Anda di halaman 1dari 4

PEMBUATAN TEH HERBAL HERBA MENIRAN

A. Tujuan
Mahasiswa mampu membuat teh dari bahan herbal dan dapat menjadi nilai
jual tinggi
B. Dasar Teori
Teh merupakan kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak,
karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh herbal biasanya diseduh denga
air panas untuk mendapatkan minuman yang beraroma harum.
Teh herbal adalah sebutan untuk ramuan bunga, daun, biji, akar, atau buah
kering untuk membuat minuman yang juga disebut teh herbal. Walaupun disebut
"teh", ramuan atau minuman ini tidak mengandung daun dari tanaman teh
(Camellia sinensis).
Teh herbal biasanya diseduh dengan air panas untuk mendapatkan minuman
yang beraroma harum. Namun, teh herbal dari komposisi biji tumbuhan atau akar
sering perlu direbus lebih dulu sebelum disaring dan siap disajikan. Walaupun
mengandung racikan bunga atau buah kering, teh yang berasal dari daun teh
seperti teh melati atau teh Earl Grey tidak disebut sebagai teh herbal. Campuran
tersebut dimaksudkan sebagai pengharum untuk membuat variasi aroma teh.
Teh herbal memiliki banyak manfaat dan khasiat sebagai obat alami untuk
mengatasi berbagai macam penyakit dan menjaga kesehatan, yang tergantung dari
jenis komposisi teh herbal tersebut. Ada teh herbal murbei sebagai teh alami yang
terbuat dari daun murbei, ada teh herbal Sarang Wallet plus Sirih Merah, ada teh
herbal Daun Sirsak yang terbuat dari daun sirsak, ada teh herbal Sarang Semut
Dawa, ada teh herbal Satoimo yang terbuat dari umbi talas satoimo, ada teh herbal
yang terbuat dari Daun atau Bunga Alfala yang kaya akan vitamin dan sebagainya.

C. Alat dan Bahan


Alat
Kasa steril
Benang jahit
Jarum jahit

Kemasan

Bahan

Serbuk herba meniran

D. Formulasi
R/ Herba Meniran 2g
E. Cara Kerja
Timbang simplisia serbuk herba meniran sebanyak 2g/40 gram dibagi
dalam 20 bagian. Masing-masing bagian dibagi dengan cara :
Kain kasa steril
-

Dijahit ujungnya bentuk seperti sediaan teh pada

umumnya dilapisi 3 kain kasa


Dimasukan 2 gram serbuk herba meniran untuk

1 kain kasa dibuat 20 bagian


Dikemas dalam bentuk teh yang bisa dipasarkan

Teh herbal herba


meniran
F. Data Pengamatan
Kadar Sari Larut Air
2,392,15 x 100
2,30

= 10, 48 %

2,382,26 x 100
2,38

= 5,04 %

2,381,25 x 100
2,38

= 47, 47 %

G. Pembahasan
Praktikum kali ini yaitu pembuatan teh celup herbal dengan komposisi
Herba Meniran. Pada pembuatan teh ini, kami melakukan dua percobaan
bungkus teh celup. Yang pertama dengan menggunakan kain kasa steril yang
kemudian dijahit dengan bentuk tertentu. Yang kedua dengan menggunakan
kertas saring yang kemudian dijahit dengan bentuk tertentu.

Dari hasil percobaan keduanya, pada air seduhan teh pertama dengan
bungkus kasa steril masih banyak serbuk-serbuk simplisia yang keluar, tetapi
warna yang dihasilkan lebih cepat. Hal ini dikarenakan pori-pori dari kasa
steril lebih besar besar dari kertas saring. Sedangkan air seduhan teh kedua
yang dengan bungkus kertas saring serbuk-serbuk simplisia masih ada yang
keluar, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit dari air seduhan teh pertama. Hal
ini mungkin terjadi karena penjahitan yang kurang rapat dan rapi. Selain itu,
warna yang dihasilkan agak sedikit lebih lama dibanding seduhan air teh
pertama.
Dari hasil perbandingan antara bungkus teh kertas saring dan kasa
steril. Kami memilih sediaan yang menggunakan kertas saring. Setelah itu
sediaan tersebut dilakukan uji kadar sari untuk menentukan seberapa besar sari
yang larut setelah diseduh dengan tiga replikasi kantong the. .Adapun hasil
yang diperoleh dari tiga kantong teh, hanya satu kantong yang memenuhi
syarat, dimana syarat kadar sari teh 10%. Hal ini dikarenakan serbuk teh
terlalu halus dan penjahitan kantong yang kurang rapat dan rapi.
H. Kesimpulan
Dari hasil praktikum pembuatan teh celup herbal dengan komposisi
Herba Meniran sebanyak 2g/kantong disimpulkan bahwa kantong terbaik
menggunakan kantong berbahan dasar kertas saring. Namun kadar sari yang
didapat dari tiga replikasi kantong teh hanya salah satu yang memenuhi syarat
hal ini dikarenakan serbuk teh terlalu halus dan penjahitan kantong yang
kurang rapat dan rapi.

LAMPIRAN

Gambar 2.1. Teh Herbal Herba Meniran

Gambar 2.2. Teh yang telah di celup

Gambar 2.3. Uji Kadar Sari