Anda di halaman 1dari 10

FORMAT PRAKTIKUM

AMBULASI PASIEN SEMESTER V REGULER


PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN
STIKES KUNINGAN

PROSEDUR/LANGKAH KEGIATAN
1. Membantu Pasien Duduk di Tempat Tidur
Merupakan suatu tindakan keperawatan yang
dilakukan pada klien yang immobilisasi atau klien
lemah untuk memberikan bantukan keperawatan
membantu klien duduk di tepi tempat tidur. Tujuan
nya memenuhi kebutuhan duduk di tempat tidur
(makan, minum, dan lain-lain).
Adapun perencanaan nya adalah :
1. Identifikasi kebutuhan akan duduk di
tempat tidur.
2. Jelaskan tujuan dan manfaaat tindakan.
3. Cuci tangan dan pakai sarung tangan bila
perlu.
4. Jaga privasi klien.
5. Letakkan pasien pada posisi miring (Sesuai
sisi yang di inginkan).
6. Naikkan tempat tidur bagian atas (kepala)
sampai ketinggian yang dapat di toleransi
pasien.
7. Tempatkan diri perawat perawat pada
bagian atas (kepala) tempat tidur.
8. Letakkan satu tangan perawat yang dekat
dengan kepala tempat tidur di bawah bahu
pasien, sokong kepala dan leher pasien,
sedangkan tangan yang lain di bagian
pinggul pasien.
9. Gerakkan kaki bawah dan paha pasien

SKALA PENILAIAN
1
2
3
4

Ket.

(agak di putar) ke samping tempat tidur


sehingga kaki pasien terjuntai ke lantai.
10. Pada waktu bersamaan dengan prosedur 9,
angkat

bagian

tertunduk.
11. Atur posisi

bahu
pasien

sampai
hingga

pasien
tercapai

keseimbangan.
12. Jika bisa, rendahkan tempat tidur hingga
kaki pasien menyentuh lantai.
13. Evaluasi tindakan yang telah dilakukan,
tanyakan apakah pasien telah merasa
nyaman.
14. Cuci tangan.
15. Catat tindakan yang telah dilakukan dan
hasilnya.

2. Membantu Pasien Turun dan Duduk di Kursi


Roda
a. Jelaskan prosedur yang akan di lakukan.
b. Atur kursi roda dalam posisi dengan kedua kaki
merenggang.
c. Fleksikan lutut dan pinggang Anda.
d. Anjurkan pasien untuk meletakan

kedua

tangannya di bahu anda dan letakkan kedua

tangan Anda di samping kanan dan kiri


pinggang pasien.
e. Ketika pasien melangkah ke lantai, tahan lutut
anda pada lutut pasien.
f. Bantu berdiri tegak dan jalan sampai ke kursi
roda dan atur posisi agar nyaman

3. Membantu Pasien Berjalan dengan Kruk


Prosedur Tindakan :
1) Cuci tangan dan gunakan sarung tangan.
2) Ukur panjang kruk sesuai dengan tinggi klien
(3 sampai 4 jari lebar dari aksila dan 15 cm atau
6 inci ke arah lateral dari tumit pasien
merupakan ukuran yang standar).
3) Posisikan pegangan kruk dengan siku fleksi
pada sudut 20-25 derajat.
4) Pastikan bahwa jarak antara bantalan kruk dan
aksila adalah selebar 3-4 jari.
5) Ajarkan pasien salah satu dari empat cara
berjalan menggunakan kruk :
Cara berjalan empat titik.
Memberikan kestabilan pada pasien
tetapi memerlukan penahanan berat
badan pada kedua tungkai. Masing-

masing

tungkai

digerakkan

secara

bergantian dengan masing-masing kruk,


sehingga

sepanjang

waktu

terdapat

empat titik dukungan pada lantai.


Cara berjalan tiga titik
Mengharuskan pasien untuk menahan
semua beban berat badan pada satu
kaki. Berat badan dibebankan pada kaki
yang tidak cedera, kemudian pada
kedua kruk, dan seanjutnya urutan
tersebut diulang. Kaki yang cedera tidak
menyentuh lantai selama fase dini cara
berjalan tiga titik. Secara bertahap
pasien mulai menyentuh lantai, dan
semua beban berat badan dibebankan
pada kaki yang sakit.
Cara berjalan dua titik
Memerlukan sedikitnya pembebanan
berat badan sebagian pada masingmasing kaki. Pasien menggerakkan
masing-masing kruk bersamaan dengan
tungkai yang berlawanan, sehingga
gerakan kruk sama dengan gerakan
tangan selama berjalan normal.
Swing-trough atau swing to (Gerakan
Berayun)
Merupakan cara yang sering digunakan
oleh yang menggunakan bidai penahan
berat
dengan

badan
berat

pada

tungkai

badan

pada

mereka
kaki

penyokong. Pasien meletakkan kruk


satu langkah di depan atau melewati
kedua kruk, sementara kedua kruk

menyangga berat badan nya.


6) Lepas sarung tangan dan cuci tangan
7) Catat cara berjalan dan prosedur yang diajarkan
serta kemampuan pasien untuk melakukan cara
berjalan dalam catatan perawat.

Mengatur Posisi Pasien


Tujuan
:
- Mencegah rasa tidak nyaman pada otot
- Mencegah terjadinya ulkus dekubitus, kerusakan
saraf superficial dan pembuluh darah
- Mencegah kontraktur
- Mempertahankan tonus otot
1. Posisi Supine
Adalah posisi pasien berbaring telentang dengan
kedua tangan dan kaki lurus dalam posisi
horizontal. Banyak digunakan pada pasien tirah
baring (bedrest) untuk memberikan posisi yang
nyaman dan pada perawatan tulang belakang.

2. Posisi Fowler (setengah duduk)


Adalah posisi tidur pasien dengan kelapa dan dada

lebih tinggi daripada posisi panggul dan kaki. Pada


posisi semifowler kepala dan dada dinaikkan ke
atas dengan sudut (30-45). Posisi ini digunakan
pada pasien yang mengalami masalah pernafasan.

3. Posisi Trendelenburg
Adalah posisi tubuh terlentang dengan bagian
kepala dan dada lebih rendah daripada bagian kaki.
Tujuannya agar darah lebih banyak mengalir ke
kepala

pada

kejadian

shock

dan

hipotensi.

Digunakan juga untuk memudahkan operasi di


daerah perut, serta digunakan untuk memudahkan
perawatan dan pemeriksaan tertentu misalnya
bronkoskopi.

4. Posisi Prone
Adalah posisi pasien telungkup dengan kepala
menghadap ke samping.

5. Posisi Lateral
Adalah posisi pasien berbaring miring pada satu
sisi tubuh. Posisi ini baik digunakan untuk pasien
yang membutuhkan istirahat dan tidur yang baik.
Posisi lateral juga menghilangkan tekanan pada
sakrum dan tumit.

6. Posisi Sims
Adalah posisi setengah tengkurap (semiprone)
antara posisi lateral dan posisi prone.

7. Posisi Dorsal Recumbent


Adalah posisi tidur terlentang dengan kedua

tungkai ditekuk, kedua paha direnggangkan, kedua


telapak kaki menempel pada tempat tidur dan
kedua tangan diletakkan di samping.

8. Posisi Litotomi
Posisi litotomi hampir mirip dengan posisi dorsal
recumbent.

Tujuan

memudahkan

pemeriksaan

daerah rongga panggul, misalnya pemeriksaan


vagina, memudahkan tindakan misalnya menolong
persalinan/partus.

9. Posisi Knee Chest


Adalah posisi tidur dengan lutut pasien ditekuk
sampai menempel pada dinding dada.

Jenis Alat Bantu Berjalan


1. Tongkat

2. Kruk

3. Walker

4. Kursi Roda