Anda di halaman 1dari 10

ISTILAH-ISTILAH

PERTAMBANGAN BAWAH TANAH

DISUSUN OLEH :
HENGKY RIZKY ROMADHONA

Pengertian Tambang Bawah Tanah


O Secara umum pengertian tambang bawah tanah adalah suatu sistim
penambangan mineral atau batubara dimana seluruh aktivitas
penambangan tidak berhubungan langsung dengan udara terbuka.
O Tambang bawah tanah mengacu pada metode pengambilan bahan mineral
yang dilakukan dengan membuat terowongan menuju lokasi mineral
tersebut. Berbagai macam logam bisa diambil melalui metode ini seperti
emas, tembaga, seng, nikel, dan timbal. Karena letak cadangan yang
umumnya berada jauh dibawah tanah, jalan masuk perlu dibuat untuk
mencapai lokasi cadangan

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


O Mineral adalah suatu istilah umum untuk semua benda padat anorganik
yang terbentuk di alam, mempunyai komposisi kimia tertentu dan sifatsifat fisik yang tetap.
O Rock (batuan) adalah kumpulan mineral yang membentuk kulit bumi.
O Ore (endapan bijih, cebakan bijih) adalah endapan dari kumpulan
mineral yang dari padanya dapat diarabil (di ekstrak) satu atau lebih
logamnya dengan menguntungkan berdasarkan keadaan teknologi dan
ekonomi pada saat ini.
O Country Rock (batuan samping) adalah lapisan batuan yang
mengelilingi suatu endapan bijih.
O Gangue Minerals adalah mineral-mineral pengganggu yang tidak
berguna tetapi yang terdapat bersama-sama mineral berharga pada suatu
endapan bijih.

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


O Shaft adalah suatu lubang bukaan vertical atau miring yang
menghubungkan tambang bawah tanah dengan permukaan bumi dan
berfungsi sebagai jalan pengangkutan karyawan, alat- alat kebutuhan
tambang, ventilasi, penirisan dan lain lain. O Tunnel ( terowongan ) adalah suatu lubang bukaan mendatar atau hampir
mendatar yang menembus kedua belah kaki bukit.
O Adit ( terowongan buntu ) adalah suatu lubang bukaan mendatar atau
hampir mendatar menghubungkan tambang bawah tanah dengan
permukaan bumi dan Hnya menembus disebelah kaki bukit saja. O Drift adalah suatu lubang bukaan mendatar yang dibuat dekat atau pada
endapan bijih dan arahnya sejajar dengan jurus atau dimensi terpanjang
dari endapan bijihnya. -

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


O Raise adalah suatu lubang bukaan vertical atau agak miring yang dibuat
dari level bawah ke level yang diatasnya. O Winze adalah lubang bukaan vertical atau agak miring yang dibuat dari
level atas ke level yang di bawahnya. O Blind shaft adalah suatu raise atau winze yang berfungsi sebagai shaft
tetapi tidak menembus sampai ke dalam permukaan. O Stope ( lombong ) adalah suatu tempat atau ruangan pada tambang bawah
tanah dimana endapan bijih sedang di tambang tetapi bukan pengalian
yang dilakukan selama development.
O Cross cut adalah suatau lubang bukaan mendatar yang menyilang/
memotong jurus endapan bijih.

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


O Sump adalah suatu sumur dangkal untuk menampung air dar mana air
kemudian di pompakan kepermukaan bumi.
O Waste adalah sisa-sisa penggalian pada tambang bawah tanah yang tidak
bermanfaat yang diperoleh pada saat underground development (persiapan
penambangan bawah tanah).

O Barren rock adalah batuan yang tidak mengandung logam atau bagian dari
bijih yang mempunyai kadar bijih sangat kecil.
O Mining recovery adalah perbandingan antara bijih yang dapat ditambang
dengan bijih yang ada didalam perhitungan eksplorasi, yang dinyatakan
dalam persen
O Losses adalah kehilangan bijih pada penambangan bawah tanah karena
keterbatasan atau kendala inheren pada metode yang diterapkan

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


O Level adalah drift atau cross cut atau adit yang dibuat dengan jarak jarak
yang teratur kea rah vertical biasanya diberi nomor nomor urut secara
teratur menurut ketinggiannya dari permukaan laut atau menurut
kedalamannya dari permukaan bumi. O Vein (urat bijih) adalah suatu daerah mineralisasi yang memiliki bentuk
menyerupai pipa atau urat dan umumnya miring agak tajam terhadap
bidang datar (lebih besar 45).
O Shaft Collar adalah bagian atas dari suatu Shaft yang diperkuat
dengan beton7 kayu atau bambu (timber).
O Bed rock (batuan dasar) adalah semua material, atau batuan yang
berada tepat di bawah suatu endapan bijih.

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


O Shoot (ore shoot; chimney) adalah bagian dari urat bijih (vein) di mana
kadar mineral berharganya lebih tinggi dari sekelilingnya; mempunyai
sifat-sifat khas antara lain;
1. salah satu dimensinya jauh lebih besar dari dua dimensi yang lain.
2. letaknya biasanya searah dengan kemiringan urat bijih.
O Pay Streak sama dengan Shoot, hanya untuk endapan allu vial.
O Bedded deposit adalah endapan bijih sedimenter yang letaknya
horizontal atau sedikit miring, dan terletak sejajar dengan stratifikasi
batuan di sekelilingnya. Misalnya : endapan batubara, endapan-endapan
garam.
O Dissiminated Deposit (endapan terpencar) adalah endapan bijih yang
tidak teratur bentuk dan penyebaran kadarnya, letaknya terpisah-pisah dan
biasanya terdapat pada suatu daerah yang luas.

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


Hanging wall adalah lapisan batuan yang terletak di bagian atas suatu Vein?
disebut roof untuk endapan batubara.
Foot wall adalah lapisan batuan yang terletak di bagian bawah suatu Vein;
disebut Floor untuk endapan batubara.

Istilah Istilah Pertambangan Bawah Tanah


> Strike atau Jurus adalah arah garis yang dibentuk dari perpotongan bidang
planar dengan bidang horizontal ditinjau dari arah utara.
>Sedangkan Dip adalah derajat yang dibentuk antara bidang planar dan bidang
horizontal yang arahnya tegak lurus dari garis strike.
> Bidang planar ialah bidang yang relatif lurus, contohnya ialah bidang
perlapisan, bidang kekar, bidang sesar, dll.

Metoda-metoda yang dipakai dalam system penambangan bawah tanah

1. metode tak disangga ( open stope method ) adalah suatu metoda yang tidak
menggunakan timber atau filling dalam menyangga dinding, baik hanging wall
maupun footwall. Penyanggaan pada dinding dilakukan dengan pilar-pilar dan
baut batuan digunakan untuk
penyanggaan local.
O a. open stope dengan underhand stoping.
Pada metode ini,bagian level atas level bawah dihubungkan dengan raise,dan
penambangan dimulai dengan memotong bagian atas dari raise sehingga terbentuk
jenjang pada cebakan dimana para pekerja berdiri.Dijih lepas kemudian ditarik
setahap demi setahap sampai menapai raise,selanjutnyan dijatuhkan kelevel drive
dibawahnya.Jadi bijih ditambang dari atas kebawah dengan jenjang menurun dan
dijatuhkan menuju haulage drive secra grafitasi sehingga meminimumkan
transportasi mekanikal.

O b. open stope dengan overhand stoping


overhand stop secara praktis berlawanan sengan underhand stoping yaitu tempat
pekerja mengarah keatas dan berada dibawah bijih yang akan ditambang.Bijih
ditambang selapis demi selapis dan memungkunkan bijih lepas jatuh ke haulage
level yang biasanya dilindungi oleh pilar dari bijih atau timber mat
O c. open stope dengan breast stoping (stope and pillar )
Pada metoda ini,pembongkaran bijih dilakukan secara maju (advancing ) terhadap
bijih yang terletak horizontal dengan tinggi kurang dari 3 m, dimana kondisi ini
tidak memungkinkan dilakuakn dari atas kebawah. Penyanggaan atap (roof) pada
breast stoping biasanya secara permanent atau semi permanent pillar yang terdiri
dari bijih itu sendiri. Untuk cebakan yang lebih tebal, maka bijih ditambang secara
berjenjang metode ini digunakan untuk cebakan sampai ketebalan 13 m. pillar
yang dibuat kadang-kadang diperkuat dengan sement sekelilingnya.
Pada cebakan yang datar dengan keteblan kurang dari 4-5 m, metoda ini dilakukan
dengan menggali bijih sehingga terbentuk " Wide diifts " dan secar sistematis
dengan interval teratur ditinggalkan bijih sebagai pillar.
O d. Sub level stoping
Pada metode ini, blok bijih dibagi sepanjang jurus cebakan, dan diantara 2 buah
stope yang terbentuk dipisahkan oleh pillar.Ketinggian stope dibatasi oleh
kekuatan batuan dan lebar stope yang kadang-kadang mencapai 500 feet
O 2. Stope dengan penyanggan buatan (supported)
O a. Cut and fill stoping
Metoda ini sebgaimana namanya, menerapkan urutan kerja dimana dijih diambil
dalam potonga yang sejajar dan setiap potongan yang telah diambil dilakukan
pengisian dengan waste fill dalam stope sehingga menyisakan ketinggian ruang
yang mencukupi untuk melakukan pemboran bijih. Material filling digunakan
sebagai tempat berpjak, apabila bijih telah diledakan dan diambil, maka timbered
chute dan manway diperpanjang, sebelum dilakukan kegiatan filling dilakukan
untuk mengisi ruang yang terbentuk
O b. Shrinkage stoping
Shrinkage stoping diterapkan untuk badan bijih yang besar, kemiringan 50-90
( sleeply).metoda ini terletak antara kelas open stope dan filled stope.Bijih
dihancurkan secara metoda overhand dan dibiarkan terkumpul dalam stope.
Mengingat bijih akan mengembang dila dihancurkan makia sekitar 35% dari
volume batuan yang dihancurkan setiap peledakan harus diambil untuk
memberikan ruangan yang cukup dagi pekerja untuk bekerja diantara bagian
atas bijih lepas dengan atap.

O c. Square-set stopingPada metoda ini, bakas penambangan secara


sistematis disngga dengan timbering.Fungsi utma dari dari suatu squre set
adalah sebagai penyangga sementara terhadap dinding dan atap satu suatu
daerah bekas peledakan dan sebagai jalan masuk kedaerah kerja.
O d. Stull StopingStull stoping termasuk kedalam penyanggaan yang
dilakukan secara overhand.Dengan menggunakan pillar buatan dari waste
rock dan stull timber yang menyanggan dan melintang pada stope.stull
dipasang pada geometri yang sistematis.berfungsi sebagai berpijak pekerja
dan sebagai peluncur bijih,membentuk corong dan manway lining,dan
sebagi penyangga lekat.
O Underground Glory Hole (tambang gabungan)
O Pada umumnya disini dijaga agar pembukaan tanah tidak longsor, oleh
karena itu harus ditinggalkan pilar (bila memungkinkan dipilih sebagai
pilar adalah tempat yang mengandung kadar rendah). Atau diadakan
pengisian pada daerah yang telah selesai ditambang, sehingga sebisa
mungkin tidak terjadi penurunan tanah. Kondisi ini sangat cocok bila
kondisi batuan sekitar atau country rock cukup kuat dengan bentuk
endapan bijihnya kecil-kecil. Pengembangan memungkinkan jika
tergantung kondisi endapan dan bentuk bijih.
O Gophering merupakan suatu cara penambangan untuk endapan bijih yang
kecil (lebih kecil dari tiga meter tebal atau lebarnya), bentuk tidak teratur
tetapi batuannya keras dan bijihnya memiliki kadar yang tinggi. Endapan
bijih yang demilikian tidak dapat ditambang seluruhnya tanpa
meninggalkan pilar atau penyangga, arah penambangannya menuruti arah
pesebaran dari bijih.
O Sub-level caving adalah cara penambangan yang memulai penggaliannya
dari atas kebawah dimana pengalian dilakukan selapis demi selapis dan
penambangannya dilakukan secara lateral.Seluruh ketebalan endapan bijih
diantara kedua sub-level diambil dengan cara meruntuhkan suatu
tumpukan bekas penyangga atau timber material akn terjadi pada bagian
atas sehingga memisahkan bijih dengan overburden.
O long wall mining adalah sistim penambangan batuabara berbentuk lubang
buka (lihat Longwall) berbentuk Dinding Panjang atau Ruang
Panjang . Sistim ini memotong batubara dengan alat potong berputar
biasanya bertenaga hidrolis dimana pekerja dan peralatan aktif disangga
dengan penyangga hidrolik berbentuk tiang penyangga dan payung
(kanopi) yang dimajukan mengikuti kemajuan pemotongan batuabara
O Metode undercut and-fill untuk menghadapi kondisi tanah abnormal
encountered dalam pemulihan pilar.
O Block caving merupakan suatu cara penambangan dengan melakukan
under cutting terhadap suatu blok dari pada badan bijih, dengan ketinggian

antara 2,5 6 meter. Blok akan runtuh secara perlahan-lahan jika pilar
tersebut diambil. Kemudian bijih yang telah ditambang dikeluarkan
melalui drow point yang telah dibuat dengan interval tertentu.
O Top slicing digunakan pada penambangan bawah tanah yang memiliki
badan bijih dan country rock yang lunak. Dimana penambangan dilakukan
selapis demi selapis dari bawah ke atas atau dari atas kebawah pada stope
yang disangga.

Sistem Pengangkutan Tambang Bawah Tanah


Pengangkutan tbt merupakan upaya untuk mengeluarkan ore dari permukaan kerja
ke permukaan tanah, ataupun pengiriman alat dan bahan dari permukaan kedalam
tambang dan pengangkutan bawah tanah rancangan system pengangkutan yang
baik harus mencakup secara keseluruhan. Pengangkutan didalam tbt dibagi
menjadi 3 yaitu:
O 1. Gathering haulage adalah system pengangkutan yang langsung
berhubungan atau berhadapan dengan permukaan kerja.
O 2. Auxalary/secondary haulage adalah system pengangkutan yang
mengangkut material dari penambangan ke penampungan sementara.
O 3.Main haulage adalah system pengangkutan yang mengangkut material
dari penampungan sementara ke mulut shaft, ke happer langsung
kepermukaan tanah.

Pengangkutan Tambang Bawah Tanah

Macam-macam Cara Pengangkutan


O 1. Manual hauling adalah penangkutan dengan menggunakan tenaga
manusiandengan bantuan alat sedrhana dan atau hewan
O 2. Mechanical hauling adalah pengangkutan dengan alat-alat mekanis
O 3. Transport raise adalah pengangkutan dengan mengguakan system
grafitasi (ore press atau ore chute atau menggunakan raise)

O 4. Hoisting adalah pengangkutan dengan menggunakan kerekan.

Anda mungkin juga menyukai