Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS SELISIH BOP PER DEPARTEMEN

Langkah2 yg ditempuh selama periode berjalan :


1. Mengumpulkan BOP sesungguhnya dlm masing2 Dept.
2. Mengumpulkan data sesungghnya yg berhubungan dgn alokasi dan
distribusi.
3. Mengalokasikan BOP sesungguhnya dept pembantu dgn
menggunakan dasar alokasi.
4. Membandingkan BOP sesungguhnya dept produksi dgn BOP yg
dibebankan pd produk berdasarkan tarif.
5. Menganilisis selisih BOP per Dept.

Contoh :
BOP Sesungguhnya per Departemen

Jenis Biaya
BOP Langsung Dept :
BBP
B Bhn Bakar
BTK Tak Langsung

PT
BOP Sesungguhnya per Dept th
(dlm Rp 000)
Dept Produksi
Dept Pembantu
T/V Jumlah
A
B
X
Y
1.430
1.120
1.500
490
655
1.030
364
3.185
3.404

560
500
270
250
300
120
1.150
1.050

600
550
220
300
375
100
1.225
920

50
200
50
225
75
475
135

400
600

100
150

120
180

40
60

60
90

80
120

Jumlah BOP Tak Ls dept

T 1.000

250

300

100

150

200

Jumlah BOP

T 4.185
V 3.404

1.300
1.050

1.525
920

575
135

405 380
1.239 60

7.589

2.350

2.445

710

1.644 440

B Kesjh Karyawan
B Rep & Pemel Mesin
Jumlah BOP Ls Dept

V
V
T
V
T
T
V
T
V

BOP Tak langsung Dept * :


B Depresiasi Gedung
T
B Asuransi Gedung
T

Total BOP

Dasar distribusi dan alokasi BOP Sesungguhnya th

80
30
1.120
150 100
30
25
75
55
39
30
255 180
1.239 60

anggaran 200x
Dept

lantai

Pem Kwh

M2 %
Dept A
Dept B
Dept X
Dept Y
Dept Z
Jumlah

2.000
2.400
800
1.200
1.600
8.000

Kary

Kwh %

Orang %

25 20.400 46
30 10.400 24
10
8.600 20
15
4.600 10
20
100 44.000 100

117
104
39
250

45
40
15
100

Jam Peml

Jam %
7.000 70
3.000 30
10.000 100

Alokasi BOP Sesungguhnya Dept Pembantu ke Dept


Produksi dgn menggunakan metode Alokasi yang diatur
Keterangan
Jumlah BOP Ls &
Tak Ls Dept

Dept Produksi
A
B
2.350,00

Dept Pembantu
X
Y

2.445,00

710

104,0

86

1.644,0

Z
440

Alokasi BOP Dept Z :


Atas dasar alokasi Kwh
Tariff alokasi Rp 10/Kwh
(440.000 : 44.000)

204

46

(440)

===
Alokasi BOP Dept Y :
Atas dasar alokasi jumlah
Karydgn tarif Rp 6.500/
orang(1.690.000 : 260)
760,50

676

253,5

(1.690)

====
Alokasi BOP Dept X :
Atas dasar alokasi Jam
Peml Tarif alokasi Rp 104,95
/jam(1.049.500 : 10.000)
734,65

Jumlah BOP dr Dept


Pembantu

314,85

1.699.15 1.094,85

Jumlah BOP Dept Prod


Setelah menerima alokasi
Dari Dept Pembantu
4.049,15
=======

3.539,85
=======

(1.049,5)
0

Perhitungan BOP yang Lebih(Kurang) Dibebankan


Keterangan
Dept A
Dept B
Jumlah BOP yang dibebankan
Pada produk adalah :
60.000 jam x Rp 66,85
Rp 4.011.000
20.000 jam x Rp 165,70
Rp 3.314.000
Jumlah BOP yg Sesungguhnya
Pada produk adalah :

4.049.150

BOP Lebih atau (kurang)


Dibebankan (Rp

3.539.850

38.150) (Rp 225.850)

Analisis selisih Lebih/(Kurang) Dibebankan


Keterangan

Dept A

Dept B

Selisih Anggaran :
BOP Sesungguhnya . Rp 4.049.150

Rp 3.539.850

Dikurangi : BOP Tetap ..

1.300.000

1.525.000

BOP Variabel

2.749.000

2.014.850

BOP yang Dianggarkan :


60.000 jam x Rp 40,85
20.000 jam x Rp 104,70

2.451.000
-

2.094.000

Selisih Anggaran

(Rp 298.150) R

Rp 79.150 L

Kapasitas normal 50.000 jam


Kap sesungguhnya dicapai .. 60.000

25.000 jam
20.000

Selisih kapasitas . 10.000 jam


Tariff BOP Tetap . Rp 26 x

5.000 jam
Rp 61 x

Selisih Kapasitas :

Selisih kapasitas Rp 260.000 L


Selesih bersih BOP Rp 38.150 R
==========

Rp 350.000 (R)
Rp 225.850 R
==========