Anda di halaman 1dari 2

RESUSITASI JANTUNG PARU

Nomor Dokumen :

Revisi :

Halaman :

P- ICU/ PICU/ NICU-018

01

1 dari 2

Tanggal Terbit:
PROSEDUR

09 Juni 2015

RUANG ICU/ PICU/ NICU

Pengertian

Ditetapkan,

dr.Purwanto Wahyu Irawan, SpA (K), M.Kes


Direktur
Suatu tindakan pertolongan yang dilakukan kepada korban yang mengalami henti napas
dan henti jantung.

Tujuan

Sebagai acuan dan langkah-langkah dalam melaksanakan resusitasi jantung paru.

Kebijakan

Dilaksanakan pada pasien dengan penurunan kesadaran disertai dengan henti napas dan
henti jantung.

Prosedur

1.

Persiapan alat :
Emergency trolly berisi :

2.

a.

Laringoskopi berbagai ukuran ( anak dan dewasa ).

b.

Trachea tube ( ETT ) berfungsi ukuran.

c.

OPA (Oropharingeal Airway.

d.

Infuset / blood set.

e.

Papan resusitasi.

f.

Jacson Rees / Ambu bag lengkap.

g.

Spuit dan venflon berbagai ukuran.

h.

Handscoon.

i.

Bengkok.

j.

Masker.

Persiapan pasien :
a.

Berikan penjelasan dan tujuan tindakan yang akan dilakukan kepada


keluarga pasien.

b.

Atur posisi pasien terlentang pada bidang datar dan keras, bila diatas
kasur selipkan papan resusitasi. diusahakan tidak menyentuh tempat
tidur.

c.
3.

Buka baju bagian atas.

Pelaksanaan:
1.

Cuci tangan sesuai standar, pakai sarungtangan.

2.

Pakai masker.

3.

Baca do'a sebelum melakukan tindakan.

RESUSITASI JANTUNG PARU

Nomor Dokumen :

Revisi :

Halaman :

P- ICU/ PICU/ NICU-018

01

2 dari 2

Tanggal Terbit:
PROSEDUR

09 Juni 2015

RUANG ICU/ PICU/ NICU

Prosedur

Ditetapkan,

dr.Purwanto Wahyu Irawan, SpA (K), M.Kes


Direktur
4.

Periksa kesadaran pasien dengan cara memanggil nama, menanyakan keadaan,


menggoyangkan bahu pasien.

5.

Periksa denyut jantung pasien dengan meraba arteri karotis selama 5-10 detik.

6.

Apabila terdapat denyut nadi maka bagging 2 kali, dan apabila tidak terdapat
denyut nadi maka lakukan kompresi dada sebanyak 30 kali dengan cara .

7.

Posisi kompresi dada dimulai dari lokasi procecus xyphoideus, dan tarik garis ke
cranial 2 jari di atas procecus xyphoideus.

8.

Lakukan kompresi pada tempat tersebut sebanyak 30 kali.

9.

Berikan 2 kali nafas buatan ( bagging ) dan teruskan kompresi dada sebanyak 30
kali.

10.

Periksa jalan nafas korban dengan cara :


a. Buka mulut korban.
b. Masukkan 2 jari (jari telunjuk dan jari tengah).
c. Lihat apakah ada benda asing atau darah, bersihkan sumbatan jalan nafas
dengan suction. Pasang gudel untuk mencegah lidah jatuh kebelakang dan
menutupi jalan nafas.
d. Letakkan tangan penolong di atas kening korban dan tangan yang lain di dagu
korban, tengadahkan dengan cara dongkrakkan kepala korban ke atas tekhnik
ini disebut dengan "Head tilt-chin lift".

11.
Unit Terkait

Periksa fungsi nafas pasien dengan cara.

1. HCU/ ICU/ PICU/ NICU.


2. Ruang Perawatan.
3. Kamar Bersalin.
4. Kamar Operasi.
5. IGD.