Anda di halaman 1dari 8

DAFTAR DIAGNOSIS INDIVIDU

No.
1.

2.

3.
4.

5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.

15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.

Diagnosis
Ketidakseimbangan
nutrisi: kurang dari
kebutuhan tubuh
Ketidakseimbangan
nutrisi: lebih dari
kebutuhan tubuh
Kesiapan untuk
meningkatkan nutrisi
Risiko ketidakseimbangan
nutrisi: lebih dari
kebutuhan tubuh
Gangguan menelan
Obesitas
Overweight
Risiko overweight
Risiko ketidakstabilan
kadar glukosa darah
Ikterik neonatus
Risiko ikterik neonatus
Risiko gangguan fungsi
hati
Risiko ketidakseimbangan
elektrolit
Kesiapan untuk
meningkatkan
keseimbangan cairan
Defisiensi volume cairan
Risiko defisiensi volume
cairan
Risiko ketidakseimbangan
volume cairan
Gangguan eliminasi urin
Inkontinensia urin
fungsional
Retensi urin
Diare
Disfungsi motilitas
gastrointestinal
Risiko disfungsi motilitas
gastrointestinal
Konstipasi
Risiko konstipasi

Sasaran
Individu

Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu

General

Spesialis

Evident

No.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.

Diagnosis
Inkontinensia bowel
Gangguan pertukaran gas
Gangguan pola tidur
Insomnia
Gangguan mobilitas fisik
Gangguan berjalan
Fatigue
Intoleransi aktivitas
Risiko intoleransi aktivitas
Tidak efektifnya pola
nafas
Penurunan kardiak output
Tidak efektifnya perfusi
jaringan perifer
Risiko tidak efektifnya
perfusi jaringan perifer
Risiko tidak efektifnya
perfusi jaringan serebral
Defisit perawatan diri:
mandi
Defisit perawatan diri:
berpakaian
Defisit perawatan diri:
makan
Defisit perawatan diri:
toileting
Kurangnya pengetahuan
Kesiapan meningkatkan
pengetahuan
Gangguan memori
Risiko kebingungan akut
Kesiapan meningkatkan
komunikasi
Gangguan komunikasi
verbal
Ketidakberdayaan
Risiko kesepian
Kesiapan meningkatkan
konsep diri
Harga diri rendah kronik
Harga diri rendah
situasional
Risiko harga diri rendah
kronik

Sasaran
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu

General

Spesialis

Evident

No.
56.
57.
58.
59.
60.
61.

62.

63.
64.
65.
66.
67.
68.
69.
70.
71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.

Diagnosis
Risiko harga diri rendah
situasional
Gangguan citra tubuh
Disfungsi seksual
Ketidakefektifan pola
seksualitas
Ketidakefektifan proses
kehamilan-persalinan
Kesiapan meningkatkan
proses kehamilanpersalinan
Risiko ketidakefektifan
proses kehamilanpersalinan
Kecemasan
Tidak efektifnya koping
Kesiapan meningkatkan
koping
Keputusasaan
Risiko keputusasaan
Stres berlebihan
Kesiapan meningkatkan
harapan
Ketidakpatuhan
Hambatan religiositas
Kesiapan meningkatkan
religiositas
Distress spiritual
Risiko distress spiritual
Risiko infeksi
Tidak efektifnya bersihan
jalan nafas
Risiko perdarahan
Kerusakan gigi
Risiko jatuh
Risiko cedera
Kerusakan membrane
mukosa oral
Gangguan integritas kulit
Risiko gangguan integritas
kulit
Risiko ketidakseimbangan
suhu tubuh
Hipertermi

Sasaran
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu

Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu

General

Spesialis

Evident

No.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.

Diagnosis
Hipotermi
Risiko hipotermi
Ketidakefektifan
termoregulasi
Gangguan rasa nyaman
Mual
Nyeri akut
Nyeri kronik

Sasaran
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu
Individu

General

Spesialis

Evident

DAFTAR DIAGNOSIS KELUARGA


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.

Diagnosis
Ketidakefektifan manajemen
regimen terapeutik keluarga
Ketidakefektifan pemeliharaan
kesehatan
Perilaku kesehatan cenderung
berisiko
Hambatan pemeliharaan rumah
Ketidakefektifan kontrol implus
Kesiapan meningkatkan pemberian
ASI
Ketegangan peran pemberi asuhan
Risiko ketegangan peran pemberi
asuhan
Ketidakmampuan menjadi orang tua
Kesiapan meningkatkan menjadi
orang tua
Risiko ketidakmampuan menjadi
orang tua
Risiko gangguan perlekatan
Disfungsi proses keluarga
Gangguan proses keluarga
Kesiapan meningkatkan proses
keluarga
Ketidakefektifan hubungan
Kesiapan meingkatkan hubungan
Risiko ketidakefektifan hubungan
Konflik peran orang tua
Ketidakefektifan performa peran
Hambatan interaksi sosial
Penurunan koping keluarga
Ketidakmampuan koping keluarga
Kesiapan meningkatkan koping
keluarga
Risiko ketidakefektifan perencanaan
aktivitas
Kesiapan meningkatkan
penyesuaian
Konflik pengambilan keputusan
Risiko hambatan religiositas
Kesiapan meningkatkan
pengambilan keputusan
Kontaminasi

Sasaran
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga

Keterangan

No.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.

Diagnosis
Risiko kontaminasi
Risiko pertumbuhan tidak
proporsional
Risiko keterlambatan
perkembangan
Stres pada pemberi asuhan
Risiko stress pada pemberi asuhan
Gangguan kemampuan untuk
melakukan perawatan
Risiko stress pada pemberi asuhan
Risiko gangguan kemampuan untuk
melakukan perawatan
Gangguan komunikasi
Gangguan status psikologis
Masalah ketenagakerjaan
Gangguan proses keluarga
Kurangnya dukungan keluarga
Masalah dukungan sosial
Masalah hubungan
Risiko gangguan koping keluarga
Kemampuan untuk
mempertahankan kesehatan
Gangguan mempertahankan
kesehatan
Risiko bahaya lingkungan
Kurangnya pengetahuan tentang
penyakit
Gangguan kemampuan untuk
memanajemen pengobatan
Gangguan kerumahtanggaan
Kekerasan rumah tangga
Keselamatan lingkungan yang
efektif
Masalah keselamatan lingkungan
Risiko terjadinya penyalahgunaan
Risiko terjadinya pelecehan anak
Risiko terjadinya pengabaian anak
Risiko terjadinya pelecehan lansia
Risiko terjadinya pengabaian lansia
Risiko untuk jatuh
Risiko terinfeksi
Risiko terjadinya pengabaian
Masalah finansial
Tinggal di rumah

Sasaran
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga
Keluarga

Keterangan

No.
66.
67.
68.

Diagnosis
Masalah perumahan
Pendapatan yang tidak memadai
Kurangnya dukungan sosial

Sasaran
Keluarga
Keluarga
Keluarga

Keterangan

DAFTAR DIAGNOSIS KOMUNITAS


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Diagnosis
Gaya hidup monoton
Sindrom kelemahan lansia
Defisiensi kesehatan komunitas
Ketidakefektifan manajemen
kesehatan diri
Kesiapan meningkatkan
manajemen kesehatan diri
Krisis kesehatan akut
Kemampuan performa
mempertahankan kesehatan
Penyalahgunaan alkohol
Penyalahgunaan obat-obatan
Perilaku seksual efektif
Ketidakmampuan memanajemen
regimen diet
Ketidakmampuan memanajemen
regimen latihan

Sasaran
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas

Keterangan

No.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

Diagnosis
Ketidakmampuan mempertahankan
kesehatan
Defisit pengetahuan tentang latihan
Kurang pengetahuan tentang
regimen diet
Kurang pengetahuan tentang
perilaku seksual
Ketidaksiapan meningkatkan
keamanan
Masalah perilaku seksual
Risiko terjadinya penyakit
Risiko cidera lingkungan
Penyalahgunaan rokok
Kurang pengetahuan tentang
penyakit
Kekerasan pada anak
Kekerasan lansia
Keamanan lingkungan yang efektif
Risiko kekerasan
Risiko kekerasan anak
Risiko kekerasan lansia
Risiko pengabaian

Sasaran

Keterangan

Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas
Komunitas

Saran:
1. Eviden yg paling paling sering
2. Mana yg sudah dipelajari maternitas, jiwa dll.
3. Apakah diagnosa ini juga ditemukan di Dep yg lain.
4. Jika sudah banyak dipelajarai di tempat lain tidak di pelajari dikomunitas,
5. dari statmen ini
6. Bagaimana statment yg seharusnya