Anda di halaman 1dari 3

BAB I

RESUME KASUS
PRO JUSTITIA
Visum et Repertum :KS. No.571/VRH/I/2014
a. Surat Permintaan Visum et Repertum
Surat permintaan Visum et Repertum dari Kepolisian Negara
Republik Indonesia Daerah Sulawesi Selatan Resta Kota Besar
Makassar nomor : K/534/XII/2013/VER tertanggal 19 Desember 2013
yang ditanda tangani oleh AIPTU Sunandar Riyanto a.n Kapolrestabes
Makassar, Kepala SPKT Ub Panit I, NRP 66060452, selaku penyidik.
Berdasarkan penjelasan yang tertulis dari penyidik dalam Surat
Permintaan Visum et Repertum, korban melapor ke Kantor Polisi pada
hari Kamis, tanggal 19 Desember 2013 pukul 19.10 Waktu Indonesia
Bagian Tengah.
Surat Permintaan Visum et Repertum tersebut diterima oleh dokter
yang bertugas di RS. Bhayangkara Mappaoudang tanggal 19
Desember 2013 pukul 19:25 Waktu Indonesia Bagian Tengah.
b. Identitas Korban
Berdasarkan Surat Permintaan Visum et Repertum No. Pol.
K/534/XII/2013/VER

Makassar

diperoleh

identitas korban :
Nama

: Andi Arbi

JenisKelamin

: Laki - laki

Umur

: 12 tahun

Warga Negara

: Indonesia

Agama

: Islam

Pekerjaan

: Pelajar

Alamat

: Maccini Sombala

c. Tempat dan Waktu dilakukan pemeriksaan :

keterangan

mengenai

Pemeriksaan dilakukan di UGD Rumah Sakit Bhayangkara


Mappaoudang, Makassar, hari Kamis, 19 Desember 2013, pukul
19:30 Waktu Indonesia Bagian Tengah.
d. Hasil Pemeriksaan
Anamnesis :
Seorang anak laki-laki yang menurut surat permintaan visum
berumur dua belas tahun datang bersama ibunya di UGD RS.
Bhayangkara dengan luka iris pada dahi kanan pada tanggal sembilan
belas Desember tahun dua ribu tiga belas pukul Sembilan belas lewat
tiga puluh menit Waktu Indonesia Bagian Tengah. Menurut pengakuan
korban, luka iris tersebut terjadi akibat serangan teman korban
dengan menggunakan parang di warnet Maccini Sombala. Pelaku
yang sebaya dengan korban datang bersama ibunya kemudian
langsung menyerang korban. Korban mengatakan perselisihan
bermula pada hari Rabu Tanggal delapan belas Desember tahun dua
ribu tiga belas pukul dua puluh tiga Waktu Indonesia Bagian Tengah
di warnet yang sama. Awalnya pelaku melemperkan puntung rokok ke
punggung korban, korban kemudian marah dan mengejar pelaku
sampai ke rumahnya. Keesokan harinya, pada tanggal Sembilan
belas Desember tahun dua ribu tiga belas pukul tujuh belas lewat tiga
puluh menit Waktu Indonesia Bagian Tengah korban memukul pelaku.
Lalu pada pukul delapan belas lewat empat puluh lima menit Waktu
Indonesia Bagian Tengah pelaku datang bersama ibunya menyerang
korban lagi di warnet Maccini Sombala dengan menggunakan parang
PemeriksaanFisik :
Status Vitalis : Denyut nadi sembilan puluh

kali per menit,

Pernapasan dua puluh kali per menit, Tekanan darah seratus dua
puluh per delapan puluh milimeter air raksa suhu badan tiga puluh
tujuh derajat Celcius.

Status Lokalis :
Tampak satu buah luka terbuka pada dahi kanan dengan ukuran
panjang tiga koma lima sentimeter dan lebar nol koma enam
sentimeter. Sudut pertama luka terletak dua koma lima sentimeter
sebelah kanan garis tengah tubuh dan dua koma lima sentimeter dari
garis mendatar melewati kedua mata. Sudut pertama runcing. Sudut
kedua luka terletak tiga koma lima sentimeter sebelah kanan garis
tengah tubuh dan satu koma lima sentimeter dari garis mendatar yang
melewati kedua mata. Sudut kedua runcing. Garis batas luka
bentuknya teratur dan tepi rata. Tebing luka rata dan terdiri atas
jaringan ikat, lemak, serta otot. Jembatan jaringan tidak ada. Dasar
luka terdiri atas jaringan otot. Didapatkan perdarahan aktif. Daerah di
sekitar garis batas luka tidak didapati memar
e. Diagnosis Kerja:
Damage

: Kerusakan jaringan kulit, lemak,


otot dan pembuluh darah

Penyebab damage langsung (A-1) : Luka Iris pada dahi kanan


Penyebab yang Mendasari (A-2)

: Trauma benda tajam

f. Pengobatan dan Tindakan:


- Pembersihan Luka
- Penjahitan luka sebanyak lima jahitan
- Penyuntikan anti tetanus nol koma lima miligram intramuskular
- Pemberian antibiotik cefadroxil lima ratus miligram dua kali sehari,
- Pemberian anti nyeri asam mefenamat lima ratus miligram tiga
kali sehari
g. Prognosis dari penyakit/damage:
Sembuh, Baik jika tanpa komplikasi