Anda di halaman 1dari 6

PROGRAM PERSYARATAN DASAR

Nomor :
Revisi
:
Halaman :

PT. HFS JAYA


CARA PENGOLAHAN IKAN YANG BAIK

Monitoring
Bagaimana
Kpn
Dimana
(How)
(When)/Frekwensi
(Where)
1. Bahan baku 1.Mutu bahan 1.Dilihat secara Saat bahan baku Tempat
diterima di unit baku
sensori bahan datang
receiving
pengolahan diuji
baku
secara
2.Suhu bahan
organolpetik
baku
2.Menggunakan
thermometer
2. Bahan baku
sebagai
ditangani secara
pengukur suhu
hati-hati
cepat
cermat dan saniter 3.Pemeriksaan 3. Dilakukan uji
dengan
suhu kesegaran
kesegaran
produk maksimal bahan baku
bahan baku
0
5C

Tindakan
Siapa
Pencatatan
Koreksi
(Who)
Oleh 1. jika bahan Form
QC
baku
tidak penerimaan
memenuhi
bahan baku
standar mutu
barang akan
di reject

Menghilangkan
kotoran yang
menempel
pada udang dan
bebas
dari
bakteri patogen

Udang dimasukan 1.Kebersihan


didalam keranjang udang
lalu dicuci dengan
air dingin yang 2.Mutu udang
mengalir
dan
dilakukan secara
cepat, cermat dan
saniter
untuk
mempertahankan
suhu
produk
maksimal 50C

1.Dilihat secara Saat


sensori
dicuci

Oleh
QC

Mendapatkan

1.Bahan

Dilihat

No.

Tahapan

Goal/Tujuan

1.

Penerimaan
Bahan Baku

Mendapatkan
bahan
baku
yang
bebas
bakteri patogen
dan memenuhi
persyaratan
mutu

2.

3.

Pencucian I

Pemotongan

Prosedur

Apa (What)

baku mutu udang

udang Receiving

2.Tambahkan
es
apabila
suhu
lebih
dari 5oC
3.Akurasi alat
pengujian
Jika terdapat Form
kotoran dicuci pencucian
kembali

2. Dilakukan uji
lab

secara Setelah

Di

ruang Oleh

Jika terdapat Form

Kepala dan
Genjer

4.

Pencucian II

5.

sortasi

bahan
baku
yang bermutu
baik
serta
bebas bakteri
pathogen dan
memenuhi
persyaratan
mutu

yang diterima di
unit pengolahan
apabila
dalam
bentuk
utuh
dilakukan
pemotongan
kepala dan genjer

sensori

2.Pengupasan
dilakukan secara
hati-hati
cepat
cermat dan saniter
dengan
suhu
produk maksimal
50C
Mendapatkan
Udang
1.kebersihan
udang
yang dimasukkan
udang
bebas
dari kedalam
bakteri patogen keranjang
lalu 2.mutu udang
dicuci dengan air
dingin
yang
mengalir
dan
dilakukan secara
cepat cermat dan
saniter
untuk
mempertahankan
suhu
maksimal
50C

Mendapatkan

1.Udang

1.ukuran

pemotongan
udang

1.Dilihat secara Saat


sensori
dicuci

1.Dilihat secara Setelah

deheading

QC

udang Di
ruang Oleh
deheading
QC

Di

ruang Oleh

genjer
atau pemotongan
kotoran yang
masih
tertinggal
dikembalikan
ke karyawan
untuk
dilakukan
pemtongan
kembali

Jika terdapat Form


kotoran dicuci pencucian
kembali

Apabila

Form sortasi

mutu
dan
ukuran
yang
sesuai
serta
bebas
dari
kontaminasi
bakteri patogen

6.

Penimbangan

Mendapatkan
berat
sesuai
dengan ukuran
yang
diharapkan dan
bebas
dari
bakteri patogen

dipisahkan
berdasarkan mutu
dan ukuran

(size) udang

sensori

dilakukan sortasi

sortasi

QC

2.mutu udang

2.Sortasi
dilakukan secara
organoleptik
3.Sortasi
dilakukan hati hati
cepat cermat dan
saniter
dengan
suhu
produk
maksimal 50C
1.Udang
1.Berat udang
dimasukkan
kedalam
2.Mutu udang
keranjang
dan
ditimbang sesuai
dengan berat yang
ditentukan

1.Dilihat secara Setelah


sensori
dilakukan
penimbangan

Di
ruang Oleh
penimbangan QC

2.Penimbangan
dilakukan secara
cepat cermat dan
saniter
dengan
suhu
produk
maksimal 50C

7.

Pencucian III

Mendapatkan

Udang

1.Kebersihan

1.

Dilakukan Setelah

proses Di

ruang Oleh

terdapat
ukuran yang
tidak seragam
maka
dilakukan
sortasi ulang

Jika terdapat Form


berat
yang penimbanga
tidak sesuai n
dengan berat
yang
ditentukan
maka
dilakukan
penimbangan
ulang

Jika terdapat Form

produk
yang
bersih
dan
bebas
dari
bakteri patogen

dimasukkan
udang
kedalam
keranjang plastic 2.Mutu udang
lalu dicuci dengan
air dingin yang
mengalir
dan
dilakukan secara
cepat cermat dan
saniter
untuk
mempertahan
suhu pusat produk
maksimal 50C

secara sensori

pencucian

penimbangan

QC

kotoran yang pencucian


masih
menempel
pada udang
makan
dilakukan
pencucian
kembali

8.

penyusunan

Mendapatkan
susunan udang
yang rapih dan
bebas
dari
bakteri patogen

1.Udang disusun 1.kerapihan


dalam
pan udang
pembekuan satu
per satu
2.ukuran
udang
2.Proses
penyusunan harus 3.mutu udang
dilakukan dengan
cepat cermat dan
saniter
dengan
suhu pusat produk
maksimal 50C

1.Dilihat secara Pada


saat Di
ruang Oleh
sensori
dilakukan
pembekuan
QC
penyusunan
udang di pan

Jika pada saat Form


penyusunan
penyusunan
masih
ada
udang yang
kurang rapih
maka
dilakukan
penyusunan
ulang

pembekuan

Membekukan
produk hingga
mencapai suhu
pusat maksimal
-180C secara
cepat dan tidak
mengakibatkan
pengeringan
terhadap

Udang
yang suhu pusat
disusun dalam pan
pembekuan
ditambahkan air
dingin kemudian
dibekukan dalam
alat
pembeku
(Freezer) hingga
suhu pusat udang

menggunakan
termometer

Jika
suhu Form
pusat
lebih pembekuan
dari
-180C
maka
dilakukan
pengaturan
suhu alat

Pada saat proses Di


ruang Oleh
pembekuan
pembekuan
QC

10

11.

penggelasan

Pengepakan

produk

mencapai
maksimal -180C
dalam
waktu
maksimal 4 jam

Melapisi udang
dengan air es
agar
tidak
mudah terjadi
pengeringan
pada
saat
penyimpanan

1.Udang
yang kenampakan
telah dilepaskan udang
dari pan pembeku
kemudian
disemprot dengan
air dingin

2.Proses
penggelasan harus
dilakukan secara
cepat cermat dan
saniter
dengan
mempertahankan
suhu pusat udang
maksimal -180C
Melindungi
1.Udang
beku
produk
dari dimasukkan
kontaminasi
kedalam
plastic
dan kerusakan dan inner karton
selama
yang telah diberi
transportasi
label
dan
penyimpanan
2.Proses
serta
sesuai pengepakan
dengan label
dilakukan secara
cepat cermat dan
saniter
dengan
mempertahankan

1.bahan
kemasan
2. pelabelan
3.mutu udang

sensori

Setelah
proses Di
ruang Oleh
penggelasan
pengemasan QC

Jika
terjadi Form
dehidrasi
penggelasan
pada produk
maka
dilakukan
pengelasan
ulang

1.pengecekan
secara visual

setiap dilakukan Diruang


pengepakan
pengemasan

jika terdapat Form


kemasan yang pengepakan
rusak maka
dilakukan
pengemasan
kembali

Oleh
QC

12.

Pengecekan
Metal
detector

13.

Penerimaan
bahan
pengemas

suhu pusat udang


maksimal -18oC
Melindungi
Produk Headless 1. Keberadaan
produk
dari frozen
shrimp
logam
logam
berat yang
sudah
berat/benda
sebelum
dilakukan
asing
dilakukan
pengemasan
2. Menjamin
pendistribusian dilewatkan melaui
mutu
mesin
metal
produk
detector memakai
akhir
conveyor
Mendapatkan
Produk pengemas 1. Kualitas
bahan
dicek
bahan
pengemas yang
pengemas
sesuai
2. Penyesuaian
bahan
pengemas

1. Menggunaka
n alat metal
detector
2. Dilakukan
uji

Setelah
pengepakan

Pengecekkan
secara berkala

Saat
bahan Diruang
pengemas datang pengemas

Tanggal 5 november
Dibuat oleh

Disahkan oleh

(Viki Gilang Ramadhan)

(Dr. Ir. Himelda, M.Si.)

Diruang
pengemasan

Oleh
karya
wan/
pega
wai

Jika terdapat Form metal


benda
detector
asing/logam
berat

Oleh
pega
wai/k
arya
wan

Jika terdapat
pengemas
yang
tidak
sesuai
atau
rusak
pengemas
tidak dipakai
dan dilakukan
pengembalian
pengemas
kesuplier

Form
penerimaan
bahan
pengemas