Anda di halaman 1dari 14

TUGAS INDIVIDU

MAKALAH MODEL, METODE, PENDEKATAN DAN STRATEGI


PEMBELAJARAN
DOSEN PENGAMPU: BONY IRAWAN,M.Si

DISUSUN OLEH:
RACHMA SAKTI OKTAVIANI
140384205070

JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
TAHUN 2015/2016
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT. yang telah
memberikan kesempatan, kesehatan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan
makalah tentang Model, Metode, Pendekatan dan Strategi Pembelajara yang
merupakan salah satu tugas yang diberikan kepada mahasiswa untuk melengkapi
penilaian dalam mengikuti mata kuliah Strategi Pembelajaran semester ganjil 20152016.

Penulis mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bony Irawan,M.Pd selaku


dosen pengampu mata kuliah Strategi Pembelajaran, atas bimbingan dan materi yang
telah diberikan kepada penulis dalam kegiatan pekuliahan.
Andai kata dalam penyusunan makalah ini terdapat banyak kesalahan dan
kekurangan, Penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar dapat
memperbaiki penulisan di masa yang akan datang.

Tanjungpinang, November 2015

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................ii
DAFTAR ISI...........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................4
1.1.

Latar Belakang Masalah............................................................................4

1.2.

Rumusan Masalah.....................................................................................4

1.3.

Tujuan........................................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................5
2.1

Pengertian Media KIT IPA........................................................................5

2.2

penggunaan alat peraga KIT IPA...............................................................6

2.3

Orientasi Pengembangan Kit IPA..............................................................8

2.4

Dampak Penggunaan Alat Peraga KIT IPA...............................................8

2.5

Contoh Alat Peraga Pada Pelajaran Ipa.....................................................9

BAB III PENUTUP...............................................................................................13


3.1 Kesimpulan..................................................................................................13
3.2 Saran.............................................................................................................13
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................14

BAB

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah


1.2. Rumusan Masalah
1.3. Tujuan

BAB

II

PEMBAHASAN
1. Pengertian Media KIT IPA
Shadely berpendapat alat peraga KIT Ilmu Pengetahuan Alam adalah
kotak yang berisi alat-alat Ilmu Pengetahuan Alam. Seperangkat peralatan Ilmu
Pengetahuan Alam tersebut mengarah pada kegiatan yang berkesinambungan atau
berkelanjutan. Peralatan Ilmu Pengetahuan Alam yang dirancang dan dibuat ini
menyerupai rangkaian peralatan uji coba ketrampilan proses pada bidang studi
Ilmu Pengetahuan Alam. Sebagai alat peraga Kit Ilmu Pengetahuan Alam
merupakan suatu sistem yang didesain atau dirancang secara khusus untuk suatu
tujuan tertentu
Menurut Wibawa dan mukti alat peraga KIT Ilmu Pengetahuan Alam atau
loan boxes merupakan salah satu dari media tiga dimensi dan pemahaman yang
lengkap akan benda-benda nyata. Loan boxes adalah kotak yang mempunyai
bentuk dan besarnya sesuai keperluan. Kotak ini diisi dengan item-item yang
berhubungan dengan unit pelajaran.
Menurut Budiningsih dalam Jurnal Teknologi Pendidikan kotak unit
pengajaran (KIT), yang dilengkapi dengan buku petunjuk penggunaannya adalah
untuk menanamkan konsep atau pemahaman siswa terhadap suatu objek atau
peristiwa-peristiwa pembelajaran secara utuh.
Menurut Berta, media Kit IPA adalah peralatan IPA yang diproduksi dan
dikemas dalam bentuk kotak unit pengajaran, yang menyerupai rangkaian
peralatan uji coba keterampilan proses pada bidang studi IPA dan dilengkapi
dengan buku pedoman penggunaannya.
Dalam Kamus Bahasa Indonesia Alat peraga yaitu alat yang digunakan
dalam pengajaran yang dapat dilihat sehingga tahu benar yang dimaksud atau
sebagai alat bantu untuk menghitung dan sebagainya .

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa alat peraga KIT Ilmu
Pengetahuan Alam adalah kotak yang berisi seperangkat peralatan yang digunakan
sebagai alat peraga dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang mempunyai
bentuk dan besaran sesuai dengan keperluan.
Pengajar Pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang baik memang tidak
cukup hanya bersumber pada buku. Pengajaran itu harus dilengkapi dengan alat
praktik serta dihubungkan dengan lingkungan alam, sehingga dapat mendorong
anak untuk mengembangkan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap.
Kit Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar yang dilengkapi dengan
pedoman penggunaannya untuk guru ini akan sangat membantu dalam proses
belajar dan mengajar serta dapat dijadikan media atau alat bantu dalam mencapai
tujuan pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam sesuai dengan kurikulum.
2. penggunaan alat peraga KIT IPA
Penggunaan Alat Peraga KIT IPA Dalam proses belajar-mengajar IPA,
hampir sama dengan proses belajar mengajar mata pelajaran yang lain, yaitu
menggunakan media bantu atau alat peraga. Hanya dalam pembelajaran IPA yang
menggunakan media Kit IPA, guru dan peserta didik menggunakan media yang
berbeda.
Guru menggunakan Kit guru yaitu alat yang digunakan guru untuk
melakukan percobaan terlebih dahulu, sebelum memberikan kepada peserta didik,
sehngga dalam pembelajaran guru sudah menguasai cara penggunaan media
tersebut, sedangkan siswa menggunakan Kit siswa yaitu alat yang digunakan
siswa melakukan percobaan. Kit guru dan kit siswa macamnya sama, hanya
jumlahnya yang berbeda, kit siswa lebih banyak. Dalam penggunaan media Kit
Sains, siswa dalam kelompok diberi alat percobaan sesuai materi yang dibahas.
Siswa melakukan percobaan sendiri dengan diawasi guru, kemudian siswa
membuat kesimpulan awal. Setelah percobaan selesai, dibahas bersama baru
diambil kesimpulan akhir atau sambil percobaan guru memberikan semacam LK
yang sesuai materi yang dibahas. Dalam pengajaran IPA, Kit Ilmu Pengetahuan
Alam mempunyai kedudukan yang sangat penting,yaitu:

a. Membantu pengembangan konsep-konsep Ilmu Pengetahuan Alam.


b. Media dapat memberi dasar yang konkrit untuk berpikir sehingga
dapat mengurangi terjadinya verbalisme.
c. Memberikan pengalaman yang nyata yang dapat menumbuhkan
kegiatan sendiri.
d. Menimbulkan pemikiran yang teratur dan berkesinambungan.
Proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan memanfaatkan alat
peraga atau media Kit Ilmu Pengetahuan Alam, bermuara pada keterampilan
proses. Pemakaian atau penggunaan alat peraga Komponen Instrumen Terpadu
Ilmu Pengetahuan Alam dalam pembelajaran IPA tersebut disesuaikan dengan
jenis percobaan yang akan diajarkan guru di Sekolah. Agar dalam menggunakan
alat-alat pengajaran dalam suatu pengajaran dapat mencapai keberhasilan dan
daya guna yang tinggi maka guru harus dapat memilih alat-alat pengajaran yang
tepat. Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih atau menentukan alatalat pengajaran dari Kit IPA yang akan digunakan pada waktu mengajar,
diantaranya adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Materi yang akan diajarkan.


Tujuan pembelajaran.
Spesifikasi alat yang akan digunakan.
Proses urutan mendemonstrasikan alat.
Validitas alat.

Proses belajar dan mengajar yang menggunakan alat peraga KIT Ilmu
Pengetahuan Alam, diupayakan menuju keberhasilan. Supaya siswa lebih
memahami proses dari semua peristiwa yang terjadi mengikuti langkah-langkah
sebagai berikut:
a. Guru harus meyakinkan diri bahwa para siswa mengetahui nama yang
benar dari bagian-bagian peralatan,
b. Guru harus memberikan petunjuk yang jelas bagaimana cara
menggunakannya
c. Guru meminta siswa untuk melakukan pengamatan dengan teliti dan
akhirnya menunjukkan kepada mereka bagaimana mengamati suatu
percobaan serta fokus perhatian
d. Guru harus selalu memperhatikan bahwa para siswa hanya mencatat
hasil pengamatan dari apa yang benar-benar mereka lihat dan
7

perhatikan. Para siswa dan guru harus menghindari tercampurnya


interpretasi dan pengamatan,
e. Siswa menulis pengamatan masing-masing dengan menggunakan buku
catatan Ilmu Pengetahuan Alam. Jika perlu guru menyediakan suatu
format tertentu untuk mencatat pengamatan siswa,
f. Guru berkeliling untuk melihat bagaimana hasil kerja para siswa. Jika
perlu guru memberikan bantuan kepada siswa tersebut,
g. Guru perlu mengetahui kapan kegiatan pengamatan berakhir dan
menjaga agar semua siswa memperhatikan kegiatan belajar dan
h.

mengajar yang sedang berlangsung, dan


Guru harus memutuskan kapan mengumpulkan peralatan dan harus

selalu menjaga agar peralatan tidak rusak.


i. Evaluasi. Diakhir kegiatan belajar mengajar guru memberikan tes
tulis, untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.
3. Orientasi Pengembangan Kit IPA
Pengembangan peralatan Kit berorientasi pada sejumlah kriteria yaitu ;
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan peserta didik sehari-hari.


Resiko bahaya/cedera kecil.
Cara penanggulangannya mudah/cocok untuk ukuran anak.
Jaminan tidak akan pecah/rusak bila penanganannya salah.
Penyimpanan alat tidak membutuhkan tempat yang besar.
Corak, bentuk, warna, yang estetis dan menarik.
Harga ekonomis.

4. Dampak Penggunaan Alat Peraga KIT IPA


Dalam Arsyad (2004), Alat peraga memiliki kelebihan sebagai berikut
(a)
(b)
(c)
(d)
(e)
(f)
(g)

umumnya murah harganya,


mudah didapat,
mudah digunakannya,
dapat memperjelas suatu benda,
lebih realistis,
dapat membantu mengatasi keterbatasan pengamatan
dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu.

Namun demikian alat peraga juga mamiliki keterbatasan, antara lain


(a) semata-mata hanya media visual,
8

(b) ukuran gambar sering sekali kurang tepat untuk pengajaran dalam
kelompok besar,
(c) memerlukan keterbatasan sumber dan keterampilan, dan kejelasan guru
untuk dapat memanfaatkanya.

5. Contoh Alat Peraga Pada Pelajaran Ipa


Standar Kompetensi : Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia
Kompetensi Dasar

: Mendeskripsikan sistem pernapasan pada manusia dan

hubungannya dengan kesehatan.


Mata Pelajaran

: IPA

Kelas/Semester

:VIII/I

A.

Jenis Alat Peraga yang Dapat di Pergunakan


Jenis alat peraga yang kami coba buat adalah Model Pernapasan Pada

Manusia. tujuan pembuatan alat peraga ini yaitu untuk mengetahui proses
pernapasan manusia yang di ajarkan pada Materi pembelajaran tentang sistem
pernapasan pada manusia di kelas VII semester Satu. Dimana Alat dan bahan
yang dibutuhkan adalah sebagai berikut .
Alat dan bahan yang di butuhkan :
1.

Botol bekas air mineral

2.

2 ( dua ) Sedotan plastik bekas

3.

Sumbat dari plastik

4.

Korek api

5.

Karet gelang

6.

Solasiban / lakban

7.

3 ( tiga ) buah balon karet

B.

Prosedur Pembuatan dan Cara Kerja Alat Peraga

1.

Prosedur pembuatan alat peraga

Adapun prosedur atau cara pembuatan alat peraga Model Pernapasan pada
manusia adalah sebagai berikut :
a)

Sediakan Alat dan bahan yang dibutuhkan ( Botol bekas air mineral, 2 ( dua )
Sedotan pelastik bekas, Sumbat plastik, Korek api, Karet gelang, Solasiban /
lakban, 3 ( tiga ) buah balon karet ).

b)

Gunting bagian bawah botol bekas air mineral sesuai yang di inginkan atau
kurang lebih sekitar seperempat bagian dari botol tersebut.

c)

Buat pipa bercabang tiga dari sedotan plastik

d)

Sumbat kedua cabang pipa menggunakan balon karet yang kemudian di ikat oleh
karet gelang, supaya tidak terlepas. ( salah satu cabang sebagai tempat keluar
masuk udara )

e)

Tinggal satu balon yang tersisa, kemudian gunting balon karet tersebut dibagian
mulutnya.

f)

Masukan pipa cabang yang sudah disumbat oleh balon ke dalam botol bekas
yang telah kita gunting, dimana salah satu pipa yang tidak disumbat diletaka kan
menjorok ke atas ( ke bagian mulut botol )

g)

Tutup bagian atas botol dengan sumbat plastik yang telah diberi lubang agar
pipa yang menjorok ke mulut botol bisa keluar sebagai jalan masuk udara .

h)

Tutup bagian bawah botol dengan balon karet yang telah dipotong bagian
mulutnya, kemudian ikat menggunakan karet / lakban ( solasiban ).

i)

Jika sudah rapat, alat peraga sudah siap untuk digunakan.

j)

Kurang lebih bentuknya akan seperti gambar di bawah ini :

10

Gambar 1.2 Alat peraga model pernapasan manusia

2.

Cara Kerja Alat peraga


Cara Kerja dari Alat peraga Model pernapasan pada manusia adalah
sebagai berikut :

a) Tarik balon karet yang dijadikan penutup botol plastik bagian bawah ke arah luar.
Apa yang terjadi dengan balon karet yang ada di dalam tabung ?
Apakah ada udara masuk atau keluar ?
b) Tekan balon karet yang dijadikan penutup botol plastik bagian bawah ke arah
dalam.
Apa yang terjadi dengan balon karet yang ada di dalam tabung ?
Apakah ada udara masuk atau keluar ?
c) Lepaskan balon karet yang dijadikan penutup botol plastik ke bagian seperti
semula.
Apa yang terjadi dengan balon karet yang ada di dalam tabung ?
Apakah ada udara masuk atau keluar ?

11

d)

Hasil pengamatan kemudian di tulis di buku tugas. Untuk mengetahui hasil kerja
dari alat peraga tersebut. Dengan cara mengisi ke tabel seperti berikut ini :
Keadaaan balon karet yang
dijadikan penutup tabung
plastik transparan
Di tekan
Di tarik
Di lepaskan

Balon karet di dalam botol

Udara di botol plastik

plastik
mengembang

masuk

menguncup

keluar

Ketika karet penutup botol plastik transparan di tarik, ruangan di dalam


pipa bertambah besar sehingga tekanan udara di dalam tabung plastik menjadi
rendah, kemudian menarik udara dari luar masuk sehingga balon di dalam botol
plastik menjadi mengembang.
Sedangkan ketika karet penutup botol plastik bagian bawah ditekan,
ruangan di dalam pipa plastik menjadi menyempit dan tekanan udara di dalam
tabung plastik semakin tinggi, sehingga udara di dalam pipa keluar maka
terjadilah balon di dalam botol plastik menguncup atau mengempis. Begitu pula
ketika karet penutup botol plastik dilepaskan, maka akan kembali seperti semula.
Kejadian ini sama seperti proses pernapasan pada manusia.

BAB

III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
12

3.2 Saran
Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan
makalah ini baik dari segi sumber maupun penulisan, untuk itu penyusun
sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca untuk perbaikan
makalah selanjutnya.
Diharapkan pembaca tidak merasa puas dengan materi yang telah dibaca
dan mencoba mencari definisi dan jenis-jenis belajar yang diungkapkan oleh
para ahli lainnya sehingga mendapatkan ilmu yang lebih luas.

13

DAFTAR PUSTAKA

http://faizalnizbah.blogspot.co.id/2013/08/alat-peraga-kit-ipa.html
http://skripsi-ilmiah.blogspot.co.id/2011/02/penggunaan-media-kit-ipa-dalam.html
http://guruunik.blogspot.co.id/2012/08/media-berbasis-kit-ipa.html
http://digilib.uinsby.ac.id/1144/5/Bab%202.pdf
http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/2184/3/T1_292008086_BAB
%20II.pdf
http://pemudaberkelana.blogspot.co.id/2014/07/media-pembelajaran-dan-alatperaga.html

14