Anda di halaman 1dari 2

Pendahuluan

Seorang wanita 24 tahun G1P0A0 dengan usia kehamilan 33 minggu datang dengan keluhan
perdarahan aktif sejak pagi jam 03.45. Datang ke rumah sakit pada jam 7.15 pagi, kesadaran compos
mentis dan keadaan sakit berat. Menarche di usia 15 tahun, frekuensi dan jumlah menstruasi normal
dan rutin. Tidak menderita keputihan. Nafsu makan normal seperti sediakala. Buang air kecil dan
besar normal seperti sediakala. Memiliki alergi obat yaitu golongan siproflosasin. Memiliki riwayat
demam berdarah saat usia sekitar 20 tahun dan memiliki keturunan gemeli. Datang ke rumah sakit
dengan perdarahan yang masih aktif disertai dengan perut yang kencang. (his).
Saat pemeriksaan didapatkan suhu 36,5 0C, nadi 70x/menit, pernapapasan 25x/menit, dan
tekanan darah 110/70 mmHg. Didapatkan perdarahan pervaginam aktif. Dari pemeriksaan Leopold
didapatkan Leopold 1 adalah presensi bokong, Leopold 2 adalah puka, Leopold 3 adalah kepala dan
Leopold 4 adalah 4/5 bagian masuk panggul. Dari pemeriksaan vaginal toucher didapatkan
pembukaan 2, cervix menipis, portio tebal dan kaku, air ketuban masih intak, presensi terbawah janin
adalah kepala dan didapatkan sisa perdarahan dan gumpalan darah di jari tangan. Dari hasil
pengukuran denyut jantung janin menggunakan Doppler 141x/menit.
Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hb 12,1 g/dl, ht 33,7%, leukosit 16.960
/mm3, trombosit 244/mm3, dan memiliki golongan darah B.

Pembahasan
Pengertian Abortus
Abortus adalah keluarnya hasil konsepsi <500 gr dan <20 minggu senelum janin dapat hidup
diluar kandungan. Abortus dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan gejala, tanda dan proses
patologi yang terjadi:

1. abbortus iminens : adalah ancaman terjadinya abortus dan merupakan abortus pada tingkat
permulaan. Abortus ini ditandai dengan perdarahn pervaginam, ostium uteri yang masih tertutup dan
hasil konsepsi yang masih baik dalam kandungan. Diagnosis abortus iminen biasa diawali dengan
keluhan perdarahan pervaginam pada kehamilan <20 minggu. Penderita jugta mengeluhkan sedikit
mulas atau tidak ada keluhan sama sekali kecuali perdarahan pervaginam.besarnya uterus masih
sesuai dengan besarnya usia kehamilan dan tes kehamilan urin masi positif. Untuk menentukan
prognosis abortus iminens dilakukan dengan melihat kadar hormone hCG pada urin