Anda di halaman 1dari 6

PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS

INVESTASI
Menentukan Risiko Deteksi
Merancang Pengujian Substantif

MENENTUKAN RISIKO DETEKSI


Perlunya menggabungkan penilaian risiko inheren dan
pengendaliannya atas transaksi penerimaan dan pengeluaran kas
Tingkat risiko deteksi yang dapat diterima bervariasi

MERANCANG PENGUJIAN SUBSTANTIF

Prosedur Awal
Prosedur Analitis
Pengujian Rincian Transaksi
Pengujian Rincian Saldo
Pengujian Rincian Saldo : Estimasi Akuntansi
Perbandingan Penyajian Laporan dengan GAAP

PROSEDUR AWAL

Dibutuhkan pemahaman atas bisnis dan industri klien seperti:


Kebijakan entitas untuk menginvestasikan kelebihan kas
Aktivitas pembiayaan
Kemampuan menghasilkan arus kas bebas
Kecocokan saldo investasi awal dengan jumlah yang diaudit
sebelumnya
Penyiapan skedul investasi oleh klien
Penentuan kesesuaian skedul dan buku tambahan investasi

PROSEDUR ANALITIS
Mencakup keterkaitan di antara akun akun spesifik selama
periode berjalan dan perbandingan dengan data tahun
sebelumnya, jumlah yang dianggarkan, dan ekspektasi
lainnya.

PENGUJIAN RINCIAN TRANSAKSI


Efektif apabila volume transaksinya rendah dan terdiri dari
vouching ke masing masing ayat debet dan kredit.

PENGUJIAN RINCIAN SALDO


Terdapat tiga pengujian substantif:
Memeriksa dan Menghitung Sekuritas yang Ada di Tangan.
Mengkonfirmasi Sekuritas yang Disimpan oleh Pihak Lain.
Mengitung Kembali Pendapatan Investasi yang Dihasilkan

PENGUJIAN RINCIAN SALDO :


ESTIMASI AKUNTANSI
Klasifikasi Investasi yang Tepat
Mengaudit Nilai Wajar Investasi

PERBANDINGAN PENYAJIAN LAPORAN


DENGAN GAAP
Berkaitan dengan klasifikasi lancar dan tidak lancar, atau
perdagangan lawan tersedia untuk dijual, auditor harus
mengadakan tanya jawab dengan manajemen serta dapat
menggunakan daftar periksa sebagai alat bantu menentukan
semua pengungkapan yang disyaratkan.