Anda di halaman 1dari 23

POKOK BAHASAN :

Pengantar :
- Pengertian, seleksi TTG, pemberdayaan
masyarakat.
- Siklus hidrologi, sumber & karakteristik air
baku, aspek kesmas penyediaan air bersih.
- Persyaratan kualitas air bersih dan air
minum

Penyediaan air bersih non perpipaan.


( Sumur gali, PMA, PAH)

.(POKOK BAHASAN LANJUTAN)

Penyediaan air bersih perpipaan aliran

gravitasi :
- Proyeksi penduduk & Kebutuhan air
- Perencanaan sistem penyediaan air bersih
aliran gravitasi
- Studi kasus (latihan) perencanaan disain
sistem.
Pengolahan air bersih sederhana.
- Pengolahan metode filtrasi
- Pengolahan besi dan mangan
- Pengolahan kesadahan
- Studi kasus (latihan)

.(POKOK BAHASAN LANJUTAN)

- Pengolahan air bersih dengan bahan-2


-

natural (effective microorganism)


Teknologi Tepat Guna negara maju.
Pengelolaan limbah rumah tangga (cubluk,
septic tank, Pinastik, Tripikon-S
Composting
Rotating Biological Contactors ( RBCs )

Metode & Evaluasi.


Metode :
- Ceramah
- Diskusi
- Latihan (studi kasus)
Evaluasi :
- Responsi/Mid semester
- Ujian akhir semester ( UAS )

APA TEKNOLOGI TEPAT GUNA ?


BATASAN :
Adalah teknologi yang memberikan tingkat
pelayanan yang paling dapat diterima secara
sosial dan lingkungan pada tingkat biaya yang
paling rendah
LINGKUNGAN

SO
A
SI
L

A
Y
H
A
A
BI ND
RE

Beberapa Pertanyaan Dalam Seleksi


Teknologi Tepat Guna (TTG) :
1. Apakah teknologi yang dipilih, dari segi sosial dapat
diterima ?
- Pertimbangan budaya dan keagamaan.
- Dapatkah pemakai memeliharanya ?
2. Apakah teknologi tersebut secara politis dapat
diterima ?
3. Apakah penerima jasa (pemakai) berkeinginan (mampu)
membayar biaya keseluruhan fasilitas yang dibangun ?
- Jika tdk, adakah subsidi/bantuan/pinjaman ?
- Jika ya, apakah mudah diperoleh ?

4. Adakah keselarasan dengan program pembangunan


lain? ( Perumahan , Air Bersih )
5. Fasilitas/sarana yg ada, apakah mampu untuk
memproduksi perangkat keras (hardware) yang
dibutuhkan oleh teknologi tersebut ?
- Apakah bhn baku dpt diperoleh scr lokal ?
- Tenaga kerja setempat ?
- Program latihan kerja (training) ?
6. Apakah teknologi yg sudah ada dapat
disempurnakan menjadi lebih baik ?

START
Ya

Melindungi sbr yg
ada

Apa sbr yg ada


mencukupi
Tdk
Apa atap rumah & curah
hujan cocok unt.
Menangkap air hujan

Ya

Tdk

PAH

Tdk

Tdk
Apa air tanah dapat
diminum

Ya

Apa masyk. Mampu


membiayai pembuatan PAH

Ya

Apa ada mata air

Ya

Apa mata air


mencukupi

Ya

Tanah lunak

Ya

PMA

Tdk
Apa air tanah <15 m

Apa dpt
dibuat SGL

Ya

SGL

Tdk
Apa air tanah <25 m

Ya
Ya

Ya

Tanah lunak

Sumur Bor

Tdk
Apa air tanah + 60 m

Ya

Ya

Tanah lunak

Ada alat ?

Ya

Sumur suntik

Dptkah ahli
menentukan

Ya

Sumur Tangan

Dpt ditemuknn
lokasi

Ya

Pengeboran

Tdk
Adakah ahli
sumur tngan

Adakah data
pengeboran

Ya

Ya

Tdk
Apakah air
permukaan
memungkinkan

Ya

Infiltrasi

SIKLUS AIR
( SIKLUS HIDROLOGI )
PENGEMBUNAN
PRESIPITASI
PENGUAPAN

AIR PERMUKAAN

EVAPORASI
N
SA
A
P
LIM

UAP AIR

PENGEMBUNAN
PRESIPITASI

AIR

AIR HUJAN

PERESAPAN
PE
RE
S

PENGUAPAN

KELUAR

AP
AN

AIR TANAH

EVAPORASI
PENGEMBUNAN
PRESIPITASI

SUMBER AIR & KARAKTERISTIKNYA


SUMBER

KUALITAS

KUANTITAS

TEKNOLOGI
PENANGKAPAN

A. AIR PERMUKAAN
- Sungai
- Danau
- Waduk
- Telaga
- Air Laut
B. AIR TANAH
- Air Tanah Dangkal

- Air Tanah Dalam

- Relatif Jelek
- Terbuka, mudah mengala
mi pencemaran (fisik, kimia, biologis)
- Mudah berubah

Tergantung curah hujan,


sifat geologi tanah,
topografi, dll.

Instalasi Pengolahan air


- Lengkap
- Tidak lengkap

- Tergantung pencemaran
tanah di sekitarnya.
- Berbau tidak enak

Tergantung Musin
(Hujan)

- Sumur Gali
- Sumur Pompa Tangan
Dangkal.

Banyak
( Akuifer )

- Sumur Pompa Tangan


Dalam
- Sumur Artesis.

- Relarif baik, bebas kuman


krn air telah merembes ke
dlm tanah (filter alami).
- Fisik jernih
- Mineral tinggi (Fe, Mn)
- Air sadah ( Ca, Mg)

... Lanjutan

- Mata Air

C. AIR ANGKASA
- Air Hujan
- Salju
- Embun

- Fisik jernih
- Bakteriolgis baik
- Sering mengandung
sulfur
(air panas)

Terbatas
(konstan)

Perlindungan Mata Air


( PMA )

- Berasal dari proses pengu


apan, kondensasi, mende
kati air murni (H2O)
- Terlarut gas-gas NH3,
CO, CO2
- Air hujan banyak mengan
dung CO2 bersifat korosif,
merusak konstruksi & peralatan.
- Sedikit mengandung
kuman
- Soft water (sedikit
mineral)

Terganutung Musim

Bak Penampung Air


Hujan ( PAH )

WATER QUANTITY (CONSTANT)


Total Water :

Fresh Water :

Ground & surface Water :

1.36 X 1018 m3

3.8 X 1016 m3

8.4 X 1015 m3

Oceans
97,2 %

Fresh water
2,8 %
Locked in :Polar ice,
soil, rock, water vapour
(78 %)

All surface &


Ground water
(22 %)

Accessible (0,6 %)
5 X 1013 m3

EFFECTIVENESS OF WATER TREATMENT PROCESS


IN REMOVING VARIOUS IMPURITIES
Teratment
Process
Water
Parameter

Aeration

Chemical
Coagulation
and
floculation

Sedimentation

Rapid Sand
Filtration

Slow Sand
Filtration

Chlorination

Dissolved Oxygen
Content

--

Carbon Dioxide
Removal

++

Turbidity Reduction

+++

+++

++++

Colour Reduction

++

++

++

++

++

++

++

++

++++

++++

++

++++

++++

++

+++

++++

+++

Taste and odor


Removal
Bacteria Removal
Iron and
manganese
Removal
Organik Matter
Removal

Source : WHO/DANIDA Course on surveilance drinking-water quality in rural areas,1988

PERANAN AIR DALAM PENYEBARAN


PENYAKIT ( WHO ) :
1. WATER BORNE DISEASES
Kelompok penyakit yg disebabkan oleh agent yg sudah
berada dalam air pada saat agent tsb masuk ke dalam
tubuh manusia.
Contoh : Tipoid, kholera, disentri, hepatitis.

2. WATER WASHES DISEASE


Kelompok penyakit yg disebabkan karena kekurangan
air bagi seseorang untuk dapat hidup secra higienes.
Contoh : penyakit kulit, penyakit mata.

lanjutan

3. WATER BASED DISEASES


Kelompok penyakit yang agentnya melangsungkan
hidupnya pada hospes perantara yang hidup di dalam
air.
Contoh : Schistosomiasis.
4. VECTOR RELATED BORNE DISEASES
Kelompok penyakit yang disebarkan oleh insekta/
vektor yang melangsungkan hidupnya di dalam air.
Contoh : - Malaria
- Demam berdarah

Beberapa penyakit bawaan air dan agentnya


Agent

Penyakit

VIRUS :
- Rotavirus
- Virus Hepatitis A
- Virus poliomyelitis

Diare pada anak


Hepatitis A
Polio

BAKTERI :
- Vibrio cholera
- Escherichia coli
- Salmonella typhi
- Salmonella paratyphi
- Shigella dysentriae

Cholera
Diare/dysentriae
Typhus abdominalis
Paratyphus
Disentriae

PROTOZOA :
- Entamoeba histolytica
- Balantidia coli
- Giardia lambia

Dysenteri amoeba
Balantidiasis
Giardiasis

METAZOA :
- Ascaris lumbricoides
- Clonorchis sinensis
- Diphyllobothrium latum
- Taenea saginata/solium
- Schistosoma

Ascariasis
Clonorchiasis
Diphylobothriasis
Taeniasis
Schistosomiasis

MANUSIA DAN AIR

( Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia (harus


memenuhi persyaratan).
A. SYARAT KUANTITAS.
Agar masyarakat dpt hidup scr higienes dan terhindar dari risiko terserang
penyakit, maka dibutuhkan air dalam jumlah yang cukup.
KEBUTUHAN AIR VS PEMAKAIAN AIR ?
- Kebutuhan air : adl jml air yg diperlukan scr wajar agar seseorang dapat
hidup scr higienes.
- Pemakaian air : adl jml air yg terpakai scr riil dari sistem yg ada bagiamanapun keadaannya.
Tingkat kebutuhan air bervariasi menurut faktor determinan, antara lain :
1. Status sosial ekonomi ( faktor paling dominan)
2. Ketersediaan Supply System yang ada

- Tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang kesehatan


- Kondisi daerah
- Harga air
- Dan lain-lain.

Kebutuhan air ( Juli Sumirat, 1997) di Indonesia : 138,5 L/O/Hr


MCK
= 12 L/O/Hr
Minum
= 2

Cuci pakaian
= 10,7
Kebersihan rumah
= 41,4
Taman
= 11,8
Cuci kendaraan
= 21,1
Wudlu
= 11,6
Lain-lain
= + 21,7

B. SYARAT KUALITAS.
Syarat kualitas air (riwayat) di Indonesia :
1. Birhukmas No. 1 Tahun 1975.
2. Permenkes No. 416 Tahun 1990, tentang Syarat-syarat dan
Pengawasan Kulaitas Air Bersih dan Air Minum.
3. Permenkes No. 907 Tahun 2002, tentang Syarat-syarat dan
Pengawasan Kualitas Air Minum.
Saat ini berlaku 2 Permenkes :
- Selama menyangkut air bersih, mengacu pada Permenkes No.
416 Tahun 1990.
- Selama menyakut air minum, mengacu pada Permenkes No.907
Tahun 2002.
Catatan : Permenkes No. 416 Th 1990 dinyatakan tidak berlaku
lagi selama menyangkut air minum.

AIR MINUM VS AIR BERSIH ?

AIR MINUM adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa

pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung


diminum.
Jenis air minum (Permenkes No. 907 Th 2002 ) :

1. Air yang didistribusikan melalui pipa untuk keperluan


rumah tangga.
2. Air yang didistribusikan melalui tangki air.
3. Air kemasan.
4. Air yang digunakan untuk produksi bahan makanan
dan minuman yang disajikan kepada masyarakat.

Air bersih adalah air yg digunakan untuk keperluan


sehari hari yg kualitasnya memenuhi syarat kesehatan
dan dapat diminum apabila telah dimasak.
(Permenkes No. 416 Tahun 1990)
Persyaratan pada
meliputi :
1. Fisik
2. Kimia
3. Bakteriologis
4. Radioaktivitas

kedua

Permenkes

tersebut