Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS INVESTASI DAN PASAR MODAL

NAMA

: RAHMAT SALAM

NPM

: 0227 12 104

KELAS

: VII-A

KONSUMSI, INVESTASI DAN PERANAN PASAR MODAL

KONSUMSI
Konsumsi dan investasi merupakan dua kegiatan yg berkaitan. Penundaan
konsumsi sekarang(Ko) dapat diartikan sebagai investasi untuk konsumsi di masa
mendatang(K 1). Individu melakukan melakukan konsumsi dengan memakai
sumber daya yg ada untuk mendapatkan kepuasan atau utility. Setiap individu
diasumsikan melakukan konsumsi lebih dari konsumsi yg kurang. Asumsi ini
dapat diartikan bahwa utility marginal dari konsumsi adalah positif, yaitu
penambahan konsumsi akan meningkatkan utility (kepuasan). Asumsi yg lain
adalah bahwa utility marginal dari konsumsi sifatnya adalah menurun, yaitu
peningkatan utility untuk konsumsi yg sama akan semakin lebih kecil dari
sebelumnya.
INVESTASI
Investasi adalah suatu kegiatan yang menunda konsumsi atau penggunaan
sejumlah dana pada masa sekarang dengan yujuan untuk mendapatkan
keuntungan di masa yang akan datang. Jadi investasi mengandung harapan pada
waktu yang akan datang. Berdasarkan konsep investasi yang berlaku, kegiatan
investasi tentunya memerlukan pengorbanan waktu, dana, dan pikiran. Tentunya
dengan harapan akan mendapatkan keuntungan di masa depan yang lebih baik.

Titik titik yg berada di indifference curve yg sama menjelaskan tingkat


substitusi subyektif dari individu untuk konsumsi-konsumsi yg berbeda waktunya.
Substitusi ini menjelaskan berapa unit konsumsi mendatang yg harus diterima
supaya individu mau mengorbankan satu unit konsumsi sekarang dgn tingkat
kepuasan obyektif yangg sama. Pengertian investasi yangg lebih luas
membutuhkan aktiva yg produktif untuk mengubah satu unit konsumsi yang
ditunda untuk dihasilkan menjadi lebih dari satu unit mendatang. Dengan adanya
aktiva yang produktif, penundaan konsumsi sekarang untuk diinvestasikan ke
aktiva yang produktif tersebut akan meningkatkan utility total.
TIPE-TIPE INVESTASI KEUANGAN
Investasi kedalam aktiva keuangan dapat berupa investasi langsung dan
investasi tidal langsung. Investasi langsung dilakukan dengan membeli langsung
aktiva keuangan dari suatu kperusahaan baik melalui perantara maupun dengan
cara yang lain. Sebaliknya investasi tidak langsung dilakukan dengan membeli
saham dari perusahaan investasi yang menjual portofolio aktiva-aktiva keuangan
dari perusahaan-perusahaan lain.
INVESTASI LANGSUNG
Investasi langsung dapat dilakukan dengan membeli aktiva keuangan yg dapat
diperjual-belikan di pasar uang, pasar modal, atau pasar turunan. Investasi
langsung juga dapat dilakukan dengan membeli aktiva keuangan yang tidak dapat
diperjual-belikan. Aktiva keuangan yang tidak dapat diperjual belikan biasanya
diperoleh melalui bank komersial. Aktiva yg dapat diperjualkan di pasar umum
berupa aktiva yg mempunyai resiko gagal kecil, jatuh temponya pendek dengan
tingkat cair yg tinggi
Macam-macam investasi langsung langsung dapat dibagi sebagai berikut ini : 1.
1. Investasi langsung yang tidak dapat diperjual-belikan Tabungan
Deposito
2. Investasi langsung dapat diperjual-belikan
A. Investasi langsung di pasar uang

T-bill
Deposito yang dapat dinegosiasi.
B. Investasi langsung di pasar modal a.
a. Surat-surat berharga pendapatan tetap
T-bond
Federal agency securities
Municipal bond
Corporate bond
Convertible bond
b. Saham-saham
Saham Preferen
Saham biasa
c. Investasi langsung di pasar turunan
a) Opsi
Waran
Opsi put
Opsi call
b) Futures Contract
INVESTASI TIDAK LANGSUNG
Investasi tidak langsung dilakukan dengan membeli surat-surat berharga dari
perusahaan investasi. Perusahaan investasi adalah perusahaan yang menyediakan
jasa keuangan dengan cara menjual sahamnya ke publik dan menggunakan dana
yang diperoleh untuk diinvestasikan ke dalam portofolionya.
Perusahaan investasi dapat diklarifikasikan sebagai berikut:
1. Unit Investment Trust
merupakan trust yg menerbitkan portofolio yg dibentuk dari surat-surat
berharga berpenghasilan tetap dan ditangani oleh orang kepercayaan yg
independen
2. Closed End Investment
merupakan perusahaan investasi yg hanya menjual sahamnya dalam
jumlah yg tetap yaitu sebanyak saat penawaran perdana saja.
3. Open End Investment Companies
dikenal dengan nama perusahaan reksadana. Menurut undang-undang
Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 pasal 1 ayat (27). Reksadana merupakan

wadah yg dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal


untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi
Ditinjau dari aktiva yg diinvestasikan, reksadana dapat diklarifikasikan
menjadi beberapa macam sebagai berikut ini :
1. Reksadana Pasar Uang (Money Market Mutual Find)
Reksadana ini membentuk portofolionya dengan aktiva-aktiva surat
berharga utang jangka pendek yg jatuh temponya kurang dari 1 tahun.
2. Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Mutual Fund)
Reksadana ini berisi dengan paling tidak 80% aktiva obligasi dan sisanya
dapat berupa aktiva lain, misalnya saham. Tujuannya untuk membentuk
portofolionyg lebih nyaman.
3. Reksadana Saham Atau Reksadana Ekuitas (Equity Mutual Fund)
Reksadana ini berisi dengan paling tidak 80% aktiva saham dan sisanya
dapat berupa aktiva lain, misalnya obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan
retun yang tinggi.
4. Reksadana Campuran (Mixed Mutual Fund)
Reksadana ini berisi dengan aktiva campuran dalam bentuk obligasi,
saham dan aktiva lainnya.
5. Reksadana Terproteksi (Protected Mutual Fund)
Reksadana terproteksi memproteksi investor dari kerugian penurunan
nilai investasinya. Proteksi ini dilakukan oleh reksadana dengan cara
memasukan obligasi-obligasi yang akan jatuh tempo dalam jangka pendek ke
dalam portofolio. Obligasi jatuh tempo akan membayar utuh sebesar nilai
nominalnya.
PERANAN PASAR MODAL
Pasar modal merupakan sarana perusahaan untuk meningkatkan kebutuhan
dana jangka panjang dengan menjual saham atau mengeluarkan obligasi. Untuk
menarik pembeli dan penjual untuk berpartisipasi, pasar modal harus bersifat

likuid dan efisien. Suatu pasar modal dikatakan likuid jika penjual dapat menjual
dan pembeli dapat membeli surat-surat berharga dengan cepat. Pasar modal
dikatakan efisien jika harga surat-surat berharga mencerminkan nilai dari
perusahaan secara akurat. Pasar modal juga mempunyai fungsi sarana alokasi
dana yang produktif untuk memindahkan dana dari pemberi pinjaman ke
peminjam. Alokasi dana yg produktif terjadi jika individu yang mempunyai
kelebihan dana dapat meminjamkannya ke individu lain yang lebih produktif yang
membutuhkan dana. Sebagai akibatnya, peminjam dan pemberi pinjaman akan
lebih diuntungkan dibandingkan jika pasar modal tidak ada.
Sumber :
Hartono Jogiyanto. 2008. Teori Portofolio dan analisis investasi. Edisi Kelima.
BPFE-YOGYAKARTA.

Kritikan Jurnal
Perilaku Investor Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Di Pasar Modal
Zarah Puspitaningtyas, Universitas Jember.
1. Penelitian ini