Anda di halaman 1dari 8

PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

NOMOR : 0023/25X/2014.
Pada hari, Senin Tanggal 27 Oktober 2014, kami yang bertanda tangan
dibawah ini :
Nama

: Fajriah Rezeki

Alamat

: Jalan Sulawesi No. 5 Makassar

Nomor HP : 085656210042
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri. Selanjutnya
dalam perjanjian ini disebut PIHAK KESATU, dan;
Nama

: Aisyah Shafira

Alamat

: Jalan Kencana No. 24 Makassar

Nomor HP : 08565632891
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri. Selanjutnya
dalam perjanjian ini disebut PIHAK KEDUA.
Kedua belah pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut.
1.

Kedua belah pihak menjamin bahwa masing-masing pihak memiliki


wewenang

dan

kecakapan

hukum

untuk

terikat

serta

berbuat

sebagaimana diatur dalam perjanjian ini.


2.

Bahwa pada tanggal 20 Oktober, PIHAK KEDUA telah mengajukan


permohonan pinjaman sebesar Rp. 25. 000.000,

(dua puluh lima juta

rupiah) kepada PIHAK KESATU.


3.

Bahwa PIHAK KEDUA menjaminkan harta benda berupa 6 gram untuk


dijadikan agunan dari pinjamannya.

4.

Bahwa atas pengajuan PIHAK KEDUA, PIHAK KESATU telah menyetujui


untuk meminjamkan uang tunai sebesar Rp. 25. 0000. 0000 (dua puluh
lima juta rupiah) kepada PIHAK KEDUA pada tanggal 20 Oktober 2014

5.

PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA telah sepakat bahwa pembayaran


pinjaman oleh PIHAK KEDUA dilakukan secara mengangsur sebanyak 10
(sepuluh) kali angsuran.

6.

Bahwa pembayaran pinjaman oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK KESATU


dilakukan selambat-lambatnya tanggal lima setiap bulannya.

7.

Bahwa besar pembayaran setiap bulannya adalah Rp. 2. 500. 000 (dua
juta lima ratus ribu rupiah)

8.

Bahwa apabila PIHAK KEDUA tidak melakukan pembayaran pada tanggal


yang telah disepakati, maka PIHAK KEDUA wajib membayar denda harian
sebesar Rp. 500. 000 (lima ratus ribu rupiah) terhitung mulai tanggal jatuh
tempo setiap harinya.

9.

Bahwa apabila PIHAK KEDUA tidak melunasi pembayaran pinjaman


kepada PIHAK KESATU sesuai waktu yang telah disepakati, maka harta
benda yang dijaminkan sesuai angka 3 pada perjanjian ini beralih menjadi
milik PIHAK KESATU sebagai pelunasan pinjaman PIHAK KEDUA.
Demikian perjanjian utang piutang ini dibuat dalam rangkap dua asli,
bermaterai 6000, yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang
sama, dan berlaku sejak ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Makassar, 28 Oktober 2014

PIHAK KESATU

PIHAK KEDUA

Fajriah Rezeki

Aisyah shafira

Saksi-saksi

Fika Ashariana

Ulfa Dwiyanti

JUAL BELI

Pada hari ini ( Senin ) tanggal [(16) ( --- enam belas ---)] ( --- Maret ---)
tahun [( 2014) ( --- dua ribu empat belas ---)], bertempat di rumah Bapak
(Thalib ) yang beralamat di ( --------- Jalan Kancil No. 9 Makassar --------- ),
telah
diadakan
perjanjian
jual
beli
yang
ditandai
dengan
penandatanganan Surat Perjanjian, antara:
1. Nama
Umur
Pekerjaan
Alamat
Nomer KTP / SIM
Telepon

: Indah Nurinsani Guntur


: 29 Tahun
: Wiraswasta
: Jalan Sangir No. 7 Makassar
: 737 123 4873 2543 12
: 0878654362541

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya
disebut PIHAK PERTAMA

2. Nama
Umur
Pekerjaan
Alamat
Nomer KTP / SIM
Telepon

: Al Qadri Ilham
: 31 Tahun
: Wiraswasta
: Jalan Rusa No. 42 Makassar
: 737 321 4678 2435 11
: 081354678231

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya
disebut PIHAK KEDUA
PIHAK PERTAMA telah menjual kepada PIHAK KEDUA berupa tanah
berikut bangunan yang terletak di atasnya, dengan perincian sebagai
berikut:

Luas keseluruhan tanah


Nomer sertifikat tanah
Luas keseluruhan bangunan
Batas sebelah Utara
Batas sebelah Selatan
Batas sebelah Barat
Batas sebelah Timur
Yang terletak di
Makassar --------- )

: (600 ) meter persegi


: ( ----- 10.15.22.05.1.02324 ----- )
: ( 500 ) meter persegi
: ( Edi Saputra )
: ( Dewi Sri )
: ( Angelina Olivia )
: (Jalan Mangga)
: ( --------- Jalan Rambutan No. 8

Kedua belah pihak telah bersepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian


jual beli dimana syarat dan ketentuannya diatur
dalam 11 (sebelas) pasal, seperti berikut di bawah ini:

Pasal 1
JAMINAN PIHAK PERTAMA

1.
2.
3.
4.

PIHAK PERTAMA memberikan jaminan penuh bahwa tanah berikut


bangunan yang terletak di atasnya yang dijualnya adalah:
Milik sah pribadinya sendiri,
Tidak ada orang atau pihak lain yang turut memilikinya,
Hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan
kepada orang atau pihak lain dengan cara bagaimanapun juga, dan
Tidak sedang dalam masalah atau sengketa, baik dengan
keluarga PIHAK PERTAMA maupun dengan pihak-pihak lainnya.

Pasal 2
SAKSI-SAKSI
Jaminan PIHAK PERTAMA sebagaimana tertulis dalam pasal 1 tersebut di
atas dikuatkan oleh dua orang yang turut menandatangani surat
perjanjian ini selaku saksi.
Kedua orang saksi tersebut adalah:
1. N a m a
: ( Athira Maulidina )
Pekerjaan
: ( Pegawai Negeri Sipil )
Alamat lengkap
: ( Jalan Sungai Cerekang No. 23 Makassar )
Hubungan Kekerabatan : ( Adik Kandung ) PIHAK PERTAMA

2. N a m a
: ( Tari Azdani )
Pekerjaan
: ( Wiraswasta )
Alamat lengkap
: (Jalan Layya No. 76 Makassar )
Hubungan Kekerabatan : ( Kakak Kandung ) PIHAK PERTAMA

Pasal 3
MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN
1. Perjanjian ini tidak akan berakhir karena salah satu pihak meninggal
dunia, melainkan akan tetap bersifat turun-temurun dan harus dipatuhi
oleh para ahli waris atau penerima hak masing-masing pihak.
2. Segala hak yang telah dipindahkan dalam perjanjian ini tidak dapat
ditarik kembali dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
perjanjian ini.

Pasal 4
HARGA
Jual beli tanah berikut bangunan yang terletak di atasnya tersebut di atas
dilakukan dan diterima dengan harga [(Rp. 300. 000. 000, 00) (------ tiga
ratus juta rupiah ------ )].

Pasal 5
CARA PEMBAYARAN
Untuk pembayaran tanah berikut bangunan yang terletak di atasnya
tersebut PIHAK KEDUA menerapkan cara pembayaran dengan syarat
dan ketentuan yang juga telah disepakati PIHAK PERTAMA, yaitu dengan
cara kredit atau mencicil.

Pasal 6
BESARNYA UANG MUKA DAN UANG CICILAN

Besarnya uang cicilan untuk selama waktu sebagaimana tercantum dalam


pasal 4 tersebut di atas, adalah sebagai berikut:
1. Uang muka atau DP (Down Payment) sebesar [(10 ) % ( --- sepuluh ---)]
persen dari keseluruhan harga yang disepakati sesuai pasal 3, yaitu
sebesar [(Rp. 300. 000. 000-,00) (------ tiga ratus juta rupiah ------ )]
dibayarkan PIHAK
KEDUA kepada PIHAK
PERTAMA setelah
penandatanganan surat perjanjian ini.
2. Cicilan Pertama sebesar [(Rp. 30. 000. 000,00) (------ tiga puluh juta
rupiah -----)]
akan
dibayarkan PIHAK
KEDUA kepada PIHAK
PERTAMA pada tanggal ( --- 30 Januari 2014---).
3. Cicilan Kedua sebesar [(Rp. 60. 000. 000,00) (--------- enam puluh juta
rupiah --------- )] akan dibayarkan PIHAK KEDUA kepada PIHAK
PERTAMA pada tanggal ( 30 Maret 2014).
4. Cicilan Ketiga sebesar [(Rp. 210. 000. 000 ,00) (------ dua ratus sepuluh
juta rupiah ------ )] akan dibayarkan PIHAK KEDUA kepada PIHAK
PERTAMA pada tanggal ( --- 28 Juli 2014 ---).
Pasal 7
HAK DAN KEWAJIBAN KEDUA PIHAK
1. Selama proses pembayaran belum lunas, maka hak pemilikan atas tanah
berikut bangunan yang terletak di atasnya masih merupakan hak PIHAK
PERTAMA.
2. PIHAK PERTAMA berhak mendapatkan pembayaran sejumlah uang
seperti yang disepakati dalam pasal 5 perjanjian ini.
3. PIHAK KEDUA berhak menggunakan tanah berikut bangunan yang
terletak di atasnya.
4. PIHAK KEDUA berkewajiban melakukan pembayaran sejumlah uang
seperti yang disepakati dalam pasal 5 perjanjian ini.

Pasal 8
LARANGAN BAGI KEDUA PIHAK
1. Selama
proses
pembayaran
belum
lunas,
maka PIHAK
PERTAMA dilarang atau tidak dibenarkan untuk mengalihkan tanah
berikut
bangunan
yang
terletak
di
atasnya
kepada PIHAK
KETIGA dengan mengemukakan dalih atau alasan apapun.
2. Selama proses pembayaran belum lunas, maka PIHAK KEDUA dilarang
atau tidak dibenarkan untuk:

a.
b.
c.

Menjual, baik keseluruhan atau sebagian tanah dan bangunan yang


terletak di atasnya kepadaPIHAK KETIGA.
Menjaminkan, baik keseluruhan atau sebagian tanah dan bangunan yang
terletak di atasnya kepada PIHAK KETIGA.
Mengalih namakan hak tanah dan bangunan yang terletak di atasnya.

Pasal 9
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa diselesaikan secara
kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat, kedua belah pihak
bersepakat untuk menyelesaikannya secara hukum dan kedua belah pihak
telah sepakat untuk memilih tempat tinggal yang umum dan tetap di
( ------ Kantor Kepaniteraan Pengadilan negeri ------ ).

Pasal 10
HAL-HAL LAIN
Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dibicarakan serta
diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk
mufakat oleh kedua belah pihak.
Pasal 11
PENUTUP
Surat perjanjian ini dibuat di atas kertas bermaterei secukupnya yang
ditandatangani dan dibuat rangkap 2 (dua) yang berkekuatan hukum yang
sama serta masing-masing dipegang oleh PIHAK PERTAMA danPIHAK
KEDUA.

PIHAK
KEDUA

PERTAMA

PIHAK

[ Indah Nurinsani ]

[ Al Qadri Ilham ]

SAKSI-SAKSI:

[ Athira Maulidina ]

[ Tari Azdani ]