor organ adalah pemindahan organ tubuh

manusia yang masih memiliki daya hidup dan


sehat

0 Menurut pasal 1 ayat 5 UU

kesehatan,transplantasi organ adalah rangkaian


tindakan medis untuk memindahkan organ dan
atau jaringan tubuh manusia yang berasal dari
tubuh orang lain atau tubuh sendiri dalam rangka
pengobatan untuk menggantikan organ dan atau
jaringan tubuh.
0 UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan,

transplantasi adalah tindakan medis untuk


memindahkan organ dan atau jaringan tubuh
manusia yang berasal dari tubuh orang lain atau
tubuh sendiri dalam rangka pengobatan untuk
mengganti jaringan dan atau organ tubuh yang
tidak berfungsi dengan baik.

Klasifikasi
0 Autograft

Transplantasi jaringan untuk orang yang sama. Kadangkadang autograft dilakukan untuk mengangkat jaringan dan
kemudian mengobatinya atau orang, sebelum
mengembalikannya (contoh termasuk batang autograft sel
dan penyimpanan darah sebelum operasi ).
0 Allograft
Allograft adalah suatu transplantasi organ atau jaringan
antara dua non-identik anggota genetis yang sama spesies .
Sebagian besar jaringan manusia dan organ transplantasi
yang allografts.
0 isograft
Sebuah subset dari allografts di mana organ atau jaringan
yang ditransplantasikan dari donor ke penerima yang identik
secara genetis (seperti kembar identik ).
0 Xenograft dan xenotransplantation
Transplantasi organ atau jaringan dari satu spesies yang lain.

Transplantasi organ dari


segi
agama
Agama islam
Ditinjau dari segi kondisi donor (pendonor)-nya
maka ada tiga keadaan donor:
0 Donor dalam keadaan hidup sehat;
0 Donor dalam kedaan sakit (koma) yang diduga
kuat akan meninggal segera;
0 Donor dalam keadaan meninggal.
Didalam syariat Islam terdapat 3 macam hukum
mengenai transplantasi organ dan donor organ
ditinjau dari keadaan si pendonor.

Adapun ketiga hukum tersebut, yaitu :


0 Pertama, apabila pencangkokan tersebut dilakukan,

di mana donor dalam keadaan sehat wal afiat, maka


hukumnya menurut Prof Drs. Masyfuk Zuhdi, dilarang
(haram) berdasarkan alasan-alasan sebagai berikut:
Firman Allah dalam surat Al-Baqaroah: 195
Artinya:Dan janganlah kamu menjatuhkan
dirimu ke dalam kebinasaan
0 Dalam kasus ini, orang yang menyumbangkan
sebuah mata atau ginjalnya kepada orang lain yang
buta atau tidak mempunyai ginjal ia (mungkin)
akan menghadapi resiko sewaktu-waktu mengalami
tidak normalnya atau tidak berfungsinya mata atau
ginjalnya yang tinggal sebuah itu (Ibid, 88).

Kedua, Kaidah hukum Islam:


Artinya:Menolak kerusakan harus
didahulukan atas meraih kemaslahatan
0 Dalam kasus ini, pendonor mengorbankan dirinya
dengan cara melepas organ tubuhnya untuk
diberikan kepada dan demi kemaslahatan orang
lain, yakni resipien
Ketiga, Kaidah Hukum Islam, Macam-macam
Transplantasi Organ Beserta Hukum dan Syaratnya.
1. Penanaman jaringan/organ tubuh yang diambil dari

tubuh yang sama.


2. Penanaman jaringan/organ yang diambil dari individu
lain.

0 Allah Swt berfirman:

Maka barangsiapa yang mendapat suatu


pema`afan dari saudaranya, hendaklah (yang
mema`afkan) mengikuti dengan cara yang
baik, dan hendaklah (yang diberi ma`af)
membayar (diat) kepada yang memberi ma`af
dengan cara yang baik (pula). Yang demikian
itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu
dan suatu rahmat. Barangsiapa yang
melampaui batas sesudah itu, maka baginya
siksa yang sangat pedih. (QS Al Baqarah: 178)

0 Agama Budha

Dalam agama Budha, dikenal empat budi luhur yang meliputi


maitri(memiliki cinta kasih), karuna (suka menolong), mudita
(simpati) dan upeksa (menghargai semua orang).
0 Budha sangat mendukung kemajuan akal budi manusia
untuk mendonasikan organ untuk menolong sesama, tapi
tidak untuk diperjual belikan. Donor merupakan karma yang
baik yang dapat menghapuskan karma buruk sebelumnya.
0 Agama Katolik

Berbicara mengenai sudut pandang agama katolik


mengenai donor organ tidak bisa lepas dari kebijakan
Vatikan dalam hal ini adalah Paus sebagai pemimpin
agama katolik sedunia. Donor organ merupakan
keputusan individu yang karena tujuan mulianya dapat
melakukan setiap saat untuk sesama.

0 Agama Kristen

Pengorbanan dan menolong sesama merupakan dasar


ajaran bagi seluruh umat kristiani, sehingga keputusan
untuk mendonorkan organ merupakan hal yang positif.
Bagi umat Kristen, menolong sesama sangat dianjurkan.
Donasi organ merupakan perbuatan cinta dan mengikuti
teladan Yesus.
0 Agama Hindu

Donasi dan transplantasi organ tubuh dapat dibenarkan


dengan alasan, bahwa pengorbanan (yajina) kepada
orang yang menderita, agar ia terbebas dari penderitaan
dan dapat menikmati kesehatan dan kebahagiaan, jauh
lebih penting, utama, mulia, dan luhur. Perbuatan ini
harus dilakukan diatas prinsip yajina yaitu pengorbanan
tulus ikhlas tanpa pamrih dan bukan dilakukan untuk
maksud mendapatkan keuntungan material.

Transplantasi Organ hati


dari segi etika
1. Hormat pada otonomi (respect for
autonomy)
2. Tidak berbuat jahat atau membahayakan
(Malefincence)
3. Berbuat kebaikan (Benefience)
4. Keadilan (justice)

Penutup
0 Kesimpulan

Transplantasi merupakan hal yang sangat rumit


dalam pengambilan tindakan yang tepat, karena
banyak pendapat yang menentang dan mendukung
tentang pelaksanaan transplantasi dengan berbagai
alasan yang berbeda-beda. dapat disimpulkan
bahwa hukum pelaksanaan transplantasi organ itu
bergantung pada alasan mengapa harus melakukan
hal tersebut. jika alasannya tidak mendukung maka
kegiatan transplantasi tesebut sangat dilarang dan
hukumnya haram serta ilegal.

0 Saran

Saran yang ingin disampaikan bagi


pembaca adalah jika ingin melakukan
transplantasi organ, pahami betul dari mana
organ tersebut berasal. Dari donor hidup
ataukah dari seseorang yang sudah
meninggal. Usahakan untuk mencari upaya
penyembuhan lain sebelum memilih
transplantasi organ sebagai alternatif
pengobatan