Anda di halaman 1dari 28

Materi 2

Transmission
Generator

PEMINDAH DAYA (POWER


TRANSMISSION)
Pemindah daya adalah elemen mesin untuk
menyalurkan/ memindahkan daya dari sumber
daya (motor listrik, engine diesel, bensin,
turbin uap, dll) ke mesin yang membutuhkan
daya (pompa, kompresor, mesin bubut, mesin
produksi, dll).
Contoh: Shaft, Coupling, Clutch, Belt, Chain,
Cable, Gear

Motor Listrik

Dayanya Disalurkan Pakai


Apa?

Engine

POMPA

COUPLING

Pompa Sentrifugal dicoupling


dengan Motor Listrik

CLUTCH pada Mobil

Itu kan untuk yang putaran tetap.


Lha bagaimana untuk yang putaran
berubah? Pakai pentransmisi daya
yang mana?
Kenapa kok pakai roda gigi dan
belt, apa memang bisa untuk
putaran berubah ?

Jenis Transmisi
Roda Gigi

Rantai

Sabuk

Kelebihan

Kelebihan

Kelebihan

paling banyak digunakan

banyak dipakai untuk poros


sejajar atau menyilang

mudah pemasangannya

sangat cocok
menghubungkan dua poros
sejajar
mudah dipasang

efisiensinya tinggi

Mudah dibongkar

kemampuan terhadap beban


kejut
tidak brisik

mudah dioperasikan

tidak brisik

tidak memerlukan pelumasan

ukurannya relative kecil

kontruksi sederhana

pemeliharaan mudah

lebih murah

Kekurangan

Kekurangan

Kekurangan

transmisi gayanya kaku

elemen kontruksinya banyak

Mudah terjadi slip

Suara sangat bising


sering tidak selaras
putarannya

Efisiensi relatif rendah

TRANSMISI DAYA FLEXIBLE


Transmisi Daya
Yang Flexible

Transmisi
Sabuk / Belt

Flat
Belt

V Belt

Transmisi
Rantai / Chain

Timing
Belt

Roller
Chain

Silent
Chain

Transmisi
Kabel / Tali

Hanya dipakai
untuk maksud
khusus

Transmisi Sabuk
Transmisi ini banyak dipakai untuk poros sejajar atau
menyilang,
keunggulan
transmisi
ini
adalah
kemampuan terhadap beban kejut dan tidak brisik,
tidak memerlukan pelumasan, kontruksi sederhana
dan murah. Transmisi sabuk dibedakan menjadi tiga
yaitu transmisi sabuk rata, sabuk V dan sabuk gigi

sabuk rata

sabuk bentuk V

sabuk gigi

Transmisi Sabuk
saringan udara

karburator

Batang nok

transmisi

Mekanik
katup
Pengatur hidrolik
Katup
masuk
Katup buang

Sproket
batang nok

torak
Batang torak

sabuk

Timing
belt

Timing
belt

Crankshaft

tensor

Sproket
poros
engkol

Pompa oli
Penampun
g oli

Flat Belt

V belt

Timing Belt

Timing Belt (2)

Jenis Transmisi sabuk


1. sabuk datar
2. sabuk V
3. sabuk bundar

Prinsip pemasangan
1. bentuk (datar, V, atau bundar)
2. bahan (kulit, kain, atau karet)
3. arah putaran
4. posisi beban (generator)

Ciri-ciri sabuk kain

Ujung-ujungnya mudah rusak


Kelemahan cara penyambungan
Tidak terpengaruh oleh suhu dan
kelembaban

Tahan asam dan alkali

Ciri-ciri sabuk :
1. Sabuk kulit

* Keuntungan :
- elastis
- tahan lama
- radiasi panas baik
* Kerugiannya :
- Pada susu tertent dan
mengembang dan menciut
* Jalan keluar :
dirembus (diresap) dengan
minyak gemuk hewan
kualitas tinggi

Ciri sabuk karet

Lemah terhadap suhu tinggi

dan minyak
Relatif kuat
Tahan kelembaban
Tidak dipengaruhi oleh asam
dan alkali

2. Sabuk V
- bahan : karet

- digunakan : untuk jarak antara poros pendek


- kelemahannya: suhu dan minyak
- kelebihan : luas kontak besar dan slip lebih kecil
Bagimana mengunakan sabuk V
dengan mengenal type sabuk V :
1. A, B, C, D dan 3V, 5V, 8V dst
Contoh :
generator (beban) daya 7,5 kW, 2 kutup
maka dipilih : Dmin = 125 mm, lebar max = 50 mm jumah sabuk 4, dan titik beban sabuk 25
kg/jumlah sabuk, sudut kontak 140 0

Bagaimana menentukan ukuran pully generator ?

Diameter pully = Diameter puli PM x (kecepatan beban


penuh PM) : (kecepatan yang dikehendaki)
Catatan : bila tidak terpenuhi dapat menyebabkan kerusakan pada
bantalan

Contoh : perhitungan transmisi sabuk


t

Td

C
Dengan :
Td = beban defleksi ........ kg/jumlah sabuk
= defleksi abuk ........ mm

Defleksi sabuk ( )

0,016 xt

panjangsabukben tan g ( mm)

Dd

jadi : 0,016 x

Dd

Penentuan penegang sabuk :

2
H
W .v
2,5 F
d
Ts 0,9 37,5

........kg
F N .v
g

Dengan :
Ts = penegang awal
(kg)
F = faktor koreksi
Hd= daya kuda (DK) 1 Dk = 0,746 kW
N = Jumlah sabuk
V = kecepatan sabuk
(m/s)
W = berat perusahaan unit panjang sabuk (kg/m)
G = gravitasi = 9,8 m/s2

Penentuan defleksi beban dari sabuk

GxTs y
Td
kg
16
Td= defleksi beban
kg
G = kofisien ketegangan sabuk
1,3 1,5 untuk sabuk baru
1,0 1,3 sabuk kendor diregang kembali
Y = konstanta
kg

Penentuan defleksi yang ditentukan dari sabuk :


t

D
Td

C
Bila t = 1000 mm, berapakah defleksi beban ,

t C2

Dd

= 0,016 x1000 = 16 mm

Maka Td dipasang tegak lurus ditengah 500 mm dari ujung t

Transmisi Dengan Rantai


Transmisi jenis ini sangat cocok dipakai untuk
menghubungkan dua poros mesin yang sejajar,
mudah dipasang dan dibongkar. Tetapi dibandingkan
dengan transmisi roda gigi, transmisi rantai
memiliki elemen kontruksinya banyak

transmisi rantai
rol

sabuk rata gigi

Roller Chain

Silent Chain

Kabel / Tali

Efisiensi Beberapa Jenis Transmisi


Jenis Transmisi

Efisiensi

Sabuk rata

0,9-0,93

Sabuk V

0,95

Roda gigi

0,92-0,98

Kopling hidrolik

0,95-0,97