Anda di halaman 1dari 8

ELEMEN MESIN 1

1. Pengertian Pulley
Pulley berasal dari bahasa Yunani yaitu quattuor. Pulley adalah suatu roda dengan
bagian

berongga di sepanjang sisinya untuk tempat bagi ban mesin/sabuk atau belt untuk

berputar.Sabuk atau ban mesin dipergunakan untuk mentransmisikan daya dari poros yang
sejajar.Jarak antara

kedua poros tersebut cukup panjang,dan ukuran ban mesin yang

dipergunakan dalam sistem transmisi sabuk ini tergantung dari jenis ban sendiri. Pulley juga
disebut salah satu dari enam jenis pesawat sederhana.
Pulley dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu:
A. Pulley tunggal

Gambar1.Pully tunggal
Pulley yang posisinya tidak berubah. Pully tunggal merupakan Pully yang posisinya tidak
berpindah pada saat digunakan. Pully jenis ini biasanya dipasang pada tempat tertentu. Pully
yang digunakan pada tiang bendera dan sumur timba adalah contoh Pully tetap.
Pully ini berfungsi untuk membelokkan gaya sehingga berat beban tetap sama dengan gaya
kuasanya tetapi dapat dilakukan dengan mudah. Keuntungan mekanis Pully tetap sama
dengan satu. Puli tunggal digunakan pada tiang bendera dan kerekan pada sumur untuk
menimba air.
,Keuntungan mekanis untuk pulley tunggal.
Keuntungan mekanis (KM) Pully tunggal tetap = 1
Keuntungan mekanis =1 berarti berat beban = gaya yang kita keluarkan untuk mengangkat
beban tersebut.maka F = w

ELEMEN MESIN 1

RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030

ELEMEN MESIN 1

B. Pulley bebas

Gambar2.Pully bebas
Berbeda dengan Pully tunggal, pada Pully bebas kedudukan atau posisi Pully berubah dan
tidak dipasang pada tempat tertentu. Pully jenis ini biasanya ditempatkan di atas tali yang
kedudukannya dapat berubah, seperti tampak pada gambar di atas. Salah satu ujung tali diikat
pada tempat tertentu. Jika ujung yang lainnya ditarik maka Pully akan bergerakPulley yang
posisinya selalu berubah.Dipasang pada tali yang bergantung sehingga mudah

untuk

dipindahkan.Digunakan untuk memudahkan dalam mengangkat dan memindahkan beban.


Pully jenis ini bisa kita temukan pada alat-alat pengangkat peti kemas di pelabuhan
Keuntungan mekanis (KM) Pully tunggal bergerak = 2 maka,
F = 1/2.w
Keuntungan mekanisnya = 2 artinya kita hanya perlu mengeluarkan gaya separuh dari berat
beban yang kita angkat ( F = w/KM).
C. Pulley majemuk

ELEMEN MESIN 1

RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030

ELEMEN MESIN 1

Gambar3.Pully majemuk
Pully majemuk merupakan perpaduan dari Pully tunggal dan Pully bebas. Kedua Pully ini
dihubungkan dengan tali. Pada Pully majemuk, beban dikaitkan pada Pully bebas. Salah satu
ujung tali dikaitkan pada penampang Pully tunggal. Jika ujung tali yang lainnya ditarik maka
beban akan terangkat beserta bergeraknya Pully bebas ke atas.Intinya Pully majemuk
bentuknya adalah Perpaduan antara pulley tetap dan pulley bebas yang dihubungkan dengan
tali.
Keuntungan mekanis (KM) takal = Jumlah katrol
E.Contoh perhitungan perencanaan kapasitas penghancuran kedelai
Diketahui:
Kapasitas Perencanaan

: 100 kg/jam

PutaranMotor

: 1400 Rpm

Diameter Gerinda (D3)

: 200 mm

Diameter Puli Motor (D1)

: 50,8 mm

Tebal Permukaan (t)

: 20 mm

Jumlah Gerinda (l)

: 1 Buah

Diameter Kedelai (dk)

: 4 mm 5 mm

Panjang Kedelai (l)

: 5 mm 6 mm

Berat Kedelai (wk)

: 5 gram 10 gram

Jarak pusat poros ke pusat gerinda ( R )

: 90 mm

Gambar 4. mesin penghancur kedelai


ELEMEN MESIN 1

RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030

ELEMEN MESIN 1

Dimana berat satu irisan bahan baku kedelai


W=

Wk x 1
L

Dimana :
W = berat satu irisan bahan baku kedelai
Wk = berat kedelai
L = panjang kedelai

10 x 1
6

= 1,66 gram

Menetukan Putaran Piringan


Dimana :

n3

= putaran piringan

W1

= berat satu irisan bahan baku kedelai

Kapasitas

= l.n3.w1

100 kg/jam

= 1 x n3 x 1,66

1500 gr/mnt

= 1x n3 x 1,66
= 903,6 Rpm

n2 = n3
Menentukan Daya Motor
Dimana :
Momen

=T

Gaya

=F

Jarak poros

=R

Daya

=P

Daya

= momen x putaran

Momen

= R x Gaya
= 0,09 x 10 kg
= 0,9 kg.m

Daya

= momen x putaran

=
ELEMEN MESIN 1

0 ,9 x 903,6
60
RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030

ELEMEN MESIN 1

= 13,554 kg.m/det
= 0,19 HP

Jadi daya yang di pakai adalah 0,5 Hp


Catatan :
1 Hp = 75 kg.m / dtk = 0,747 Kw
daya motor penggerak yang paling kecil adalah 0,5 Hp
Menentukan Diameter Puli Penggerak
Dimana :
n1

= putaran motor

n2 = n3 = putaran piringan
D1

= diameter puli motor

D2

= diameter puli penggerak

D3

= diameter gerinda

Maka
n2

903,6 =

n2 . D1
D2
1400 x 50,8
903,6

= 78,70 mm
Jadi untuk mesin yang dirancang di dapat

D1

= 50,8 mm

dengan n1 = 1400 rpm

D2

= 78,70 mm

dengan n2 = 903,6 rpm

D3

= 204 mm

dengan n3 = 903,6 rpm

ELEMEN MESIN 1

RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030

ELEMEN MESIN 1

Contoh gambar puli penggerak dan puli yang digerakan.

D2

D1

Gambar 5. pully penggerak dan puli yang digerakan


Dibawah ini contoh gambar puli penggerak

Gambar 6. pully penggerak

ELEMEN MESIN 1

RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030

ELEMEN MESIN 1

Gambar7. Gaya-gaya tegangan pada sabuk.

Tabel3. Sudut kontak dan panjang pemindahan daya ban sabuk


Tabel dibawah ini memperlihatkan ukuran-ukuran pada pully
Diameter(
d)

ELEMEN MESIN 1

r1

r2

r3

r4

RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030

ELEMEN MESIN 1

4,8
6,2
8.7
11.0
13.0
15.0
19.5
21.0
28.0
34.5
39.0

22
22
28
40
40
40
55
65
80
90
110

15
15
20
30
30
30
40
50
60
70
85

5
5
6
7
7
7
10
10
12
15
18

0.5
0.5
1.0
1.0
1.0
1.0
15
18
20
22
22

12.5
12.5
15.0
25.0
25.0
25.0
30.9
37.5
45.0
55.0
65.0

8
8
8
10
10
10
15
18
20
22
22

4.0
4.0
5.0
8.5
8.5
8.5
12.0
14.5
17.0
20.0
25.0

2.5
2.5
3.0
4.0
4.0
4.0
5.0
5.0
6.0
7.0
9.0

2.0
2.0
2.5
3.0
3.0
3.0
5.0
5.0
7.0
8.0
10.0

8
8
9
12
12
12
17
20
25
28
40

6
6
6
8
8
8
10
15
15
20
30

Tabel.4 Ukuran-ukuran pully

Gambar.8 Contoh puli

ELEMEN MESIN 1

RAMADHAN SYAHPUTRA | 5143220030