Anda di halaman 1dari 8

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Tuhan Allah Yang Maha Esa
karena dengan rahmat dan karunianya, saya masih di beri kesempatan untuk
menyelesaikan materi ini. Tidak lupa saya ucapkan terimahkasih kepada dosen
pembimbing yang telah memberikan kepercayaan kepada saya dalam
menyelesaikan laporan ini, serta teman teman yang memberikan dukungan baik
berupa moral maupun moril dalam penyelesaian laporan ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak
terdapat kekurangan dan kesalahan, karena sesungguhnya inilah keterbatasan
ilmu yang saya miliki .Maka dari itu saran dan kritik dari pembaca sangat saya
harapkan demi kelancaran dalam pembuatan laporan berikutnya dan juga untuk
menambah wawasan saya sebagai penulis dan semoga dengan selesainya laporan
ini dapat bermanfaat bagi penulis dan juga bagi para pembaca serta teman
teman pada umumnya.

DAFTAR ISI

BAB I : PENDAHULUAN
1,1 Latar belakang
BAB II : DASAR TEORI
2.1 Bahan dan peralatan
1. Jenis bahan
2. peralatan
BAB III : JOB 1. LATIHAN MENGETAM DAN MENGGERGAJI
JOB 2. LATIHAN MEMBUAT SAMBUNGAN BIBIR MIRING BERKAIT
JOB 3. LATIHAN MEMBUAT PALU
JOB 4. MEMBUAT BARANG JADI/MEJA
BAB VI : KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I
PENDAHULUAN
CARPENTRY adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan konstruksi kayu
atau yang menggunakan bahan Dasar kayu. C
CARPENTRY di bagi dalam 3 bagian pekerjaan kontruksi:
1. Kontruksi meubel: adalah pekerjaan kontruksi meubel sudah menjadi pekerjaan
produksi industri.
2. Kontruksi bangunan: adalah pekerjaan kontruksi bangunan, sebagian sudah ada yang
menjadi produksi industri.
3. Kontruksi acuan perancah: adalah pekerjaan kontruksi acuan perancah, hanya
dilakukan kontruksi sementara.
Latar Belakang
Fakta dilapangan masih banyak pengawas, mandor maupun pekerja yang masih belum
memahami tentang Carpentry dari segi pemahaman materi maupun cara mempraktekan
dilapangan. Untuk menghindari hal tersebut maka diadakan pembelajaran tentang praktek kerja
dilapangan dan dibuatnya Laporan Kerja Carpentry sebagai referensi yang dipelajari.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PERKAKAS DAN PERALATAN KERJA KAYU
Alat yang di perlukan dalam praktek kerja Carpentry yaitu:
1. Meja kerja adalah tempat untuk melakukan pekerjaan kerja Carpentry.
2. Klem atau alat pnjepit adalah suatu alat yang di gunakan untuk menjepit kayu atau
benda kerja.
3. Alat pengukur dan pemberi tanda adalah suatu alat yang di gunakan untuk mengukur
dan menandai benda kerja sesuai dengan ukuran yang di inginkan.
4. Pensil adalah alat pemberi tanda yang akan meninggalkan bekas pada benda kerja.
5. Siku adalah alat terbuat dari bilah baja yang kegunaannya untuk mengukur sudut
siku(90 derajat).
6. Mistar, meter adalah alat yang di gunakan untuk mengukur benda kerja, dimana ukuran
yang tertera pada bilahnya dalam satuan (cm dan inchi).
7. Gergaji terbagi dua yaitu Gergaji potong dan belah.
8. Alat pelobang/pahat adalah alat yang terbuat dari baja lunak yang pada bagian
ujungnya diberi lapisan baja setebal 1mm.
9. Kikir dan kikir parut adalah alat yang di gunakan dalam pertukangan kayu untuk
pembentukan potongan-potongan yang tidak teratur dan untuk kurva-kurva yang tidak
memungkinkan menggunakan ketam.
10. Ketam adalah alat perkakas yang di gunakan untuk menghaluskan dan meratakan
permukaan kayu.
11. Lem kayu sebagai perekat agar sambungan kayu dapat menyatu.

BAB III
JOB I
Latihan Dasar Mengetam dan Menggergaji

Tujuan
Pada akhirnya pelajaran Mahasiswa diharapkan terampil dalam :
Menggunakan perkakas tangan sesuai dengan fungsinya
Mengetam rata, lurus, datar dan siku
Melukis dan memberi tanda pada benda kerja sesuai dengan gambar
Memotong dan membelah kayu dengan menggunakan gergaji tangan
Instruksi umum
Dalam pekerjaan ini dimagsudkan untuk supaya Mahasiswa dapat mengetahui Dasar-Dasar mengetam
dan menggergaji dengan bahan sebatang kayu ukuran 6/8 cm yang diketam menjadi ukuran 5/7
cm. Sebelum melakukan pekerjaan periksalah ukuran kayu serta ketajaman peralatan yang akan digunakan.
Pergunakanlah peralatan sesuai dengan fungsinya untuk mendapatkan benda kerja yang sesuai denag
ketentuan.
Peralatan, Perkakas dan Bahan Bahan :
Gergaji tangan pemotong / pembelah
Gergaji punggung
Ketam pendek kasar / halus
Palu besi
Siku dan siku verstek
- Meteran
- Pensil / kraspen
- Perusut
- Kayu kanper ukuran 6/8

1.

2.
3.
4.

Langkah Langkah Kerja :


Mengetam

Megetam nuka lebar I, dan mengetam sisi tebal ( siku dengan muka I )

Menarik garis perusut untuk menentukan lebarnya , dan mengetam sisi teba II sampai 1/2 garis perusut.

Menarik garis perusut untuk menentukan tebalnya, dan mengetam muka lebar II sampai 1/2 garis
perusut.
Melukis bagian bagian yang akan digergaji .
Memotong halus kelebihan kayu menjadi ukuran 53,7 cm.
Penggergajian

Menggergaji belah menggunakan gergaji pembelah dan gergaji punggung.

Menggergaji potong sampai batas lukisan.

Menggergaji potong miring sampai batas lukisan.

JOB II
3.2 Membuat sambungan bibir miring berkait
Tujuan:
Pada akhir pelajaran ini, diharapkan Mahasiswa dapat :

Dapat membuat sambungan balok tarik dengan tiang kuda - kuda dan balok sokong

Memahami serta dapat menerangkan kontruksi bangunan tersebut


Instruksi Umum
Kontruksi hubungan kayu semacam ini digunakan pada kontruksi kuda kuda gantung untuk rangkap
atap. Seperti diketahui bahwa tengah panjang balok tarik digantung pada ujung bawah tiang gantung. Pada
kuda kuda bentangnya besar, balok tarik tidak dapat terdiri dari satu balok. Maka dibuat sambungan alur
dengan lidah pada ujung balok untuk mencegah tertariknya lepas, diatas sambungan dipasang balok
pengunci dengan ukuran kayu sama dengan balok tariknya.
Perkakas dan Bahan :
Gergaji potong / belah
Ketam
Pahat lubang dan tusuk
Palu kayu
- Pensil / kraspen
- Siku siku dan siku putar
- Meteran
- bahan, kayu ukuran 4/6
Langkah Langkah Kerja :

1. Kayu/ benda kerja disiapkan


2. Alat disiapkan dan ketam diperiksa ketajamannya serta diatur/distel mata pisaunya atau jarak
pisaunnya.
3. Klem kayu pada meja kerja disesuaikan dengan arah serat kayu
4. Lukis benda kerja sesuai gambar kerja, dengan panjang sambungan 2 3 (t) tebal kayu.
5. Tentukan ketebalan dada sambungan dengan ketentuan1/5 tebal kayu
6. Hasil pelukisan benda kerja dengan perusut untuk menentukan ukuran tebal yang telah
ditentukan.
7. Periksa dan cek hasil lukisan kepada Instruktur
8. Potong benda kerja menjadi dua bagian sama panjang
9. Buat bagian 1 dulu dengan gunakan gergaji untuk membuat dada sambungan dan bersihkan
hasil pekerjaan dengan menggunakan pahat.
10. Bagian 2 dibuat sama seperti bagian 1 dan bersihkan hasil pekerjaan.
11. Periksa dan ukur hasil semua pekerjaan dengan siku.

12. Rakit kedua benda kerja dan cek ukuran dan kerapatan dari keduanya.
13. Periksa dan cek hasil pekerjaan kepada instruktur dan minta penilaian atas hasil pekerjaan.
JOB III
3.2 Membuat palu
Tujuan

Pada akhirnya pelajaran Mahasiswa diharapkan terampil dalam :


Menggunakan perkakas tangan sesuai dengan fungsinya
Mengetam rata, lurus, datar dan siku
Melukis dan memberi tanda pada benda kerja sesuai dengan gambar
Memotong dan membelah kayu dengan menggunakan gergaji tangan
Instruksi umum
Dalam pekerjaan ini dimagsudkan untuk latihan mengetam dan menggergaji dengan bahan
sebatang kayu ukuran 6/8 cm yang diketam menjadi ukuran 5/7 cm. Sebelum melakukan
pekerjaan periksalah ukuran kayu serta ketajaman peralatan yang akan digunakan.
Pergunakanlah peralatan sesuai dengan fungsinya untuk mendapatkan benda kerja yang sesuai
denag ketentuan.

Peralatan, Perkakas dan Bahan Bahan :


Gergaji tangan pemotong / pembelah
Gergaji punggung
Ketam pendek kasar / halus
Palu besi
Siku dan siku verstek
Langkah Langkah Kerja :

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kayu/benda kerja di siapkan.


Alat di siapkan .
Kemudian potong kayu menjadi pendek untuk membuat palunya.
Lukis benda kerja sesuai gambar kerja.
Setelah di lukis di bentuk dengan menggunakan pahat atau gergaji.
Kemudian siapkan kayu lagi untuk membuat pegangan palunya.
Setelah membentuk pegangan palu, lalu di rakit menjadi palu.

JOB III
3.2 Membuat barang jadi/meja

Tujuan

Pada akhirnya pelajaran Mahasiswa diharapkan terampil dalam :


Menggunakan perkakas tangan sesuai dengan fungsinya
Mengetam rata, lurus, datar dan siku
Melukis dan memberi tanda pada benda kerja sesuai dengan gambar
Memotong dan membelah kayu dengan menggunakan gergaji tangan
Instruksi umum
Dalam pekerjaan ini dimagsudkan untuk latihan mengetam dan menggergaji dengan bahan
sebatang kayu yang diketam menjadi ukuran. Sebelum melakukan pekerjaan periksalah ukuran
kayu serta ketajaman peralatan yang akan digunakan. Pergunakanlah peralatan sesuai dengan
fungsinya untuk mendapatkan benda kerja yang sesuai denag ketentuan.

Langkah Langkah Kerja :

1.
2.
3.
4.
5.

Bahan kayu di siapakan.


Pertama buat kaki-kakinya dengan potong kayu sesuai ukuran.
Kemudian kayunya di ketam.
Setelah semuanya sudah di potong dan di ketam saatnya di rakit.
Untuk marakitnya kita menggunakan paku dan lem kayu untuk membuat
meja tersebut lebih kuat.
6. Setelah semuanya di rakit, kemudian di amplas dengan kertas pasir.
7. Bagian terakhir yaitu finishingcat.

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
Dalam kerja praktek Carpentry ini kita dapat mengambil banyak manfaat karena pekerjaan ini
berhubungan dengan konstruksi yang berada pada pembangunan rumah dan meubel, Kita
dituntut agar dari pekerjaan ini kita bisa mengetahui cara pembuatan dan alat-alat apa saja yang
dipakai serta fungsi alat tersebut.apa yang kita dapat dari kerja praktek ini bisa kita gabungkan
dengan teori yang telah kita dapat juga sehingga kita bisa mengaplikasikannya dalam
lingkungan sekitar kita.
SARAN
Dalam kerja praktek ini kita harus memperhatikan keselamatan kerja
Dalam kerja praktek ini kita juga harus memperhatikan langkah kerja

Kita harus mengetahui apa fungsi dari alat-alat yang kita pakai

Kita juga harus memperhatikan keteltian dan kerapian saat bekerja dan menggunakn baju
praktek.