Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH GEOLOGI DASAR

BENDA-BENDA PADA SISTEM TATA SURYA

OLEH
MUHAMMAD FIKRI AZIS 270110140034
Disusun untuk memenuhi salah satu nilai tugas mata kuliah Geologi Dasar

UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI
TAHUN AJARAN 2014-2015

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala
kebesaran dan limpahan nikmat yang diberikan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul Benda-benda pada Sistem Tata Surya. Adapun penulisan makalah ini
bertujuan untuk memenuhi salah satu nilai tugas mata kuliah Geologi Dasar serta mengetahui
lebih jauh mengenai benda-benda langit dan kaitannya dengan ilmu Geologi.
Dalam penulisan makalah ini, berbagai hambatan telah penulis alami. Oleh karena itu,
terselesaikannya makalah ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata. Namun karena
adanya dukungan dan bantuan dari pihak-pihak yang terkait.
Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan
terima kasih kepada
1. R, Irvan Sophian , ST. MT. selaku pembimbing yang telah membantu mengarahkan agar
dapat menyelesaikan makalah ini
2. Orang tua, keluarga serta teman-teman yang telah memberi kontribusi baik langsung
maupun tidak langsung dalam penyelesaian makalah ini.
Penulis juga berterima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satupersatu,yang telah mendukung dalam menyelesaikan makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini, penulis menyadari pengetahuan dan pengalaman penulis
masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari
berbagai pihak agar makalah ini dapat lebih baik dan lebih bermanfaaat lagi.
Akhir kata penulis ucapkan semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu membalas budi baik anda
semua. Terimakasih.
Sumedang, 18 September 2014

Penulis

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................................................i

DAFTAR ISI....................................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.......................................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah..................................................................................................................1
1.3 Tujuan Penulisan....................................................................................................................1
1.4 Manfaat Penulisan..................................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian, Jenis, serta Karakteristik Benda Langit pada Tata Surya....................................3
2.1.1 Bintang (Matahari)..........................................................................................................3
2.1.2 Planet...............................................................................................................................4
2.1.3 Satelit...............................................................................................................................5
2.1.4 Meteoroid........................................................................................................................5
2.1.5 Asteroid............................................................................................................................6
2.1.6 Komet..............................................................................................................................6
2.1.7 Awan Oort........................................................................................................................7
2.2 Hubungan Benda-Benda langit dengan Planet Bumi.............................................................8
2.3 Hubungan Ilmu Geologi dengan Benda-benda Langit ..........................................................8
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.............................................................................................................................9
3.2 Saran.......................................................................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................................................10

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut
Matahari dan semua objek yang terikat oleh Gaya gravitasinya. Dalam sistem tata surya kita,
terdapat berbagai macam komponen benda langit. Antara komponen-komponen ini terdapat
hubungan dan dapat mempengaruhi satu sama lain. Misalnya seperti gaya gravitasi matahari
yang menyebabkan planet yang ada di sistem tata surya kita bergerak mengelilinginya.
Begitu pula dengan komponen-komponen lain yang ada di tata surya kita yang dapat saling
mempengaruhi dengan yang lainnya, termasuk Bumi.
1.2. Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas, dapat ditentukan rumusan masalah sebagai berikut:
a. Apa saja benda-benda langit yang terdapat pada sistem Tata Surya?
b. Bagaimana bentuk dan karakteristik dari masing-masing benda langit tersebut?
c. Bagaimana hubungan antara benda-benda langit tersebut dengan planet Bumi?
d. Apa hubungan antara ilmu Geologi dengan pengetahuan mengenai benda langit?
1.3. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
a. Untuk mengetahui benda-benda langit yang cada pada sistem Tata Surya
b. Untuk mengetahui bentuk dan karakteristik dari masing-masing benda langit tersebut
c. Untuk mengetahui hubungan antara benda-benda langit tersebut dengan planet Bumi
d. Untuk mengetahui hubungan antara ilmu Geologi dengan pengetahuan mengenai benda
langit
1.4. Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
a. Agar dapat mengetahui benda-benda langit yang cada pada sistem Tata Surya
b. Agar dapat mengetahui bentuk dan karakteristik dari masing-masing benda langit tersebut
c. Agar dapat mengetahui hubungan antara benda-benda langit tersebut dengan planet
Bumi.
d. Agar dapat mengetahui hubungan antara ilmu Geologi dengan pengetahuan mengenai
benda langit

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian, Jenis, serta Karakteristik Benda-benda pada sistem Tata Surya

Benda-benda pada sistem Tata Surya sering disebut sebagai benda langit. Sementara itu,
benda langit adalah sebutan bagi semua benda yang ada di langit (luar angkasa). Sehingga
yang termasuk benda langit di sistem Tata Surya kita adalah semua benda yang ada di sistem
Tata Surya kita. Benda-benda tersebut meliputi:
2.1.1. Bintang (Matahari)
Matahari adalah bintang induk Tata Surya dan merupakan komponen utama
sistem Tata Surya ini. Bintang ini berukuran 332.830 massa bumi. Massa yang
besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar untuk bisa mendukung

kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan sejumlah energi yang dahsyat.


Kebanyakan energi ini dipancarkan ke luar angkasa dalam bentuk radiasi
eletromagnetik, termasuk spektrum optik. Matahari ini merupakan sumber energi
satu-satunya bagi kehidupan di Bumi.

2.1.2. Planet

Planet
(dari bahasa Yunani Kuno (astr plants), berarti "bintang pengelana") adalah
benda astronomi yang mengorbit sebuah bintang atau sisa bintang yang cukup
besar untuk memiliki gravitasi sendiri, tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi
termonuklir, dan telah "membersihkan" daerah sekitar orbitnya yang dipenuhi
planetesima. Terdapat 8 planet dalam tata Surya kita yaitu:
Merkurius
Venus
Bumi
Mars
Jupiter
Saturnus
Uranus
Neptunus
Selain planet-planet tersebut, terdapat pula beberapa planet-planet kerdil
lainnya seperti Ceres, Pluto(dulunya dianggap sebagai planet ke-9) dan lain-lain.

2.1.3. Satelit
Satelit adalah benda-benda luar angkasa yang bergerak mengelilingi suatu
planet atau benda lain yang lebih besar darinya. Satelit terbagi menjadi 2 yaitu
satelit alami
dan

satelit

buatan.
Satelit
alami adalah
benda langit
yang
tebentuk
secara alami dan bergerak mengelilingi sebuah planet. Contoh satelit alami yaitu
Bulan yang bergerak mengelilingi Bumi.
Satelit buatan adalah satelit yang sengaja dibuat oleh manusia untuk suatu
kepentingan. Contohnya yaitu satelit Aura (EOS CH-1) yang diluncurkan oleh
NASA ke orbitnya untuk kepentingan penelitian.
2.1.4. Meteoroid
Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil
daripada

asteroid

tetapi

lebih besar daripada sebuah


molekul.
Astronomi

Persatuan
Internasional

pada sidang umum IX pada


1961

mendefinisikan

meteoroid sebagai berikut:


Sebuah benda padat yang
berada/bergerak dalam ruang antarplanet, dengan ukuran lebih kecil daripada
asteroid dan lebih besar daripada sebuah atom atau molekul.

Beberapa meteoroid terkadang ada yang keluar jalur sehingga tertarik oleh
gaya tarik suatu planet hingga akhirnya jatuh. Meteoroid yang keluar jalur dan
masuk ke atmosder bumi disebut dengan meteor atau Bintang Jatuh. Beberapa
diantara meteor-meteor ini ada yang habis terbakar di udara, ada pula yang tidak

habis terbakar dan menumbuk permukaan bumi. Meteor yang menghantam


permukaan bumi ini disebut meteorit.
2.1.5. Asteroid
Asteroid, pernah disebut sebagai planet minor atau planetoid,
adalah benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar
daripada
meteoroid,
umumnya
terdapat di
bagian
dalam Tata
Surya
(lebih
dalam dari
orbit

planet

Neptunus).

Asteroid

penampakan

visualnya.

Komet

berbeda

dengan

menampakkan

komet

koma

dari

("ekor")

sementara asteroid tidak. Asteroid ini banyak terdapat di jalur orbit


Mars dan Jupiter.

2.1.6. Komet
Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar
berbentuk lonjong atau parabolis atau hiperbolis.
Kata

"komet"

berasal

dari

bahasa Yunani,

yang

berarti

"rambut

panjang".Istilah lainnya adalah bintang berekor yang tidak tidak tepat karena
komet sama sekali bukan bintang. Orang Jawa menyebutnya sebagai lintang
kemukus

karena

memiliki

ekor seperti buah kemukus


yang telah dikeringkan.
Komet terbentuk dari es
dan debu. Komet terdiri dari
kumpulan debu dan gas yang
membeku pada saat berada
jauh dari Matahari. Ketika

mendekati Matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk


kepala gas dan ekor. Komet juga mengelilingi Matahari, sehingga termasuk dalam
sistem tata surya. Komet merupakan gas pijar dengan garis edar yang berbedabeda. Panjang "ekor" komet dapat mencapai jutaan km. Beberapa komet
menempuh jarak lebih jauh di luar angkasa daripada planet. Beberapa komet
membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit Matahari.
2.1.7. Awan Oort
Awan Oort adalah sebuah massa berukuran raksasa yang terdiri dari
bertrilyuntrilyun objek
es, dipercaya
merupakan
sumber komet
berperioda
panjang.
Awan ini menyelubungi matahari pada jarak sekitar 50.000 SA (sekitar 1 tahun
cahaya) sampai sejauh 100.000 SA (1,87 tahun cahaya). Daerah ini dipercaya
mengandung komet yang terlempar dari bagian dalam Tata Surya karena interaksi
dengan planet-planet bagian luar. Objek Awan Oort bergerak sangat lambat dan
bisa digoncangkan oleh situasi-situasi langka seperti tabrakan, effek gravitasi dari
laluan bintang, atau gaya pasang galaksi, gaya pasang yang didorong Bima Sakti.
2.2. Hubungan Benda-Benda langit dengan Planet Bumi
Hubungan benda-benda langit dengan Bumi yaitu benda-benda langit dapat berperan sebagai
tenaga eksogen pada proses geomorfologi. Misalnya yaitu Matahari yang dapat
menyebabkan batuan-batuan mengalami pelapukan akibat naik-turun suhu di permukaan
bumi, pelapukan ini sedikit demi sedikit akan merubah relief muka bumi. Selain matahari,
benda langit seperti meteorit juga dapat merubah bentuk relief permukaan Bumi. Misalnya
ketika meteorit menghantam permukaan Bumi, maka akan terbentu sebuah relief baru
berupa sebuah kawah (Crater).
2.3. Hubungan Ilmu Geologi dengan Benda-benda Langit

Hubungan antar Ilmu Geologi dengan pengetahuan mengenai benda-benda Langit yaitu
untuk mengetahui salah satu Geomorphic Agents yaitu benda langit berupa meteorit,
matahari, dan sebagainya. Dengan pengetahuan mengenai benda langit tersebut kita dapat
memperkirakan bagaimana suatu relief muka bmi dapat terbentuk. Selain itu kita juga dapat
mengetahui asal-muasal suatu batuan yang asalnya tidak dari Bumi.
Sebaliknya, ilmu Geologi juga dapat bermanfaat bagi penentuan umur batuan asing
(meteorit), asal-muasal terbentuknya, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, kedua ilmu ini saling berkaitan dan mendukung satu samalain sehingga
perlu untuk dipahami keduanya.

BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Setiap benda langit yang ada di sistem Tata Surya memiliki pengaruh terhadap Bumi,
baik itu terhadap kehidupan di Bumi itu sendiri maupn terhadap karakteristik dari Bumi itu
sendiri. Selain itu, dalam bidang Geologi, benda langit juga termasuk salah satu agen
geomorfologi yang dapat merubah bentuk relief muka bumi. Salah satu contohnya yaitu
meteorit. Sehingga antara Ilmu Geologi dan pengetahuan mengenai benda langit ini
memiliki hubungan yang sangat erat
3.2. Saran
Ilmu geologi dan pengetahuan mengenai benda langit ini sangat berhubungan erat.
Sehingga ada baiknya apabila kita mempelajari keduanya agar dapat saling menunjang satu
sama lain, baik di bidang ilmu geologinya maupun di ilmu astronominya.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim.

http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_Surya
Anonim.
Benda
Langit.
Diperoleh

18

http://id.wikipedia.org/wiki/Benda_langit
Anonim.
Aura
(Satelit).
Diperoleh

18

http://id.wikipedia.org/wiki/Aura_%28satelit%29
Dunia Astronomi. Kamus Astronomi. Diperoleh 18 September 2014, dari

duniaastronomi.com/kamus-astronomi/
Kevin. Benda-benda Langit dalam Tata Surya. Diperoleh 18 September 2014,
dari

Tata

Surya.

Diperoleh

18

September

2014,

dari

September

2014,

dari

September

2014,

dari

http://ruztie21.blogspot.com/2012/01/benda-benda-langit-dalam-tata-

surya.html
Anonim. Macam-macam Benda-benda Langit. Diperoleh 18 September 2014,
dari

http://vutrav4.blogspot.com/2012/09/macam-macam-benda-benda-

langit.html

Anda mungkin juga menyukai