Anda di halaman 1dari 2

Radang Otak (Ensefalitis)

Ensefalitis merupakan gangguan atau penyakit karena terjadi inflamasi di bagian otak. Ensefalitis juga dikenal
dengan istilah radang otak. Penyebab terjadinya inflamasi pada otak karena adanya infeksi virus. Pada
umumnya virus penyebab terjadinya Ensefalitis adalah virus herpes simlpleks. Beberapa gejala yang akan terjadi
pada orang yang menderita ensefalitis adalah gejala umum yang terjadi pada penyakit yang disebabkan oleh
infeksi virus, yaitu demam, sakit kepala, nyeri otot, rasa lelah dan mual. Perawatan dan pengobatan yang
diberikan untuk mengatasi ensofalitis ialah menghentikan infeksi dan menghilangkan gejala termasuk
memberikan
obat
obatan
antivirus
seperti
asiklovir.

Penyebab Terjadinya Radang Otak (Ensefalitis)

Gambar Otak (sumber:wikipedia.org)


Seperti yang telah disebutkan pada uraian singkat di atas, bahwa penyebab terjadinya inflamasi atau radang
otak adalah karena adanya infeksi virus. Beberapa contoh virus yang dapat menyebabkan infeksi pada otak
adalah herpes simplex virus ( virus yang menyebabkan luka dingin dan herpes genital ) , varicella zoster virus
( virus yang menyebabkan cacar ) , mumps virus , virus campak dan virus flu. Pada umumnya virus virus ini
menyebabkan penyakit lain seperti penyakit herpes genital, ruam pada kulit, pilek dan lain lain. Namun terkadang
virus tersebut dapat berjalan menuju otak dalam aliran darah dan menyerang otak sehingga terjadi ensefalitis.

Dalam beberapa kasus, radang otak atau ensefalitis dapat terjadi setelah tergigit serangga seperti nyamuk, juga
terkadang ensefalitis terjadi terjadi karena infeksi virus rabies setalah digigit oleh hewan seperti anjing. Dalam
kasus
kecil,
ensefalitis
juga
disebabkan
oleh
bakteri.
Faktor yang juga berpengaruh terhadap terjadinya radang otak tau ensefalitis ialah kondisi sistem immun atau
sistem kekebalan tubuh seseorang. Orang yang memiliki sistem immun yang lemah akan lebih mudah terinfeksi
virus. Sistem kekebalan tubuh yang lemah tidak mampu melawan serangan beberapa virus.

Perbedaan Ensefalitis dan Miningitis


Meski sama sama terjadi karena inflamasi, Ensefalitis dan meningitis memiliki perbedaan . Meningitis adalah
peradangan pada selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang (meninges) . Hal ini biasanya
disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus . Sementara perdangan ensefalitis terjadi pada otak itu sendiri dan
pada umumnya disebabkan oleh virus. Kadang-kadang antara ensefalitis dan meningitis akan terjadi pada waktu
yang
sama
.
Kondisi
semacam
ini
disebut
meningoencephalitis
(meningoensefalitis).

Gejala Radang Otak (Ensefalitis)


Seperti yang telah dijelaskan secara ingkta di atas, bahwa gejala yang timbul pada penderita penyakit radang
otak (Ensefalitis) memiliki beberapa kesamaan dengan penyakit akibat infeksi virus pada umumnya. Penderita
biasanya akan mengalami gejala demam, sakit kepala, nyari otot, cepat lelah, serta mual dan muntah. Selain itu
penderita juga bisa mengalami kelemahan otot atau bahkan lumpuh. Jika penyakit terus berkembang penderita
akan
kehilangan
kesadaran
dan
mengalami
kejang.

Perawatan Dan Pengobatan Radang Otak (Ensefalitis)

Orang yang yang mengalami suspek radang otak biasanya secara darurat harus dirawat dirumah sakit. Dokter
biasanya akan memberikan obat obatan medis antivirus. Obat anti virus yang sering digunakan adalah asiklovir.
Obat anti virus tersebut biasanya efektif dalam mengatasi radang otak yang disebabkan oleh virus herpes
simpleks, dan mungkin kurang efektif jika radang otak disebabkan oleh virus lain. Obat ini biasanya segera
diberikan
jika
pasien
diduga
memiliki
ensefalitis
tanpa
menunggu
hasil
diagnosa.
Selain memberikan obat antivirus, Antibiotik juga dapat diberikan terutama pada awal pengobatan . Hal ini
karena, tanpa hasil tes , mungkin sulit untuk membedakan antara ensefalitis dan meningitis yang disebabkan
oleh bakteri.

Anda mungkin juga menyukai