Anda di halaman 1dari 6

WATERBATH

Dosen Pembimbing:
Dyah Titisari, ST, M.Eng
Oleh:
Galuh Lailatus Annisya

( P27838014037 )

Novella Lasdrei Anna L

( P27838014023 )

Yustinus Yondy Wahyu P

( P27838014027)

Ni Nyoman Sri Malini

( P27838014032 )

Fahrul Fadli H. B.

( P27838014036 )

Kelas : 2A2

Politeknik Kesehatan KEMENKES Surabaya


Jurusan Teknik Elektromedik
2015

I.

Pencatatan

Merk

: Lab Tech

Model

: LWB 122D

Nomor Serial

: B101102006

Type

: Digital Waterbath

Tegangan Supply

: 220 V / 50Hz

Daya

: 1,4KW / 6,5A

Kapasitas

: 22 L

Berat

: 8,4 Kg

Safety

: Over Temperature

Fungsi
Menginkubasi

suatu

sample

(serum

atau

mikroorganisme)

dengan

menstabilkan suhu agar sample tetap hidup.

Prinsip Kerja
Prinsip dari waterbath adalah pada saat saklar digeser pada posisi on, maka
arus listrik dari sumber akan memberi supply listrik pada heater. Heater yang diberi
arus listrik akan memberikan panas pada alat, suhu semakin tinggi. Sensor thermostat
yang ditempatkan di daerah pemanasan pada waterbath akan ikut menjadi panas dan
memuaikan cairan dalam sensor tersebut. Pada derajat suhu tertentu, dimana
pemuaian dari cairan sensor cukup tinggi, maka bertambahnya volume cairan sensor
ini akan memberikan tekanan pada kontaktor thermostat sehingga kontaktor terbuka.
Dengan tebukanya kontaktor thermostat, heater tidak mendapatkan supply arus. Suhu
berangsur-angsur turun, tekanan pada sensor thermostat kembali turun sehingga
kontaktor

kembali

tertutup.

Terjadi

pemanasan

kembali.

Dan waterbath merupakan alat pemanas yang menggunakan heater kering. Heater ini
dikontrol menggunakan sebuah thermostat.
Blok Diagram

Sensor
Suhu

ADC

Displa
y

Komparato
r

Driver
Heater

Relay

Heater

74192
Counter

Displa
y

Setting
suhu
IC NE 555

7447
Decoder

Bagian - Bagian waterbath


Clok
Generator
Cover : Sebagai penutup
Tanki ( Chamber ) : Tempat atau wadah
Draining Value : Tempat pembuangan
Diffusing Tray : Menempatkan tabung sample di
dalam waterbath

On and Off Switch : Saklar pemutus dan penyambung


tegangan
Menu Button : Menu pengatur masing-masing parameter yaitu pengaturan suhu,
waktu ( timer ) dan skala suhu ( F dan C )
Parameter Adjustment Button : Tombol pengaturan
parameter
Screen : Sebagai Display menunjukkan suhu dan
waktu
On Pilot : Lampu indikator menyala
Temperature Scale Pilots : Lampu

indikator

temperatur ( C / F )

Jenis Elemen
1. Elemen basah adalah elemen pemanas yang dapat bekerja jika terdapat media
benda cair. Elemen ini akan rusak jika tidak ada dalam media tersebut ketika
masih teraliri arus listrik. Berikut contoh elemen basah.

Immersion heater adalah elemen


untuk memanaskan air atau oli dan
benda cair lainnya. Sesuai namanya elemen
ini dimasukkan ke dalam cairan yang
akan dipanaskan.

2. Elemen kering adalah elemen yang bekerja dengan


dapat dikatakan bekerja tanpa media. Elemen kering

media

udara

atau

bertentangan

dengan elemen basah, jadi elemen ini akan rusak jika terkena cairan atau
larutan. Berikut contoh-contoh elemen kering.
Infrapara digunakan untuk jenis pemanasan kering. Biasanya
digunakan untuk oven atau pemanas
conveyor,

elemen

ini

juga

menggunakan daya listrik yang tidak

terlalu besar.
Catridge heater

digunakan

untuk

jenis

pemanasan kering atau juga pemanas cairan dengan


tambahan-tambahan yang menunjang.

Sample Waterbath
Jenis sample
Escherichia colli ( pada urea )
Fecal coliform bacteria
Fecal streptococcus
Enterococci
Escherichia colli (NA-MUG)
Total coliform bacteria (m-Endo)

Suhu Inkubasi
355 C
44.55C
355C
415C
355C
355C

Waktu inkubasi
22 24 jam
24 2 jam
48 2 jam
48 50 jam
4 jam
24 2 jam

II. Perencanaan
Alat ini biasanya ditempatkan pada laboratorium klinik di rumah sakit.

III.

Penempatan
1.
2.
3.
4.
5.

IV.

Ditempatkan pada meja yang datar


Ditempatkan pada suhu yang stabil
Ventilasi pada bagian belakang dan samping tidak boleh tertutup
Jarak minimal dengan dinding sesuai sisi adalah 80mm
Jarak minimal antara bagian atas waterbath dengan atap adalah 750mm

Pemasangan

Pasang

waterbath dekat dengan stopkontak dan usahakan sumber tegangan

tersebut memiliki ground. Perhatikan tegangan dan frekuens alat sesuaikan

dengan sumber tegangan, pada alat ini yaitu 220V / 50Hz


Pastikan tempat meletakkan waterbath rata dan kuat untuk menyangga alat

ketika penuh dengan cairan


Pastikan tempat harus nyaman dan memiliki ruang untuk meletakkan sample

dan aksesoris waterbath


Hindari penempatan waterbath dibawah hembusan angin ( Contoh : AC dan
jendela )

V.

Pengoperasian

a. Hubungkan alat dengan jala jala PLN


b. Masukkan cairan (air atau minyak)

ke dalam waterbath. Apabila suhu yang

dibutuhkan 1 100 5C maka digunakan air bila di atas 100 5 C dengan minyak, karena
titik didih air 100 C.
5 Pada alat ini dimasukkan air
c. Masukkan tabung reaksi pada wadah dan tutup waterbath dengan rapat
d. Tekan saklar ON/OFF pada waterbath ke posisi ON
e. Tekan mode maka akan muncul tulisan TEMP kemudian tekan mode lagi maka atur
temperature sesuai dengan sample yang akan diinkubasi
f. Tekan mode maka muncul tulisan TIME kemudian tekan mode lagi maka atur
waktu untuk inkubasi sample
g. Tekan mode lagi dan atur safety temperature dan tekan start

VI.

Pemeliharaan
Warning : sebelum maintanance matikan dahulu alat / alat harus dalam keadaan off
1. Setelah digunakan kembali bersihkan
2. Hindari alat dalam kondisi ON tanpa air
3. Perika kabel supply, pastikan dalam keadaan baik
4. Perika kondisi saklar/switch, pastikan bekerja dengan baik
5. Periksa thermostat, pastikan dalam keadaan akurat
6. Cek safety

VII.

Perbaikan
Permasalahan
Alat tidak bekerja

Waterbath tidak

Penyebab
Alat tidak tersambung ke jala-

Solusi
Sambungan ke sumber teganngan

jala PLN (sumber)


Saklar tidak bekerja
Fuse putus
Setting suhu tidak diatur
Elemen tidak bekerja

Ganti saklar
Ganti fuse
Atur kontrol temperature
Ganti elemen

panas
Suhu lebih tinggi
dari yang diatur
Sample memanas
lama
Pencapain suhu
yang diinginkan

Limit kontrol tidak diatur


Kontrol suhu tidak bekerja

Atur limit kontrol


Ganti kontrol temperature jika

Tangki tidak terisi air atau air

diperlukan
Isi tangki sesuai dengan yang

sedikit
Elemen tidak bekerja
Kontrol suhu tidak bekerja

direkomendasikan
Ganti elemen
Ganti kontrol suhu

lama

VIII.

Pengukuran dan Kalibrasi


Pada waterbatth kalibrasi dilakukan paling tidak dua kali setahun oleh orang yang
bertanggung jawab di bidangnya dengan menggunakan thermometer. Pada alat yang
kami gunakan komponennya telah buildup maka apabila saat kalibrasi terjadi
penyimpangan suhu 55C maka alat ini tidak akurat. Termostat pada waterbath diganti
dengan yang lebih presisi.

Sumber
1. WHO Laboratory
2. http://www.labtech.in
3. http://rizkibotakss.blogspot.co.id/2014/04/waterbath-waterdestilayion-apa-itu_6.html

4.

http://analismuslim.blogpot.co.id/2011/12/waterbathhpenangas-air.html
http://water.usgs.gov/owq/FieldManual/Chapter7Archive/Chapter7.1/images/Table7.1-5.gif