Anda di halaman 1dari 1

DISKUSI

Tenggelam merupakan salah satu bentuk asfiksia karena adanya aspirasi cairan ke
saluran udara yang disebabkan karena adanya organ yang terendam dalam air. Pemeriksaan
post-mortem
dari
tenggelam, merupakan salah satu masalah yang paling sulit di forensik. Meskipun ada
beberapa tanda-tanda yang khas ada korban tenggelam namun masih sulit untuk menentukan
kematian karena tenggelam. Oleh karena itu kita harus mananyakan beberapa pertanyaan ini:
Apakah sebelum tenggelam dalam korban keadaan sadar (mis non perenang, bunuh diri)
Apakah sebelum tenggelam dalam korban keadaan tidak sadar (mis dipukuli, kecelakaan
surfing)
Apakah korban mengalami kematian mendadak (misalnya stroke jantung)
Apakah ssebelum tenggelam korban telah dibunuh terlebih dahulu (misalnya
menyingkirkan tubuh)
Sangat suit menilai korban tenggelam, beberapa ahli mengatakan ada satu cara untuk
menentukan korban tenggelam atau tidak, yaitu dengan melakukan tes diatom. Tes diatom
merupakan skrining tes untuk tenggelam.
Diatom merupakan kelompok utama dari ganggang, dan adalah salah satu jenis yang
paling umum dari fitoplankton. Kebanyakan diatom adalah uniseluler. Karakteristik sel
diatom
adalah
bahwa
mereka
terbungkus
dalam
dinding sel yang terbuat dari silika (silikon terhidrasi dioksida) disebut frustule a. Frustules
ini menunjukkan keanekaragaman dalam bentuk. Menurut beberapa penelitian mengatakan
diatom adalah alat untuk memantau kondisi lingkungan, umumnya digunakan peneliti untuk
melihat kualitas air.
Diatom yang ditemukan di dalam tubuh seorang korban tenggelam dapat berfungsi
sebagai bukti nyata dalam mendiagnosis penyebab kematian. Diatom sangat membantu saat
autopsi untuk memastikan apakah korban tenggelam adalah ante-mortem atau post-mortem.
Namun diatom tidak selalu ada dalam semua kasus tenggelam tetapi jika terdapat diatom
dalam tubuh korban terutama didalam organ ini akan sangat mendukung bahwa korban
merupakan
korban
ante-mortem
tenggelam.
Namun beberapa peneliti tidak menyetujui dilakukan tes diatom. Karena menurut
beberapa pendapat bahwa diatom tidak hanya dapat dihirup saat di air saja namun diatom
dapat terhirup melalui udara. Menurut beberapa peneliti diatom dapat hidup bebas di udara
sehingga dapat masuk tubuh melalui saluran pernafasan.